logo-website
Sabtu, 08 Agu 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
Pesawat Wings Air Ditumpangi Anggota DPR RI Asal Papua Gagal Mendarat Di Bandara Fak-Fak Papuanewsonline.com, Papua Barat- Pesawat Wings Air ATR-72 dengan nomor penerbangan IW 1510 Empat kali hanya memutar di atas Bandara Fak-Fak.Pesawat tersebut empat kali mencoba mendarat namun, selalu  gagal mendarat di Bandara Torea Fakfak, Papua Barat, pada Selasa (14/2/2023).Pesawat rute Sorong Fakfak itu, sebelumnya lepas landas dari Bandar Udara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, menuju Fak-Fak, namun karena gagal mendarat, sehingga Awak Pilot memili kembali mendarat ke Bandara Sorong.Diketahui Pesawat tersebut turut ditumpangi Anggota DPR RI asal Papua, Yan Permenas Mandenas dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).Yan Permenas yang juga Tokoh asal Papua ini, membenarkan peristiwa tersebut." Iya benar, saat ini kami semua dalam keadaan selamat berada di Kota Sorong, sesuai rencana  kami akan kembali terbang ke  ke Fakfak, Rabu 15 Februari 2023 besok pagi," Ungkap Yan Saat dihubungi Papuanewsonline.com melalui pesan singkat Via Whatsapp, Selasa (14/2/2023Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Torea Fakfak, Agung Trilaksana Fak-Fak membenarkan  kejadian tersebut. " Pesawat ATR-72 gagal mendarat di Bandar Udara Torea Fakfak tadi,  karena angin kencang," Ucapnya.Informasi yang diterima Papuanewsonline.com menyebutkan, selain angin kencang panjang landasan pacu atau runway pada Bandara Fak-Fak 1.200, sehingga kurang lebar selian itu dipengaruhi dengan  kecepatan angin 5 Knote.Pilot akhirnya  memilih kembali ke Bandara DEO Sorong setelah  gagal mendarat tadi pagi di Bandara Fak-Fak.(Redaksi) 14 Feb 2023, 18:57 WIT
Kasal : Dimanapun TNI AL Berada Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Sekitar Papuanewsonline.com, Jakarta- “Dimanapun TNI AL berada harus mempunyai nilai yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar”, demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam penekanannya pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang dilaksanakan di Auditorium Yos Sudarso Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur. Senin (13/02).Kasal menjelaskan bahwa ancaman bencana akan terus terjadi dan bisa dipastikan terjadi, sehingga kesiapan personil TNI AL akan terus ditingkatkan untuk menghadapi kontinjensi tersebut.Pada kesempatan itu, Kasal juga memberikan pedoman dalam pelaksanaan tugas bagi setiap prajurit di seluruh satuan jajaran TNI AL untuk terus memberikan dampak positif dan jaga kepercayaan rakyat kepada TNI AL. “Jaga citra positif TNI AL dan merebut kepercayaan rakyat dan negara kepada kita”, ujar Kasal.Kata Kasal, Dalam upaya bantuan kepada masyarakat saat terjadinya bencana alam, TNI AL akan terus melaksanakan amanat undang-undang dengan menggelar Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta bekerjasama dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat serta kementerian dan lembaga terkait dalam penanggulangan bencana alam yang bisa saja terjadi kapanpun. Menurut Kasal Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dan kapal-kapal seperti kapal rumah sakit milik TNI AL akan selalu siap siaga untuk memberikan bantuan sosial maupun bantuan kesehatan kepada masyarakat. “Kita akan terus melaksanakan OMSP, kita bekerjasama dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat terkait masalah kemungkinan terjadinya bencana, untuk itu kita selalu stand by, pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana dan kita siapkan kapal-kapal tersebut”, tegas Laksamana TNI Muhammad Ali.Rapim TNI AL Tahun 2023 yang mengusung tema “TNI AL Siap Mewujudkan TNI Sebagai Patriot NKRI Guna Mendukung Pembangunan Nasional” ini sejalan dengan penekanan Kasal untuk terus membantu kesulitan masyarakat sekitar.Dengan tema ini Kasal berharap agar seluruh jajaran TNI AL harus bersinergi dan melaksanakan upaya kolektif guna mewujudkan prajurit Matra Laut yang patriot yaitu prajurit pembela tanah air yang berani, rela berkorban dan pantang menyerah dalam menjalankan peran dan tugasnya guna mewujudkan visi TNI AL.(Redaksi) 14 Feb 2023, 14:32 WIT
Pasca Gempa Guncang Jayapura, Biro SDM Polda Papua Terjunkan Tim Psikologi Bagi Pengungsi Papuanewsonline.com, Jayapura - Polda Papua bergerak cepat melakukan perbantuan dan pertolongan kepada masyarakat pasca-gempa bumi (M)5,4 yang terjadi di Kota Jayapura, Papua, Kamis (9/2).Sejumlah personel dikerahkan untuk melakukan pertolongan korban mulai dari pendataan,evakuasi,mempersiapkan tenda darurat hingga tim trauma healing dari Biro SDM untuk para korban.“Polri bergerak cepat untuk evakuasi dan memberikan pertolongan kepada korban yang berdampak gempa di Jayapura,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo.Sementara itu Tim Psikologi Biro SDM Polda Papua juga ambil bagian dari upaya penyelamatan warga dengan mendirikan Posko Tim Psikologi guna melayani warga yang terdampak gempa.Selain itu, Tim Psikologi juga rutin menyambangi tenda pengungsian yang berada di halaman Kantor Walikota Jayapura, Papua untuk memberikan konseling bagi para korban gempa.Karo SDM Polda Papua Kombes Pol I Wayan Gede Ardana, SIK,MSi mengatakan kedatangan tim di tenda pengungsian yaitu untuk membantu meredam kecemasan yang timbul dalam diri masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Kota Jayapura.“Kami lakukan metode konseling secara individual pada orang dewasa dan metode bermain pada anak-anak yang ikut mengungsi di tenda tersebut,” ujar Kombes GD Ardana.Pamen Polri asal Karangasem Bali ini menyebut, tenda pengungsian yang didirikan oleh tim gabungan Polda Papua dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kota Jayapura dipadati oleh masyarakat saat malam hari.Pada pagi hari sampai sore hari tenda pengungsian yang ada di halaman Kantor Walikota Jayapura ditempati oleh Ibu-ibu dan anak-anak dikarenakan yang lainnya beraktifitas di tempat kerja masing-masing.“Puji syukur dengan hadirnya rekan – rekan Tim Psikologi Biro SDM Polda Papua, kecemasan yang ada dalam diri warga yang terdampak gempa dapat mereda dan anak-anak yang ada di lokasi merasa senang bisa bermain bersama anggota Polri yang hadir di lokasi pengungsian,”jelas Kombes GD Ardana.Diberitakan sebelumnya, gempa bermagnitudo 5,2 mengguncang, Jayapura, Papua, Kamis (9/2/2023). Akibatnya gedung dan jalan rusak akibat gempa yang tidak menimbulkan tsunami ini serta empat orang meninggal dunia.BMKG mencatat pusat gempa berada di darat sekitar 9 kilometer barat daya Jayapura. Kedalaman gempa itu ada di 10 kilometer di bawah permukaan bumi.  (Redaksi) 13 Feb 2023, 15:21 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT