logo-website
Minggu, 10 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Menteri PPN Kunjungi Maluku, Kapolda Komitmen Dukung Program Strategis Nasional Papuanewsonline.com, Ambon – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.Si, melakukan kunjungan kerja di Maluku.Kedatangan Menteri PPN dan rombongan disambut langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, bertempat di ruang VVIP Bandara Pattimura, Kota Ambon, Senin (16/5/2025).Selain Kapolda, turut hadir dalam penjemputan yaitu unsur Forkopimda Maluku beserta pimpinan lembaga yudisial dan vertikal, serta tokoh akademisi.Kunjungan kerja Menteri dan rombongan di Maluku untuk meninjau langsung pelaksanaan program strategis nasional, termasuk Program Presiden Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan sebagai bagian dari intervensi gizi nasional di tingkat daerah. Menteri juga dijadwalkan untuk memantau kemajuan sejumlah proyek strategis nasional (PSN) yang tersebar di wilayah provinsi Maluku, khususnya infrastruktur dasar, konektivitas antarpulau, dan pembangunan wilayah kepulauan terpencil.Kapolda Maluku di sela-sela kunjungan Menteri menegaskan komitmen penuh Polda Maluku dalam mendukung pelaksanaan agenda nasional di daerah. Termasuk dalam aspek pengamanan, pengawalan, serta penguatan koordinasi lintas sektoral."Kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Menteri dan rombongan di provinsi Maluku. Polda Maluku siap mendukung dan mengamankan program strategis nasional di daerah," ungkapnya.Kunjungan Menteri dipandang strategis untuk memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. Sekaligus memastikan kebijakan dan program nasional dapat diterapkan secara efektif, tepat sasaran, dan berkeadilan di wilayah timur Indonesia. PNO-12 16 Jun 2025, 17:58 WIT
Petani di Timika Senang, Ketersediaan Pupuk Subsidi Melimpah Papuanewsonline, Timika, – Ketersediaan pupuk bersubsidi jenis NPK dan Urea di Mimika pada tahun 2025 mengalami peningkatan  signifikan dibanding tahun sebelumnya.Hal ini dirasahkan langsung oleh petani dalam melaksanakan aktifitas pertanian di lapangan.Jasmiati, salah satu petani sayur sawi yang menggarap lahan seluas 1 Hektare di Jalur 8 Sp4 mengatakan bahwa ditahun 2025, para petani senang karena jatah pupuk subsidi jenis NPK dan Urea meningkat dari tahun-tahun sebelumnya." Kami sampaikan terimaksih kepada pemerintah melalui kepanjangan tangan dinas pertanian, karena pupuk melimpah ini mempermudah kami dalam bercocok tanam," ujar Jasmiati di Timika, Jumat (13/6/2025)." Saya tahun-tahun sebelumnya per masah tanam hanya dapat 50 kilo gram, berbedah dengan tahun ini, kami dapat   250 Kg per masa tanam (3-4 Bulan), sehingga Alhamdulillah kami dapat 750 kilo gram dalam setahun sangat-sangat cukup," Ucapnya.Para pengecer juga merasahkan hal yang sama, Rendy, selaku salah satu pengecer yang ada di Jalur 6 Sp4 membenarkan  bahwa jatah pupuk subsidi untuk setiap petani tahun 2025 meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. "Iya benar tahun ini jatah pupuk subsidi untuk petani meningkat, dalam satu tahun mereka dapat jatah rata-rata 750 Kg per orang, tapi juga bisa disesuaikan dengan luas lahan yang digarap," tegasnya.Rendy menjelaskan bahwa pada  Tahun 2025 Mimika mendapatkan kouta pupuk subsidi Urea  637 Ton dan NPK 1.450 Ton yang akan didistribusikan ke lima Distrik antara lain Iwaka 768,29 Ton, Mimika Baru 312,89 Ton, Mimika Timur 312,89 Ton  ,WANIA 603,66 Ton dan Kuala Kencana 89,28 Ton." Berbedah jauh dari di Tahun 2024 kemarin, karena kita di Timika hanya mendapat kouta pupuk subsidi berjenis Urea 476 Ton dan NPK 406 Ton yang tersebar di lima Distrik," Sorotnya.Terpisah Kepala Seksi sarana dan prasarana pertanian  (KSPP) Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultural (Distanbun) Kabupaten Mimika Marta Sena menjelaskan bahwa apa yang dirasakan petani dalam kepuasan untuk memperoleh jata pupuk subsidi adalah kebahagian bagi pemerintah." Ini upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para petani," Tuturnya.Marta Sena menjelaskan, yang  berhak mendapatkan jatah pupuk subsidi adalah petani yang tergabung dalam kelompok tani atau petani yang memiliki Kartu Tani (Karta) yang memiliki lahan garapan tidak lebih dari 2 Hektare. " Untuk jatah kouta setiap petani disesuaikan dengan data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebagai data acuan Distanbun dalam pendistribusian jumlah pupuk disetiap Distrik," Jelasnya.Lanjut Dia, Kelompok tani di kabupaten Mimika didata melalui penyuluh dan  dimasukan ke dalam RDKK." Kalau Petani  yang memilik lahan lebih dari 2 Hektare, maka mereka  tidak berhak dapat bantuan subsidi," Tegasnya.Terpisah Alice Wanma selaku Kepala Distanbun Kabupaten mengatakan, peningkatan kouta pupuk subsidi tahun 2025 meningkat signifikan, karena beberapa faktor antara lain,  karena adanya gudang penyimpanan yang memadai, serta penghasil bahan baku untuk pengelolaan pupuk tumbuh secara stabil. "Benar sekali, kouta pupuk subsidi tahun ini di timika meningkat dari sebelumnya, karena gudang penyimpanan kita sudah memadai dan negara penghasil pupuk seperti rusia mulai stabil dalam memproduksi dan distribusi" Jelasnya.Kata Alice, Peningkatan ini juga sejalan dengan intruksi Menteri Pertanian yang mengharuskan peningkatan distribusi pupuk subsidi ke daerah-daerah sebagai wujud nyata dari cita-cita presiden untuk meningkatkan produktivitas petani agar Indonesia menjadi negara swasembada pangan. " Ketersediaan pupuk subsidi yang melimpah ditahun 2025, yang kami berharap dapat meningkatkan produktifitas petani sayur dan buah di Mimika agar kebutuhan konsumsi sayur bagi masyarakat Mimika dapat tercukupi," Harapnya."  Selain untuk mencukupi kebutuhan konsumsi sayur, Kami juga berharap agar dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Mimika selama tahun 2025 ini," Pungkasnya.(Resky) 13 Jun 2025, 17:58 WIT
Kapolda Maluku Terima Audiensi Kepala PSDKP Ambon Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si menerima audiensi dari Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Ambon, Johanis J. Medea, bersama jajaran.Audiensi yang dilaksanakan di ruang tamu Kapolda Maluku, Kamis (12/6/2025), ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus forum pertukaran informasi strategis untuk memperkuat sinergitas antara PSDKP dan Polda Maluku dalam upaya pengawasan, pengamanan, dan penegakan hukum di wilayah perairan Maluku dan sekitarnya.Dalam pertemuan tersebut, Kapolda didampingi Irwasda, dan Direktur Reskrimsus Polda Maluku. Sementara yang hadir mendampingi Kepala Stasiun PSDKP Ambon yaitu Ketua Tim Kerja Penanganan Pelanggaran, Ketua Tim Kerja Pengawasan Kelautan, dan Ketua Tim Kerja Operasi Armada.Kepala PSDKP Ambon mengungkapkan, pengawasan kelautan dan perikanan dibagi ke dalam dua sektor utama, yakni pengawasan perikanan dan pengawasan kelautan. Pengawasan mencakup wilayah Provinsi Maluku dan Maluku Utara. Ia juga menjelaskan bahwa Ditjen PSDKP terus membangun koordinasi erat dengan TNI AL, Bakamla, serta Direktorat Polairud dalam pelaksanaan tugas-tugas pengawasan.“Kami berterima kasih kepada Bapak Kapolda dan jajaran atas waktu dan kesempatannya. Dalam pelaksanaan tugas, kami mengedepankan kolaborasi dan koordinasi lintas sektor," ungkapnya. PSDKP sendiri, lanjut dia, memiliki dua UPT di wilayah Maluku, yakni di Kota Ambon dan Kota Tual. "Saat ini kami tengah mengidentifikasi indikasi pelanggaran yang merusak ekosistem laut di beberapa wilayah,” tambahnya.Kapolda Maluku menyambut baik kunjungan dari jajaran PSDKP Ambon. Ia menegaskan, Polda Maluku selalu terbuka untuk kerjasama lintas sektoral dalam pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum di laut.“Wilayah laut Indonesia, khususnya Maluku, memiliki kekayaan yang luar biasa, namun juga rentan terhadap ancaman seperti illegal fishing, pelanggaran batas wilayah, dan eksploitasi sumber daya laut secara tidak bertanggung jawab," katanya. Polda Maluku, lanjut Kapolda, berkomitmen untuk penuh mendukung pelaksanaan tugas PSDKP. "Kami mendukung tugas PSDKP melalui patroli bersama, pertukaran data dan informasi intelijen, serta penindakan hukum secara tegas dan terukur,” tegasnya.Dalam pertemuan tersebut, juga turut dibahas berbagai isu aktual yang terjadi di sektor perikanan dan kelautan di wilayah Maluku. Termasuk tantangan penegakan hukum, serta potensi besar sumber daya laut yang perlu dikelola secara berkelanjutan dan berkeadilan.Diharapkan, melalui kunjungan ini, koordinasi antara PSDKP dan Polda Maluku semakin solid, guna mewujudkan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan yang optimal, berbasis perlindungan ekosistem, serta berpihak pada kepentingan nasional dan kesejahteraan masyarakat pesisir. PNO-12 13 Jun 2025, 14:30 WIT
Ekonomi Mimika Tunjukkan Pertumbuhan Positif dan Stabil dalam Lima Tahun Terakhir Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika melaporkan pertumbuhan ekonomi yang menggembirakan selama periode 2020-2024.  Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mimika, yang di ukur berdasarkan pengeluaran dan lapangan usaha menunjukkan tren peningkatan yang konsisten,  mengindikasikan kinerja ekonomi yang sehat dan stabil.  Meskipun terdapat fluktuasi tahunan,  pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan menunjukkan  kekuatan dan daya tahan yang signifikan. Data PDRB menurut pengeluaran menunjukkan angka tertinggi tercapai pada tahun 2024, yaitu Rp 90.791.544.82 Meskipun angka tertinggi dicapai pada tahun 2024,  pertumbuhan yang signifikan juga terlihat pada tahun-tahun sebelumnya.  Lonjakan terbesar terjadi pada tahun 2021,  menunjukkan potensi ekonomi daerah yang terus berkembang.  Hal ini menunjukkan ketahanan ekonomi Mimika terhadap berbagai tantangan, termasuk dampak pandemi COVID-19. Adapun data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mimika berdasarkan lapangan usaha untuk periode 2020-2024 menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi yang signifikan, meskipun dengan dinamika yang perlu dikaji lebih lanjut.  Nilai PDRB mengalami peningkatan yang konsisten dari tahun ke tahun,  menunjukkan kinerja ekonomi yang relatif stabil dan sehat.  Pada tahun 2024, PDRB mencapai angka Rp 146.297.585.8,  menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Secara khusus,  tahun 2021 mencatat lonjakan signifikan dibandingkan tahun 2020,  dengan peningkatan lebih dari 50% (dari Rp 63,4 menjadi Rp 95,2 ).  Lonjakan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi pasca-pandemi COVID-19, atau adanya peningkatan signifikan pada sektor-sektor tertentu di Kabupaten Mimika.  Namun,  dari tahun 2021 hingga 2024, laju pertumbuhan PDRB cenderung lebih stabil,  menunjukkan penguatan ekonomi yang lebih merata dan terkontrol. ( Jidan ) 13 Jun 2025, 09:55 WIT
Polda Maluku Apresiasi Kunjungan Komisi VII DPR RI Papuanewsonline.com, Ambon - Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja di provinsi Maluku dalam rangka reses masa persidangan III tahun 2024-2025 pada Rabu (11/6/2025).Kunjungan kerja tersebut diapresiasi Polda Maluku yang disampaikan Kabid Humas Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.I.K., M.H saat menghadiri pertemuan yang digelar di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, tadi malam.Hadir dalam pertemuan dengan Komisi VII DPR RI yaitu Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, dan Forkopimda Provinsi Maluku, dan pejabat lainnya.Anggota Komisi VII DPR RI yang melakukan reses di Maluku yaitu Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, ketua tim, dan wakil ketua tim Ir. Lamhot Sinaga, beserta 9 anggota DPR lainnya."Kami memberikan apresiasi kepada anggota komisi VII DPR RI atas kunjungan kerja dalam rangka reses di Maluku," kata Kombes Areis.Tugas komisi VII DPR sendiri membidangi Perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif, Pariwisata dan Sarana Publikasi. Kombes Areis berharap, reses yang dilakukan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat."Semoga reses yang dilakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Maluku," harapnya. Pada pertemuan itu, wakil gubernur Maluku juga berharap kunjungan ini menjadi momentum yang sangat mendukung kemajuan Maluku ke depannya dengan infrastruktur yang baik."Saya minta kepada kepala OPD yang ada keterkaitan dengan kunjungan Komisi VII agar diberikan dukungan dan kerjasama dengan baik," pintanya. PNO-12 12 Jun 2025, 14:46 WIT
31 Ton Kopra Diperiksa Balai Karantina Pertanian Papua Tengah di Pelabuhan Pomako Papuanewsonline.com, Timika,-  Petugas Karantina Pertanian Papua Tengah yang ditugaskan pada Pos Pelayanan Pelabuhan Pomako melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap 31 ton kopra yang akan dikirim ke Surabaya, Jawa Timur.Proses pemeriksaan karantina yang ketat ini dilakukan di Pelabuhan Pomako, Rabu (11/6/2025).Bagus Wahyudi sebegai pemeriksa mengatakan pemeriksaan  menjadi bagian penting dari upaya pengawasan komoditas pertanian yang meninggalkan wilayah Papua Tengah." Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk memastikan kopra tersebut bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dan memenuhi standar kesehatan tumbuhan internasional," Jelasnya. Kata Bagus Wahyudi Proses pemeriksaan  meliputi pengecekan dokumen, verifikasi jumlah dan jenis kopra, serta pemeriksaan visual untuk mendeteksi adanya hama atau penyakit."Setelah melalui pemeriksaan yang teliti, kopra tersebut dinyatakan layak kirim dan memenuhi semua persyaratan," ucap Bagus Wahyudi.Lanjut Bagus Wahyudi, Sebagai bukti kelayakan, pejabat karantina menerbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-3).  " Jadi Sertifikat ini menjadi jaminan bahwa komoditas tersebut telah melalui proses karantina sesuai peraturan yang berlaku dan bebas dari OPTK," Terangnya.Terpisah, Kepala Karantina Papua Tengah, Ferdi menambahkan bahwa prosedur karantina wajib dipatuhi oleh semua komoditas pertanian yang dikirim keluar dari Papua Tengah."Ini demi menjaga keamanan wilayah tujuan dari ancaman hama dan penyakit tumbuhan," tegas Ferdi.Ia mengatakan, Pemeriksaan wajib dilakukan secara teliti adalah bagian dari Komitmen bahwa pemerintah serius dalam melindungi pertanian nasional sekaligus mendukung perdagangan komoditas pertanian yang aman dan sehat. " Ini merupakan  Keberhasilan pengawasan di Pelabuhan Pomako, Kami berharap ini menjadi contoh nyata komitmen Karantina Pertanian Papua Tengah dalam menjaga kualitas dan keamanan produk pertanian Indonesia," Pungkasnya.( Jidan ) 11 Jun 2025, 22:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT