logo-website
Senin, 10 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Sejumlah Tokoh Masyarakat Paniai Mengutuk Keras Aksi KKB Papuanewsonline.com, Paniai - Para Tokoh di Kabupaten Paniai mengecam aksi-aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membuat resah masyarakat di Kabupaten Paniai, Jumat 14 Juni 2024.Thomas Tebai selaku Tokoh Pemuda Masyarakat Paniai, dalam kesempatannya mengatakan bahwa KKB kerap melakukan aksi kekejaman di Wilayah Paniai sehingga mengakibatkan situasi keamanan menjadi terganggu.“Kami mewakili seluruh masyarakat di Kabupaten Paniai mengutuk aksi-aksi KKB di Paniai dan berharap kepada TNI-Polri untuk memberikan tindak hukum kepada KKB agar situasi di wilayah ini tetap aman, damai dan kondusif,” ujar ThomasTPNPB-OPM mengklaim wilayah Paniai menjadi zona peperangan KKB dengan Aparat Keamanan TNI-Polri.“Kalau klaim yang dikatakan oleh teman-teman TPNPB-OPM tentang Paniai ini daerah militer atau dikatakan zona peperangan, itu hanya klaim pribadi mereka saja. Karena sampai saat ini kami di Paniai masih dalam kondisi yang aman-aman saja,” kata ThomasSebab, sampai dengan saat ini tak ada terlihat adanya pengerahan militer secara masif yang tampak. Masyarakat masih melakukan aktivitas perkantoran, sekolah dan jual beli di Pasar normal seperti biasa.“Aktivitas masyarakat masih seperti biasa, tidak ada sesuatu yang mencurigakan, juga tidak ada pergerakan-pergerakan, baik dari TPNPB-OPM ataupun TNI yang menunjukkan mungkin seperti membalas. Sampai hari ini, kami melihat tidak ada,” jelas Thomas.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno,. S.H., S.I.K., M.M.,M.H., ketika dikofirmasi mengatakan, Satgas Ops Damai Cartenz 2024 akan terus melakukan penegakkan hukum terhadap KKB yang aktif melakukan gangguan Kamtibmas di Wilayah hukum Polda Papua."Satgas Operasi Damai Cartenz akan lakukan upaya penegakkan hukum terhadap KKB yang melakukan gangguan kamtibmas di Paniai. Tercatat bahwa selama 2 bulan ini KKB Undius Kogoya aktif melakukan gangguan kamtibmas di Paniai mulai dari pembakaran kios dan Sekolah pada tanggal 21 Mei serta penembakan terhadap masyarakat sipil pada tanggal 11 Juni yang lalu" ujar BayuPenegakkan hukum yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 terhadap KKB sebagai Upaya Polri dalam menjaga keamanan di Tanah Papua."Kami Operasi Damai Cartenz 2024 akan terus berupaya menjaga situasi keamanan di Kabupaten Paniai guna mewujudkan Tanah Papua yang aman dan damai,” tutup Kasatgas Humas (PNO-12) 14 Jun 2024, 22:10 WIT
Polres Jayawijaya Lakukan Pendekatan Kepada Dua Kelompok Yang Bertikai Di Wouma Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Polres Jayawijaya melakukan upaya antisipasi pasca aksi saling serang yang terjadi antara masyarakat Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, dan masyarakat dari Distrik Asolokobal serta Asotipo, Kabupaten Jayawijaya di Wouma pada Kamis (12/06). Pertikaian yang dipicu oleh kasus kecelakaan lalu lintas tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan menggunakan alat tajam, batu, dan senjata tradisional.Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.I.K menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah terjadinya aksi susulan. "Kami telah melakukan penyekatan antara kedua belah pihak dan terus berupaya melakukan pendekatan terhadap para tokoh masyarakat dari kedua belah pihak agar dapat mengendalikan masyarakatnya masing-masing," ujar Kapolres Heri Wibowo.Menurut Kapolres, pertemuan dengan tokoh masyarakat sangat penting untuk meredam emosi kedua belah pihak dan mencari solusi damai. "Kami masih berupaya untuk mengundang para tokoh masyarakat dari kedua belah pihak untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini serta menahan massa masing-masing. Kami juga meminta bantuan para tokoh agar permasalahan ini dapat cepat diselesaikan sehingga situasi di Wouma dapat kembali kondusif," tambahnya.Selain itu, Kapolres Heri Wibowo menjelaskan bahwa pihaknya telah menempatkan personel di lokasi-lokasi strategis untuk mencegah terjadinya aksi susulan. "Untuk mencegah aksi susulan, kami telah menempatkan personel di pertigaan Yagara, Jalan Baru Lokasi Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, dan Wouma sambil menunggu hasil negosiasi antara dua belah pihak yang bertikai," jelasnya.Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh provokasi yang dapat memperkeruh keadaan. "Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap tenang. Polres Jayawijaya bersama para tokoh masyarakat sedang berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan konflik ini dengan cara damai," tutup Kapolres Heri Wibowo.Dengan langkah-langkah antisipatif ini, diharapkan situasi di Wouma dan sekitarnya dapat segera kembali normal dan kondusif, serta tidak ada lagi korban jiwa maupun luka-luka akibat pertikaian tersebut.Polres Jayawijaya terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, demi terciptanya perdamaian dan keharmonisan di tengah masyarakat. (PNO-12) 14 Jun 2024, 14:34 WIT
Hadiri Sidang Majelis BPDTC, Kapolda Papua: Jaga Kamtibmas Di Waropen Papuanewsonline.com, Waropen – Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menghadiri Penutupan Sidang Majelis Daerah Khusus Gembala Badan Pengurus Daerah Teluk Cenderawasih (BPDTC) di Gereja Bethel Indonesia, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, Rabu (12/06). Acara ini juga dihadiri oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., bersama para pejabat utama Polda Papua, serta sejumlah tokoh penting lainnya seperti Pengurus Teologi BPP, Pdt Frans Patan, Pengurus Bendahara BPDTC, Pdp Anike Rumkorem, Pengurus Teologi BPDTC, Rudy Sambow, dan Ketua BPD Teluk Cenderawasih, Pdt Rufinus Kadang.Dalam sambutannya, pendeta Rufinus sangat mengapresiasi atas kedatangan Kapolda Papua beserta rombongan dan mengungkapkan harapan mengenai bantuan Otsus (Otonomi Khusus) yang belum pernah diterima oleh wilayah Waropen. "Saya ingin menyampaikan satu harapan saya, yaitu di Provinsi Papua ini kita mempunyai 2 BPD, namun dari pertama dibentuk sampai dengan adanya DOB baru kami yang wilayah Waropen ini belum pernah sekali menerima bantuan Otsus. Oleh karena itu kiranya hal ini dapat menjadi masukkan oleah para pimpinan kedepannya," ucapnya.Pada kesempatan yang sama, Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, menegaskan pentingnya peran aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). "Pada momen ini Tuhan menunjuk saya sebagai pemimpin Papua, dan pada hari ini juga Tuhan telah menuntun saya kembali ke tanah Waropen ini dalam momentum Cooling System,” tuturnya. Irjen Pol. Mathius berpesan kepada seluruh jemaat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat agar dapat bergerak aktif untuk menjaga situasi kamtibmas. Dengan cara itu juga menunjukkan komitmen untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan damai bagi semua warga.“Kehadiran kami dalam acara penutupan sidang ini menyoroti pentingnya kerjasama antara kepolisian dan komunitas lokal dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah Waropen yang dimana ini juga menjadi simbol komitmen saya selaku Kapolda Papua untuk terus mendekatkan diri serta mendengarkan aspirasi masyarakat,” jelasnya. Menurutnya, ini dilakukan guna membahas hal-hal yang kiranya menjadi keluhan masyarakat, terutama terkait dengan kebutuhan dan hak-hak wilayah yang belum terakomodasi dengan baik.Dengan adanya dialog dan kolaborasi yang terus dibangun, diharapkan situasi keamanan di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Waropen, dapat semakin kondusif. “Masyarakat juga diimbau untuk terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian demi terwujudnya lingkungan yang aman dan harmonis bagi semua warga,” tutup Kapolda. (PNO-12) 13 Jun 2024, 15:58 WIT
Kembali Berulah, KKB Bakar 1 Mobil dan Tembak Mati Sopir Di Paniai Papuanewsonline.com, Paniai - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Intan Jaya, Pimpinan Undius Kogoya, lagi-lagi Kembali berulah di Kabupaten Paniai dengan membakar 1 mobil dan menembak mati sopir pada hari selasa tanggal 11 juni 2024, pukul 13.30. Wit.Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol . Dr. Faizal Ramadhani, saat dikonfirmasi terkait dengan kejadian tersebut menyampaikan bahwa, benar telah terjadi penembakan terhadap 1 masyarakat sipil (sopir angkot) dan pembakaran 1 unit mobil di Kampung Timida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.“Pelaku penembakan dan pembakaran ini adalah KKB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya yang selama ini melakukan aksi kriminal di kabupaten Paniai”. Pungkas Ka Ops Damai Cartenz-2024Sementara itu, Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, dalam keterangannya menjelasakan bahwa, korban bernama Rusli, (40), beralamat di kompleks terminal, Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.AKBP Dr. Bayu Suseno, menuturkan, kronologis singkat dari kejadian tersebut yaitu, berdasarkan keterangan dari masyarakat, pada pukul 13.30. Wit, masyarakat yang datang dari arah Kampung Enarotali hendak ke Kampung Kopo, Distrik Paniai Timur, melihat satu unit mobil berada di pinggir jalan dan dalam keadaan terbakar dan sopirnya dalam keadaan tersungkur didalam mobil serta terdengar bunyi suara tembakan.“Setelah itu, terlihat sekelompok anggota KKB yang berjumlah 10 orang dengan membawa senjata api laras panjang keluar dari alang-alang pinggiran jalan sehingga membuat masyarakat yang melihat kejadian tersebut takut dan langsung kembali ke arah kampung madi”. Tutur Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024.Lanjut AKBP Dr. Bayu Suseno, Korban diketahui telah meninggal Dunia dan Jenazah Korban berada didalam mobilnya yang dibakar oleh KKB.“Untuk diketahui bahwa, Jenazah korban telah berhasil dievakuasi oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dan Brimob Batalyon C Polda Papua ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paniai”, Tutur AKBP Dr. Bayu Suseno.AKBP Dr. Bayu Suseno menambakan, Satgas Ops Damai Caretnz dan Brimob Batalyon C Polda Papua telah merespon kejadian tersebut dengan mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap Kelompok KKB tersebut."Kami menegaskan bahwa Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan langkah-langkah penindakan dan penegakan hukum yang tegas dan terukur terhadap KKB, pelaku penembakan dan pembakaran ini," tutup AKBP Dr. Bayu Suseno. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:27 WIT
Gelar Rakor Forkopimda Maluku, Kapolda: Wujudkan Pilkada Yang Aman dan Damai Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku yang digelar di aula lantai 5 Santika Hotel, Kota Ambon Selasa (11/6/2024).Saat menghadiri rakor, Kapolda didampingi Direktur Intelkam Kombes Pol I Gede Arsana SH.Sik, dan Plt Kabid Humas Polda Maluku AKBP Aries Aminnullah Sik serta seluruh Kapolres jajaran Polda Maluku.Rakor yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku ini membahas kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Saat membuka Rakor, Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie berharap rakor Forkopimda Maluku yang dilaksanakan ini dapat meningkatkan sinergitas dan kolaborasi yang baik antara semua pemangku kebijakan. Tujuannya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan urusan pemerintahan umum di Daerah Maluku terkhusus turut mensukseskan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Bupati-Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Walikota di Provinsi Maluku.Sebagai unsur yang memiliki peran penting dan strategi di daerah, Forkopimda diharapkan dapat membangun pola hubungan yang harmonis guna mendukung pelaksanaan program kebijakan prioritas pemerintah daerah dalam pembangunan Nasional. "Ini untuk menjamin iklim investasi yang kondusif dan memelihara stabilitas politik dan keamanan di wilayah provinsi Maluku jelang pelaksanaan pilkada, saat pelaksanaan pilkada dan pasca pelaksanaan pilkada tahun 2024," ungkapnya.Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif dalam paparannya meminta seluruh unsur Forkopimda Maluku dan seluruh pejabat terkait di wilayah Maluku harus sinergi, solid dan netral. Ini untuk menjamin pilkada berjalan dengan aman dan damai, serta menghasilkan kepala daerah yang berkwalitas di Maluku"Kita yang hadir di sini adalah orang yang terpilih dan kita diberikan amanah dan kepercayaan oleh rakyat dan pemerintah untuk meyelenggarakan dan mengamankan pilkada serentak tahun 2024 , sehingga kita harus profesional,netral dan bekerja dengan maksimal sesuai aturan yang ditetapkan. Kita harus sinergi dan solid di setiap tahapan pilkada sehingga berjalan sesuai aturan hukum yang telah ditetapkan, "tegas Kapolda.Dari segi jumlah, Kapolda mengaku jumlah aparat Pemerintah di Maluku masih sangat belum ideal dibandingkan kerawanan yang ada, sehingga perlu kerja sama dan pertisipasi semua tokoh masyarakat,tokoh agama,dan tokoh pemuda dalam pelaksanaannya nantinya."Kita tahu saat ini jumlah personel TNI dan Polri serta Satpol PP Pemda di Maluku sangat terbatas dan harus menghadapi ancaman, hambatan dan gangguan, banyak rintangan geografis yang cukup ekstrim maupun masalah kriminalitas, "katanya.Meski dengan kondisi yang cukup ekstrem tersebut, namun nyatanya pada Pilpres dan Pileg kemaren semuanya dapat dilaksanakan dengan baik. Hal tersebut lantaran adanya sinergitas dan soliditas aparat Pemerintah yang kuat sehingga semuanya dapat diatasi dengan baik dan cepat.Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengajak semua komponen terkait agar dapat bersama-sama mengantisipasi potensi kerawanan di seluruh wilayah Maluku dengan baik. Ini agar pelaksanaan pilkada serentak di provinsi Maluku dapat berjalan secara aman, damai dan lancar."Kita sudah dengar bersama bahwa untuk KPU, Bawaslu dan keamanan dari TNI dan Polri telah mendapatkan anggaran dari pemerintah, maka kita wajib menyelenggarakan dan mengamankan pilkada serentak dengan aman dan damai, "pintanya.Di sisi lain, Irjen Latif juga menyampaikan bahwa dalam politik semua bisa berjalan dengan dinamis. "Perbedaan dalam politik itu biasa dan selalu dinamis, yang utama adalah agar semua pihak memberikan pembelajaran politik yang santun,sejuk dan cerdas kepada masyarakat. Mari kita tetap merajut kebersamaan dan persaudaraan dalam persatuan dan kesatuan untuk membangun Maluku yang kita cintai ini," harapnya.Menjelang pesta demokrasi di Maluku, Kapolda kembali mengingatkan kepada personel Polri, TNI dan Pemda agar selalu dapat berkolaborasi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Hal ini sangat penting dilakukan agar pelaksanaan pilkada Maluku dapat berjalan dengan baik dan lancar. "Kepada penyelenggara pilkada Saya juga berharap agar dapat memastikan kesiapan personelnya sesuai protap yang ada untuk meminimalisir adanya komplain di lapangan akibat anggota yang tidak paham. Saya juga meminta agar pastikan logistik pemilu tetap aman dan dalam pendistribusiannya di lapangan juga dapat berjalan lancar dan cepat," pungkasnya.Sementara itu, Kasdam XV Pattimura, Brigjen TNI Dr. Nefra Firdaus Lubis mengharapkan agar sinergitas dan kolaborasi antar TNI Polri serta semua stakeholder terkait di Maluku dapat di tingkatkan. Kodam XV Pattimura siap untuk memberikan bantuan kepada Polda Maluku, Ini untuk mendukung jalannya pelaksanaan pilkada serentak yang aman dan damai di wilayah Maluku. Kasdam juga meminta agar semua potensi gangguan keamanan di wilayah Maluku jelang pilkada harus menjadi perhatian bersama dan semua kendala atau kesulitan di lapangan ditangani bersama secara baik. (PNO-12) 11 Jun 2024, 18:52 WIT
Tekan Kriminalitas, Polres Jayawijaya Laksanakan Razia di Wamena Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam upaya menekan angka kriminalitas, Polres Jayawijaya mengadakan razia di pertigaan Jalan Trikora-Pattimura Wamena pada Senin (10/06) sore. Razia ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang dilakukan oleh Polres Jayawijaya untuk menargetkan senjata tajam, minuman keras, serta barang-barang berbahaya lainnya dengan tujuan mencegah tindak kejahatan di Kota Wamena.Dalam operasi tersebut, Polres Jayawijaya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang terdiri dari 8 bilah pisau, 4 bilah parang, dan 1 kartafel. Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasi Humas, Ipda M. Suryanto, menyampaikan bahwa kegiatan razia ini sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Wamena."Kegiatan razia ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas di Kota Wamena. Selain itu, dengan adanya razia ini diharapkan dapat mencegah niat dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya," ujar Ipda M. Suryanto.Lebih lanjut, Ipda M. Suryanto menambahkan bahwa sesuai perintah Kapolres, kegiatan razia ini akan rutin dilaksanakan setiap hari dengan lokasi yang berbeda-beda."Hal ini dilakukan demi terpeliharanya Kamtibmas yang kondusif di Kota Wamena," jelasnya.Pihak Polres Jayawijaya berharap dengan adanya razia rutin ini, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Selain itu, diharapkan pula masyarakat turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar dengan melaporkan segala bentuk kegiatan mencurigakan kepada pihak kepolisian.Kegiatan razia ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga, Agus, mengungkapkan bahwa kehadiran polisi di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. "Dengan adanya razia ini, kami merasa lebih terlindungi dari ancaman kejahatan," kata Agus.Dengan langkah-langkah proaktif yang diambil oleh Polres Jayawijaya, diharapkan angka kriminalitas di Kota Wamena dapat terus menurun dan stabilitas keamanan dapat terjaga dengan baik. Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. (PNO-12) 11 Jun 2024, 17:18 WIT
Gelar Operasi Peti Salawaku, Kapolres Buru Tinjau langsung lokasi Tambang Emas Gunung Botak Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M meninjau Langsung areal pertambangan emas ilegal dan melakukan Pengecekan Pos Pengamanan serta Personil Di Lokasi Tambang Gunung Botak Dalam Rangka Operasi Peti Salawaku 2024.Setelah tiba di Dusun Wamsait Desa Dava kecamatan Waelata Kabupaten Buru Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M.di dampingi Para PJU Polres meninjau langsung Areal pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) Gunung Botak.Pada saat dilakukan peninjauan oleh Kapolres, didapati tidak ada aktifitas pada lokasi pertambangan tersebut.Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M melihat langsung di Areal pertambangan, seperti lokasi Kolam janda, Gunung batu, Tanah Merah, dan sekitarnya terlihat tidak ada aktifitas pertambangan yang ada hanyalah tenda-tenda kosong bekas di tempati oleh para penambang ilegal, saat itu juga langsung di bongkar oleh petugas gabungan yang terlibat dalam operasi Peti Salawaku, namun ada juga para penambang yang dengan sadar membongkar tenda mereka.Untuk diketahui bersama bahwa kegiatan operasi Peti Salawaku ini digelar selama tujuh Hari, terhitung mulai dari tanggal 3 s/d tinggal 9 Juni 2024 yang melibatkan 94 personil gabungan TNI, POLRI dan Sat Pol PP.Selama 7 hari pelaksanaan operasi Peti Salawaku ini personil gabungan berhasil menurunkan kurang Lebih 2000 penambang ilegal, menghancurkan ratusan bak Rendaman, mesin Dompeng, dan tenda-tenda milik para penambang ilegal.Operasi Peti Salawaku 2024 ini dilaksanakan dengan berpedoman pada cara bertindak dilapangan yaitu dengan melakukan pola pendekatan preemtif dan preventif kepada masyarakat penambang yang ada di Gunung Botak dan sekitarnya, Mulai hari ini tanggal 3 s/d 5 Juni melakukan pola pendekatan secara preemtif, tanggal 6 s/d 7 Juni melakukan pola pendekatan preventif dan nantinya di tanggal 8 dan 9 Juni 2024 adalah pola pendekatan Represif atau penindakan hukum jika masyarakat penambang tidak menghiraukan himbauan yang sudah di sampaikan oleh petugas.Namun demikian sesuai petunjuk dan arahan Kapolres agar dalam pelaksanaan Operasi Peti Salawaku ini diupayakan agar jangan ada gesekan dengan masyarakat, tidak boleh ada kekerasan terhadap masyarakat dan tetap upayakan Lakukan langkah-langkah humanis. (PNO-12) 10 Jun 2024, 08:00 WIT
Satgas Damai Cartenz Tangkap Sarius Indey, Tersangka Baru Kasus Senjata Api di Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura - Satgas Ops Damai Cartenz-2024 kembali berhasil mengungkap tersangka baru dalam kasus jual beli senjata api ilegal yang sedang ditangani, Setelah berhasil menangkap tersangka Petrus Oyaitouw pada 4 Juni 2024, kini Tim Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz-2024 berhasil mengamankan tersangka baru dalam pengembangan kasus tersebut.Kepala operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol . Dr. Faizal Ramadhani, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa, tersangka baru yang berhasil ditangkap adalah Sarius Indey, seorang pegawai negeri sipil berusia 58 tahun, yang berdomisili di Hamadi Gunung, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Sementara itu, Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, dalam keterangannya juga menyampaikan bahwa, Sarius Indey ditangkap pada Jumat, 7 Juni 2024 sekitar pukul 18.16 WIT di Hamadi Kampung Nelayan, Distrik Jayapura Selatan oleh tim Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz-2024. Setelah penangkapan, Sarius Indey kemudian dibawa ke Ruangan Investigasi Polda Papua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas AKBP Dr. Bayu Suseno.Lanjutnya, saat penangkapan, tim Satgas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam dan identitas milik Sarius Indey.“Penangkapan Sarius Indey merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan terhadap Petrus Oyaitouw yang sebelumnya telah ditangkap dan diduga kuat terlibat dalam jaringan pemasok senjata api kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Tabi,” lanjutnya.Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Petrus Oyaitouw, Sarius Indey diketahui memiliki dan memberikan senjata jenis Suar kepadanya.Menurut pengakuan Sarius Indey dalam pemeriksaan awal, dirinya mendapatkan senjata tersebut dari anak-anak yang menemukan senjata berkarat di bekas kantor Dinas Perhubungan pada tahun 2021. “Sarius kemudian menyerahkan senjata tersebut kepada Petrus Oyaitouw yang bermaksud memperbaikinya untuk digunakan berburu. Selain itu, Sarius juga memberikan uang sebesar 10 juta rupiah kepada Petrus untuk pembelian senjata lainnya,” tambah Kasatgas Humas.AKBP Dr. Bayu Suseno menambahkan, tim Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz-2024 terus mendalami kasus ini dan menelusuri jaringan jual beli senjata api ilegal yang melibatkan Sarius Indey dan Petrus Oyaitouw."Saat ini, Sarius Indey tengah menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut di Polda Papua. Satgas Ops Damai Cartenz-2024 terus berkomitmen untuk memberantas jaringan peredaran senjata api ilegal di Papua demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini,” tandas AKBP Dr. Bayu Suseno. (PNO-12) 08 Jun 2024, 19:34 WIT
Diduga Pengedar Ganja Kelas Kakap Lintas Negara, Polisi Bekuk 3 Terduga Pelaku Papuanewsonline.com, Jayapura - Tiga pria diduga pengedar narkotika golongan I jenis ganja ditangkap oleh tim opsnal narkoba Polresta Jayapura Kota di Taman Mesran Jayapura pada Rabu (5/6) sore. Dua dari tiga pelaku merupakan warga negara asing asal Papua Nugini (PNG), masing-masing berinisial NN (22) dan CN (20). Sementara itu, satu pelaku lainnya adalah warga negara Indonesia yang berdomisili di Dok IX Kali Distrik Jayapura Utara, berinisial GB (32).Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si, melalui Kasat Resnarkoba AKP Irene Aronggear, S.H, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Dalam pernyataannya di ruang kerja, mengatakan bahwa ketiga pelaku ditangkap bersama barang bukti narkotika jenis ganja yang dikemas dalam 21 paket plastik bening berukuran besar."Ya, benar. Kemarin sekitar jam 5 sore, tim opsnal narkoba Polresta berhasil mengamankan tiga pria yang diduga merupakan pengedar ganja bersama barang buktinya," ujar AKP Irene.Menurutnya, penangkapan ini bermula dari informasi yang diperoleh tim opsnal mengenai rencana pengiriman ganja melalui pelabuhan dalam jumlah besar. Merespons informasi tersebut, tim segera melakukan penyelidikan di lapangan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan ketiga pelaku di sekitar Taman Mesran Jayapura."Ketiga terduga pelaku langsung diamankan saat hendak menuju ke Pelabuhan Laut Jayapura dengan membawa barang haram tersebut yang dikemas dalam barang bawaan mereka," jelas AKP Irene.Kasat Resnarkoba juga menambahkan bahwa ketiganya masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan oleh penyidik terkait kepemilikan barang bukti yang ditemukan. "Sementara ini ketiganya sudah diamankan bersama barang buktinya di satuan narkoba Polresta Jayapura Kota untuk dikembangkan melalui pemeriksaan. Diduga kuat mereka sudah sering memasukkan ganja dari PNG dalam jumlah besar. Hal ini masih kami dalami," pungkasnya.Penangkapan ini menunjukkan komitmen Polresta Jayapura Kota dalam memerangi peredaran narkotika di wilayahnya. "Kami akan terus berupaya maksimal dalam memberantas peredaran narkotika di Jayapura. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait narkotika," tambah AKP Irene.Dengan adanya razia dan penangkapan seperti ini, diharapkan peredaran narkotika di Jayapura dapat ditekan, dan keamanan serta ketertiban masyarakat dapat terjaga. "Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kota ini dari ancaman narkotika yang merusak generasi muda," tutup Kasat Resnarkoba. PNO-11 08 Jun 2024, 14:00 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT