Papuanewsonline.com
Pickup Pengangkut Air Terguling Di Pertigaan Hasanuddin, Pengendara Baru Belajar Mengemudi
PTFI Setor Rp4,8 Triliun: Mimika Terima Bagian Terbesar, Total Kontribusi Capai Rp75 Triliun
Lapas Timika Gelar Ikrar Bersih Dari Hp Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan
Lima Warga Diklaim Tewas di Kali Kabur, TPNPB Soroti Operasi Militer di Tembagapura
BADKO HMI dan Polda Papua Sepakati Sinergi, Fokus Tangani Tambang Ilegal hingga Hoaks Digital
Enam Warga Sipil Ditembak Di Tembagapura, Aktivis Deby Santoso Desak Proses Hukum Transparan
Direktur Law Firm Golda: Transaksi Perkara Di Timika Semakin Subur, Masyarakat Miskin Jadi Korban
BADKO HMI Papua Dukung Penertiban Tambang Ilegal oleh Gubernur Papua Tengah
DPR Papua Tengah, Mimika dan Puncak Bentuk Tim Khusus Tangani Konflik Kwamki Narama
Kejati Papua Mandul Tetapkan Yunus Wonda Jadi Tersangka, Mahasiswa Kembali Geruduk Kejagung
PERTAMINA PASTIKAN KETERSEDIAAN BBM TETAP AMAN SELAMA RAMADHAN DI PAPUA
Papuanewsonline.com, Jayapura – Pertamina Patra Niaga
memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Papua dalam kondisi
aman dan terjaga dengan baik selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Langkah
ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terkait pasokan
energi pokok selama periode ibadah dan persiapan Hari Raya Idul Fitri.Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional
Papua Maluku Awan Raharjo menjelaskan bahwa perencanaan antisipasi ketersediaan
BBM telah dilakukan sejak awal Februari. Wilayah Maluku dan Papua memiliki tantangan tersendiri
terkait pendistribusian ke wilayah kepulauan dan pegunungan, sehingga pihaknya
memastikan stok di seluruh terminal BBM tetap terjaga sebagai dasar kelancaran
distribusi hingga ke lapisan masyarakat. "Kita fokus menjaga ketahanan stok di terminal-terminal
sebagai fondasi untuk memastikan pasokan lancar ke semua titik
penyaluran," ujarnya.Pada hari pertama puasa, rata-rata ketahanan stok di 21
terminal BBM yang tersebar di wilayah Maluku dan Papua berada pada level yang
aman. Rinciannya, jenis solar dan dekslite memiliki ketahanan stok sekitar 11
hari, pertalite mencapai 26 hari, pertamax 29 hari, sementara minyak tanah
serta avtur mencapai 21 hari. "Angka ketahanan stok ini bersifat dinamis mengikuti
alur suplai masuk dan penyaluran ke SPBU, agen minyak tanah, serta kebutuhan
penerbangan, namun sudah diatur dengan matang agar pasokan tetap terjaga,"
jelasnya.Selain menjamin ketersediaan BBM, Pertamina juga
meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh SPBU selama Ramadhan dengan menjaga
kebersihan fasilitas, khususnya toilet dan mushola, serta memastikan
perlengkapan ibadah dalam kondisi layak. "Masyarakat yang membutuhkan informasi layanan atau
memiliki keluhan dapat menghubungi pusat kontak Pertamina yang siap melayani
setiap saat," pungkasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
21 Feb 2026, 02:08 WIT
IUPK Freeport Diperpanjang, Pemerintah RI Teken MoU Pasca 2041
Papuanewsonline.com, Washington – Pemerintah Republik
Indonesia telah secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait
perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Freeport Indonesia (PTFI)
yang akan berlaku setelah tahun 2041. Penandatanganan kesepakatan strategis ini
dilakukan pada 18 Februari 2026 di Washington, D.C., Amerika Serikat, dengan
diwakili oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dari
pemerintah Indonesia, President and CEO Kathleen Quirk dari Freeport-McMoRan
Inc., serta Presiden Direktur Tony Wenas dari PT Freeport Indonesia.Acara penandatanganan MoU tersebut disaksikan langsung oleh
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Tony Wenas menjelaskan bahwa kesepahaman ini menjadi langkah
penting untuk menjamin kelangsungan operasi tambang dan investasi jangka
panjang setelah masa izin yang berlaku saat ini berakhir pada tahun 2041. Ia menambahkan bahwa optimalisasi pemanfaatan sumber daya
alam melalui kegiatan eksplorasi yang mendetail akan meningkatkan cadangan
mineral serta memastikan kesinambungan produksi Freeport di masa depan."Kesepahaman ini menjadi landasan strategis untuk
memastikan keberlanjutan operasi dan investasi dalam jangka panjang, dengan
mengoptimalkan potensi sumber daya yang telah teridentifikasi melalui
eksplorasi mendalam," ujar Tony dalam keterangan tertulis(19/2/26).Melalui MoU ini juga ditegaskan akan adanya penambahan
kepemilikan saham pemerintah Indonesia di PT Freeport Indonesia sebesar 12
persen setelah tahun 2041.Perpanjangan izin tambang ini diharapkan dapat menjaga
kontribusi ekonomi yang signifikan bagi negara dan masyarakat Papua. Penerimaan
negara diperkirakan mencapai sekitar US$6 miliar atau setara Rp90 triliun per
tahun dengan asumsi harga komoditas saat ini. Selain itu, diperkirakan sekitar Rp14 triliun akan mengalir
ke pemerintah daerah, keberlanjutan lapangan kerja bagi sekitar 30 ribu tenaga
kerja tetap dapat terjaga, serta program pengembangan masyarakat mencapai
sekitar Rp2 triliun per tahun. Tony menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang disepakati
sejalan dengan amanat UUD 1945 bahwa pengelolaan sumber daya alam harus
dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Penulis: Jid
Editor: GF
21 Feb 2026, 01:56 WIT
Bapenda Mimika Serahkan STTS dan Stiker PBB-P2 2026 Ke Bank Papua, Nilai Capai Rp89,4 Milyar
Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pendapatan Daerah
(Bapenda) Kabupaten Mimika telah melaksanakan acara penyerahan Surat Tanda
Terima Setoran (STTS) serta stiker bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan
Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) Tahun 2026 kepada Bank Papua Kantor Cabang Mimika
pada hari Jumat (20/2/26).Acara penandatanganan dan penyerahan berlangsung di Lantai 3
Kantor Bapenda Mimika, yang dipimpin oleh Kepala Bapenda Mimika Dr. Drs. Dwi
Cholifah, M.Si dan diterima langsung oleh Kepala Bank Papua KC Timika/Mimika
Florintina Endah Purwantiningsih.Total nilai STTS PBB-P2 Tahun 2026 mencapai Rp89.411.564.467
dengan jumlah sebanyak 44.234 lembar, mengalami kenaikan dibanding target tahun
2025 yang sebesar Rp85 miliar. Secara rinci, sektor pedesaan mencakup 7.284
lembar dengan nilai Rp1.683.365.826, sedangkan sektor perkotaan sebanyak 36.956
lembar dengan nilai Rp87.728.198.621. "Peningkatan ini
sebagian besar berasal dari identifikasi data objek pajak baru yang berhasil
kita lakukan melalui pemutakhiran informasi tahunan," jelas Dwi Cholifah.Kerjasama dengan Bank Papua sebagai pemegang kas umum daerah
telah berjalan selama bertahun-tahun dan memberikan kemudahan bagi masyarakat
dalam pembayaran pajak. Wajib pajak dapat melakukan pembayaran melalui loket
pelayanan Bank Papua di Kantor Bapenda, kantor cabang langsung, maupun melalui
sistem online antarbank serta mobile banking berbasis Android. "Wajib pajak yang membayar secara daring bisa membawa
bukti transaksi ke Bank Papua untuk mendapatkan cap dan stiker tanda
lunas," ujar Florintina Endah Purwantiningsih.Pada minggu depan, Bapenda akan menyerahkan STTS dan stiker
kepada pemerintah distrik, kepala kampung, dan petugas pemungut untuk
disebarkan dan disosialisasikan ke seluruh masyarakat. "Semoga dengan kemudahan akses pembayaran yang
tersedia, seluruh wajib pajak dapat memenuhi kewajiban tepat waktu dan ikut
berkontribusi pada pembangunan daerah," harap Dwi Cholifah. Penulis: JidEditor: GF
21 Feb 2026, 00:11 WIT
BI Papua Siapkan Rp1,16 Triliun untuk Penukaran Uang Baru Ramadhan 2026
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kantor Perwakilan Bank
Indonesia (BI) Provinsi Papua telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp1,16
triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang masyarakat selama periode
Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui program Semarak Rupiah Ramadhan
dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026. Penyediaan uang layak edar ini mengalami
kenaikan sebesar 51 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua, Warsono menjelaskan
bahwa peningkatan alokasi ini sejalan dengan prediksi aktivitas ekonomi,
mobilitas masyarakat, dan konsumsi rumah tangga yang akan semakin menguat
menjelang dan selama hari raya. "Kita mengharapkan bahwa dengan penyediaan uang tunai
yang memadai, kelancaran transaksi masyarakat dapat terjamin dengan baik,"
ujarnya. Layanan kas dalam rangka Serambi 2026 berlangsung mulai
tanggal 19 Februari hingga 13 Maret 2026. Penarikan uang oleh pihak perbankan
dapat dilakukan di kantor BI Papua serta di tujuh kas titipan yang tersebar di
berbagai kota besar di Papua, antara lain Sorong, Nabire, Timika, Serui, Biak,
Wamena, dan Merauke. Selain itu, BI bekerja sama dengan perbankan juga
menyediakan layanan penukaran langsung kepada masyarakat melalui kendaraan kas
keliling dan loket penukaran yang tersedia di kantor-kantor bank.Untuk penukaran uang khusus bagi masyarakat, BI Papua
menyediakan alokasi sebesar Rp23,8 miliar dengan batasan maksimal Rp5,3 juta
per orang. Layanan ini tersedia di 20 titik lokasi di Jayapura, termasuk
seluruh jaringan kas titipan BI. Warsono juga menambahkan bahwa pemesanan penukaran dapat
dilakukan secara daring melalui laman resmi BI, di mana masyarakat dapat
memilih jadwal dan lokasi sesuai kebutuhan. Selain itu, BI mendorong penggunaan transaksi digital
seperti mobile banking, internet banking, QRIS, serta transfer melalui BI-Fast
dan BI-RTGS untuk kemudahan dan keamanan transaksi. Penulis: Jid
Editor: GF
20 Feb 2026, 14:31 WIT
Pasar Lama Kota Timika Makin Semrawut, Warga Akui Tak Nyaman Belanja
Mimika, Papuanewsonline.com - Kondisi Pasar Lama Mimika semakin memprihatinkan. Penjual terpaksa berjualan di jalan raya, menghadapi panas dan hujan, hanya karena tidak ada tempat yang aman dan nyaman untuk berjualan.Hal tersebut, membuat pembeli semakin tidak nyaman saat berbelanja lantaran khawatir tersenggol laju kendaraan bermotor yang dibuat dua arah.Sementara arus lalu lintas dua arah, semakin menambah padatnya kendaraan di jam tertentu yakni pagi dan sore."Saya sudah lama berjualan di sini, tapi tidak ada perubahan. Kami tidak ada tempat lain untuk berjualan, jadi kami terpaksa berjualan di jalan raya," kata Ode, salah satu penjual di Pasar Lama Mimika, Kamis ( 19 / 2 ).Pemerintah Kabupaten Mimika telah diingatkan untuk mengatasi masalah ini, namun belum ada tindakan yang signifikan. Masyarakat berharap agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi Pasar Lama Mimika."Kami berharap pemerintah dapat segera memperbaiki kondisi pasar kami. Kami tidak ingin terus-menerus berjualan di jalan raya, kami ingin memiliki tempat yang aman dan nyaman untuk berjualan," tambah Ode.Kondisi ini juga mempengaruhi pendapatan penjual, karena banyak pembeli yang tidak mau berhenti karena khawatir dengan keselamatan mereka. "Pendapatan kami menurun drastis, karena pembeli tidak mau berhenti di sini," kata Ode.Pemerintah Kabupaten Mimika harus segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi Pasar Lama Mimika. Masyarakat berharap agar pemerintah dapat mendengar aspirasi mereka dan mengambil tindakan yang tepat.Penulis. : Risman SerangEditor. : Nerius Rahabav
19 Feb 2026, 22:19 WIT
Dukung Percepatan Target Nasional, Wakapolda Maluku Ikuti Rapat Anev Ketahanan Pangan Polri
Papuanewsonline.com, Ambon - Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia terus mengakselerasi dukungan terhadap program strategis nasional swasembada pangan, khususnya komoditas jagung. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Ketahanan Pangan Polri yang digelar secara virtual pada Kamis (19/2/2026).Kegiatan Anev secara resmi dibuka oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., dan dipimpin langsung oleh Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol. Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H. Rapat ini diikuti oleh seluruh jajaran Polda se-Indonesia sebagai forum evaluasi capaian Program Polri Mendukung Ketahanan Pangan Tahun 2025 sekaligus pemantapan strategi percepatan target nasional tahun 2026.Rapat Anev turut dihadiri oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K, M.H, Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, selaku ketua pelaksana Satgas Ketahanan Pangan Polda Maluku serta para personel pendukung Program Ketahanan Pangan jajaran Polda Maluku. Selain itu, seluruh Polda se-Indonesia mengikuti kegiatan tersebut secara serentak melalui sarana video conference sebagai bentuk komitmen kolektif Polri dalam mendukung kebijakan pangan nasional.Menurut Karo SDM, Berdasarkan paparan Mabes Polri, sepanjang tahun 2025 Polri berhasil menggerakkan penanaman jagung di lahan seluas 661.122 hektare dari total potensi 1.378.608 hektare, serta berkontribusi terhadap peningkatan produksi jagung nasional sebesar 6,74 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2026, Polri menargetkan perluasan lahan tanam hingga 1 juta hektare dengan proyeksi tambahan produksi mencapai 4 juta ton jagung.Dalam arahannya saat membuka kegiatan, As SDM Kapolri menekankan pentingnya konsistensi dan percepatan kerja seluruh jajaran dalam mendukung agenda strategis pemerintah di sektor ketahanan pangan. Ia meminta agar hasil evaluasi dijadikan dasar penguatan langkah operasional di lapangan.Sementara itu, Karobinkar SSDM Polri selaku pimpinan Anev menyoroti progres penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026 yang masih memerlukan percepatan. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh Karo SDM dan Kapolres jajaran agar target nasional dapat tercapai sesuai dengan perencanaan.Ditambahkan pula oleh Karo SDM, bahwa dalam rapat tersebut juga membahas kesiapan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung pada Mei 2026 bersama Presiden Republik Indonesia, serta rencana Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang akan dipimpin Kapolri bersama Menteri Pertanian RI sebagai wujud penguatan sinergi lintas sektor.Sementara itu, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa jajaran di wilayah siap menindaklanjuti seluruh arahan pimpinan Mabes Polri untuk mendukung percepatan capaian target nasional.“Ketahanan pangan merupakan bagian dari tugas strategis Polri dalam mendukung stabilitas nasional. Polda Maluku bersama seluruh jajaran siap mengoptimalkan peran personel penggerak ketahanan pangan, memperkuat pendampingan kelompok tani binaan, serta memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegas Wakapolda.Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor di daerah agar pemanfaatan lahan produktif dan peningkatan produksi jagung benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.Mabes Polri menegaskan bahwa peran Polri dalam ketahanan pangan tidak hanya terbatas pada aspek pengamanan, tetapi juga sebagai penggerak, fasilitator, dan pengawal ekosistem pertanian nasional. Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri mendorong pemanfaatan lahan produktif, pendampingan kelompok tani binaan, serta fasilitasi akses pembiayaan permodalan melalui KUR Himbara.Sinergi dengan Bulog dan pemerintah daerah terus diperkuat untuk memastikan penyerapan hasil panen petani serta menjaga stabilitas harga jagung sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Peran Satgas Pangan Polri juga dioptimalkan guna melindungi petani dari praktik perdagangan yang merugikan dan jebakan tengkulak.Melalui Rapat Anev Ketahanan Pangan ini, Polri menegaskan komitmennya sebagai institusi negara yang adaptif dan solutif dalam menjawab tantangan strategis bangsa. Dukungan Polri terhadap swasembada jagung diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkokoh kemandirian ekonomi Indonesia.Rapat berlangsung aman dan lancar. Seluruh hasil evaluasi serta arahan pimpinan akan menjadi pedoman bagi jajaran Polda Maluku dan Polda se-Indonesia dalam mengakselerasi capaian target ketahanan pangan nasional tahun 2026. PNO-12
19 Feb 2026, 20:25 WIT
Siapkan 5 Hektare Lahan Produktif di Kepulauan Tanimbar, Polsek Selaru Dukung Ketahanan Pangan
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui jajaran di daerah, Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya produktif yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Selaru, yang pada Rabu (18/2/2026) melaksanakan kegiatan persiapan dan perawatan lahan pertanian seluas total 5 hektare di Desa Adaut, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIT tersebut dipusatkan di lokasi Talakaman Ni Timpe, dengan luas lahan yang disiapkan untuk penanaman mencapai 3,5 hektare serta perawatan tanaman pada lahan seluas 1,5 hektare. Lahan produktif ini merupakan milik warga setempat, Bapak Hofni Nanariain, yang mendukung penuh keterlibatan Polri dalam pengelolaan pertanian.Kegiatan dipimpin oleh PS Kanit Intel Polsek Selaru AIPTU Abd Bling dan melibatkan sejumlah personel Polsek Selaru. Persiapan lahan dilakukan dengan membersihkan rumput liar, semak, dan sampah, sekaligus memastikan tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh optimal serta terlindungi dari hama.Kapolsek Selaru melalui keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.“Polri hadir tidak hanya dalam fungsi penegakan hukum, tetapi juga sebagai penggerak dan pendamping masyarakat. Persiapan dan perawatan lahan ini kami lakukan untuk memastikan keberlanjutan produksi pangan dan memberi manfaat langsung bagi warga,” ujar Kapolsek Selaru.Sementara itu, Kapolres Kepulauan Tanimbar menegaskan bahwa keterlibatan aktif jajaran Polsek merupakan bentuk nyata kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui sektor pangan.“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Apa yang dilakukan Polsek Selaru ini sejalan dengan arahan pimpinan Polri agar anggota di lapangan menjadi motor penggerak kegiatan produktif masyarakat,” tegas Kapolres Kepulauan Tanimbar.Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan kondisi lahan kini siap digunakan untuk tahap penanaman selanjutnya, dengan pertumbuhan tanaman yang dinilai lebih baik dan terawat. PNO-12
19 Feb 2026, 15:40 WIT
Polsek Tanimbar Utara Lakukan Perawatan dan Pemeliharaan 6 Hektare Jagung
Papuanewsonline.com, Tanimbar Utara – Kepolisian Republik Indonesia melalui jajaran Polres Kepulauan Tanimbar terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kali ini, Polsek Tanimbar Utara melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan tanaman jagung di lahan seluas 6 hektar yang berlokasi di Temarlalan, Desa Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, Minggu (15/2/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanimbar Utara IPTU Everardus Fasse, serta melibatkan personel Polsek Tanimbar Utara bersama Kelompok Tani KBK sebagai mitra binaan Polri.Pemeliharaan lahan dilakukan melalui pembersihan gulma, pengendalian hama, serta monitoring kondisi tanaman guna memastikan pertumbuhan jagung tetap optimal dan berpotensi menghasilkan panen maksimal.“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut memastikan program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan. Perawatan ini penting agar tanaman jagung tetap sehat dan produktif,” ujar IPTU Everardus Fasse, Kapolsek Tanimbar Utara.Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek bersama kelompok tani melakukan identifikasi kondisi lahan, membersihkan rumput liar secara manual, serta melakukan evaluasi pascakegiatan. Dari hasil monitoring, ditemukan kondisi tanaman jagung yang kurang sehat sehingga memerlukan penanganan lanjutan berupa pemberian pestisida untuk mengendalikan hama, khususnya ulat tanah.Ketua Kelompok Tani KBK, Allo Jaflauan, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan Polri.“Kami merasa terbantu dengan keterlibatan Polsek Tanimbar Utara. Pendampingan seperti ini memberi semangat bagi petani untuk terus mengelola lahan secara maksimal,” ujarnya.Kapolres Kepulauan Tanimbar melalui Wakapolres Kompol Welhelmus Minanlarat, SH, secara terpisah menegaskan bahwa keterlibatan jajaran Polsek dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari implementasi kebijakan Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.“Ketahanan pangan adalah fondasi ketahanan nasional. Polri akan terus mendorong sinergi dengan petani dan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat tetap terjaga,” tegas Kapolres.Apa yang dilakukan Polsek Tanimbar Utara menunjukkan transformasi peran Polri sebagai institusi negara yang adaptif terhadap tantangan zaman. Ketahanan pangan kini menjadi isu strategis nasional yang tidak dapat dilepaskan dari stabilitas keamanan dan kesejahteraan rakyat.Keterlibatan langsung Polri dalam pemeliharaan lahan jagung seluas 6 hektar di wilayah Kepulauan Tanimbar membuktikan bahwa agenda ketahanan pangan tidak berhenti pada penanaman semata, tetapi juga pada proses perawatan dan pendampingan berkelanjutan. Langkah ini memperkuat kepercayaan publik bahwa Polri hadir sebagai mitra rakyat, menjaga negeri bukan hanya dengan senjata dan seragam, tetapi juga dengan kerja nyata di ladang pangan. PNO-12
16 Feb 2026, 20:10 WIT
Gandeng TNI dan Pemda, Polres Malra Sinergi Tanam Jagung Pipil 3,30 Hektar
Papuanewsonline.com, Malra – Kepolisian Republik Indonesia melalui jajaran Polres Maluku Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pada Kuartal I Tahun 2026, Polres Maluku Tenggara bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil seluas 3,30 hektar di sejumlah wilayah, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Pemerintah ASTA CITA menuju swasembada pangan nasional.Kegiatan penanaman tersebut dilaksanakan secara serentak pada Sabtu (14/2/2026) oleh Polsek Kei Besar, Polsek Kei Kecil Timur, dan Polsek Kei Kecil Barat, dengan melibatkan unsur TNI, penyuluh pertanian, pemerintah kecamatan, kelompok tani, serta masyarakat setempat.Kapolres Maluku Tenggara menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan implementasi nyata tugas Polri sebagai penggerak stabilitas nasional, termasuk pada aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.“Ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional. Polri tidak hanya hadir menjaga kamtibmas, tetapi juga berperan aktif mendorong produktivitas pangan masyarakat sebagai wujud dukungan terhadap program prioritas Presiden RI,” tegas Kapolres Maluku Tenggara.Di Ohoi Ohoilim, Kecamatan Kei Besar, Polsek Kei Besar melaksanakan penanaman jagung pipil di lahan seluas 0,80 hektar milik warga, dengan rencana pemupukan tahap pertama dijadwalkan pada 22 Februari 2026.Sementara itu, Polsek Kei Kecil Timur menggarap lahan binaan seluas 1,50 hektar di Desa Wain, Kecamatan Kei Kecil Timur. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Kei Kecil Timur bersama camat, kelompok tani, dan masyarakat. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan harapan dukungan berkelanjutan dari instansi terkait, khususnya dalam penyediaan pupuk.Di wilayah Kei Kecil Barat, penanaman jagung pipil dilakukan di Desa Somlain pada lahan seluas 1 hektar, melibatkan personel Polsek, penyuluh pertanian, serta warga setempat. Kegiatan berlangsung aman dan lancar.Kapolsek Kei Kecil Timur menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah petani bukan hanya simbolis, tetapi merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan.“Kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan ini berjalan optimal. Polri siap mendampingi petani mulai dari penanaman hingga panen demi mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal I Tahun 2026 berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan global.Langkah Polres Maluku Tenggara menanam jagung pipil secara serentak menunjukkan transformasi peran Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan strategis bangsa. Ketahanan pangan bukan lagi semata urusan sektor pertanian, tetapi telah menjadi isu keamanan nasional yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen negara.Kehadiran Polri sebagai penggerak, pendamping, dan penjamin stabilitas di sektor pangan mempertegas bahwa agenda ASTA CITA tidak hanya dijalankan di tingkat pusat, tetapi benar-benar diimplementasikan hingga ke wilayah terluar Indonesia. Program ini sekaligus memperkuat ekonomi rakyat, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta membangun fondasi kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.Dengan total penanaman 3,30 hektar pada Kuartal I 2026, Polres Maluku Tenggara membuktikan bahwa Polri adalah mitra strategis rakyat dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan masa depan pangan Indonesia tetap terjaga. PNO-12
16 Feb 2026, 14:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru