logo-website
Kamis, 02 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Wagub Papua Tegaskan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Rakyat untuk Mewujudkan Papua Produktif Papuanewsonline.com, Jayapura — Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendampingan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jayapura, Senin (03/11/2025). Dalam sambutannya, Wagub Aryoko menuturkan bahwa koperasi merupakan salah satu instrumen penting untuk mewujudkan misi Papua Produktif, yakni mendorong produktivitas masyarakat melalui inovasi kewirausahaan serta pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. “Koperasi adalah wujud nyata dari semangat kebersamaan ekonomi rakyat. Melalui koperasi, masyarakat di desa dan kelurahan dapat berdaya, mengelola potensi lokal, serta mengembangkan usaha yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan,” ujar Wagub Aryoko Rumaropen. Wagub menjelaskan bahwa semangat berkoperasi selaras dengan upaya pemerintah dalam menciptakan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing. Melalui sistem koperasi yang sehat dan terkelola dengan baik, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku utama dalam kegiatan ekonomi lokal. Ia juga menilai bahwa Koperasi Merah Putih telah menjadi model nyata pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat yang patut ditiru oleh daerah lain. Dengan pendekatan yang menekankan gotong royong, transparansi, dan inovasi, koperasi mampu menjadi wadah produktif yang memperkuat fondasi ekonomi rakyat. “Inilah bentuk nyata dari upaya menjadikan masyarakat Papua lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing. Koperasi harus menjadi bagian dari solusi ekonomi, bukan hanya simbol kebersamaan,” ungkapnya dengan penuh semangat. Selain meningkatkan kesejahteraan, Aryoko juga menyoroti bahwa kegiatan pelatihan ini turut mendukung misi Papua Cerdas, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses pengetahuan bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, peningkatan kompetensi pendamping koperasi merupakan langkah penting dalam memastikan para pengelola koperasi memiliki kemampuan manajerial, keuangan, dan digitalisasi yang baik. Dengan demikian, koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan dan mampu menghadapi tantangan ekonomi modern. “Pendamping koperasi harus menjadi agen perubahan yang membawa semangat baru bagi masyarakat. Mereka bukan hanya pembimbing teknis, tetapi juga inspirator dan motivator bagi para pelaku usaha lokal,” tambah Wagub Aryoko. Dalam kesempatan yang sama, Wagub juga mendorong agar koperasi-koperasi di Papua mulai bertransformasi ke arah digitalisasi layanan guna mempermudah akses permodalan dan pemasaran produk anggota. Ia menilai, di era perkembangan teknologi saat ini, koperasi perlu mengadopsi sistem yang lebih transparan, efisien, dan berbasis data agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Pemerintah Provinsi Papua, kata Aryoko, akan terus memberikan dukungan melalui pelatihan, pendampingan, dan kemitraan dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem koperasi di seluruh wilayah Papua. Menutup sambutannya, Wagub Aryoko mengajak seluruh peserta dan pemangku kepentingan untuk menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat yang tangguh, modern, dan berdaya saing. “Mari kita jadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa mewujudkan Papua yang maju, mandiri, dan harmonis,” tegasnya. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh para pendamping koperasi dari berbagai kabupaten dan kota di Papua. Selain sesi pelatihan teknis, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan berbagi pengalaman tentang praktik terbaik pengelolaan koperasi di tingkat lokal. Penulis: Jid Editor: GF 03 Nov 2025, 22:39 WIT
Gubernur Papua Tekankan Bank Papua Perkuat Peran Strategis dalam Mendorong UMKM dan Perekonomian Papuanewsonline.com, Jayapura — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan silaturahmi jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Bank Papua ke Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, di Kantor Gubernur Papua, Senin (03/11/2025). Pertemuan tersebut digelar sebagai bagian dari agenda rutin pelaporan kinerja dan kondisi terkini Bank Papua kepada Gubernur selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) dan Pemegang Saham Mayoritas, sekaligus sebagai upaya mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan milik daerah itu. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mathius Fakhiri memberikan sejumlah arahan strategis, khususnya terkait peran penting Bank Papua dalam memperkuat perekonomian masyarakat Papua melalui dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Tadi arahan beliau lebih kepada keberpihakan kita sebagai Bank Daerah terhadap para pelaku UMKM. Bank Papua diharapkan hadir lebih kuat di tengah masyarakat, menjadi mitra pembangunan ekonomi rakyat, dan tidak hanya fokus pada sektor korporasi,” ujar Direktur Operasional Bank Papua, Isak S. Wopari, usai pertemuan. Dalam laporannya, pihak manajemen Bank Papua menyampaikan kesiapannya untuk terus memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan, pemberian akses permodalan, serta pendampingan manajerial kepada pelaku usaha kecil di berbagai wilayah Papua. Wopari menjelaskan, hingga saat ini Bank Papua telah membina lebih dari seribu pelaku UMKM yang tersebar di Kota Jayapura, Abepura, Sentani, hingga daerah-daerah lain tempat cabang Bank Papua beroperasi. “UMKM binaan Bank Papua ini tidak hanya menjadi nasabah, tetapi juga kami dampingi dalam hal manajemen usaha, akses pembiayaan, dan promosi produk. Hasilnya bisa dilihat di sentra usaha seperti kawasan depan GOR Waringin, Imbi, dan Mama-Mama Papua,” jelasnya. Selain itu, Bank Papua juga aktif mendukung berbagai kegiatan pameran dan pelatihan kewirausahaan lokal guna memperluas jangkauan pasar produk-produk UMKM Papua ke tingkat nasional. Menyikapi perubahan wilayah administrasi yang kini terbagi menjadi enam provinsi di Tanah Papua, Wopari menegaskan bahwa Bank Papua tetap beroperasi di bawah kendali Gubernur Papua selaku pemegang saham utama. “Meski kini terdapat enam provinsi baru, secara struktur dan keputusan strategis, Bank Papua masih berada di bawah kendali Pemerintah Provinsi Papua. Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh daerah agar pelayanan dan dukungan pembiayaan tetap berjalan optimal,” tegasnya. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan peran Bank Papua sebagai lembaga keuangan daerah yang tidak hanya berfungsi komersial, tetapi juga sosial — yakni mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Tanah Papua. Gubernur Mathius Fakhiri dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas antara pemerintah daerah dan Bank Papua dalam menjawab tantangan ekonomi daerah. Menurutnya, dengan potensi sumber daya alam dan manusia yang besar, Papua memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi daerah dengan struktur ekonomi yang mandiri dan inklusif. “Bank Papua memiliki tanggung jawab moral dan ekonomi untuk menjadi motor penggerak kemajuan daerah. Dukungan terhadap UMKM bukan hanya soal kredit, tapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan lokal,” ujarnya. Pertemuan ini ditutup dengan penegasan komitmen kedua belah pihak untuk terus memperkuat sinergi, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan, digitalisasi layanan perbankan, serta memperkuat inklusi keuangan di wilayah-wilayah terpencil. Penulis: Jid Editor: GF 03 Nov 2025, 22:36 WIT
BI Papua dan Pemprov Papua Bersinergi Gelar GNPIP: Upaya Konkret Kendalikan Inflasi Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua akan melaksanakan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) pada 13 November 2025 di Kantor Gubernur Papua, Jayapura. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kestabilan harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi global dan nasional. Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua, Faturachman, menyampaikan bahwa pelaksanaan GNPIP merupakan bagian dari komitmen bersama seluruh pemangku kebijakan di Papua dalam menekan laju inflasi pangan yang kerap dipengaruhi faktor cuaca, transportasi, serta keterbatasan distribusi antar wilayah. “GNPIP akan menjadi kegiatan terpadu dengan berbagai program yang menyentuh langsung sektor riil, terutama pertanian dan akses pangan masyarakat. Dengan tema ‘Jaga Pangan, Jaga Papua’, kami ingin mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujar Faturachman, Senin (3/11/2025). Dalam pelaksanaannya, GNPIP Papua akan menghadirkan berbagai kegiatan utama, di antaranya Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Kerja Sama Antar Daerah (KAD) sebagai langkah strategis memperkuat konektivitas pasokan pangan antara Papua dan Papua Pegunungan, Penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian (Sarpras) bagi kelompok tani lokal, Business Matching pembiayaan sektor pertanian, yang mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan untuk membuka akses modal dan Talkshow dan pameran UMKM pangan, sebagai sarana edukasi dan promosi produk unggulan lokal. Faturachman menegaskan bahwa salah satu agenda penting GNPIP adalah penandatanganan kerja sama business-to-business (B2B) antara pelaku usaha dari Papua dan Papua Pegunungan. “Kerja sama ini diharapkan dapat menjamin kelancaran pasokan bahan pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi antarwilayah,” tambahnya. Sementara itu, Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BI Papua yang terus mendorong sinergi kebijakan pengendalian inflasi di tingkat daerah. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, tingkat inflasi Papua masih berada dalam batas aman dan sesuai dengan sasaran nasional. “Melalui pelaksanaan GNPIP dan kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah, pemerintah berupaya meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM,” kata Gubernur Fakhiri. Ia juga menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar wilayah. “Kita ingin generasi muda Papua melihat sektor pertanian bukan hanya sebagai kegiatan tradisional, tetapi juga peluang ekonomi yang menjanjikan di masa depan,” tegasnya. Melalui GNPIP, BI Papua dan Pemprov Papua berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh dan adaptif, dengan memperkuat rantai pasok pangan lokal. Kolaborasi lintas sektor ini juga sejalan dengan upaya nasional dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang akhir tahun. Kegiatan ini diprediksi akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, pelaku UMKM, lembaga keuangan, serta masyarakat umum. Penulis: Jid Editor: GF   03 Nov 2025, 22:32 WIT
Danlanud Yohanis Kapiyau Pimpin Serah Terima Jabatan Kadispers, Tekankan Loyalitas dan Profesionalis Papuanewsonline.com, Timika — Suasana khidmat menyelimuti Gedung Cartenz Mako Lanud Yohanis Kapiyau, Timika, pada Senin (3/11/2025), ketika Komandan Lanud (Danlanud) Yohanis Kapiyau, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Personel (Kadispers). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses rotasi dan penyegaran organisasi di lingkungan TNI Angkatan Udara. Upacara diikuti oleh seluruh perwira, bintara, tamtama, dan pegawai negeri sipil (PNS) di jajaran Lanud Yohanis Kapiyau. Bertindak sebagai Komandan Upacara yaitu Kapten Lek Daniel, sementara Letda Adm Fachri ditunjuk sebagai Perwira Upacara. Dalam sertijab kali ini, jabatan Kepala Dinas Personel (Kadispers) resmi diserahterimakan dari Kapten Adm Azwarman, S.Sos. kepada Kapten Adm Idrus Sinring, S.Sos., yang sebelumnya telah melaksanakan berbagai tugas di lingkungan TNI AU. Dalam amanatnya, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Kapten Adm Azwarman atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme selama menjalankan tugas sebagai Kadispers Lanud Yohanis Kapiyau. “Saya ucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan selama ini. Semoga pengalaman yang diperoleh menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di tempat penugasan yang baru,” ujar Danlanud YKU. Danlanud juga menyambut hangat kehadiran Kapten Adm Idrus Sinring, yang kini mengemban amanah sebagai Kadispers baru. Ia menekankan pentingnya adaptasi cepat dan koordinasi yang baik antar staf guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok Lanud. “Saya berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri, meningkatkan sinergi, serta berkontribusi optimal dalam pembinaan personel dan penguatan kinerja organisasi,” tambahnya. Serah terima jabatan ini disebut sebagai bagian dari mekanisme pembinaan karier dan penyegaran organisasi di lingkungan TNI AU. Regenerasi kepemimpinan, kata Danlanud, merupakan langkah penting agar setiap prajurit memiliki kesempatan untuk berkembang dan memberikan kontribusi maksimal sesuai bidangnya. Selain itu, momentum ini juga menjadi refleksi bagi seluruh anggota Lanud Yohanis Kapiyau untuk terus meningkatkan disiplin, loyalitas, dan semangat profesionalisme dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan udara di wilayah Papua Tengah yang memiliki tantangan geografis cukup tinggi. Usai kegiatan pokok upacara, acara dilanjutkan dengan penandatanganan naskah serah terima jabatan, penyematan tanda jabatan, serta foto bersama seluruh pejabat dan personel Lanud YKU. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah sederhana namun penuh keakraban, mencerminkan kekompakan dan solidaritas tinggi di antara prajurit TNI Angkatan Udara di Timika. Penulis: Jid Editor: GF   03 Nov 2025, 22:27 WIT
Razia Gabungan di Pelabuhan Pomako, Petugas Gagalkan Upaya Penyelundupan Ratusan Liter Sopi Papuanewsonline.com, Mimika — Suasana di Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur, mendadak ramai pada Senin (3/11/2025) pagi ketika petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol-PP, dan instansi terkait melakukan razia mendadak terhadap penumpang dan barang bawaan kapal KM Tatamailau yang baru bersandar dari Kabupaten Tual, Kepulauan Maluku Tenggara. Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Iptu Fits G. Nanlohy, itu berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras lokal jenis sopi sebanyak 157,5 liter. Minuman beralkohol tradisional tersebut ditemukan dalam beberapa jeriken besar yang disembunyikan di antara barang bawaan penumpang. “Razia ini merupakan langkah pencegahan. Kami ingin memastikan tidak ada barang berbahaya maupun miras oplosan yang beredar di wilayah Mimika, apalagi menjelang perayaan hari besar keagamaan,” ujar Iptu Fits kepada wartawan usai kegiatan. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah jeriken berisi sopi dengan kadar alkohol tinggi yang diperkirakan berasal dari wilayah Maluku. Barang bukti tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Kawasan KP3 Laut Pomako untuk proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut. Menurut Kapolsek Fits, modus penyelundupan seperti ini bukan hal baru. Banyak pelaku memanfaatkan momen kedatangan kapal dari luar daerah untuk membawa minuman keras tradisional yang dilarang beredar di Mimika. “Biasanya miras jenis sopi ini dibawa dari daerah asal dengan cara disembunyikan di barang bawaan penumpang atau di antara muatan kapal. Tapi kita sudah siaga di setiap kedatangan kapal untuk mencegah hal-hal seperti ini,” jelasnya. Razia ini bukan hanya bertujuan menegakkan hukum, tetapi juga bagian dari langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah pesisir Mimika, khususnya menjelang akhir tahun dan hari-hari besar keagamaan. Kapolsek Fits menegaskan bahwa peredaran minuman keras sering menjadi pemicu utama terjadinya tindak kriminal dan gangguan sosial, terutama di kawasan pelabuhan dan pesisir. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan. “Kami akan terus lakukan operasi rutin, terutama setiap kapal dari luar daerah tiba. Tujuannya bukan hanya menindak, tapi juga mencegah agar masyarakat Mimika bisa hidup dalam lingkungan yang aman dan tertib,” tegasnya. Selain Polri dan TNI, razia kali ini juga melibatkan personel Satpol PP Kabupaten Mimika serta unsur Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pomako. Kolaborasi lintas instansi ini disebut menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasi gabungan tersebut. Pihak pemerintah daerah pun mendukung langkah aparat keamanan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama memerangi peredaran minuman keras ilegal yang dinilai sering memicu keributan, kecelakaan, dan tindak kekerasan di tengah masyarakat. Dengan diamankannya ratusan liter sopi itu, aparat berharap efek jera dapat tercipta di kalangan pelaku penyelundupan. Razia serupa dijadwalkan akan digelar secara berkala pada setiap kedatangan kapal dari luar Papua Tengah. Penulis: Jid Editor: GF   03 Nov 2025, 22:24 WIT
Pengumuman Pejabat 12 OPD Mimika Tertunda, Pj Sekda Pastikan Tunggu Kepulangan Bupati Papuanewsonline.com, Timika – Harapan masyarakat Mimika untuk segera mengetahui nama-nama pejabat yang akan mengisi 12 posisi strategis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih harus bersabar. Pengumuman resmi yang semula dijadwalkan pada Senin (3/11/2025) terpaksa ditunda karena Bupati Mimika, Johannes Rettob, masih berada di luar daerah. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, mengonfirmasi bahwa pengumuman akan dilakukan setelah Bupati kembali ke Timika dalam waktu dekat. “Memang rencana awal tanggal 3 hari ini beliau umumkan. Tapi karena Bapak Bupati tidak berada di tempat, maka kita tunggu kepulangan beliau. Setelah kembali, barulah pengumuman dilakukan secara resmi,” ujar Abraham saat diwawancarai awak media di Timika, Senin (3/11/2025). Penundaan ini sempat menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat dan pegawai ASN, namun Pj Sekda menegaskan bahwa tidak ada kendala administratif yang menghambat proses tersebut. Menurutnya, seluruh tahapan seleksi, rotasi, dan mutasi pejabat telah berjalan sesuai aturan dan mendapat rekomendasi resmi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Seluruh proses sudah kita jalankan dengan mengikuti ketentuan. Rekomendasi dari KASN pun sudah diterima. Jadi, tinggal dibacakan saja oleh Pak Bupati,” jelas Abraham. Ia juga memastikan bahwa transparansi dan profesionalitas tetap menjadi prinsip utama dalam proses pengisian jabatan ini, mengingat posisi yang akan diisi merupakan jabatan penting dan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika. Lebih lanjut, Abraham menyebutkan bahwa pelantikan pejabat baru akan segera dilakukan tidak lama setelah pengumuman resmi dilakukan. Ia memperkirakan pelantikan akan digelar dalam kurun waktu satu minggu, mengingat sebagian jabatan yang kosong perlu segera diisi agar pelayanan publik tidak terganggu. “Kalau sudah diumumkan, pelantikan tidak lama lagi. Mungkin satu minggu setelah itu langsung dilakukan, karena jabatan-jabatan tersebut otomatis kosong setelah pejabat lama digeser,” ujarnya. Pj Sekda juga mengimbau seluruh ASN agar tetap tenang dan menunggu proses berjalan sebagaimana mestinya. Ia menegaskan bahwa Bupati tidak akan melantik pejabat di luar rekomendasi KASN, sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan sesuai regulasi nasional. “Tidak mungkin Pak Bupati lantik pejabat di luar dari rekomendasi Komisi ASN. Semua dilakukan sesuai aturan. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” tegas Abraham. Selain menyinggung soal penundaan pengumuman pejabat, Abraham juga menekankan bahwa rotasi jabatan bukan semata urusan administratif, melainkan upaya penyegaran struktur organisasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Ia berharap pejabat baru nantinya mampu memberikan inovasi serta memperkuat sinergi antar-OPD dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah. “Rotasi dan mutasi adalah hal biasa dalam birokrasi. Tujuannya untuk memperkuat organisasi dan memberi ruang bagi pejabat yang punya kinerja baik agar bisa berkontribusi lebih besar,” tambahnya. Dengan begitu, proses seleksi dan pelantikan pejabat ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Mimika. Penulis: Bim Editor: GF  03 Nov 2025, 22:18 WIT
Jelang Hari Otsus, PJ Sekda Mimika Tekankan Kesiapan OPD Hadapi Pameran di Nabire Papuanewsonline.com, Mimika – Menjelang peringatan Hari Otonomi Khusus (Otsus) yang akan digelar secara terpusat di Nabire, Pejabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola dana Otsus untuk segera menyiapkan dokumen program dan laporan capaian pembangunan yang akan ditampilkan dalam kegiatan Pameran Otsus Papua Tengah. Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Abraham Kateyau saat memimpin apel pagi di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (3/11/2025). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan administrasi dan substansi agar Mimika dapat tampil maksimal dalam ajang yang mempertemukan seluruh kabupaten di wilayah Papua Tengah tersebut. “Pameran Otsus ini merupakan momentum penting untuk menunjukkan sejauh mana dana Otsus telah memberikan manfaat bagi masyarakat Papua. Karena itu, saya minta setiap OPD segera menyiapkan dokumen dan laporan yang lengkap serta menampilkan hasil nyata pembangunan,” tegas Abraham. Abraham menjelaskan, Pameran Otsus Papua Tengah dijadwalkan berlangsung mulai 14 November 2025 di Nabire dan akan melibatkan seluruh kabupaten/kota di wilayah provinsi. Setiap daerah diwajibkan menyiapkan stand pameran yang menampilkan berbagai program, kegiatan, dan inovasi pembangunan yang bersumber dari dana Otsus. Ia menambahkan, kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi forum evaluasi publik yang memperlihatkan sejauh mana efektivitas pengelolaan dana Otsus di masing-masing daerah. “Pameran ini bukan hanya untuk memperlihatkan hasil pembangunan, tapi juga untuk membuka ruang transparansi dan akuntabilitas. Masyarakat harus tahu dana Otsus digunakan untuk apa saja, dan bagaimana dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, PJ Sekda Mimika juga mengimbau agar setiap OPD berkoordinasi lintas sektor guna menampilkan hasil terbaik dan memperkuat sinergi pembangunan. Ia mencontohkan beberapa dinas pengampu utama dana Otsus, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pekerjaan Umum, agar mempersiapkan data-data visual dan naratif yang menggambarkan capaian mereka selama ini. “Setiap dinas pengelola dana Otsus wajib melaporkan apa yang sudah dilakukan. Jangan hanya data, tetapi juga bukti konkret di lapangan. Hal ini penting agar masyarakat bisa menilai langsung hasil kerja pemerintah daerah,” tutur Abraham Kateyau. Selain memperkuat koordinasi internal, pameran juga diharapkan menjadi ajang partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan terhadap pelaksanaan program Otsus, agar ke depan kebijakan dapat lebih tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat akar rumput. Dengan dukungan seluruh OPD, Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen menampilkan inovasi dan capaian unggulan yang lahir dari program Otsus, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pameran ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan bagaimana pemerintah daerah menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan pembangunan. “Kami ingin Mimika menjadi contoh daerah yang serius mengelola dana Otsus secara profesional dan berorientasi pada hasil. Semua program harus berdampak langsung pada masyarakat,” tegas Abraham. Pameran Otsus Papua Tengah akan berlangsung selama tiga hari, dan diproyeksikan menjadi sarana penting untuk memperkuat kerja sama antar daerah, sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam membangun Papua yang lebih maju dan sejahtera. Penulis: Bim Editor: GF  03 Nov 2025, 22:14 WIT
Polda Papua Pantau Pergerakan Iyoktogi Telenggen, Anggota TPNPB yang Pernah Masuk DPO Papuanewsonline.com, Papua – Polda Papua kembali menegaskan langkah tegasnya dalam menjaga keamanan di wilayah pegunungan tengah Papua. Salah satu fokus pengawasan saat ini tertuju pada Iyoktogi Telenggen, yang diketahui merupakan anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan pernah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) aparat kepolisian. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Cahyo Sukarnito, membenarkan bahwa aparat kepolisian telah melakukan tindakan hukum terhadap Iyoktogi Telenggen sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Kami telah melakukan upaya penindakan terhadap Iyoktogi Telenggen sesuai dengan hukum yang berlaku. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan menegakkan kedaulatan hukum di Papua,” ujar Kombes Cahyo dalam keterangannya, Senin (3/11/2025). Menurut keterangan resmi, penindakan terhadap Iyoktogi Telenggen dilakukan setelah aparat memperoleh informasi valid mengenai aktivitasnya yang berpotensi mengganggu keamanan di sejumlah titik rawan konflik di wilayah pegunungan. Aparat gabungan dari TNI-Polri dilaporkan telah memperketat patroli dan memantau pergerakan sejumlah kelompok bersenjata yang masih aktif di wilayah tersebut. Kombes Cahyo menegaskan bahwa penindakan ini tidak hanya bertujuan untuk menangkap pelaku yang terlibat dalam jaringan TPNPB, tetapi juga untuk menjamin keamanan warga sipil yang kerap menjadi korban dalam situasi konflik bersenjata. “Langkah-langkah yang kami lakukan selalu mengedepankan keselamatan masyarakat. Tidak ada toleransi terhadap pihak-pihak yang berusaha mengganggu ketertiban umum,” tegasnya. Polda Papua memastikan seluruh tindakan aparat di lapangan dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip hukum dan kemanusiaan. Selain langkah penegakan hukum, kepolisian juga melakukan pendekatan humanis dan dialogis dengan masyarakat di sekitar wilayah konflik, guna meredam potensi ketegangan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Kami berkomitmen menjaga keamanan dan melindungi masyarakat Papua dari segala bentuk ancaman, baik dari kelompok bersenjata maupun pelaku kriminal lainnya. Kami berharap masyarakat turut mendukung upaya ini dengan memberikan informasi yang akurat,” tambah Kombes Cahyo. Dengan langkah-langkah tersebut, aparat berharap situasi keamanan di wilayah Papua dapat terus kondusif dan kegiatan masyarakat dapat berjalan normal tanpa gangguan dari pihak-pihak yang berupaya mengacaukan stabilitas daerah. Penulis: Hendrik Editor: GF  03 Nov 2025, 11:59 WIT
Tragedi di Asmat: Anggota Polres Tewas Dibacok Warga Diduga Mabuk, Polisi Janji Usut Tuntas Pelaku Papuanewsonline.com, Asmat – Suasana pagi di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, berubah mencekam setelah insiden tragis menewaskan seorang anggota polisi. Briptu Abraham Eliaser Yarisetouw, personel Polres Asmat, tewas usai dibacok warga yang diduga dalam kondisi mabuk pada Senin (3/11/2025) di kawasan Jalan PLN Baru, Agats. Peristiwa ini bermula ketika korban bersama dua rekannya menerima laporan adanya keributan akibat seorang pria yang bertindak agresif setelah menenggak minuman keras. Ketiganya segera menuju lokasi untuk menenangkan situasi. Namun, upaya persuasif tersebut berubah menjadi tragedi berdarah saat pelaku berinisial SU alias Simon tiba-tiba menyerang menggunakan parang. “Pelaku menyerang secara mendadak saat korban berusaha menenangkan keadaan. Serangan itu menyebabkan luka parah di bahu dan tubuh korban,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Cahyo Sukarnito, dalam keterangan resminya, Senin siang. Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan dan segera mengevakuasi Briptu Abraham ke RSUD Perpetua J. Safanpo Agats. Namun, luka yang diderita cukup parah akibat sabetan benda tajam di beberapa bagian tubuh. Petugas medis telah berupaya keras melakukan penanganan darurat, tetapi nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 07.55 WIT. Kepergian Briptu Abraham meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Polres Asmat dan seluruh jajaran kepolisian di Papua Selatan. Sejumlah anggota Polres tampak melakukan penghormatan terakhir di halaman Mapolres Asmat sebelum jenazah diberangkatkan ke rumah duka. “Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Almarhum gugur dalam tugas menjaga keamanan masyarakat. Polri akan memberikan penghormatan dan hak-hak kedinasan bagi keluarga korban,” tambah Kombes Cahyo Sukarnito. Setelah kejadian tersebut, aparat Polres Asmat bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku SU alias Simon beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam aksi penyerangan. Hingga kini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Polisi menduga kuat pelaku berada dalam kondisi mabuk berat akibat konsumsi minuman keras lokal, yang kerap menjadi pemicu berbagai tindakan kriminal di wilayah tersebut. “Kami masih mendalami motif di balik penyerangan ini. Namun indikasi awal menunjukkan pelaku berada di bawah pengaruh alkohol,” jelas Cahyo. Pihak kepolisian juga akan melakukan tes toksikologi untuk memastikan kadar alkohol dalam tubuh pelaku dan memeriksa kemungkinan adanya gangguan kejiwaan yang memengaruhi tindakannya. Tragedi ini menjadi peringatan keras akan bahaya konsumsi minuman keras di kalangan masyarakat Papua, terutama di wilayah pedalaman yang masih memiliki akses terbatas terhadap pengawasan aparat. Polri berjanji akan mengusut kasus ini hingga tuntas dan memastikan pelaku menerima hukuman setimpal atas perbuatannya. Selain itu, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli malam dan sosialisasi bahaya miras di wilayah Asmat, guna mencegah terulangnya insiden serupa. “Kami akan memperkuat pengawasan terhadap peredaran miras ilegal serta membangun kesadaran masyarakat agar menjauhi alkohol dan kekerasan,” tegas Kombes Cahyo. Kasus ini menjadi pengingat bahwa tugas aparat di lapangan tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga perjuangan nyata menghadapi risiko tinggi demi menjaga keamanan masyarakat. Briptu Abraham Eliaser Yarisetouw pun kini dikenang sebagai pahlawan tugas yang gugur dalam pengabdian untuk menjaga kedamaian di tanah Papua. Penulis: Hendrik Editor: GF  03 Nov 2025, 11:56 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT