logo-website
Minggu, 10 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Dari Importir Menjadi Eksportir, Menunjukan Keberhasilan Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri Papuanewsonline.com, Jakarta– Indonesia dari Importir menjadi Eksportir seperti disampaikan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono terkait langkah pemerintah dalam menghentikan impor jagung dan rencana akan melaksanakan ekspor perdana, hal ini tidak terlepas dari kerja keras gugus tugas ketahanan pangan Polri.Irwasum POLRI Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.M. selaku Ketua Gugus Tugas Ketahanan Pangan POLRI menegaskan keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi holistik lintas sektor. “langkah pemerintah dalam menghentikan impor jagung dan beralih menjadi eksportir, seperti disampaikan Wamentan, adalah bukti nyata efektivitas sinergi Kementerian Pertanian, TNI, POLRI, Pemda, petani, dan swasta,” ujar Komjen Dedi Prasetyo. Ia menambahkan, Polri sangat terlibat aktif dalam seluruh rantai produksi—mulai pendataan, penanaman, panen, hingga distribusi—guna memastikan target swasembada tercapai."Ini adalah implementasi human security, kesejahteraan petani sebagai fondasi stabilitas nasional," ucapnya.Lanjut Komjen Dedi, Dukungan Data dan Capaian Nyata Wamentan Sudaryono dalam Public Hiring (28/5/2025) mengungkap: “Produksi jagung naik 39% sehingga pemerintah tak hanya menghentikan impor, tapi akan beralih menjadi eksportir jagung, terutama dari daerah sentra seperti Gorontalo." Untuk capaian Gugus Tugas POLRI (20 November 2024 – 20 Mei 2025) total lahan Terkelola: 445.600,49 Hektar  (Program 1: 17.331,25 Ha; Program 2: 428.269,24 Ha),penndataan komprehensif, Meliputi petani, Poktan, alat pertanian, benih, pupuk, dryer, hingga distribusi," tandas Komjen Dedi.Lanjut Dia, Ketahanan Pangan sebagai Pilar Asta Cita, dimana selaras dengan Program Asta Cita Pemerintah. “Dukungan POLRI dalam manajemen rantai pasok jagung adalah bagian integral dari pemeliharaan Kamtibmas. Swasembada pangan adalah kedaulatan Negara,” tegas Komjen Pol. Dedi.  Diketahui Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri Berdiri sejak 2024, Gugus Tugas Ketahanan Pangan POLRI fokus pada:  - Pendampingan petani dan pengawasan distribusi pupuk/benih bersubsidi.  - Pencegahan penimbunan dan efisiensi rantai pasok dari hulu ke hilir.(Risky) 31 Mei 2025, 22:02 WIT
Kapolres Pegunungan Arfak Lakukan Pertemuan Bersama Keluarga Korban Tanah Longsor Papuanewsonline.com, Manokwari - Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka, S.E., M.H., bersama dengan jajarannya, melaksanakan tatap muka dengan keluarga korban tanah longsor di Kampung Jim, Suku Timor dan Talaud, yang bertempat di Aula Polsek Masni, Kabupaten Manokwari (27/5/2025) Pukul 11.00 WIT.Tatap muka ini dihadiri oleh Kapolres Pegunungan Arfak, Kabag Ops Res Pegaf, Kasat Reskrim Res Pegaf, Kapolsek Masni, serta keluarga korban dari Suku Timor dan Talaud.Kapolres Pegunungan Arfak menyampaikan belasungkawa dan duka cita kepada keluarga korban tanah longsor. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada kedua pihak keluarga korban yang telah hadir. Kapolres berharap tatap muka ini dapat memberikan kekuatan dan trauma healing kepada keluarga korban.Perwakilan keluarga korban dari Suku Timor, Pascalis Moalety, dan perwakilan keluarga korban dari Suku Talaud, Eda Tobolio, menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Pegunungan Arfak dan jajarannya yang telah maksimal melakukan proses pencarian dan evakuasi korban tanah longsor. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk memberikan kekuatan dan trauma healing kepada keluarga korban.Kapolres Pegunungan Arfak menyampaikan permohonan maaf jika ada kata atau tindakan yang kurang berkenan selama proses tatap muka ini.Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.I.K., M.Kom, menyatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama dalam situasi bencana. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kekuatan dan trauma healing kepada keluarga korban," ujarnya. PNO-12 28 Mei 2025, 18:51 WIT
Gelar Dialog Publik, Polri Dorong Ekonomi Nasional Inklusif dan Berkelanjutan Papuanewsonline.com, Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar kegiatan Dialog Publik bertajuk “Semangat Kebangkitan Menuju Ekonomi Nasional yang Inklusif dan Berkelanjutan Melalui Penguatan Kamtibmas yang Kondusif”, Selasa (27/5). Kegiatan ini menjadi wadah diskusi antara Polri, akademisi, dan mahasiswa dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya stabilitas keamanan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.Acara dibuka oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keamanan dan ekonomi memiliki keterkaitan yang erat dan saling memengaruhi.“Polri menyadari betul adanya keterkaitan erat antara keamanan dan pertumbuhan ekonomi, di mana stabilitas keamanan menjadi prasyarat bagi perkembangan ekonomi, dan sebaliknya,” ujar Brigjen Trunoyudo. Ia juga menambahkan bahwa Polri terus mendorong kolaborasi dan komunikasi dengan generasi muda untuk memperkuat semangat kebangsaan dalam mewujudkan kondisi kamtibmas yang kondusif.Dialog ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan perspektif terkait sinergi antara keamanan dan ekonomi dalam konteks pembangunan nasional.Erick Armudito, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa keamanan nasional adalah fondasi utama pembangunan. Ia menekankan bahwa keterlibatan Polri, TNI, dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai potensi ancaman, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan stabilitas yang terjaga, proses pembangunan dapat berjalan optimal,” jelas Erick.Sementara itu, Dr. Tauhid Ahmad menyoroti pentingnya penurunan economic overhead cost agar target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai. Ia menyebut bahwa biaya-biaya tidak resmi seperti pungli, premanisme, dan ketidakpastian hukum masih menjadi hambatan utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.“Penegakan hukum yang konsisten dan penciptaan alternatif ekonomi yang positif sangat penting agar masyarakat tidak terjerumus ke dalam praktik ilegal yang merugikan perekonomian nasional,” ujarnya.Melalui dialog ini, Divhumas Polri berharap dapat memperkuat sinergi antar elemen bangsa dan menumbuhkan semangat kolektif dalam menghadapi tantangan global. Polri menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan sebagai fondasi untuk mewujudkan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. PNO-12 28 Mei 2025, 18:38 WIT
Kapolda Bengkulu Siapkan Tenda Pengungsi Hingga Layanan Psikologi Untuk Korban gempa Papuanewsonline.com, Bengkulu – Pasca gempa bumi berkekuatan 6,3 Skala Richter yang mengguncang Bengkulu pada Jumat, 23 Mei 2025, Kapolda Bengkulu turun langsung ke lapangan untuk memantau dan meninjau kondisi masyarakat serta lokasi terdampak bencana.Dalam kunjungannya, Kapolda Bengkulu menyambangi sejumlah titik kerusakan sekaligus menyapa warga yang terdampak, termasuk menjenguk dua korban gempa yang tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu. Didampingi Kabid Dokkes, Kapolda juga memberikan bingkisan dan bantuan sebagai wujud empati dan dukungan moril.Sebagai bentuk tanggap darurat, Polda Bengkulu mengerahkan berbagai satuan untuk membantu pemulihan pasca bencana. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain:Pendirian Tenda Pengungsian oleh personel Samapta dan Brimob di sejumlah titik untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.Penyediaan Dapur Lapangan guna memenuhi kebutuhan makan para pengungsi.Pengamanan Lokasi oleh Polresta Bengkulu untuk menjaga situasi tetap kondusif.Pembersihan Puing bangunan yang roboh untuk membuka akses jalan dan mempercepat pemulihan.Pemberian Santunan dan Bantuan Sosial secara langsung oleh Kapolda kepada warga terdampak.Pelayanan Kesehatan oleh tim Biddokkes Polda Bengkulu di lokasi pengungsian dan rumah sakit.Trauma Healing dan Pendampingan Psikologis untuk warga, terutama anak-anak, oleh tim psikologi Polda Bengkulu.Kapolda Bengkulu juga menurunkan total 825 personel dalam operasi kemanusiaan ini, terdiri dari: Ditsamapta: 300 personel Satbrimob: 300 personelBiddokkes: 17 personelBiro SDM: 8 personelPolresta Bengkulu: 200 personel Data Sementara Dampak Gempa (per 23 Mei 2025, pukul 14.30 WIB)*Sumber: BPBD Provinsi Bengkulu*Dalam peristiwa gempa bumi ini tercatat sebanyak 696 jiwa dan untuk korban jiwa nihil. Dengan rincian, 169 rumah rusak, 2 sekolah, 1 masjid, 1 kantor camat , 1 fasilitas umum (Gedung Balai Buntar) dengan Total 174 bangunanKabupaten Bengkulu Tengah terdapat 2 rumah warga rusak berat (Desa Nakau dan Desa Pondok Kubang) dan 3 sekolah rusak (PAUD Lubuk Unen, SDN 2 Bengkulu Tengah, SMKN 2 Bengkulu Tengah)Kapolda Bengkulu memastikan seluruh personel akan terus bersiaga dan mendampingi masyarakat hingga kondisi sepenuhnya pulih. Kapolda menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata bahwa negara hadir saat masyarakat tertimpa musibah. PNO-12 25 Mei 2025, 18:25 WIT
Kapolda Bengkulu Tinjau Langsung Penanganan Dampak Gempa Bumi 6,3 SR di Bengkulu Papuanewsonline.com, Bengkulu - Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si. meninjau langsung laporan dampak bencana alam gempa bumi berkekuatan 6,3 Skala Richter yang mengguncang wilayah Bengkulu pada Jumat (23/5) pukul 02.52 WIB. Gempa ini menyebabkan kerusakan material dan korban luka di sejumlah wilayah di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah.Salah satu korban yang telah terdata adalah Rian Saputra, warga Kelurahan Sukamerindu, Kota Bengkulu, yang mengalami patah tulang pada lengan kiri. Saat ini korban tengah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Bengkulu.Untuk mendukung penanganan bencana, Polresta Bengkulu dan Polres Bengkulu Tengah telah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Upaya ini meliputi pendirian posko, dapur umum, serta penyaluran bantuan logistik kepada warga terdampak.Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyatakan akan membangun kembali rumah warga yang roboh dan merehabilitasi rumah yang rusak sesuai tingkat kerusakannya.Dalam rangka menjaga stabilitas dan membantu masyarakat, personel dari Brimob dan Samapta telah disiagakan di lokasi. Sementara itu, Biro SDM dan Biddokkes Polda Bengkulu turut melaksanakan kegiatan trauma healing untuk mengurangi dampak psikologis yang dirasakan warga akibat bencana.Kegiatan pembersihan rumah-rumah terdampak akan dilaksanakan melalui kerja gotong royong bersama masyarakat setempat.Data Sementara Kerusakan Material:Total bangunan yang mengalami kerusakan mencapai 158 unit, yang terdiri dari 154 rumah dan 4 fasilitas umum. Rincian kerusakan sebagai berikut: • Rusak berat: 21 unit (Kota Bengkulu) • 20 rumah warga • 1 fasilitas umum: Gedung Balai Buntar• Rusak sedang: 1 unit (Kabupaten Bengkulu Tengah) • 1 rumah warga • Rusak ringan: 133 unit, termasuk • SMKN 2 Bengkulu Tengah • SD Negeri 2 Bengkulu Tengah • PAUD Lubuk Unen Bengkulu TengahKapolda Bengkulu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Polda Bengkulu akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan penanganan bencana berlangsung cepat dan tepat sasaran. PNO-12 25 Mei 2025, 18:15 WIT
Final Duta Pajak Daerah Kabupaten Mimika Tahun 2025 Akan Dilaksanakan Selasa 20 Mei Papuanewsonline.com, Timika- Tiga pasangan putra dan Putri asal tiga SMA di Mimika akan memperebutkan duta pajak Daerah Kabupaten Mimika Tahun 2025, pada hari Selasa tanggal 20 Mei mendatang.Ketua Panitia pelaksana seleksi pemilihan duta pajak Daerah Tahun 2025, Darius Sabon membenarkan bahwa pelaksanaan final duta pajak Daerah awalnya direncanakan pada Senin tanggal 19 Mei, namun ada kendalah tekhnis sehingga diundur pada hari Selasa tanggal 20 Mei." Tiga pasangan putra putri terbaik ini, berhak masuk babak final duta pajak daerah Kabupaten Mimika Tahun 2025,  setelah melewati babak semi final yang dilaksanakan tgl 5 Mei pekan kemarin," ucap Darius di Timika, Minggu (18/5).Darius menyebutkan, Ketiga pasangan finalis yang berhak maju pada babak final yakni,  Dirk JuniorJonthan Koibur dengan  Siti R A Rumbiak perwakilan dari SMA Negeri 1 dengan total nilai 57,46, dan Efraim Agustino W Zoanillo dengan Gracia Syalomita Rante Allo perwakilan dari SMAS YPPK Tiga Raja Timika dengan total nilai 56,13, serta Viantro Gibeone V Wamafma dan Nadine Pricillia Kalalembang mewakili SMA Kristen Shinging Stars dengan total nilai 55,03.Kata Darius, pada babak final hari Selasa nanti, panitia  berencana mengundang kepala OPD, para pemungut pajak & retribusi daerah untuk hadir." Untuk pasangan peserta yang didapuk sebagai juara satu, akan dikontrak oleh Bapenda selama setahun untuk mempromosikan pajak daerah kepada masyarakat di Kabupaten Mimika," ucapnya.Dikatakanya, dalam ajang bergengsi ini, panitia pelaksana menyediahkan hadia  uang tunai bagi peserta juara 1 senilai Rp30.000.000, Juara 2 sebesaar Rp25.000.000, dan Juara 3 sebesar Rp20.000.000.Lanjut Darius tempat pelaksanaan final duta pajak Daerah dipusatkan di halaman kantor Bapenda Kabupaten Mimika, hari Selasa tanggal 20 Mei.(red) 18 Mei 2025, 15:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT