Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Presiden Prabowo Ajak Generasi Muda Pahami Peran dan Tanggung Jawab dalam Kehidupan Berbangsa
Papuanewsonline.com, Bandung — Presiden
Prabowo Subianto menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Kebangsaan
Republik Indonesia (UKRI) dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru Sarjana dan
Magister Tahun Ajaran 2025/2026 serta Wisuda Sarjana dan Dies Natalis UKRI
Tahun 2025, yang digelar di Trans Convention Centre, Kota Bandung, Jawa Barat,
pada Sabtu (18/10/2025). Kehadiran Kepala Negara disambut
hangat oleh para civitas akademika UKRI dan ratusan wisudawan yang memenuhi
ruangan dengan semangat dan rasa bangga. Momen ini menjadi istimewa ketika
Presiden secara langsung menganugerahkan penghargaan kepada wisudawan terbaik,
menandai simbol apresiasi negara terhadap generasi muda yang berprestasi dan
berdedikasi tinggi dalam dunia pendidikan. Dalam sambutannya yang penuh
makna, Presiden Prabowo menyampaikan pesan mendalam kepada para wisudawan dan
mahasiswa baru. Ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan tidak seharusnya berhenti
pada diri sendiri, melainkan menjadi alat untuk mengabdi kepada bangsa dan
kemanusiaan. “Ilmu bukanlah untuk diri
sendiri. Belajarlah sepanjang hidup. Karena ilmu sejati akan membimbing kita
untuk berbuat baik dan memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,”
ujar Presiden. Presiden juga mengingatkan bahwa
perjalanan intelektual tidak pernah berakhir di bangku kuliah. Pendidikan yang
sejati, menurutnya, adalah proses yang berlangsung seumur hidup — proses
memahami makna tanggung jawab, empati, dan keikhlasan dalam mengabdi. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo
menjelaskan pandangannya tentang tiga peran utama dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara, yakni pemimpin, pengikut, dan mereka yang belum memahami perannya. Menurutnya, keseimbangan dan
keberhasilan suatu bangsa ditentukan oleh bagaimana setiap individu memahami
dan menjalankan peran tersebut dengan penuh tanggung jawab. “Tidak semua harus menjadi
pemimpin, tetapi setiap pemimpin membutuhkan pengikut yang sadar akan tanggung
jawabnya. Sebaliknya, seorang pengikut sejati adalah yang memiliki sikap
disiplin, dedikasi, dan cinta terhadap negaranya,” tegasnya. Presiden menambahkan, generasi
muda Indonesia harus mampu mengenali di mana posisi mereka berada, serta
menyiapkan diri untuk berkontribusi sesuai kapasitas dan potensi masing-masing.
“Bangsa ini akan kuat jika seluruh warganya memahami peran dan tanggung
jawabnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya. Lebih lanjut, Presiden Prabowo
menguraikan empat prinsip utama kepemimpinan yang menurutnya harus dimiliki
setiap calon pemimpin bangsa di masa depan, yaitu menggunakan akal sehat, dalam
setiap pengambilan keputusan, bertindak berdasarkan perhitungan yang teliti dan
matang, menjadikan kebenaran sebagai dasar dari setiap langkah dan kebijakan dan
menjaga kepribadian dan akhlak sebagai cerminan moral seorang pemimpin. “Kepemimpinan bukan soal
kekuasaan, tetapi soal tanggung jawab dan pengorbanan. Pemimpin sejati adalah
mereka yang mampu menahan diri, berpikir dengan jernih, dan selalu menempatkan
kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi,” tutur Presiden Prabowo yang
disambut tepuk tangan meriah dari hadirin. Presiden juga menekankan
pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat pengabdian sejak dini
kepada generasi muda. Ia berharap para lulusan UKRI tidak hanya membawa pulang
ijazah, tetapi juga membawa tekad kuat untuk menjadi bagian dari solusi bangsa. “Tugas kalian bukan hanya mencari
pekerjaan, tapi menciptakan perubahan. Indonesia membutuhkan anak muda yang
berani bermimpi, bekerja keras, dan berkomitmen menjaga kehormatan bangsa,”
ujarnya penuh semangat. Acara wisuda UKRI 2025 ini
ditutup dengan prosesi simbolis penyerahan ijazah dan penganugerahan kepada
wisudawan terbaik oleh Presiden Prabowo. Suasana penuh haru dan kebanggaan
menyelimuti ruangan ketika Presiden memberikan ucapan selamat secara langsung
kepada para lulusan.(GF)
19 Okt 2025, 15:19 WIT
Kompolnas Awards 2025 Dorong Penguatan Profesionalisme dan Integritas Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta — Komisi
Kepolisian Nasional (Kompolnas) kembali menggelar Malam Penganugerahan
Kompolnas Awards 2025, sebuah ajang bergengsi yang memberikan penghargaan
kepada satuan kerja dan kewilayahan Polri berprestasi. Acara berlangsung di Hotel
Merlyn, Jakarta, pada Kamis (16/10/2025) dan dihadiri langsung oleh Kapolri
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, jajaran pejabat utama Polri, serta para
pimpinan Polda dan Polres dari seluruh Indonesia. Ajang penghargaan ini tidak hanya
menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum penting bagi Polri untuk
memperkuat komitmen terhadap profesionalisme, transparansi, dan kepercayaan
publik. Dalam sambutannya, Ketua
Kompolnas Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan bahwa penghargaan ini
adalah bentuk dorongan nyata bagi Polri untuk terus berbenah dan berinovasi
dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kompolnas mendorong terwujudnya
Polri yang profesional dan mandiri melalui pemberian penghargaan berbasis
pemantauan serta penilaian kinerja dan integritas personel,” ujar Djamari.
“Melalui Kompolnas Awards 2025, kami ingin menumbuhkan budaya kompetitif yang
sehat guna meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kinerja kepolisian
secara berkelanjutan,” tambahnya. Menurut Djamari, profesionalisme
dan integritas harus menjadi DNA bagi setiap anggota Polri. Penghargaan yang
diberikan Kompolnas diharapkan mampu menginspirasi seluruh satuan kepolisian di
Indonesia untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan publik sebagai
pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Tahun 2025 menjadi tonggak baru
dalam sejarah penilaian Kompolnas Awards. Untuk pertama kalinya, Kompolnas
menerapkan pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam sistem
penilaian. Pendekatan ini tidak hanya
menilai keberhasilan dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga bagaimana satuan
kepolisian memperhatikan dampak sosial, lingkungan, serta tata kelola
organisasi yang transparan dan akuntabel. “Melalui prinsip ESG, Kompolnas
ingin memastikan bahwa setiap prestasi kepolisian memiliki dampak positif dan
berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Djamari. Dalam kesempatan yang sama, Kapolri
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada
Kompolnas atas penghargaan dan kepercayaannya kepada institusi Polri. “Apresiasi ini menjadi energi
positif bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan
publik. Kami berkomitmen menjalankan transformasi menuju Polri yang Presisi —
prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan,” kata Listyo. Menurut Kapolri, penghargaan dari
lembaga independen seperti Kompolnas menjadi bukti bahwa reformasi Polri
berjalan ke arah yang semakin baik dan diakui publik. Berdasarkan hasil penilaian
objektif dan menyeluruh, Kompolnas menetapkan sejumlah satuan kepolisian
terbaik di berbagai kategori, yakni:
No
Kategori
Nominasi
Pemenang
1
Polda Kelompok A
Polda Sulawesi Selatan
2
Polda Kelompok B
Polda Kalimantan Selatan
3
Polres Kelompok A
Polres Pekalongan Kota – Polda
Jawa Tengah
4
Polres Kelompok B
Polres Kerinci – Polda Jambi
5
Polsek A – Penegakan Hukum
Polsek Medan Kota – Polrestabes
Medan, Polda Sumatera Utara
6
Polsek B – Penegakan Hukum
Polsek Batu Ampar – Polresta
Barelang, Polda Kepulauan Riau
7
Polsek A – Harkamtibmas
Polsek Singkil – Polresta
Manado, Polda Sulawesi Utara
8
Polsek B – Harkamtibmas
Polsek Laonti – Polres Konawe
Selatan, Polda Sulawesi Tenggara
9
Satker Mabes Polri –
Operasional
RSB Brimob Kelapa Dua
10
Satker Mabes Polri – Pembinaan
Divkum Polri
Sementara itu, Yusuf Warsyim,
Anggota Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksana Kompolnas Awards 2025, menegaskan
bahwa penghargaan ini merupakan bentuk komitmen Kompolnas dalam mendukung
reformasi kelembagaan Polri. “Melalui Kompolnas Awards 2025,
kami berharap semangat profesionalisme dan integritas Polri terus terjaga serta
menjadi fondasi dalam mewujudkan kepolisian yang modern, humanis, dan
berorientasi pada pelayanan publik,” kata Yusuf. Ia menambahkan, penghargaan
bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari komitmen berkelanjutan untuk
menciptakan institusi kepolisian yang adaptif terhadap perubahan dan kebutuhan
masyarakat.(GF)
19 Okt 2025, 15:14 WIT
Mathius Fakhiri Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Papua: Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Pemda
Papuanewsonline.com, Jayapura — Konsolidasi
politik Partai Golkar di Tanah Papua semakin solid. Dalam suasana penuh
semangat kekeluargaan dan persatuan, Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri, yang
kini menjabat Gubernur Papua, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua DPD Partai
Golkar Provinsi Papua untuk masa bakti 2025–2030. Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah
Daerah (Musda) XI Partai Golkar Papua, yang digelar di Suni Hotel Abepura, Kota
Jayapura, Jumat (17/10/2025). Keputusan aklamasi diambil setelah seluruh
peserta Musda menyatakan dukungan bulat kepada Fakhiri tanpa melalui proses
pemungutan suara—sebuah bentuk kepercayaan dan penghargaan terhadap
kepemimpinan serta rekam jejaknya. Kemeriahan dan rasa haru
menyelimuti ruang sidang saat Fakhiri secara resmi menerima bendera Partai
Golkar dari pimpinan sidang. Para kader dari sembilan kabupaten/kota se-Papua
berdiri memberikan tepuk tangan panjang sebagai simbol dukungan penuh terhadap
kepemimpinan baru ini. Dalam sambutannya, Mathius D.
Fakhiri, yang akrab disapa MDF, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan besar
yang diberikan kepadanya. “Saya menyampaikan terima kasih
setinggi-tingginya kepada DPP Partai Golkar atas kepercayaan dan bimbingannya,
serta kepada seluruh DPD se-Papua atas dukungan dan doa yang luar biasa,” ucap
Fakhiri penuh haru di hadapan para peserta Musda. MDF juga menekankan bahwa
kepercayaan ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan amanah politik
untuk menggerakkan roda partai agar semakin dekat dengan rakyat Papua. Dalam arahannya, Fakhiri
menegaskan bahwa Partai Golkar harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam
mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. “Golkar bukan hanya pilar
politik, tetapi juga mitra pemerintah daerah dalam membangun kesejahteraan
masyarakat. Kita harus hadir di tengah rakyat, mendengar aspirasi mereka, dan
menghadirkan solusi bagi masa depan Papua yang lebih baik,” tegasnya. Ia menyebutkan, sinergi antara
pemerintah daerah dan partai politik adalah kunci dalam mempercepat
pembangunan, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat, dan
infrastruktur pedesaan. Menutup sambutannya, Fakhiri
mengajak seluruh kader untuk memperkuat solidaritas dan kerja nyata di tingkat
akar rumput. “Mari kita jadikan Musda ini
sebagai awal baru untuk membuktikan bahwa Partai Golkar Papua siap menjadi
mitra strategis pemerintah dalam membangun Papua yang damai, maju, dan
sejahtera,” seru MDF disambut tepuk tangan para kader. Ia menegaskan, jabatan yang
diembannya bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi tanggung jawab kolektif
seluruh kader untuk menjaga marwah dan arah perjuangan partai berlambang pohon
beringin itu. Penulis: Jid Editor: GF
19 Okt 2025, 14:41 WIT
Pemprov Papua Mantapkan Peran Linmas sebagai Garda Terdepan Keamanan dan Ketertiban Daerah
Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah
Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Satuan Tugas
Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas) sebagai ujung tombak dalam menjaga
ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan dalam
kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Pembentukan Satgas Linmas tingkat
Provinsi Papua, yang digelar di Kota Jayapura, Kamis (16/10/2025). Acara yang dihadiri oleh
perwakilan Satpol PP, unsur Linmas kabupaten/kota, dan perwakilan daerah
otonomi baru ini menjadi momentum penting bagi Pemprov Papua untuk menyatukan
langkah dan memperkuat koordinasi antarwilayah dalam membangun sistem perlindungan
masyarakat yang efektif dan berkelanjutan. Pelaksana Tugas Asisten III Setda
Papua, Triwarno Purnomo, yang hadir mewakili Gubernur Papua Komjen Pol (Purn)
Matius Fakhiri, menyampaikan bahwa Linmas memiliki fungsi vital dalam menjaga
stabilitas keamanan dan menjadi bagian integral dari sistem pelayanan publik di
akar rumput. “Bapak Gubernur sangat berharap
kegiatan ini diikuti dengan serius oleh seluruh peserta, karena Linmas bukan
hanya penjaga keamanan lingkungan, tetapi juga penyelamat masyarakat di saat
bencana dan kondisi darurat lainnya,” ujar Triwarno. Ia menegaskan, kehadiran Satgas
Linmas di tengah masyarakat harus mampu menciptakan rasa aman, serta menjadi
simbol kedisiplinan dan kesiapsiagaan di setiap wilayah Papua. Pemerintah
provinsi bertekad memperkuat kapasitas personel Linmas agar memiliki kemampuan
tanggap darurat dan koordinasi yang lebih baik dengan instansi terkait. Dalam Rakortek tersebut, Kepala
Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Provinsi Papua, Omri I. Rumbino,
menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk
memperkuat kelembagaan Linmas di seluruh kabupaten/kota, termasuk wilayah
daerah otonomi baru (DOB). “Rakortek ini menjadi wadah bagi
kita semua untuk memperkuat koordinasi dan menyusun mekanisme kerja yang lebih
terarah. Kami ingin memastikan bahwa urusan perlindungan masyarakat berjalan
efektif, sinergis, dan berkesinambungan,” tutur Omri. Ia menambahkan, penguatan Linmas
akan mencakup sembilan kabupaten/kota dan beberapa DOB di Papua, dengan fokus
pada pembinaan, peningkatan kapasitas personel, serta penyediaan sarana
pendukung. Setiap Linmas diharapkan memiliki kemampuan menghadapi potensi
bencana, konflik sosial, dan tantangan keamanan yang berbeda di tiap daerah. Lebih lanjut, Omri menegaskan
bahwa Linmas adalah garda terdepan pelayanan publik di tingkat bawah. Mereka
tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga berperan penting dalam evakuasi
bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, dan membantu aparat keamanan dalam
situasi darurat. “Mereka adalah ujung tombak di
lapangan. Karena itu, peningkatan kapasitas dan pembinaan berkelanjutan menjadi
prioritas kami. Dengan Linmas yang kuat, maka fondasi keamanan masyarakat Papua
juga akan semakin kokoh,” tegasnya. Kegiatan Rakortek ini juga
menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah daerah dan aparat kewilayahan untuk
menyamakan persepsi tentang pentingnya peran Linmas dalam menjaga kamtibmas
(keamanan dan ketertiban masyarakat). Suasana kebersamaan dan semangat
pelayanan publik terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Para peserta
tampak antusias mengikuti paparan dan diskusi, membahas berbagai strategi untuk
memperkuat sistem perlindungan masyarakat di wilayah masing-masing. Penulis: Jid Editor: GF
19 Okt 2025, 14:34 WIT
Mimika Color Run II Penuhi Eme Neme Yauware dengan Warna dan Semangat
Papuanewsonline.com, Timika — Suasana
penuh semangat dan warna-warni menyelimuti halaman Gedung Eme Neme Yauware,
Timika, Sabtu pagi (18/10/2025). Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati
area untuk mengikuti Mimika Color Run (MCR) II yang digelar bersamaan dengan
kegiatan Car Free Day. Mengusung tema “Coloring Eme Neme
Yauware – Running for Mimika Rumah Kita”, kegiatan ini bukan hanya ajang lari
biasa, tetapi juga perayaan gaya hidup sehat dan kebersamaan masyarakat Mimika
yang kian berkembang. Sejak pukul 06.00 WIT, peserta
sudah berdatangan dengan busana olahraga berwarna putih, siap dihujani serbuk
warna-warni yang jadi ciri khas Color Run. Musik enerjik dan instruktur zumba
dari KORMI Mimika mengawali pagi dengan semangat luar biasa, membuat suasana
semakin meriah. Tak hanya masyarakat umum,
pejabat daerah pun ikut larut dalam euforia. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa,
dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, turut hadir membuka kegiatan secara resmi.
Keduanya bahkan ikut berjalan santai bersama peserta sambil menyapa masyarakat,
menandakan bahwa olahraga kini menjadi simbol persatuan dan semangat positif di
Mimika. “Kegiatan ini bukan sekadar
olahraga, tapi wadah membangun konektivitas antarwarga. KORMI bukan sekadar
komunitas hiburan, tapi bagian dari aliran darah kehidupan sehat masyarakat
Mimika,” ujar Habel Taime, Ketua KORMI Kabupaten Mimika, dalam sambutannya. Menurut Habel, Mimika Color Run
II menjadi bukti bahwa masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya hidup
sehat. Ia mengajak semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua, untuk
menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian. “Mari kita jadikan Mimika Color
Run bukan hanya sekadar lomba lari, tetapi gerakan budaya hidup sehat dan
simbol kebersamaan kita. Dengan semangat ini, Mimika akan terus maju sebagai
rumah yang sehat, bahagia, dan kuat,” tambahnya. MCR II juga menjadi momentum
mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkuat identitas daerah.
Warna-warni yang beterbangan di udara bukan hanya simbol keceriaan, tetapi juga
representasi keberagaman yang harmonis di Kabupaten Mimika. Acara ini terselenggara atas
dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga, RSUD Kabupaten Mimika, serta sejumlah
sponsor seperti BNI, Pocari Sweat, dan perusahaan lokal lainnya. Lebih dari seribu peserta turut
ambil bagian dalam ajang ini — dari pelajar, komunitas olahraga, hingga
masyarakat umum. Mereka bukan hanya berlari, tetapi juga menari, bernyanyi, dan
menebar energi positif sepanjang kegiatan. Warna-warna cerah di udara
berpadu dengan tawa riang peserta menciptakan panorama yang menakjubkan di
jantung Kota Timika. Banyak warga menyebut kegiatan ini sebagai salah satu
perayaan paling meriah di peringatan HUT ke-29 Kabupaten Mimika. Mimika Color Run II menegaskan
komitmen daerah ini untuk terus mendorong gaya hidup sehat, membangun
solidaritas masyarakat, dan memperkuat citra Mimika sebagai daerah yang dinamis
dan penuh warna. “Melalui kegiatan seperti ini,
kami ingin Mimika dikenal bukan hanya karena sumber daya alamnya, tetapi juga
karena semangat dan kebersamaan warganya,” ujar salah satu panitia dengan
bangga. Kegiatan ditutup dengan pembagian
doorprize, hiburan musik lokal, dan sesi foto bersama yang menjadi momen puncak
penuh tawa dan kebahagiaan. Penulis: Bim Editor: GF
19 Okt 2025, 14:32 WIT
Mimika Color Run II Pecah Warna! Ribuan Warga Tumpah Ruah di Eme Neme Yauware
Papuanewsonline.com, Timika — Sabtu
pagi (18/10/2025), halaman Gedung Eme Neme Yauware berubah menjadi lautan warna
dan tawa. Ribuan warga Mimika, dari anak-anak hingga orang dewasa, tumpah ruah
mengikuti Mimika Color Run (MCR) II, sebuah ajang olahraga rekreatif yang
sekaligus menjadi perayaan penuh sukacita menyambut Hari Ulang Tahun ke-29
Kabupaten Mimika. Kegiatan yang diselenggarakan
oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mimika ini menjadi
lanjutan dari kesuksesan Mimika Color Run pertama yang digelar pada tahun 2024.
Kali ini, antusiasme masyarakat semakin luar biasa — lebih dari seribu peserta
sudah memadati area sejak pukul 06.00 WIT, siap berlari, bernyanyi, dan
“bermandikan warna.” Diawali dengan senam zumba massal
yang dipimpin oleh instruktur dari KORMI Mimika, para peserta tampak bergoyang
penuh semangat mengikuti irama musik yang menggelegar di udara pagi Timika. Tak
lama setelah itu, taburan bubuk warna-warni mulai beterbangan, disambut
sorak-sorai dan tawa peserta yang tak henti-hentinya mengabadikan momen di
ponsel mereka. Anak-anak kecil berlari riang
bersama orang tua mereka, sementara kelompok muda berpose dengan wajah berlumur
warna cerah. “Seru banget! Ini bukan cuma lari, tapi juga hiburan yang bikin
kita lupa capek,” ujar Risa, salah satu peserta asal Kelurahan Koperapoka yang
datang bersama teman-teman kantornya. Kemeriahan Mimika Color Run II
semakin lengkap dengan kehadiran Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati
Mimika, Johannes Rettob, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam
sambutannya, Bupati Rettob menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bukti
nyata semangat masyarakat Mimika dalam menjaga kebugaran sekaligus mempererat
rasa persaudaraan. “Mimika bukan hanya daerah yang
kaya sumber daya alam, tapi juga kaya semangat dan kebersamaan. Melalui
kegiatan seperti ini, kita tunjukkan bahwa Mimika bisa berwarna, sehat, dan
bahagia,” ujar Bupati Rettob disambut tepuk tangan meriah peserta. Kesuksesan Mimika Color Run II
tak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga
dunia usaha. Kementerian Pemuda dan Olahraga, RSUD Kabupaten Mimika, BNI, Pocari
Sweat, dan sejumlah hotel serta perusahaan lokal turut berpartisipasi dalam
menyukseskan kegiatan tersebut. Ketua KORMI Mimika menyampaikan
bahwa Color Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana memperkuat gaya
hidup aktif dan mempererat hubungan antarwarga. “Kami ingin olahraga terasa
menyenangkan, bukan beban. MCR ini jadi wadah untuk itu,” ujarnya. Acara yang berlangsung hingga
siang hari itu ditutup dengan pembagian doorprize dan penampilan musik dari
band lokal yang menambah suasana semakin hidup. Warna-warni bubuk di udara
menjadi simbol semangat baru masyarakat Mimika: ceria, sehat, dan kompak dalam
keberagaman. “Kami berharap Mimika Color Run
bisa menjadi agenda tahunan yang dinanti semua kalangan. Ini bukan hanya soal
olahraga, tapi juga tentang kebahagiaan dan rasa memiliki terhadap daerah ini,”
tutup panitia. Penulis: Bim Editor: GF
19 Okt 2025, 14:25 WIT
Polres Buru Ungkap Kasus Pencurian di Toko Libra, 2 Pelaku Berhasil Ditangkap
Papuanewsonline.com, Buru – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Buru berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Toko Libra, Desa Jikumerasa, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Dalam operasi penangkapan yang dilakukan, dua orang pelaku berhasil diamankan dan kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.Kasus ini berawal dari laporan pemilik toko, Agnes Fransiska Karongkon, yang melaporkan bahwa tempat usahanya disatroni maling pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIT. Akibat kejadian tersebut, uang tunai sekitar Rp200 juta raib dari laci kasir setelah pelaku mencongkel pintu masuk toko.“Setelah menerima laporan dari korban, kami langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan intensif. Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi, kami berhasil mengidentifikasi pelaku,” ujar Kasi Humas Polres Buru, Ipda Jaya Permana, dalam keterangannya.Dua pelaku yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial D.A. alias RJ, warga Hative Kecil Gunung Malintang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dan A.S., warga Desa Labuang, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan.Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa kedua pelaku memiliki peran berbeda. Satu pelaku mencongkel pintu dan mengambil uang dari laci kasir, sementara pelaku lainnya bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian.“Kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke-3 dan Ke-4 KUHPidana tentang Pencurian Dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” tegas Ipda Jaya Permana.Saat ini, kedua tersangka telah ditahan di Mapolres Buru. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk memastikan apakah terdapat pihak lain yang turut terlibat dalam aksi kejahatan tersebut.Polres Buru mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan, terutama bagi pelaku usaha yang menyimpan uang tunai dalam jumlah besar.“Kami mengajak masyarakat agar segera melapor ke pihak kepolisian bila melihat aktivitas mencurigakan. Kerjasama masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa,” tambah Ipda Jaya Permana.Dengan terungkapnya kasus ini, Polres Buru menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kamtibmas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Buru.Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan kecepatan respons dan profesionalisme Satreskrim Polres Buru dalam menangani kasus kejahatan konvensional, sekaligus menegaskan peran Polri dalam menjaga keamanan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. PNO-12
19 Okt 2025, 13:07 WIT
Pelaku Tindakan Asusila Anak Diamankan Polisi
Papuanewsonline.com, Buru – Kepolisian Resor (Polres) Buru resmi menahan seorang pria berinisial MK alias Aja, atas dugaan tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur. Penahanan dilakukan pada Jumat malam, 17 Oktober 2025 pukul 22.40 WIT, di Ruang Tahanan Polres Buru, setelah penyidik memperoleh bukti permulaan yang cukup serta keterangan dari korban dan sejumlah saksi.Tersangka diketahui berdomisili di Desa Waplau, Kecamatan Waplau, Kabupaten Buru. Kasus ini berawal dari laporan seorang warga bernama Akhlak Insan pada Rabu pagi, 15 Oktober 2025, yang melaporkan dugaan tindak kekerasan seksual terhadap anaknya, SA (4 tahun).Dari keterangan korban kepada orang tuanya, tersangka diduga membujuk korban dengan memberikan makanan ringan lalu mengajaknya masuk ke dalam rumah. Di tempat itulah diduga perbuatan asusila tersebut dilakukan.Mendengar pengakuan sang anak, orang tua korban segera melapor ke Polres Buru. Pihak kepolisian pun bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan tersangka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Berdasarkan hasil penyidikan awal, MK alias Aja diduga melanggar:Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, jo. Pasal 76D Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.Kapolres Buru melalui Kasi Humas Ipda Jaya Permana menegaskan bahwa penahanan terhadap tersangka dilakukan demi kelancaran proses penyidikan dan untuk mencegah kemungkinan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatannya.“Kasus ini menjadi perhatian serius kami. Polres Buru berkomitmen menegakkan hukum secara tegas terhadap setiap bentuk kekerasan seksual, terutama yang melibatkan anak-anak sebagai korban,” ujar Ipda Jaya Permana.Polres Buru juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak kekerasan seksual, agar segera dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Proses penyidikan masih terus berlangsung. Penyidik akan mendalami keterangan tambahan guna mengungkap seluruh fakta dan memastikan korban mendapatkan pendampingan serta perlindungan yang layak.Polres Buru menegaskan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak merupakan extraordinary crime yang akan ditindak secara tegas tanpa kompromi, sejalan dengan komitmen Polri dalam melindungi hak-hak anak dan menjaga rasa aman di tengah masyarakat. PNO-12
19 Okt 2025, 12:56 WIT
Polres Buru Jadi Pelopor Pangan Tangguh, Dukung Petani Lokal Lewat Bantuan Bibit Jagung
Papuanewsonline.com, Buru – Kepolisian Resor (Polres) Buru menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional 2025 dengan menyerahkan secara simbolis bibit jagung pipil kepada masyarakat melalui Kepala Desa Awilinan, Malka Aziz, A.Md. Penyerahan berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polres Buru, Sabtu (18/10/2025).Kegiatan ini turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Buru dan Kapolsek Air Buaya. Langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan Polres Buru terhadap upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, dalam sambutannya menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi stabilitas sosial dan ekonomi bangsa.“Polres Buru akan terus berperan aktif dalam mendukung masyarakat melalui program pemberdayaan dan pendampingan di sektor pertanian. Ini adalah bagian dari pengabdian Polri untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” ujar AKBP Sulastri.Sementara itu, Kepala Desa Awilinan Malka Aziz menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan jajaran Polres Buru.“Bibit jagung ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan hasil pertanian dan memperkuat perekonomian desa. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ungkapnya.Acara penyerahan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Buru.Melalui program ini, Polres Buru berharap dapat menjadi motor penggerak bagi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di wilayah Maluku.Langkah Polres Buru ini sejalan dengan program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan stabilitas nasional. PNO-12
19 Okt 2025, 12:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru