Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Kapolri Resmikan 35 SPKT di Jajaran Polda Jateng: Wujud Transformasi Pelayanan Publik Polri
Papuanewsonline.com, Semarang — Komitmen
Polri untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kembali ditunjukkan
melalui peresmian 35 Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di jajaran Polda
Jawa Tengah. Acara peresmian dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi
Listyo Sigit Prabowo, Jumat (17/10/2025), di Semarang, Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Jenderal Sigit
menegaskan bahwa kehadiran SPKT yang representatif dan profesional merupakan
bagian penting dari transformasi Polri menuju institusi yang semakin modern,
terpercaya, dan humanis. SPKT, kata Sigit, merupakan garda terdepan dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat. “SPKT adalah wajah pertama Polri
di mata masyarakat. Di sinilah kecepatan, keramahan, dan keadilan pelayanan
diuji. Karena itu, pembenahan sistem, fasilitas, dan personel menjadi hal yang
sangat penting,” tegas Kapolri. Kapolri menjelaskan bahwa
perubahan nomenklatur dari Kanit SPKT menjadi Pamapta (Perwira Pengawas
Masyarakat dan Patroli) merupakan langkah strategis Polri untuk meningkatkan
efektivitas kerja dan memperluas fungsi pelayanan masyarakat. Transformasi ini diharapkan mampu
mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh jajaran Polres dan
Polsek di Indonesia. Dengan sistem yang semakin efisien dan berbasis teknologi,
SPKT kini tidak hanya berfungsi menerima laporan, tetapi juga memberikan
pendampingan awal, informasi hukum, dan koordinasi cepat dengan unit lain untuk
percepatan tindak lanjut. “Perubahan ini bukan sekadar
mengganti nama jabatan, tetapi juga menyangkut perubahan pola pikir dan budaya
kerja agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan
akuntabel,” ujar Sigit. SPKT memiliki peran vital sebagai
pintu pertama bagi masyarakat yang datang ke kantor polisi untuk melapor,
mengadu, atau meminta bantuan hukum. Oleh karena itu, peningkatan sarana,
prasarana, dan kompetensi personel menjadi fokus utama dalam reformasi pelayanan
Polri. Dengan diresmikannya 35 SPKT di
jajaran Polda Jateng, Polri berharap pelayanan terhadap masyarakat dapat
dilakukan dengan lebih baik, cepat, dan humanis. “Kita ingin masyarakat merasa
nyaman dan terbantu saat berurusan di kantor polisi. Pelayanan harus diberikan
dengan hati dan rasa tanggung jawab,” tambah Kapolri. Kegiatan peresmian ini turut
dihadiri oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi, pejabat utama Mabes
Polri, para Kapolres jajaran, serta Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut,
Kapolri juga mengapresiasi jajaran Polda Jateng atas konsistensinya dalam
mengimplementasikan reformasi pelayanan publik Polri. Ia berharap langkah
serupa dapat diikuti oleh Polda lainnya di seluruh Indonesia. “Kami ingin seluruh jajaran Polri
berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang cepat dan
tepat. Polri harus menjadi institusi yang hadir dengan solusi, bukan menambah
masalah,” tegas Sigit di hadapan peserta kegiatan. Melalui peresmian 35 SPKT ini,
Polri kembali menegaskan komitmennya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, mempercepat
respons pelayanan, dan membangun kepercayaan publik. Dengan semangat “Presisi”
(Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Kapolri menekankan
bahwa Polri akan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta
memaksimalkan peran teknologi digital dalam setiap layanan. “Kami ingin setiap warga yang
datang ke SPKT merasakan bahwa Polri hadir untuk membantu dan melindungi.
Itulah makna sejati pelayanan Polri yang Presisi,” tutup Jenderal Listyo Sigit
Prabowo dengan optimisme.(GF)
18 Okt 2025, 00:19 WIT
Kapolri Resmikan 32 dan Groundbreaking 27 SPPG di Jawa Tengah: Perkuat Program MBG Pemerintah
Papuanewsonline.com, Semarang – Dalam
upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program Makan Bergizi Gratis
(MBG) bagi masyarakat, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 32
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta melakukan groundbreaking 27 SPPG
baru di wilayah Polda Jawa Tengah, Jumat (17/10/2025). Acara yang berlangsung di salah
satu lokasi SPPG di Jawa Tengah ini dihadiri oleh pejabat utama Mabes Polri,
Forkopimda Jateng, perwakilan TNI, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan
tersebut menjadi simbol kuat bahwa Polri bukan hanya hadir sebagai penegak
hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, Jenderal
Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri berkomitmen mengawal seluruh
kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto, termasuk program MBG (Makan
Bergizi Gratis) yang menjadi salah satu prioritas nasional. “Baru saja kita melaksanakan
kegiatan groundbreaking terhadap kurang lebih 27 SPPG, sekaligus meresmikan 32
SPPG yang mulai beroperasi hari ini. Total, ada 100 SPPG di wilayah Polda Jawa
Tengah, menjadikannya provinsi dengan jumlah SPPG terbanyak di Indonesia,”
jelas Kapolri. Hingga saat ini, Polri telah
memiliki 672 SPPG di berbagai daerah dengan total estimasi penerima manfaat
mencapai 2.352.000 orang dan menyerap 33.600 tenaga kerja. Dari jumlah
tersebut, 159 SPPG telah beroperasi penuh, 115 dalam tahap persiapan, 371 masih
dibangun, dan 27 baru memulai groundbreaking. Kapolri menargetkan agar pada
tahun-tahun mendatang, jumlah total SPPG dapat mencapai 1.500 unit di seluruh
wilayah Indonesia. Peresmian 32 SPPG baru di Jawa
Tengah ini diharapkan mampu melayani 97.622 penerima manfaat dan menyerap 1.541
tenaga kerja lokal. Tidak hanya itu, secara keseluruhan, Polri memproyeksikan
keberadaan SPPG di Jawa Tengah dapat memberikan manfaat kepada lebih dari
400.000 orang serta menciptakan lapangan kerja bagi 5.000 masyarakat lokal. “Harapan kita, dari SPPG yang
dibangun oleh Polda Jawa Tengah ini bisa memberikan manfaat yang nyata — tidak
hanya dalam penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak dan masyarakat kurang
mampu, tapi juga membuka peluang kerja dan ekonomi baru bagi warga sekitar,”
ujar Kapolri. Dalam arahannya, Kapolri Sigit menekankan
pentingnya standar operasional (SOP) dalam pengelolaan dapur SPPG. Ia
mengingatkan seluruh petugas Polri yang bertugas agar memperhatikan higienitas,
kualitas bahan makanan, serta distribusi yang tepat waktu. “Saya minta setiap personel
benar-benar mengawal prosesnya, mulai dari distribusi bahan makanan, proses
masak, hingga pembagian kepada penerima manfaat. Ini penting agar anak-anak
yang menerima bantuan gizi selalu dalam kondisi sehat dan aman,” tegasnya. Selain itu, Kapolri juga
menginstruksikan adanya checklist evaluasi harian di setiap SPPG.
“Checklist ini digunakan untuk menanyakan kondisi makanan, kualitas rasa, dan
umpan balik dari penerima manfaat. Dengan begitu, setiap hari kita bisa
melakukan kontrol dan perbaikan agar kualitas layanan semakin meningkat,”
tambahnya. Program SPPG merupakan salah satu
bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah dalam mewujudkan generasi Indonesia
yang sehat dan cerdas. Melalui penyediaan makanan bergizi, Polri ingin
memastikan anak-anak di seluruh pelosok negeri mendapatkan asupan yang layak,
terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Kapolri menegaskan bahwa
pembangunan SPPG bukan sekadar proyek infrastruktur sosial, melainkan investasi
jangka panjang untuk masa depan bangsa.
“Polri akan terus hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi
bagian dari solusi terhadap persoalan sosial masyarakat. Dengan gizi yang baik,
kita siapkan generasi emas Indonesia 2045,” tutup Jenderal Sigit dengan
optimistis.(GF)
18 Okt 2025, 00:15 WIT
Penembakan Brutal KKB di Nabire: Satu Warga Tewas, Empat Lainnya Luka-Luka
Papuanewsonline.com, Nabire – Suasana
mencekam sempat menyelimuti wilayah Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire
Barat, Kabupaten Nabire, pada Jumat (17/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.00 WIT,
sekelompok orang bersenjata yang diduga bagian dari Kelompok Kriminal
Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya melakukan aksi penembakan brutal
terhadap warga sipil yang sedang melintas di jalur tersebut. Aksi kekerasan ini menyebabkan satu
warga meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka. Kendaraan jenis Hilux yang
mereka tumpangi ditemukan dalam kondisi rusak parah, penuh lubang peluru di
bagian bodi dan kaca depan. Menurut keterangan sejumlah
saksi, korban tengah dalam perjalanan dari Nabire menuju area Wadio saat
tiba-tiba terdengar rentetan tembakan dari arah hutan di pinggir jalan. Panik,
sopir berusaha menambah kecepatan, namun beberapa peluru sempat menghantam
kendaraan dan mengenai penumpang di dalamnya. “Suara tembakannya bertubi-tubi.
Kami langsung tiarap di bawah kursi mobil,” ungkap salah satu korban yang
berhasil selamat, masih dalam perawatan di RSUD Nabire. Tak lama setelah kejadian, aparat
gabungan TNI–Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz tiba di
lokasi untuk mengamankan area serta mengevakuasi korban ke rumah sakit sekitar
pukul 11.05 WIT. Berdasarkan data resmi yang
diterima dari pihak kepolisian, berikut daftar korban dalam insiden tersebut: Masturiyadi (50 tahun) –
mengalami luka tembak di bagian belakang kepala kanan, meninggal dunia di
tempat (MD). Yance Makai (38 tahun) – warga
Kalibobo Putaran 2, mengalami enam luka robek di lengan kiri, bawah ketiak, dan
perut kiri. Aser Kegou (45 tahun) – warga SP2
Nabire Barat, mengalami luka tembak di lengan kiri. Martinus Makai (42 tahun) –
seorang ASN, mengalami luka lecet di wajah akibat serpihan kaca. Ari – warga Kelurahan Wonorejo,
mengalami luka tembak di kedua lengan. Seluruh korban kini tengah
menjalani perawatan intensif di RSUD Nabire, sementara jenazah Masturiyadi
telah disemayamkan di rumah duka untuk proses pemakaman keluarga. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen
Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan belasungkawa yang
mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa aparat keamanan akan
menindak tegas kelompok bersenjata yang bertanggung jawab atas aksi keji ini. “Kami mengecam keras penembakan
terhadap warga sipil. Aparat gabungan telah bertindak cepat mengevakuasi
korban, dan kini kami fokus mengejar kelompok pelaku di wilayah perbukitan
sekitar Nabire Barat,” tegas Brigjen Faizal dalam keterangannya. Sementara itu, Wakil Kepala
Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., memastikan bahwa pengamanan
di wilayah rawan telah diperketat.
“Kami meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur-jalur strategis yang sering
dilalui masyarakat. Keamanan warga adalah prioritas utama,” ujarnya. Hingga Jumat malam, situasi di
lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif. Aparat masih melakukan penyisiran
dan pengejaran di sekitar lokasi yang diduga menjadi jalur pelarian kelompok
bersenjata. Selain itu, tim investigasi dari Operasi Damai Cartenz juga telah
diterjunkan untuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Kapolres Nabire menyebut,
masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum
pasti. Warga juga diimbau membatasi aktivitas di jalur-jalur sepi hingga
situasi benar-benar aman.(GF)
18 Okt 2025, 00:10 WIT
Gelar Bootcamp Genpeace, Densus 88: Bangun Generasi Muda Cerdas Digital & Anti Radikal
Papuanewsonline.com, Jakarta - Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan (Ditcegah) menggelar kegiatan Bootcamp Genpeace yang diikuti oleh 50 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Kota Jakarta Selatan pada Rabu-Kamis, 15-16 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi DKI Jakarta.Kasubdit Kontra Ideologi Kombes Pol. Moh. Dofir, S.Ag., S.H., M.H menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya kita bersama dalam membangun generasi muda madrasah yang cerdas secara digital, kuat dalam nilai kebangsaan, dan moderat dalam beragama. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan materi kelas tentang moderasi agama, penguatan ideologi, dan kontra naratif. Selain itu, mereka juga mengikuti kegiatan outdoor, fun game, leadership, dan malam makrab untuk membangun karakter dan solidaritas peserta. Peserta juga diberikan capacity building bermedsos dan menyusun narasi positif di ruang media digital.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membangun generasi muda yang cerdas digital, anti radikal, dan cinta NKRI. Kegiatan berlangsung dengan antusias, partisipatif, dan bahagia. PNO-12
17 Okt 2025, 18:59 WIT
Rayakan HUT ke-23 Propam Polri, Bidang Propam Polda Maluku Gelar Bakti Sosial di Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Propam Polri, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku menggelar kegiatan bakti sosial di Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas Air Besar Ambon dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batu Merah Ambon, Jumat (17/10/2025).Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K., didampingi para Kasubbid serta seluruh personel Propam Polda Maluku. Aksi kemanusiaan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara institusi kepolisian dengan lingkungan sosial di Maluku.Rombongan Bidang Propam disambut hangat oleh Pimpinan Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas Air Besar Ambon, Ny. Rahmawati Siauta, S.H., bersama para guru pengasuh dan anak-anak panti.Dalam suasana penuh keakraban, Kombes Pol Indera Gunawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan juga bentuk silaturahmi dan perhatian terhadap sesama.“Kehadiran kami di sini adalah bagian dari rasa syukur memperingati HUT ke-23 Propam Polri. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memperkuat hubungan antara keluarga besar Propam Polda Maluku dengan Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas,” ujar Indera Gunawan.Ia juga berharap anak-anak panti tetap semangat mengejar cita-cita dan menjadi generasi penerus yang sukses.Sementara itu, Ny. Rahmawati Siauta, S.H., menyampaikan apresiasi atas perhatian yang konsisten diberikan oleh Propam Polda Maluku.“Ini merupakan kunjungan kedua Bid Propam Polda Maluku ke tempat kami. Kami merasa sangat bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan, semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ucapnya.Usai dari panti asuhan, rombongan melanjutkan kunjungan ke SLB Negeri Batu Merah Ambon, di kawasan Galunggung. Kedatangan Kabid Propam dan jajaran disambut hangat oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Rido Paul, S.Pd., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Novi Soumokil, S.Pd., bersama para guru dan siswa.Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemotongan kue ulang tahun dan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas HUT ke-23 Propam Polri. Selain itu, Propam Polda Maluku juga menyerahkan paket bantuan sosial bagi siswa dan pihak sekolah.“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi wujud kepedulian Polri terhadap pendidikan dan anak-anak berkebutuhan khusus,” ungkap Kombes Pol Indera Gunawan.Wakil Kepala Sekolah SLB, Novi Soumokil, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Propam Polda Maluku.“Kami berdoa semoga Polda Maluku selalu jaya dan semakin dekat dengan masyarakat,” tuturnya.Pada kegiatan bakti sosial ini, Bid Propam Polda Maluku menyalurkan berbagai bantuan berupa: 50 karung beras (5 kg), 10 jerigen minyak goreng (5 liter), 60 rak telur ayam, 40 karton mie instanSeluruh bantuan tersebut dibagikan kepada Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas Air Besar Ambon dan SLB Negeri Batu Merah Ambon.Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-23 Propam Polri, yang menandai peran Propam sebagai pengemban fungsi pengamanan internal Polri pasca berpisah dari ABRI.Kombes Pol Indera Gunawan menegaskan, peringatan HUT Propam bukan hanya momentum seremonial, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai empati dan pengabdian.“Kami ingin kehadiran Propam Polda Maluku tidak hanya dirasakan di lingkungan internal Polri, tetapi juga oleh masyarakat luas,” pungkasnyaKegiatan sosial yang dilakukan oleh Bidang Propam Polda Maluku ini sejalan dengan semangat Polri Presisi; prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, dengan terus memperkuat hubungan humanis antara aparat penegak hukum dan masyarakat. PNO-12
17 Okt 2025, 18:50 WIT
Densus 88 Gandeng Mantan Petinggi HTI Perkuat Ketahanan Ideologi di Kampus UIN Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Upaya pencegahan penyebaran ideologi intoleran dan radikal di lingkungan pendidikan terus diperkuat. Tim Cegah Satgaswil Maluku Densus 88 Antiteror Polri menggandeng mantan petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Dr. Rida Hesti Ratnasari, M.Si., CRGP, sebagai narasumber dalam One Day Seminar bertema “Pencegahan Bahaya Ideologi yang Mengancam NKRI dan Kemanusiaan sebagai Manifestasi Kurikulum Cinta.”Kegiatan yang digelar di Auditorium UIN A.M. Sangadji Ambon, Jumat (17/10/2025) itu menghadirkan sekitar 1.000 peserta dari kalangan civitas akademika, pelajar, dan tokoh pendidikan di Maluku. Seminar ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Densus 88 AT Polri dan UIN A.M. Sangadji Ambon dalam memperkuat ketahanan ideologi di dunia pendidikan.Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon Dr. Abidin Wakano, M.Ag., Ketua MUI Provinsi Maluku Drs. Abdullah Latuapo, jajaran pimpinan universitas, serta sejumlah kepala sekolah dan perwakilan Kementerian Agama Kota Ambon.Dalam sambutannya, IPTU Irawan Rumasoreng selaku Ketua Tim Cegah Satgaswil Maluku Densus 88 AT Polri, mewakili Kasatgaswil Maluku KBP I Wayan Sukarena, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.“Kegiatan ini merupakan bagian dari vaksinasi ideologis bagi generasi muda agar tidak terpapar paham intoleran, radikal, ekstrem, dan terorisme. Kita ingin memastikan dunia pendidikan menjadi benteng utama keutuhan NKRI dan nilai kemanusiaan,” ujar IPTU Irawan.Ia juga memberikan apresiasi kepada Rektor UIN Ambon dan Ketua MUI Maluku atas sinergi yang kuat dengan Densus 88, serta kepada Dr. Rida Hesti Ratnasari yang kini aktif berkolaborasi dalam program pencegahan ideologi radikal di kalangan akademisi.Sementara itu, Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon, Dr. Abidin Wakano, M.Ag., menegaskan pentingnya kolaborasi dengan aparat penegak hukum dalam membangun lingkungan kampus yang inklusif dan bebas dari paham ekstrem.“Kurikulum Cinta yang digagas Kementerian Agama RI menanamkan nilai-nilai cinta, kedamaian, dan kemanusiaan. Melalui kerja sama dengan Densus 88, kami ingin menjadikan kampus sebagai ruang yang melahirkan generasi cinta tanah air dan anti kekerasan,” ungkapnya.Dalam pemaparannya, Dr. Rida Hesti Ratnasari, yang pernah menjadi petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), memberikan perspektif mendalam tentang cara kerja infiltrasi ideologi radikal di kalangan muda. Ia menjelaskan konsep “Conveyor Belt”, yaitu proses bertahap yang menjerumuskan seseorang dari pemahaman intoleran hingga ekstrem dan terlibat dalam aksi teror.“Paham intoleran dan radikal sering berawal dari ketidaktahuan. Mahasiswa harus mampu menjadi benteng yang cerdas, toleran, dan cinta tanah air,” tegas Dr. Rida.Ia juga menyoroti peran media sosial sebagai lahan subur penyebaran ideologi radikal, serta menjelaskan tentang daya lenting Hizbut Tahrir yang masih bergerak secara sembunyi meski telah dibubarkan secara resmi oleh pemerintah.Melalui kegiatan ini, Densus 88 dan UIN A.M. Sangadji Ambon menegaskan komitmen bersama dalam membangun “ketahanan ideologi nasional” di lingkungan pendidikan. Seminar ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan generasi muda yang humanis, nasionalis, dan religius, sekaligus menutup ruang gerak penyebaran paham-paham yang mengancam keutuhan NKRI.“Kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga arena pembentukan karakter bangsa. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun benteng ideologis yang kuat bagi Indonesia,” pungkas IPTU Irawan.Bersama Menjaga NKRI dari Bahaya Ideologi Intoleran dan Terorisme.” PNO-12
17 Okt 2025, 18:42 WIT
Polres Seram Bagian Timur Tanggapi Isu Pembegalan di Teluk Waru Hoaks
Papuanewsonline.com, Teluk Waru - Kepolisian Resor Seram Bagian Timur (Polres SBT) menegaskan kabar yang beredar di media sosial tentang adanya aksi pembegalan terhadap kendaraan angkutan Bula–Teluk Waru di Desa Mer, Kecamatan Teluk Waru, Kamis (15/10/2025), tidak benar alias hoaks.Informasi tersebut sempat viral di Facebook dan menimbulkan kekhawatiran warga, terutama pengguna jalur Bula–Teluk Waru. Namun, hasil penyelidikan dan klarifikasi Polsek Bula, Polres SBT, menunjukkan bahwa kejadian tersebut hanyalah kesalahpahaman antara pengemudi kendaraan dan sejumlah siswa yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.Kapolsek Bula Iptu Izaak Tahapary menjelaskan, sekitar pukul 19.00 WIT, sejumlah siswa SMK Negeri 4 Kabupaten SBT yang tengah menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT Mergo Argo Subur keluar dari semak-semak di sekitar jembatan Kali Mer untuk mencari sayur.“Pada saat bersamaan, mobil angkutan umum Bula–Teluk Waru melintas. Karena kondisi gelap, pengemudi kaget melihat ada beberapa orang keluar dari semak-semak menggunakan senter ponsel, lalu langsung tancap gas. Dari situlah muncul kesalahpahaman,” jelasnya.Salah seorang penumpang kendaraan, Tina, turut mengklarifikasi kabar yang sempat ia sampaikan di media sosial.“Memang ada orang keluar dari semak-semak, tapi setelah dicek ternyata siswa SMK 4 yang PPL di perusahaan tebu. Karena gelap dan kami tidak kenal, kami kira begal. Jadi isu begal itu tidak benar,” ujarnya.Tina juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur, terutama warga Teluk Waru, atas keresahan yang sempat muncul akibat kesalahpahaman tersebut.“Saya minta maaf, masyarakat tidak perlu takut bepergian ke Teluk Waru. Tidak ada aksi pembegalan,” tambahnya.Kapolres Seram Bagian Timur AKBP Alhajat, S.I.K. melalui Kapolsek Bula Iptu Izaak Tahapary, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.“Kami minta masyarakat tetap tenang, jangan terprovokasi isu yang belum jelas, dan segera laporkan ke polisi bila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.Polres Seram Bagian Timur memastikan akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Seram Bagian Timur. PNO-12
17 Okt 2025, 18:31 WIT
Polda Maluku Pastikan Program Makan Bergizi Polri Berjalan Sesuai Standar
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri yang dicanangkan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak usia sekolah. Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Maluku, sebanyak 3.465 ompreng makanan bergizi disalurkan kepada pelajar dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Ambon.Kegiatan pengawasan dan distribusi makanan bergizi tersebut dilaksanakan pada Kamis, (16/10/2025), di bawah pengawasan langsung Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K.Hasil pengawasan menunjukkan seluruh tahapan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan standar gizi, perencanaan menu, serta alur penyiapan dan penyaluran yang telah ditetapkan oleh Polri.“Dari hasil pengecekan, seluruh komponen program Makan Bergizi Polri di wilayah Polda Maluku telah memenuhi standar yang ditetapkan. Menu, gizi, hingga proses distribusinya berlangsung tertib, higienis, dan tepat sasaran,” ujar Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K.Program ini menjangkau ribuan siswa dari 17 sekolah di wilayah Ambon. Distribusi dilakukan dalam dua sesi:Pengantaran pagi (08.00–11.00 WIT): sebanyak 2.322 ompreng untuk siswa TK dan sekolah pagi.Termasuk di antaranya TK Bhayangkari, SD Negeri 23 Ambon, SMP Negeri 9 Lateri Ambon, dan SMK Jaya Negara.Pengantaran siang (12.00–14.00 WIT): sebanyak 1.240 ompreng untuk sekolah yang beroperasi pada jam siang, seperti SD Negeri 1 Galala Ambon dan SMP Negeri 9 Lateri Ambon.Total keseluruhan mencapai 3.465 ompreng makanan bergizi, disiapkan dan disalurkan langsung oleh tim dapur SPPG Polda Maluku.Menu yang disajikan terdiri dari kombinasi bahan pangan bergizi seimbang, meliputi nasi putih, tumis buncis dan tahu, ayam kari, perkedel jagung, serta buah anggur sebagai pelengkap vitamin.Kombinasi ini dirancang untuk memastikan kebutuhan karbohidrat, protein, dan vitamin anak-anak terpenuhi dengan baik, mendukung pertumbuhan serta konsentrasi belajar di sekolah.Selama kegiatan pengawasan, seluruh proses berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Polda Maluku memastikan bahwa kegiatan ini bukan hanya pemenuhan administrasi program, tetapi juga bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan dan masa depan generasi muda Maluku.“Program Makan Bergizi Polri adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap tumbuh kembang anak bangsa. Kami memastikan pelaksanaannya sesuai standar agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutup Kombes Pol Indera Gunawan.Program Makan Bergizi Polri merupakan inisiatif nasional yang digagas oleh Polri untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia, meningkatkan kesehatan, dan mencegah kekurangan gizi di kalangan pelajar. Melalui kolaborasi lintas satuan, program ini menjadi salah satu langkah strategis Polri dalam memperkuat peran sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat. PNO-12
17 Okt 2025, 11:50 WIT
Brimob Polda Maluku Kukuhkan Jabatan Baru Batalyon C Pelopor
Papuanewsonline.com, Tual - Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku terus memperkuat soliditas dan kesiapan operasional melalui regenerasi kepemimpinan. Pada Kamis (16/10/2025) pukul 11.00 WIT, Komandan Batalyon C Pelopor, Kompol Rudi W. Muskitta, S.Sos., S.H., M.H., memimpin Upacara Pengukuhan Jabatan Danki 1 dan Serah Terima Jabatan Pasi Ops di lapangan Markas Komando Batalyon C Pelopor, Tual.Upacara berlangsung dengan khidmat, tertib, dan aman, diikuti oleh seluruh personel Batalyon C Pelopor. Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur komando dan memastikan keberlanjutan kinerja satuan dalam menjawab tantangan tugas ke depan.Dalam sambutannya, Kompol Rudi W. Muskitta menegaskan bahwa proses regenerasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan personel yang berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme dan efektivitas organisasi.“Kepemimpinan adalah keterampilan praktis yang mencakup kemampuan memimpin organisasi. Diharapkan para perwira yang dikukuhkan dapat membawa ide-ide baru, gagasan segar, serta langkah-langkah kreatif dan inovatif dalam menjalankan roda organisasi di Batalyon C Pelopor,” ujar Kompol Rudi.Komandan Batalyon juga menyampaikan apresiasi dan harapan kepada dua perwira yang dikukuhkan, yakni IPTU Agus Lunthe sebagai Danki 1 Batalyon C Pelopor, dan AKP Anggiat Uli Matorang Manullang sebagai Pasi Ops Batalyon C Pelopor.“Saya harapkan agar keduanya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi, menjadi teladan bagi anggota, serta meningkatkan kemampuan operasional satuan dalam setiap pelaksanaan tugas,” imbuhnya.Melalui pengukuhan ini, Korps Brimob Polda Maluku diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, baik di wilayah Maluku maupun secara nasional.Upacara pengukuhan jabatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri, khususnya Korps Brimob, untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia dan memperkokoh soliditas satuan dalam menjawab dinamika keamanan yang semakin kompleks. PNO-12
17 Okt 2025, 09:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru