Gubernur dan Sekda Papua Selatan Sambut Pangdam XXIV/Mandala Trikora dengan Prosesi Adat
Kedatangan Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayor Jenderal TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia di Bandara Mopah Merauke disambut langsung Gubernur Apolo Safanpo dan Sekda Ferdinandus Kainakaimu melalui prosesi adat Papua
Papuanewsonline.com - 10 Apr 2026, 20:58 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Merauke – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, didampingi Sekretaris Daerah Ferdinandus Kainakaimu, menyambut langsung kedatangan Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Mayor Jenderal TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, di Merauke, Jumat pagi (10/4/2026).
Penyambutan berlangsung di depan ruang VIP Bandar Udara
Mopah Merauke dengan suasana penuh penghormatan dan nuansa adat Papua yang
kental. Kehadiran Pangdam baru ini menjadi momentum penting dalam memperkuat
sinergi antara unsur pemerintah daerah dan TNI di wilayah Papua Selatan.
Saat tiba dan memasuki ruang VIP Bandara Mopah, Gubernur
Apolo Safanpo secara langsung mengalungkan noken ke leher Pangdam Mayor
Jenderal TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia sebagai simbol penghormatan dan
sambutan hangat dari masyarakat Papua Selatan.
Tidak hanya itu, Gubernur juga memakaikan mahkota kepala khas Papua ke atas kepala Pangdam sebagai bentuk penerimaan secara adat dan simbol persaudaraan di bumi Animha, wilayah yang dikenal sebagai salah satu pusat strategis di ujung timur Indonesia.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa penyambutan tersebut
tidak hanya dihadiri oleh Gubernur dan Sekda Papua Selatan. Sejumlah pejabat
penting turut hadir, di antaranya Bupati Merauke Yosep Badib Gebze, perwakilan Majelis
Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan, serta unsur Forkopimda lainnya.
Turut hadir pula Ketua DPR Provinsi Papua Selatan Heribertus
Silfinus Silubun dan Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi
Khusus Papua (BP3OKP) Papua Selatan Yoseph Yanawo Yolmen, yang bersama-sama
memberikan sambutan kepada Pangdam baru.
Penyambutan ini menjadi wujud nyata sinergi antara
Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan,
ketertiban, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
Melalui kehadiran Pangdam yang baru, diharapkan koordinasi
antara aparat keamanan dan pemerintah daerah semakin solid dalam menghadirkan
suasana yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat Papua Selatan.
Selain aspek keamanan, kerja sama ini juga diharapkan mampu
mendorong pembangunan yang berkelanjutan, khususnya di bidang pelayanan publik,
infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah paling timur Indonesia.
(GF)