logo-website
Sabtu, 11 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Ustaz Yusuf Mansur: Kapolri Luar Biasa, Khatam Al-Qur’an Jadi Tradisi di HUT RI Papuanewsonline.com, Jakarta – Semarak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya dirayakan dengan upacara kenegaraan dan parade kebangsaan, tetapi juga melalui kegiatan spiritual yang penuh makna. Polri, melalui Divisi Humas, kembali menggelar Khataman Al-Qur’an bersama 80 hafiz dan hafizah di Yayasan Daarul Qur’an Indonesia, Kota Tangerang. Kegiatan ini menuai apresiasi tinggi dari Ustaz Yusuf Mansur, yang menyebut langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai sesuatu yang “luar biasa” dan patut dijadikan teladan. “Iya nih hebat banget Kapolri dan institusi Polri, para pimpinan luar biasa. Setiap kenaikan tahun, setiap itu juga kenaikan khatamannya. Kemarin 79, sekarang 80, luar biasa,” tutur Ustaz Yusuf Mansur dengan penuh semangat, Minggu (17/8/2025). Menurut Ustaz Yusuf Mansur, keberlanjutan khataman Al-Qur’an ini bukan hanya simbol syukur, tetapi juga menjadi doa besar untuk Indonesia agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Bahkan ia berharap tradisi ini terus dilanjutkan hingga ratusan bahkan ribuan tahun ke depan. “Kalau nanti umur Indonesia sampai 1.000 tahun, saya berharap tradisi ini tetap ada. Khataman ini jadi berkah, bukan hanya bagi Kapolri dan institusi Polri, tapi juga bagi bangsa Indonesia dan seluruh pejabat negeri ini. Para penghafal Qur’an juga dapat keberkahan dari sini,” ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Yusuf Mansur juga mendoakan khusus Kapolri beserta seluruh keluarga besar Polri agar khataman ini diterima Allah SWT sebagai amal kebaikan. “Makasih Pak Kapolri, semoga keluarga besar Polri Insya Allah khatamannya diterima oleh Allah SWT dan para pengkhatam Qur’an di seluruh Indonesia juga diterima oleh Allah SWT. Barokahnya buat semua polisi, keluarga besarnya, dan Indonesia, seluruh pemimpinnya. Merdeka!” ujarnya penuh doa. Tak hanya itu, apresiasi khusus juga diberikan kepada Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, yang menjadi motor penggerak kegiatan ini. “Terkhusus buat Pak Sandi, Pak Kadiv Humas, terima kasih banyak telah terus membersamai Indonesia dan institusi Polri dengan khatam Al-Qur’an. Masya Allah, luar biasa. Makasih Pak Sandi, Pak Jenderal kita,” jelasnya. Khataman Al-Qur’an ini telah dimulai sejak Sabtu malam (16/8/2025) dan mencapai puncaknya pada Minggu (17/8/2025), tepat di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Acara berlangsung penuh khidmat dengan kehadiran 80 hafiz dan hafizah, serta sejumlah ustaz dan pengurus Yayasan Daarul Qur’an Indonesia, seperti Ustaz Ali Kholidin, Ustaz Muhaimin, Ustaz Salim Maftukhi, dan Ustaz Abdul Ghafur. Suasana menjadi semakin sakral ketika doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan negara. Bagi Polri, kegiatan ini menjadi simbol bahwa menjaga Indonesia tidak hanya dilakukan dengan senjata dan strategi keamanan, tetapi juga dengan doa, zikir, dan spiritualitas. Khataman Al-Qur’an menjadi bagian penting dari upaya Polri dalam memelihara ketenteraman, sekaligus memperkuat nilai religiusitas dalam setiap langkah pengabdiannya. Penulis : GF Editor : GF   17 Agu 2025, 23:44 WIT
Kakorlantas Polri Pastikan Keamanan Jelang HUT ke-80 RI Papuanewsonline.com, Jakarta – Menyongsong puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Korlantas Polri memastikan seluruh jajaran kepolisian lalu lintas siap menjaga keamanan dan ketertiban di sejumlah titik vital ibu kota. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, saat meninjau kawasan protokol dari Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia pada Sabtu (16/8). Dalam sesi wawancara dengan awak media, Irjen Agus menekankan bahwa secara umum kondisi lalu lintas dan keamanan di jalur utama perayaan masih terkendali. “Baru saja kami menyisir dari Monas hingga sepanjang Sudirman. Situasi cukup berkendali,” ujar Kakorlantas. Agus menjelaskan bahwa Polri saat ini tengah menggelar operasi terpusat bertajuk Operasi Merdeka Jaya, yang menjadi bagian integral dari strategi pengamanan nasional. Operasi ini melibatkan personel dalam jumlah besar yang disebar di titik-titik strategis ibu kota untuk memastikan kelancaran acara, baik upacara pengibaran bendera, kirab, karnaval, hingga pesta rakyat. “Ini menjadi atensi Bapak Kapolri dalam rangka pengamanan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80. Anggota sudah melakukan penugasan sesuai SOP, dengan tetap mengedepankan sinergi bersama TNI, Pemprov DKI, stakeholder terkait, dan panitia penyelenggara,” jelas Agus. Sebelumnya, pada pagi hari telah digelar apel pasukan sebagai simbol kesiapan penuh seluruh aparat. Momentum tersebut menunjukkan bahwa Polri tidak bekerja sendiri, melainkan bergandengan tangan dengan seluruh elemen bangsa untuk memastikan perayaan kemerdekaan berlangsung aman dan meriah. Selain aspek teknis pengamanan, Kakorlantas menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap interaksi personel di lapangan. Ia memperkenalkan konsep “Polantas Penyapa”, sebuah pendekatan pelayanan yang menekankan keramahan, komunikasi persuasif, serta senyuman tulus kepada masyarakat. “Polantas hadir dengan senyum. Dengan program Polantas Penyapa, senyummu adalah marka. Jadi tersenyum, raya yang gembira, semangat dan loyalitas dalam rangka mengamankan perayaan ulang tahun Republik Indonesia,” tutur Agus dengan penuh optimisme. Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana hangat di tengah keramaian masyarakat yang diperkirakan mencapai ratusan ribu orang. Polri ingin memastikan bahwa kehadiran polisi lalu lintas tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan kenyamanan serta semangat kebersamaan. Kakorlantas menutup arahannya dengan optimisme bahwa sinergi dan profesionalisme aparat akan membuat perayaan HUT ke-80 RI berjalan lancar. Ia mengingatkan agar masyarakat turut serta menjaga ketertiban, menggunakan transportasi umum, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. “Kita ingin perayaan kali ini benar-benar menjadi pesta rakyat yang aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan. Polri akan terus hadir untuk memastikan itu semua terwujud,” pungkasnya.   Penulis : GF Editor : GF   17 Agu 2025, 23:41 WIT
Divisi Humas Polri Gelar Khataman Qur’an Bersama 80 Hafiz untuk Syukuran HUT RI ke-80 Papuanewsonline.com, Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Divisi Humas Polri menyelenggarakan khataman Al-Qur’an bersama 80 hafiz dan hafizah di Yayasan Daarul Qur’an Indonesia, Kota Tangerang. Kegiatan yang penuh khidmat ini menjadi wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus doa bersama agar bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Acara khataman dimulai sejak Sabtu malam (16/8) dan mencapai puncaknya pada Minggu (17/8) bertepatan dengan perayaan hari kemerdekaan. Suasana religius sangat terasa dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema dari para hafiz dan hafizah, menghadirkan keteduhan hati bagi seluruh jamaah yang hadir. Selain diikuti oleh 80 hafiz dan hafizah, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah ustaz dan pengurus Yayasan Daarul Qur’an Indonesia, antara lain Ustaz Ali Kholidin, Ustaz Muhaimin, Ustaz Salim Maftukhi, dan Ustaz Abdul Ghafur. Kehadiran para ulama tersebut semakin memperkuat makna spiritual acara. Ustaz Ali Kholidin dalam tausiyahnya menyampaikan apresiasi kepada Divhumas Polri atas inisiatif menyelenggarakan khataman dalam rangka memperingati kemerdekaan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk syukur, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menjaga persatuan bangsa. “Ini adalah terobosan luar biasa. Khataman Qur’an di hari kemerdekaan memperkuat iman dan takwa, sekaligus mempererat persaudaraan serta kesatuan bangsa. Semoga Polri senantiasa dalam lindungan Allah SWT dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Ustaz Ali. Dalam kesempatan itu, para hafiz dan ustaz juga mendoakan keselamatan seluruh anggota Polri agar selalu diberi kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas negara. Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa pengabdian Polri tidak hanya dalam bentuk tugas operasional di lapangan, tetapi juga melalui doa dan pendekatan spiritual bersama masyarakat. Divisi Humas Polri menegaskan bahwa kegiatan khataman ini akan terus digelar secara berkesinambungan, terutama dalam momen besar kebangsaan, sebagai simbol sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI. Khataman Qur’an ini juga mengandung pesan bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan, melainkan amanah untuk diisi dengan nilai-nilai kebaikan, persatuan, dan pengabdian. Polri berharap, melalui lantunan ayat-ayat suci, doa-doa tulus tersebut menjadi penopang moral bagi bangsa Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045. Penulis : GF Editor : GF 17 Agu 2025, 23:33 WIT
Polda Maluku Ikuti Renungan Suci HUT RI ke-80 di TMP Kapahaha Papuanewsonline.com, Ambon – Tepat pada dini hari menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku turut hadir dalam apel kehormatan dan renungan suci yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Kota Ambon. Upacara khidmat yang digelar di bawah rintik hujan itu dipimpin oleh Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, yang bertindak selaku Inspektur Apel. Hadir pula jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku maupun Kota Ambon, serta perwakilan TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan. Dalam apel kehormatan, seluruh peserta menundukkan kepala sejenak untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada para pahlawan yang telah gugur membela bangsa. Suasana hening menyelimuti TMP Kapahaha, hanya diterangi cahaya obor yang berkobar sebagai simbol semangat perjuangan yang tak pernah padam. Wakil Gubernur Maluku membacakan naskah kehormatan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan. Dalam naskah tersebut, ditegaskan bahwa perjuangan para pahlawan akan selalu menjadi inspirasi dan teladan bagi generasi penerus bangsa. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.IK., menuturkan bahwa kegiatan renungan suci bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah pengingat mendalam tentang besarnya pengorbanan yang telah diberikan para pendahulu. “Apel kehormatan dan renungan suci ini dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Inilah wujud penghormatan kita atas darah dan nyawa yang telah dikorbankan demi merah putih,” ungkap Rositah. Ia menambahkan, momentum ini juga menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat Maluku, khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan sejarah dan terus menjaga keutuhan NKRI. “Ini adalah momen refleksi, agar generasi penerus bangsa mampu menghargai pengorbanan para pahlawan dan berkomitmen mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif demi masa depan Indonesia,” pungkasnya. Kegiatan renungan suci di TMP Kapahaha bukan hanya menjadi acara tahunan, tetapi juga simbol kesinambungan semangat perjuangan. Di tengah suasana hening dan haru, hadir semangat baru bagi seluruh peserta untuk melanjutkan cita-cita para pahlawan dalam mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. Penulis : GF Editor : GF   17 Agu 2025, 23:24 WIT
Wakapolri Tekankan Profesionalisme Personel Lalu Lintas di HUT RI ke-80 Papuanewsonline.com, Jakarta – Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo memberikan arahan langsung kepada jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya. Pertemuan yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (16/8/2025) itu menjadi momen penting untuk meneguhkan kesiapan pengamanan, mengingat skala perayaan kali ini diperkirakan akan dihadiri ratusan ribu masyarakat dari berbagai daerah. Dalam arahannya, Komjen Dedi mengingatkan potensi kepadatan yang luar biasa besar, dengan estimasi massa mencapai 200 ribu hingga 300 ribu orang. Jumlah tersebut tidak hanya berasal dari warga DKI Jakarta, tetapi juga masyarakat dari kawasan penyangga seperti Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, hingga Jawa Barat. “Dengan keterbatasan kantong parkir dan akses jalan, seluruh personel Ditlantas harus benar-benar disiplin dan bertanggung jawab. Kehadiran polisi harus memberi rasa aman, nyaman, dan sejuk bagi masyarakat,” tegas Dedi. Ia menekankan agar jajarannya tidak meremehkan situasi. “Kita jangan sampai under estimate. Apabila masyarakat benar-benar memenuhi jalur dari Monas hingga Gelora Bung Karno, kita harus siap. Tidak boleh ada penugasan setengah hati,” tambahnya. Wakapolri menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara sikap humanis dan ketegasan dalam pelaksanaan tugas. Ia menegaskan, polisi harus tetap persuasif dan ramah dalam menghadapi masyarakat, namun tetap tegas dan tanpa kompromi terhadap segala bentuk ancaman keselamatan. “Untuk hal-hal yang membahayakan, tidak ada toleransi. Tapi dalam menghadapi masyarakat, gunakan pendekatan humanis. Jangan sampai terpancing provokasi sekecil apa pun,” jelas Dedi. Selain jajaran Ditlantas, Wakapolri juga meminta dukungan penuh dari Brimob dan Sabhara untuk memperkuat pengamanan. Pasukan cadangan diinstruksikan untuk selalu siaga sebagai lapis kedua, khususnya dalam pengendalian arus lalu lintas maupun penanganan massa. Tidak kalah penting, Dedi menegaskan perlunya kesiapan jalur darurat, termasuk akses cepat bagi ambulans dan kendaraan medis. Hal ini, menurutnya, merupakan bagian dari pengamanan berbasis pelayanan yang tidak boleh diabaikan. “Operasi Merdeka Jaya ini bukan sekadar pengamanan acara, tapi momentum menunjukkan wajah Polri yang profesional. Apalagi ini perayaan kemerdekaan pertama di era Presiden baru. Harus benar-benar meriah, aman, dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat,” ungkapnya. Mengakhiri arahannya, Komjen Dedi memberikan apresiasi kepada seluruh personel Ditlantas Polda Metro Jaya atas dedikasi mereka dalam berbagai event besar sebelumnya. Menurutnya, sikap sabar, tenang, dan humanis yang ditunjukkan jajaran Ditlantas patut menjadi teladan nasional. “Tepuk tangan untuk rekan-rekan semua. Polisi Metro Jaya harus jadi kiblat bagi polisi-polisi di daerah lain. Tunjukkan bahwa kalian adalah polisi hebat,” pungkas Wakapolri. Dengan arahan ini, Polri berharap pengamanan HUT RI ke-80 berjalan lancar, penuh makna, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat yang hadir maupun yang menyaksikan dari berbagai penjuru negeri.   Penulis : GF Editor : GF 17 Agu 2025, 23:18 WIT
Polri Hadir di Parade Kendaraan Hias HUT RI ke-80 Papuanewsonline.com, Jakarta – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di Ibu Kota. Tak hanya melalui upacara kenegaraan dan pesta rakyat, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) juga akan turut serta meramaikan parade kendaraan hias bertema “Polri untuk Masyarakat”, yang digelar Minggu malam, 17 Agustus 2025. Parade tersebut akan dimulai dari kawasan Monumen Nasional (Monas) pada pukul 19.00 WIB, melintasi jalan-jalan protokol ibu kota seperti Jalan MH Thamrin dan Sudirman, hingga berakhir di kawasan Semanggi. Ribuan masyarakat diperkirakan akan tumpah ruah menyaksikan atraksi budaya dan kendaraan hias yang penuh warna dalam perayaan akbar kemerdekaan ini. Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa partisipasi Polri dalam parade bukan sekadar keikutsertaan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen institusi untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjalin kedekatan dengan masyarakat. “Tema yang kami usung adalah Polri untuk Masyarakat. Ini merupakan simbol semangat transformasi Polri menuju institusi yang modern, adaptif, serta mengedepankan pendekatan humanis. Melalui parade ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya hadir dalam fungsi penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa,” ujar Brigjen Trunoyudo. Menurutnya, parade kendaraan hias menjadi medium kreatif Polri untuk menyampaikan pesan tentang keterlibatan aktif dalam berbagai bidang pembangunan nasional, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga perlindungan sosial. Sebagai bentuk sinergi dengan program Asta Cita Presiden RI, Polri juga akan menampilkan elemen visual dalam kendaraan hiasnya yang menggambarkan dukungan terhadap agenda prioritas nasional. Ornamen dan simbol yang digunakan mencerminkan peran kepolisian dalam memperkuat ketahanan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. “Ini adalah bagian dari upaya kami mendukung visi Indonesia Emas 2045. Polri ingin selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan transformasi bangsa berjalan secara inklusif dan berkelanjutan,” tambah Trunoyudo. Dalam parade ini, kendaraan hias Polri akan tampil dengan desain sarat makna, memadukan simbol kebangsaan dengan kekayaan budaya Nusantara. Tidak hanya menampilkan kendaraan hias, Polri juga menghadirkan pasukan tematik yang mewakili keberagaman budaya bangsa, seperti, Pasukan Ketahanan Pangan dengan visualisasi kemandirian pangan nasional, Pasukan Majapahit yang menggambarkan kejayaan sejarah Nusantara, Pasukan Kabasaran Minahasa dari Sulawesi Utara, simbol keberanian dan pengabdian, Pasukan Baleganjur Bali, yang menyuguhkan semangat harmoni dan persatuan lewat seni tabuh khas Pulau Dewata. Rangkaian tersebut diharapkan menjadi daya tarik utama sekaligus menyampaikan pesan mendalam bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa Indonesia. Kehadiran Polri dalam parade kendaraan hias HUT RI ke-80 diharapkan bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, melainkan juga pengingat bahwa Polri hadir sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat dalam arti sesungguhnya. “Parade ini kami harapkan bisa mendekatkan Polri dengan masyarakat. Bahwa Polri bukan hanya aparat keamanan, tapi juga bagian dari rakyat yang sama-sama berjuang membangun negeri,” pungkas Brigjen Trunoyudo.   Penulis : GF Editor : GF 17 Agu 2025, 23:11 WIT
Komjen Dedi Prasetyo Resmi Jabat Wakapolri Papuanewsonline.com, Jakarta Selatan – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu pagi (16/8/2025). Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung prosesi pelantikan Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Upacara yang dimulai pukul 10.30 WIB ini dihadiri seluruh pejabat utama Mabes Polri. Dalam prosesi tersebut, Kapolri menegaskan pentingnya keberlanjutan estafet kepemimpinan di tubuh Polri sebagai bagian dari upaya memperkuat institusi dan menjaga soliditas organisasi. Pelantikan Komjen Dedi sebagai Wakapolri sebelumnya telah tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025. Surat tersebut ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol. Anwar. Dalam kesempatan yang sama, Komjen Dedi secara resmi menyerahkan jabatan lamanya sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri kepada Kapolri, menandai transisi menuju peran barunya. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menjelaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang diemban Komjen Dedi. “Pada pagi hari ini telah dilaksanakan kegiatan pelantikan Bapak Wakapolri, Bapak Komjen Dedi Prasetyo yang sebelumnya menjabat Irwasum Polri. Dan pada hari ini juga sekaligus dilaksanakan penyerahan jabatan Irwasum Polri kepada Bapak Kapolri,” ujar Sandi. Lebih jauh, Sandi menyampaikan bahwa Komjen Dedi telah menyatakan kesiapan penuh untuk bekerja all out mendukung Kapolri dalam menjalankan tugas-tugas strategis kepolisian. Salah satunya adalah menindaklanjuti arahan Presiden RI melalui program Asta Cita, yang merupakan agenda prioritas pemerintah dalam pembangunan nasional. “Beliau menyatakan kesiapan untuk all out mendukung Bapak Kapolri, terutama menindaklanjuti arahan Bapak Presiden dalam program Asta Cita agar segera dapat diwujudkan di masyarakat dengan semaksimal mungkin,” tegas Sandi. Komjen Dedi bukan sosok baru dalam jajaran elite Polri. Karier panjangnya di institusi kepolisian, mulai dari bidang reserse, hingga dipercaya sebagai Kadiv Humas Polri dan terakhir Irwasum, membuatnya dikenal sebagai figur berpengalaman yang memiliki kemampuan manajerial dan komunikasi publik yang baik. Dengan pengalaman tersebut, kehadirannya sebagai Wakapolri diharapkan mampu memperkuat sinergi internal Polri sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas, sinergi, dan profesionalitas dalam menghadapi tantangan ke depan. Ia menegaskan, Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang modern, humanis, dan terpercaya. “Polri harus terus bertransformasi menjadi institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman, menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung program-program prioritas nasional. Soliditas adalah kunci untuk mencapai semua itu,” ujar Kapolri. Dengan dilantiknya Komjen Dedi sebagai Wakapolri, Polri kini meneguhkan langkahnya untuk semakin siap mengawal berbagai agenda nasional, termasuk pengamanan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan pemeliharaan stabilitas keamanan menjelang agenda politik maupun pembangunan nasional lainnya.   Penulis : GF Editor : GF  16 Agu 2025, 22:52 WIT
Satgas Damai Cartenz Rangkul Wartawan di Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura– Di tengah padatnya tugas menjaga keamanan di Tanah Papua, Satgas Operasi Damai Cartenz menyempatkan diri menjalin silaturahmi bersama para wartawan di Kota Jayapura. Pertemuan yang digelar pada Kamis (14/8/2025) ini berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat makna kebersamaan. Silaturahmi tersebut menjadi bukti bahwa aparat keamanan dan insan pers dapat berjalan beriringan sebagai mitra strategis. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan informasi mengenai berbagai kegiatan Satgas dapat tersampaikan secara akurat, berimbang, serta membangun kepercayaan publik. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. Dalam sambutannya, Brigjen Faizal menekankan pentingnya peran media dalam menjaga stabilitas di Papua. Ia menyebut wartawan bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga pilar penting yang membantu menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. “Media adalah mitra strategis kami. Informasi yang tepat dan terpercaya akan membantu menjaga situasi tetap kondusif serta membangun kepercayaan masyarakat kepada aparat keamanan,” ujarnya. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal yang semakin mempererat kerja sama positif antara Satgas dan wartawan. “Melalui pertemuan ini, kami berharap terjalin sinergi yang lebih kuat dengan rekan-rekan wartawan untuk menyampaikan informasi yang benar, membangun, dan menyejukkan masyarakat Papua,” tutur Yusuf. Ia menekankan, informasi yang dibagikan media akan menjadi jembatan penting antara aparat keamanan dan masyarakat, sehingga perlu terus dijaga kualitas dan keberimbangannya. Satgas Ops Damai Cartenz menilai silaturahmi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata membangun kolaborasi positif. Dengan terjalinnya hubungan yang akrab, aparat dan pers dapat bersama-sama berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Papua. “Kolaborasi ini sangat penting. Kami percaya dengan sinergi yang baik, Papua bisa lebih damai, masyarakat lebih tenang, dan pembangunan dapat berjalan optimal,” tambah Brigjen Faizal. Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini ditutup dengan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama dalam membangun Papua yang lebih baik melalui komunikasi yang sehat antara aparat keamanan dan insan pers.  Penulis : GF Editor : GF   16 Agu 2025, 22:47 WIT
Polisi Matangkan Skema Lalu Lintas Jelang HUT ke-80 RI di Jakarta Papuanewsonline.com, Jakarta – Menyambut puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Metro Jaya telah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas yang matang demi kelancaran arus kendaraan di sekitar Istana Negara, Monas, hingga kawasan protokol Jakarta Pusat. Rangkaian acara yang meliputi upacara pengibaran bendera, kirab pusaka, pesta rakyat, hingga karnaval malam diperkirakan akan menyedot ratusan ribu warga. Untuk itu, polisi menggunakan Tactical Floor Game sebagai metode simulasi pemetaan lalu lintas, guna memastikan setiap jalur dan akses kendaraan dapat dikendalikan secara situasional. Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, menjelaskan bahwa pengalihan arus akan diberlakukan sejak pagi saat upacara bendera berlangsung di Istana Negara. Jalur Medan Merdeka Utara, Jalan Veteran 3, hingga Medan Merdeka Barat sisi timur menjadi jalur utama kirab bendera pusaka dan teks proklamasi dari Monas menuju Istana. “Untuk tamu undangan yang menuju Istana, kami imbau hadir lebih awal. Akses bisa melalui Medan Merdeka Barat sisi barat, Jalan Juanda, dan drop off di Jalan Veteran Raya serta Jalan Majapahit,” kata Komarudin. Seusai upacara, kemeriahan akan berlanjut dengan pesta rakyat di kawasan Monas mulai pukul 11.00 WIB. Diperkirakan lebih dari 100 ribu masyarakat hadir, sehingga penutupan jalan akan dilakukan secara dinamis menyesuaikan kepadatan massa. Untuk mengantisipasi kemacetan, Komarudin menegaskan masyarakat sebaiknya menggunakan transportasi umum. Pemprov DKI Jakarta bahkan menetapkan tarif khusus Rp 80 pada 17-18 Agustus untuk layanan transportasi publik. “Kantong parkir terbatas, dan kami akan menindak tegas juru parkir liar yang mengganggu sirkulasi lalu lintas,” tegasnya. Puncak hiburan rakyat akan digelar malam hari lewat karnaval dan lima panggung hiburan yang tersebar dari Monas, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, hingga Sampoerna Strategic. Arak-arakan karnaval akan melalui Jalan Medan Merdeka Barat – MH Thamrin – Sudirman hingga Senayan. Mulai pukul 19.00 WIB, sejumlah jalan utama ditutup untuk kendaraan pribadi. Hanya kendaraan umum seperti Transjakarta yang diizinkan melintas. “Arus lalu lintas akan dialihkan penuh selama karnaval berlangsung. Masyarakat bisa menikmati hiburan tanpa terganggu lalu lintas kendaraan pribadi,” jelas Komarudin. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menambahkan bahwa ribuan personel akan disebar di sepanjang jalur karnaval. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, mengantisipasi potensi kerawanan mulai dari copet, juru parkir liar, hingga anak hilang. “Semua skenario sudah kami siapkan, baik menghadapi ancaman rendah maupun tinggi. Tujuannya agar warga bisa menikmati pesta rakyat dengan aman dan nyaman,” ujarnya. Rangkaian perayaan akan ditutup dengan pesta kembang api megah di Bundaran HI, simbol kegembiraan kolektif rakyat Indonesia. Polisi berharap masyarakat tetap tertib, mematuhi arahan petugas, dan bersama-sama menjaga suasana kondusif. “Ini momentum bersejarah. Mari rayakan dengan gembira, penuh semangat kemerdekaan, tanpa mengorbankan ketertiban dan keamanan,” pungkas Susatyo.   Penulis : GF Editor : GF 16 Agu 2025, 22:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT