logo-website
Jumat, 10 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polda Maluku Susun RKBMN 2027, Kombes Ary: Pentingnya Kebutuhan Pengadaan dan Pemeliharaan BMN Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menyelenggarakan kegiatan penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2027.Kegiatan yang diikuti seluruh Satuan Kerja dan Satuan Wilayah di Jajaran Polda Maluku ini dipimpin oleh Karo Logistik Polda Maluku, Kombes Pol Ary Donny Setiawan, S.I.K., M.H di ruang sagu gedung Plaza Presisi Manise Polda Maluku, Rabu (6/8/2025).Penyusunan RKBMN diikuti Para Kasubag Renmin Satker Polda Maluku, Para Kabag Logistik Polres jajaran, serta operator Aplikasi SIMAK dari masing-masing satker/satwil. Turut hadir perwakilan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Ambon.Karo Log Kombes Ary Donny Setiawan dalam arahannya menekankan pentingnya dua poin utama dalam penyusunan RKBMN. Yaitu kebutuhan pengadaan dan kebutuhan pemeliharaan Barang Milik Negara (BMN).“Segala kebutuhan satker yang diperlukan agar diusulkan dalam RKBMN Pengadaan, sementara BMN yang telah dimiliki agar disusun rencana pemeliharaannya secara rinci. Selain itu, wajib dilakukan Penetapan Status Penggunaan (PSP) atas barang-barang tersebut,” tegas Kombes Ary.I juga mengingatkan para Kasubagrenmin dan Kabag Logistik Polres jajaran untuk memberikan pendampingan dan pengawasan secara melekat terhadap operator dalam proses penginputan data melalui Aplikasi SIMAK.“Laksanakan pengawasan melekat dan laporkan hasilnya kepada Kasatker masing-masing,” pintanya.Kombes Ary juga memberikan atensi khusus agar seluruh kebutuhan Satker benar-benar diidentifikasi dan diusulkan secara akurat. Ini penting dilakukan agar dapat diteruskan ke tingkat Mabes Polri dalam proses penyusunan RKBMN RKA-KL T.A 2027 di tingkat pusat.Setelah penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara staf KPKNL Ambon dengan para peserta yang terdiri dari Kasubag Renmin, Kabag Logistik Polres jajaran, serta operator SIMAK Polda Maluku. Sesi ini menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman teknis dan penyamaan persepsi dalam proses penyusunan RKBMN. PNO-12 06 Agu 2025, 16:03 WIT
PSU di Boven Digoel Berjalan Tertib dan Demokratis Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Rabu (6/8/2025), berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan demokratis. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) turut mengawal secara langsung jalannya PSU dengan menerjunkan dua tim pemantauan ke sejumlah lokasi strategis. Tim pertama dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Mohammad K. Koba. Sejak pagi, tim ini memantau pelaksanaan pemungutan suara di sekitar 25 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Distrik Mandobo. “Kami melihat langsung antusiasme masyarakat. Mereka mengantre dengan tertib, tidak ada kerumunan atau aktivitas yang mengarah kepada dukungan terhadap pasangan calon tertentu,” ujar Koba kepada wartawan usai meninjau TPS-TPS utama. Beberapa TPS yang dikunjungi Tim I di antaranya TPS 04 Sokanggo (lokasi pencoblosan Calon Bupati Athanasius Koknak), TPS 04 Persatuan (tempat mencoblos Calon Bupati Yakobus Waremba), serta TPS 08 Persatuan Jalan Arimop (Calon Wakil Bupati H. Suharto). Koba menegaskan, suasana kondusif yang tercipta menunjukkan kedewasaan politik masyarakat Boven Digoel dalam menyalurkan hak pilihnya. Ia berharap tingkat partisipasi pemilih dalam PSU ini akan tinggi, sejalan dengan semangat demokrasi yang sehat. Sementara itu, Tim kedua yang dipimpin oleh Staf Khusus Menko Polkam, Teddy Mantoro, melakukan pemantauan di TPS-TPS strategis lainnya. Mereka mengunjungi TPS 11 Kampung Persatuan (tempat Calon Bupati Roni Omba mencoblos), TPS 16 Perumahan Ampera (Calon Wakil Bupati Marlinus), serta TPS khusus 901 di Lapas Kelas III Tanah Merah. Di TPS 901, pemungutan suara berlangsung tertib di bawah pengamanan yang ketat. Dari 57 daftar pemilih tetap, 22 di antaranya merupakan warga binaan, sementara sisanya terdiri dari petugas lapas dan eks narapidana yang masih wajib lapor. Kemenko Polkam menegaskan bahwa pemantauan ini merupakan bagian dari upaya menjaga integritas proses demokrasi. Tim Desk Pilkada Serentak hadir bukan untuk mengambil alih wewenang penyelenggara, melainkan sebagai fasilitator yang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pemantauan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, KPUD, Bawaslu, dan aparat keamanan setempat. Mereka bersama-sama memastikan bahwa PSU berlangsung sesuai asas LUBER JURDIL (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil). Dengan pengawasan yang ketat, serta antusiasme warga yang tinggi, PSU di Boven Digoel diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap hasil akhir pilkada dan menjadi tonggak penting bagi penguatan demokrasi lokal di Papua Selatan. (GF) 06 Agu 2025, 15:47 WIT
Presiden Prabowo Percepat Pemerataan Layanan Kesehatan Nasional Papuanewsonline.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan komitmen kuat dalam melakukan lompatan besar di sektor kesehatan nasional melalui berbagai program unggulan. Mulai dari pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara masif di sekolah-sekolah, hingga pembangunan rumah sakit baru di daerah terpencil, kebijakan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerataan layanan kesehatan di seluruh pelosok Nusantara. Dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/8/2025), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sangat antusias dengan progres program CKG yang telah menjangkau lebih dari 17 juta masyarakat Indonesia. Menurut Menkes, CKG merupakan bentuk konkret perhatian negara terhadap pencegahan penyakit sejak dini, khususnya bagi pelajar dan masyarakat rentan. "Program ini bukan sekadar pemeriksaan biasa, tetapi mencakup skrining penyakit tidak menular, imunisasi, hingga edukasi pola hidup sehat. Presiden ingin rakyat sehat bukan karena pengobatan, tapi karena pencegahan," jelas Budi. Tak hanya fokus pada preventif, pemerintah juga melakukan transformasi masif dalam aspek kuratif dan rehabilitatif melalui pembangunan 32 rumah sakit di berbagai kabupaten/kota yang selama ini minim fasilitas kesehatan. Dari jumlah itu, 22 rumah sakit telah memulai proses pembangunan melalui seremoni peletakan batu pertama. Sisanya dijadwalkan rampung pada semester kedua tahun ini. Budi menjelaskan, pembangunan rumah sakit tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas layanan dengan mendatangkan alat kesehatan modern serta penguatan SDM kesehatan. Presiden Prabowo disebut secara khusus menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur dengan kesiapan tenaga medis. "Presiden ingin rumah sakit yang dibangun bukan hanya berdiri megah, tapi juga lengkap dengan dokter-dokter andal, perawat profesional, dan fasilitas modern yang siap melayani masyarakat 24 jam," tambah Menkes. Dalam waktu dekat, Presiden Prabowo juga dijadwalkan meresmikan tiga rumah sakit besar sebagai simbol keseriusan pemerintah dalam transformasi sistem layanan kesehatan. Ketiganya berada di Jayapura, Jakarta, dan Solo, dan ditargetkan menjadi pusat rujukan regional yang mampu menangani kasus-kasus medis kompleks. Langkah-langkah progresif ini, menurut Kementerian Kesehatan, merupakan bagian dari cetak biru Grand Design Layanan Kesehatan Nasional 2025–2030 yang ditujukan untuk menciptakan sistem kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas tinggi di seluruh Indonesia. (GF) 06 Agu 2025, 12:46 WIT
Dari Pantai Timur Papua, Dua Srikandi Polri Hadir Membawa Harapan Papuanewsonline.com, Sarmi - Di Kampung Ansudu, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, dua sosok Srikandi Polri hadir membawa harapan dan senyuman. Mereka adalah IPDA dr. Chintya Widodo dan BRIPKA Ita Sombo Allo, dua personel wanita tangguh dari Satgas Operasi Damai Cartenz.Mereka disambut hangat oleh warga terutama anak-anak yang berlarian penuh ceria pada Senin (4/8/2025). Bukan tanpa alasan, kehadiran kedua polwan ini menjadi bagian dari kegiatan pengobatan gratis bagi lansia dan kegiatan humanis untuk anak-anak yang digelar Satgas Ops Damai Cartenz.Dengan ramah, dr. Chintya memeriksa kesehatan para lansia, memberikan penjelasan, dan menyapa satu per satu warga yang datang dengan harapan akan kesembuhan. Sementara itu, Bripka. Ita berbaur dengan anak-anak, membagikan bingkisan, mendongeng, dan bermain sambil menyelipkan pesan moral sederhana bahwa polisi bukan untuk ditakuti, tapi untuk dipercaya.Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa di balik seragam dan kewenangan, terdapat hati yang peduli dan tangan yang sigap membantu.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga., S.I.K., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas peran aktif para Srikandi Polri di lapangan."Mereka tidak hanya ikut serta dalam melakukan penegakan hukum terhadap KKB, tetapi juga ikut andil dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan. Ini menunjukkan bahwa operasi Damai Cartenz tidak hanya bersifat represif, tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan,” ujar Brigjen Faizal.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa peran polwan dalam operasi Damai Cartenz ini memiliki makna khusus, terutama dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.“Polwan hadir sebagai jembatan kepercayaan antara institusi Polri dan masyarakat, terutama anak-anak dan kaum perempuan. Kegiatan seperti ini adalah bukti bahwa pendekatan humanis sangat penting dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Papua,” ungkapnya.Di tengah kegiatan tersebut, IPDA dr. Chintya dan BRIPKA Ita terus melayani tanpa lelah. Senyum mereka menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu harus di garis depan medan konflik kadang, pengabdian paling berarti justru hadir lewat tangan yang menyentuh dan hati yang mendengar. PNO-12 06 Agu 2025, 11:16 WIT
Silaturahmi ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar, Kapolri Tekankan Sinergitas dan Persatuan Papuanewsonline.com, Pamekasan - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Jawa Timur. Turut mendampingi Irwasum Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Syahardiantono, As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, Kadivpropam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, dan Kadivhumas Irjen Pol. Sandi Nugroho."Alhamdulillah jadi walaupun terlambat tapi akhirnya kita semua diberikan kesempatan untuk bisa bersilaturahmi, tentunya kami semua berbahagia mendapatkan sambutan yang luar biasa, disambut dengan dua kuda yang sangat gagah pada saat masuk,” jelas Kapolri, Selasa (5/8/25). Jenderal Sigit pun diiringi tiga ekor kuda saat memasuki pesantren. Pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar RKH Mohammad Rofi'i Baidhowi menyambut baik kedatangannya dan mengalungkan bunga di leher Kapolri.“Saya sempat komplain ke sopir saya kenapa saya nggak turun malah dibawa masuk pakai mobil sampai di depan, harusnya saya tadi mengikuti pasukan kuda, jadi bisa menyapa para santri," ujar Jenderal Sigit.Tak hanya bersilaturahmi, Kapolri juga memberikan paket santunan kepada 100 anak yatim. Paket bantuan itu berupa tas sekolah, buku tulis 2 lusin, alat tulis, dan sarung/mukena.Jenderal Sigit juga memberikan plakat kepada Kyai Rofi'i. Kemudian, dilakukan penandatanganan lonceng.Diungkapkan Kapolri, dirinya sangat senang dapat bersilaturahmi ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar. Jenderal Sigit mengakui, silaturahmi ini sangat penting dalam menunjang kerja Polri menjaga keamanan di masyarakat. "Yang jelas kami tentunya sangat bersyukur bisa diterima dan kami mewakili institusi Polri tentunya selalu berusaha bahwa Polri selalu bersama-sama dan dekat dengan ulama, karena bagi kami umaro dan ulama adalah penjaga utama terkait dengan masalah kamtibmas di dalam negeri dan NKRI," ujar Kapolri.Diharapkan Kapolri, para kiai dan ulama lainnya yang hadir di acara itu bisa memberi masukan dan nasihat kepada anggota Polri. Polri pun menerima segala kritik demi menjadikan pelayanan masyarakat lebih baik lagi.Diungkapkan Jenderal Sigit, jajarannya juga telah diperintahkan untuk selalu bersilaturahmi dan dekat dengan para tokoh, baik yang di tingkat Mabes, Polda, Polres, maupun Polsek. Hal itu karena dipercaya bahwa sinergitas dengan tokoh agaman akan mempermudah kerja Polri."Maka dari itu, dalam kesempatan ini kami sekaligus kami hadir, namun kami juga sekaligus titip anggota, anak buah kami yang sowan bersilaturahmi mohon untuk bisa diterima, dan apabila ada yang kurang mohon untuk diberikan masukan nasihat, karena kami yakin nasihat ulama sangat penting untuk kekuatan bagi kami semua dalam hal kami memberi pengabdian kepada masyarakat," ungkap Jenderal Sigit. PNO-12 06 Agu 2025, 10:49 WIT
Bareskrim Polri dan Kepolisian Hong Kong Jalin Kerja Sama Lindungi Perempuan dan Anak Papuanewsonline.com, Hong Kong - Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA dan PPO) Bareskrim Polri melakukan pertemuan strategis dengan Kepolisian Hong Kong (Hong Kong Police Force) dalam kegiatan bertajuk "Sharing on Protection of Women and Children Crimes", yang digelar di Markas Besar Kepolisian Hong Kong.Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Dir PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, bersama sejumlah pejabat Polri lainnya, termasuk perwakilan dari Polda Sumatera Utara, Divkum Polri, Puslitbang Polri, serta staf teknis Polri KJRI Hong Kong. Pihak Kepolisian Hong Kong diwakili oleh Ms. Yvonne Tam, Acting Superintendent Crime Support Bureau, dan Ms. Angus KEI, Senior Inspector of Family Conflict and Sexual Violence Policy.Dalam sambutannya, Ms. Yvonne Tam menyatakan apresiasinya atas kehadiran delegasi Polri dalam forum ini. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas negara dalam perlindungan terhadap kelompok rentan.“Kami sangat menghargai kesempatan ini untuk saling bertukar informasi, strategi, dan praktik baik dalam upaya penegakan hukum dan perlindungan terhadap kelompok rentan. Perlindungan terhadap perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama lintas negara,” ujarnya, Selasa (5/8).Sementara itu, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan Direktorat PPA dan PPO adalah bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan hukum secara terintegrasi bagi perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya, termasuk korban tindak pidana perdagangan orang.“Salah satu pendekatan utama kami adalah memadukan penegakan hukum dengan upaya preventif dan pemberdayaan masyarakat. Untuk itu, kami meluncurkan gerakan nasional ‘Rise n Speak Berani Bicara, Selamatkan Sesama’ yang mendorong korban untuk berani bersuara,” ujar Brigjen Nurul.“Kami meyakini bahwa perlindungan tidak bisa dilakukan oleh aparat saja. Dibutuhkan keberanian dari korban, empati dari masyarakat, dan dukungan sistemik dari penegak hukum,” lanjutnya.Pertemuan ini juga diisi dengan paparan materi dari Ms. Angus KEI, yang menyampaikan prosedur dan langkah-langkah perlindungan terhadap korban kekerasan seksual dan anak dalam proses investigasi. Ia memaparkan data tahun 2024 yang mencatat 1.472 kasus kekerasan terhadap anak, dengan rincian 55% kekerasan fisik dan 45% kekerasan seksual, serta peningkatan signifikan kasus pornografi anak berbasis daring.Selain data dan tantangan, disampaikan pula berbagai inovasi yang telah diterapkan oleh Kepolisian Hong Kong seperti:- Wawancara rekaman video oleh petugas terlatih,- Pelibatan pendamping bagi korban,- Penyelidikan oleh petugas sesama jenis,- Simulasi tahunan layanan satu atap.Brigjen Pol. Nurul Azizah mengapresiasi langkah-langkah tersebut dan berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju kerja sama lebih konkret.“Kami optimis, pertemuan ini akan memperkuat sinergi antara Polri dan Hong Kong Police Force, khususnya dalam upaya perlindungan kemanusiaan lintas yurisdiksi,” pungkasnya.Pertemuan ini menjadi wujud nyata kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global perlindungan kelompok rentan, serta menjadi momentum penting dalam penguatan diplomasi penegakan hukum antara Indonesia dan Hong Kong. PNO-12 06 Agu 2025, 10:37 WIT
3 Pimpinan PT. PIM Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Beras Oplosan Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri resmi menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana memproduksi dan memperdagangkan beras yang tidak sesuai dengan standar mutu. Konferensi pers digelar hari ini di Mabes Polri dan dibuka oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.Konferensi pers dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri sekaligus Kasatgas Pangan Polri, Brigjen Pol. Helfi Assegaf, yang menyampaikan update penyidikan kasus tersebut.Dalam pernyataannya, Brigjen Helfi mengungkapkan bahwa penyidikan terhadap PT. PIM sebagai produsen beras merek Sania, Fortune, Sovia, dan SIIP, telah menemukan cukup bukti untuk menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu Sdr. S (Presiden Direktur), Sdr. AI (Kepala Pabrik), dan Sdr. DO (Kepala Quality Control).“Ditemukan bahwa produk beras premium yang beredar di pasar tradisional maupun ritel modern tersebut tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagaimana diatur dalam Permentan No. 31 Tahun 2017 dan Perbadan No. 2 Tahun 2023. Ini merupakan bentuk pengelabuan terhadap konsumen yang tidak dapat kami toleransi,” tegas Brigjen Helfi Assegaf.Lebih lanjut, penyidikan dilakukan secara komprehensif, termasuk dengan pemeriksaan terhadap 24 orang saksi, penggeledahan dan penyitaan barang bukti di kantor dan gudang PT. PIM di Serang, serta uji laboratorium yang melibatkan Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Pascapanen Pertanian.Polri juga mengungkap kelemahan dalam sistem pengendalian mutu internal perusahaan. Dari 22 pegawai, hanya satu petugas Quality Control (QC) yang tersertifikasi. Bahkan, proses pengecekan mutu yang seharusnya dilakukan setiap dua jam, hanya dilaksanakan satu hingga dua kali dalam sehari.Sebanyak 13.740 karung beras dalam kemasan serta lebih dari 58 ton beras patah turut disita sebagai barang bukti, bersama dokumen legalitas dan perlengkapan produksi.Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dengan ancaman pidana hingga 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp10 miliar.“Kami menghimbau para tersangka agar kooperatif selama proses penyidikan. Komitmen Polri sangat jelas: menindak tegas setiap bentuk pelanggaran dalam rantai pasok pangan, terlebih yang merugikan masyarakat luas,” ujar Brigjen Helfi.Polri juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat saat membeli beras memastikan label kemasan sesuai dan memenuhi standar SNI serta tetap melaporkan dugaan pelanggaran kepada aparat berwenang.Penegakan hukum ini, tambah Brigjen Helfi, merupakan bentuk nyata pelaksanaan arahan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dalam mewujudkan ekosistem pangan yang sehat, adil, dan transparan menuju Indonesia Emas 2045. PNO-12 06 Agu 2025, 10:23 WIT
Sambut Hari Kemerdekaan RI, Brimob Metro Jaya Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Papuanewsonline.com, Jakarta - Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Brimob Polda Metro Jaya menggelar aksi pembagian 5.000 bendera Merah Putih kepada warga dan pengendara di sejumlah titik padat lalu lintas di Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam menumbuhkan semangat nasionalisme serta memperkuat persatuan menjelang peringatan kemerdekaan bangsa.Aksi simpatik tersebut dilaksanakan atas arahan Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., dan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Satbrimob PMJ, Kompol Sukoco, S.H., M.H. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap gerakan nasional “Merah Putih Berkibar di Seluruh Nusantara”, yang digaungkan dalam rangka menyemarakkan bulan Agustus sebagai bulan kemerdekaan.Dalam keterangannya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa pengibaran bendera Merah Putih bukan sekadar tradisi tahunan, namun simbol semangat dan jati diri bangsa.“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta memeriahkan hari kemerdekaan dengan mengibarkan bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, dan tempat kerja sebagai bentuk cinta terhadap Indonesia,” tegasnya.Tiga lokasi strategis menjadi titik utama pembagian bendera, yaitu:Perempatan TL Jalan Prajurit KKO Usman dan HarunKawasan depan Capitol SuitesDepan Makosat Brimob Polda Metro JayaMasyarakat yang melintas tampak menyambut baik kegiatan tersebut. Banyak pengendara yang secara sukarela menghentikan kendaraan untuk menerima bendera dari anggota Brimob yang membagikannya dengan ramah dan penuh semangat.Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan kebhinekaan dalam rangka mewujudkan cita-cita kemerdekaan sesuai tema nasional tahun ini, “Indonesia Maju, Indonesia Bersatu.” PNO-12 06 Agu 2025, 10:13 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT