Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Polri Tindak Tegas Tambang Pasir Ilegal di Kawasan Gunung Merapi
Papuanewsonline.com, Magelang – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri bersama Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Polresta Magelang, serta instansi terkait lainnya, menindak tegas aktivitas penambangan pasir ilegal yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (3/11).Penindakan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat dan informasi dari berbagai kementerian dan lembaga terkait yang mengungkap aktivitas tambang tanpa izin di kawasan konservasi tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, ditemukan sekitar 36 titik lokasi tambang pasir ilegal dan 39 depo pasir yang tersebar di lima kecamatan, yaitu Srumbung, Salam, Muntilan, Mungkid, dan Sawangan.Dalam operasi bersama ini, petugas menindak lokasi penambangan ilegal di Alur Sungai Batang, Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, serta depo pasir di Tejowarno, Tamanagung, Muntilan, Kabupaten Magelang. Dari hasil pemeriksaan Tim Ahli Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah dan Balai TNGM, diketahui lokasi tersebut tidak memiliki izin usaha pertambangan dan berada di dalam kawasan taman nasional.Sebagai bagian dari proses penyidikan, penyidik menyita enam unit excavator dan empat unit dumptruck dari lokasi. Aktivitas tambang tersebut diketahui telah beroperasi sekitar 1,5 tahun dengan luas bukaan lahan 6,5 hektar, serta nilai transaksi keuangan yang mencapai Rp48 miliar. Jika dihitung dari seluruh aktivitas tambang ilegal di wilayah Kabupaten Magelang dalam dua tahun terakhir, total nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp3 triliun.Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni menegaskan bahwa penambangan pasir ilegal di kawasan konservasi tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.“Aktivitas tambang pasir ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi menimbulkan kerugian besar bagi negara dan merusak ekosistem yang seharusnya dilindungi. Kami tidak hanya menindak pelaku di lapangan, tetapi juga menelusuri jaringan yang terlibat dari hulu hingga hilir,” ujar Brigjen Pol. Moh. Irhamni.Ia menambahkan bahwa penegakan hukum dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan sinergi lintas lembaga untuk mencari solusi jangka panjang.“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah guna menyusun langkah-langkah solutif serta program pemulihan bagi masyarakat. Penertiban ini bukan semata penindakan, tapi juga untuk memastikan kelestarian alam terjaga dan kekayaan negara dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.Brigjen Irhamni juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan tokoh lokal yang aktif memberikan informasi terkait aktivitas tambang ilegal di wilayahnya. PNO-12
04 Nov 2025, 13:05 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Tanamkan Nilai Kepedulian Lewat Aksi Berbagi di Jalanan Timika
Papuanewsonline.com, Timika – Personel Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2025 Posko Timika melaksanakan kegiatan sosial berbagi kasih kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Mimika, Jumat (31/10/2025).Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIT tersebut dilakukan dengan membagikan makanan dan minuman kepada masyarakat di seputaran Jalan Kabupaten Mimika. Sasaran utama kegiatan ini adalah para pekerja jalanan, pengangkut sampah, dan anak-anak yang membutuhkan uluran tangan.Selain membagikan bantuan, personel juga menyempatkan diri untuk berbincang santai dengan warga sekitar guna mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh personel Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Bripda Annisa Mahardika dan Bripda Alfesa Hafiz Bagaskara.Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kepedulian dan bantuan nyata.“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran aparat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam berbagi kepedulian dan meringankan beban masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan imbauan agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu situasi kondusif di Papua.“Mari kita jaga bersama situasi damai di Tanah Papua. Percayakan sepenuhnya kepada Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” imbau Kombes Pol. Adarma Sinaga.Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 menegaskan bahwa kegiatan berbagi kasih ini akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai wujud nyata kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat di Papua. PNO-12
04 Nov 2025, 11:56 WIT
Dukung Polri Berantas Narkoba, Mahasiswa NU Apresiasi Pemusnahan Barang Bukti Bernilai Rp29 Triliun
Papuanewsonline.com, Jakarta – Presidium Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah tegas Polri dalam pemberantasan narkoba, termasuk kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Rabu (29/10).Ketua BEM PTNU, Ahmad Bahur Rifqi, menilai kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba ini merupakan langkah konkret dalam upaya menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika.“Kami sangat mengapresiasi inisiasi dari Polri. Kegiatan ini sangat bagus dan kami sangat mendukung, karena dengan pemusnahan barang bukti narkoba ini, kita bisa menyelamatkan generasi bangsa untuk masa depan,” ujar Ahmad Bahur Rifqi.Ia menegaskan, pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen bangsa.“Saya harap kegiatan seperti ini tidak hanya seremonial, tapi benar-benar menjadi dorongan positif untuk seluruh lembaga di negara ini agar terus mengungkap sindikat-sindikat narkoba,” lanjutnya.Ahmad Bahur Rifqi menegaskan bahwa mahasiswa Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia siap mendukung langkah Polri dalam mengungkap jaringan kejahatan narkoba demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.“Kami, BEM PTNU se-Indonesia, menyatakan dukungan penuh terhadap Polri dan seluruh jajarannya dalam memberantas kejahatan narkoba,” tegasnya.Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba, serta wujud nyata sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. PNO-12
04 Nov 2025, 09:06 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Selidiki Kasus Penikaman Warga Pendatang di Dekai, Yahukimo
Papuanewsonline.com, Yahukimo - Satgas Operasi Damai Cartenz bergerak cepat merespons peristiwa penikaman terhadap seorang warga pendatang bernama Nurdi (53) di Jalan Elite, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 15.50 WIT.Kegiatan penanganan awal dipimpin oleh IPDA Muhammad Hasan selaku Personel Satgas Gakkum (Kanit Lidik) Unit Yahukimo bersama enam personel lainnya. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan pihak RSUD Dekai untuk memastikan kondisi korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka tusuk pada dagu sebelah kanan serta goresan luka di bagian leher belakang, namun dalam kondisi sadar dan telah mendapat perawatan di RSUD Dekai.Dari hasil penyelidikan di lapangan, diketahui bahwa tiga orang laki-laki tidak dikenal sebelumnya sempat mendatangi kios milik korban pada siang hari, kemudian kembali sekitar pukul 15.50 WIT dengan membawa jerigen kosong berpura-pura hendak membeli bensin. Karena mengenali salah satu dari mereka, korban membuka pintu kios untuk melayani. Tidak lama kemudian, seorang saksi NA (23), yang merupakan anak korban, mendengar suara gaduh dari arah kios dan mendapati ayahnya sudah tergeletak bersimbah darah di dalam kios.Tim memperoleh dua rekaman CCTV dari bagian luar dan dalam kios. Berdasarkan hasil rekaman, tampak tiga pelaku datang bersama.- Pelaku pertama mengenakan hoodie putih bergaris hitam di lengan kanan dengan tinggi badan sekitar 160 cm.- Pelaku kedua memakai kaos hijau lengan pendek dan celana pendek coklat dengan tinggi badan sekitar 165 cm.- Pelaku ketiga menggunakan jaket hoodie hitam dan celana pendek hitam dengan tinggi badan sekitar 165 cm.Dalam rekaman CCTV di dalam kios, terlihat pelaku berjaket hitam membacok korban menggunakan parang, sementara pelaku berjaket putih menusuk dagu korban dengan benda tajam. Setelah melakukan aksinya, ketiganya melarikan diri ke arah Jalan Elite.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah petunjuk penting untuk mengungkap para pelaku.“Kami sudah mengamankan rekaman CCTV dan keterangan saksi. Tim gabungan Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo sedang melakukan langkah-langkah investigasi lanjutan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku,” jelas Brigjen Pol Faizal Ramadhani.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap warga sipil tidak akan dibiarkan.“Kami berkomitmen menjaga keamanan masyarakat di Yahukimo. Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan tegas. Setiap bentuk kekerasan yang dilakukan oleh pihak mana pun akan ditindak sesuai prosedur,” tegas Kombes Pol Adarma Sinaga.Satgas Ops Damai Cartenz saat ini terus melakukan pengembangan penyelidikan bersama unit Reskrim Polres Yahukimo untuk menangkap para pelaku. Berdasarkan hasil analisis awal, kejadian semacam ini kerap dilakukan oleh simpatisan maupun kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo dengan tujuan menciptakan gangguan keamanan di wilayah tersebut.Situasi di Kabupaten Yahukimo saat ini dilaporkan tetap aman dan terkendali di bawah pengawasan personel gabungan Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Yahukimo. PNO-12
04 Nov 2025, 08:49 WIT
Buronan Kasus Pembakaran Hunuth, Berhasil Diringkus Polda Maluku di Jakarta
Papuanewsonline.com, Ambon – Setelah sebulan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), pelarian tersangka kasus dugaan tindak pidana pembakaran, kekerasan bersama terhadap barang, dan pengrusakan di Desa Hunuth (Durian Patah), Kota Ambon, akhirnya berakhir. Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku berhasil menangkap Rian Wailussy alias Babang Rian di Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/11/2025).Penangkapan ini berdasarkan Surat DPO Nomor: DPO/6/IX/RES.1.24./2025/Ditreskrimum tanggal 30 September 2025 serta Surat Perintah Dirreskrimum Nomor: Sprin/400/X/RES.1.24./2025/Ditreskrimum tanggal 30 Oktober 2025.Tim Ditreskrimum berangkat ke Jakarta pada Jumat (31/10) untuk menindaklanjuti informasi terkait keberadaan tersangka. Setelah dilakukan pemetaan dan pemantauan di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu pagi, tim mendapati tersangka tengah berbelanja di sebuah Indomaret bersama seorang wanita yang diduga istrinya.Anggota tim mengenali wajah tersangka. Setelah memastikan kebenaran identitasnya, tim melakukan pembuntutan hingga ke tempat kos milik Ibu D, yang juga Ketua RT setempat.Sekitar pukul 09.00 WIB, dengan disaksikan pemilik kos, tim langsung melakukan penangkapan dan pengamanan tersangka tanpa perlawanan di kamar kos tersebut.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., membenarkan penangkapan tersebut.“Benar, Tim Ditreskrimum Polda Maluku telah berhasil menangkap tersangka Rian Wailussy alias Babang Rian di Jakarta. Tersangka merupakan DPO kasus pembakaran dan pengrusakan di Hunuth. Saat ini, tim sedang melakukan proses administrasi penyidikan dan membawa tersangka ke Ambon untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Rositah.Dir Reskrimum Polda Maluku kombes Pol. Dasmin Ginting. S.I.K juga menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan yang terus menelusuri setiap jejak pelarian tersangka.“Tidak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan. Kami akan terus memburu dan menindak tegas setiap pelaku yang melarikan diri dari proses hukum,” tegasnya.Sesuai rencana, tersangka dibawa ke Ambon untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Ditreskrimum. .Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.Si memberikan apresiasi kepada tim Ditreskrimum atas kerja cepat dan terukur dalam menangkap pelaku DPO di wilayah hukum luar Maluku. Ia menegaskan bahwa Polri tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan, terutama yang berupaya menghindar dari proses hukum.“Saya mengapresiasi langkah Ditreskrimum Polda Maluku yang berhasil menangkap DPO kasus pembakaran di Hunuth. Ini bukti nyata komitmen Polri dalam menegakkan hukum dan memastikan keadilan bagi masyarakat,” ujar Kapolda.“Saya juga ingin menegaskan kepada para pelaku kejahatan, khususnya yang masih berstatus DPO, jangan pernah berpikir bisa lari dari tanggung jawab hukum. Cepat atau lambat, kami akan datang menjemput kalian di mana pun bersembunyi. Tidak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polda Maluku, dan saya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak melindungi para pelaku kejahatan” tegas Irjen Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.SiKeberhasilan Tim Ditreskrimum Polda Maluku dalam menangkap buronan kasus pembakaran ini menunjukkan keseriusan dan konsistensi aparat penegak hukum dalam menjaga rasa aman masyarakat. Polda Maluku terus menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan, sekaligus mengirim pesan kuat bahwa setiap pelaku kejahatan akan dihadapkan pada konsekuensi hukum tanpa kompromi. PNO-12
04 Nov 2025, 08:13 WIT
Kapolda Maluku Jalin Silaturahmi Bersama Forkopimca dan Tokoh Masyarakat Taniwel Timur
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan pentingnya menjaga budaya "Pela Gandong" dan "Hidup Orang Basudara" sebagai fondasi utama dalam menjaga kedamaian, toleransi, dan persatuan.Usai mengakhiri kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Maluku Tengah, Kapolda Maluku Irjen Prof. Dr. Dadang Hartanto, dan Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, kembali melaksanakan silaturahmi dan makan siang bersama Forkopimca serta seluruh elemen masyarakat di Taniwel Timur, Sabtu (1/11/2025).Dalam lawatannya, Kapolda dan Wakapolda yang didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku dan Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) menyapa seluruh elemen masyarakat termasuk Pemerintah setempat di Gedung Serbaguna Kantor Camat Taniwel Timur.Pertemuan dengan seluruh stakeholder di kecamatan Taniwel Timur menjadi agenda lanjutan dalam rangkaian kunjungan kerja Kapolda di wilayah Polres SBB. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat serta sarana mempererat hubungan antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.Kedatangan Kapolda yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta rombongan disambut secara adat oleh masyarakat Taniwel Timur yang dipimpin Plt. Camat Taniwel Timur, Thomas A. Mawene, S.Sos, didampingi Ketua PKK, Kapolsek Taniwel Timur IPTU Mika Pesiwarissa beserta Ketua Bhayangkari Ranting.Penyambutan ditandai dengan pengalungan syal kepada Kapolda dan Wakapolda Maluku, serta penyerahan bunga kepada Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku.Selain itu, anak-anak perempuan Desa Waraloin menyerahkan dua ekor ayam jantan sebagai simbol adat penerimaan tamu kehormatan, disertai tarian adat Cakalele dan Maru-Maru yang menggambarkan semangat persaudaraan dan kebanggaan masyarakat Taniwel Timur.Usai prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dan makan siang bersama seluruh unsur Muspika dan masyarakat Taniwel Timur.Plt. Camat Taniwel Timur Thomas A. Mawene, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan Kapolda Maluku. Ia menilai kehadiran Kapolda dan rombongan merupakan bentuk nyata perhatian pimpinan Polri terhadap masyarakat di wilayah pelosok Maluku.Sementara itu, Kapolda Maluku Prof. Dr. Dadang Hartanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat Taniwel Timur. Ia mengaku kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.“Kunjungan ini bukan sekadar agenda dinas, tetapi merupakan kesempatan bagi kami untuk menyapa, berdialog, dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Karena menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” ungkapnya.Kapolda menegaskan pentingnya menjaga budaya Pela Gandong dan semangat Hidup Orang Basudara yang menjadi ciri khas masyarakat Maluku sebagai fondasi utama menjaga kedamaian, toleransi, dan persatuan.“Mari kita rawat nilai-nilai basudara dan pela gandong ini. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah. Keamanan daerah bukan hanya tanggung jawab TNI-Polri, tetapi hasil kerja bersama seluruh masyarakat,” tegasnya.Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan pembangunan Polsek Taniwel Timur merupakan salah satu program strategis Polda Maluku dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Seram Bagian Barat.Kapolda berharap dukungan seluruh pihak agar proses pembangunan dapat berjalan bertahap sesuai perencanaan. “Mohon doa dan dukungan agar rencana pembangunan Polsek Taniwel Timur dapat terwujud. Dengan kehadiran Polsek di sini, masyarakat akan semakin mudah mendapatkan pelayanan kepolisian yang cepat, dekat, dan humanis,” ucapnya.Pada kesemlatan itu Kapolda mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh negatif. Ia menekankan pentingnya pendidikan, budi pekerti, serta pengawasan penggunaan teknologi dan media sosial bagi anak-anak.“Dorong anak-anak kita untuk belajar, membaca, dan memanfaatkan teknologi dengan bijak. Jangan biarkan mereka mewarisi tradisi kekerasan atau perilaku yang tidak baik. Jadikan media sosial sebagai sarana belajar dan menambah wawasan,” pesan Kapolda.Menutup arahannya, Kapolda mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat kebersamaan, dan mendukung program pemerintah dalam membangun daerah.“Mari kita bergandengan tangan membangun Maluku yang damai, aman, dan sejahtera. Saya dan jajaran Polda Maluku akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya. PNO-12
04 Nov 2025, 08:02 WIT
Ketua Umum DPP GRANAT Apresiasi Keberhasilan Polri Ungkap dan Musnahkan Barang Bukti Narkoba
Papuanewsonline.com, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) Henry Yosodiningrat memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Polri dalam mengungkap dan memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar pada Rabu 29 Oktober 2025. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan pengorbanan panjang para personel di lapangan.Henry menegaskan, pengungkapan kasus narkoba tidaklah mudah karena memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, baik dari sisi operasi maupun taktik penyelidikan.“Untuk diketahui oleh publik, pengungkapan kasus narkoba itu mempunyai tingkat kesulitan tersendiri. Kalau hari ini kita melihat pemusnahan dalam jumlah besar, itu bukan hasil temuan biasa, melainkan buah dari kerja panjang pengintaian, penyamaran, bahkan kadang anggota harus menyamar seperti gelandangan dengan segala keterbatasan,” ujar Henry, Sabtu (1/11).Ia menambahkan, di balik keberhasilan tersebut terdapat tantangan besar yang dihadapi aparat, mengingat sindikat narkoba beroperasi dengan modus yang terus berubah dan sistem yang sangat rapi.“Yang dihadapi Polri ini adalah sindikat yang sistematis, konsepsional, dan selalu mengubah modus. Karena itu, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polri. Bahkan, saya mengusulkan agar para anggota yang berprestasi di lapangan diberikan penghargaan, misalnya berupa kesempatan pendidikan atau pelatihan khusus,” imbuhnya.Lebih lanjut, Henry menegaskan komitmen GRANAT untuk terus mendukung langkah Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.“GRANAT sejak awal berdirinya 26 tahun lalu selalu bermitra dengan Polri dan BNN. Kami akan terus memberikan dukungan penuh dan semangat kepada seluruh jajaran yang berjuang di garis depan,” tegasnya.Ia menutup pernyataannya dengan pesan agar seluruh pihak tetap konsisten dalam pengabdian terhadap bangsa melalui pemberantasan narkoba.“DPP GRANAT memberikan dukungan tinggi dan dorongan semangat bagi Polri untuk terus memberantas masuk dan peredaran gelap narkoba sebagai bentuk pengabdian terhadap bangsa tanpa batas,” pungkas Henry Yosodiningrat. PNO-12
04 Nov 2025, 07:55 WIT
Tim Pembina Samsat Papua Raya Gandeng Gubernur Fakhiri Genjot PAD Lewat PKB
Papuanewsonline.com, Jayapura — Dalam
upaya memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) dan mendorong kepatuhan wajib
pajak kendaraan, Tim Pembina Samsat Papua Raya yang terdiri dari PT Jasa
Raharja Cabang Papua, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua, dan Badan Pendapatan
Daerah (Bapenda) Provinsi Papua, menggelar pertemuan strategis dengan Gubernur
Papua, Mathius Fakhiri, pada Senin (3/11/2025). Pertemuan yang berlangsung di
Jayapura ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas
instansi dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, khususnya di bidang
administrasi kendaraan bermotor. Kepala PT Jasa Raharja Cabang
Papua, Hermanus Haurissa, menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah dari
sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu kunci untuk
memperkuat kemandirian fiskal pemerintah daerah. “Kami menyampaikan kepada Bapak
Gubernur sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat
dalam membayar PKB. Peningkatan penerimaan pajak kendaraan bukan hanya soal
pendapatan, tapi juga tentang tanggung jawab bersama membangun Papua,” ujar
Hermanus. Menurutnya, keberadaan Tim
Pembina Samsat Papua Raya memiliki peran vital dalam mengintegrasikan pelayanan
antara kepolisian, Jasa Raharja, dan Bapenda. Langkah kolaboratif ini
diharapkan dapat menghadirkan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran
pajak di tingkat akar rumput. Sementara itu, Direktur Lalu
Lintas Polda Papua, Kombes Pol Tri Yulianto, menuturkan bahwa pihaknya bersama
Tim Pembina Samsat mengedepankan pendekatan humanis dalam mengajak masyarakat
untuk taat membayar pajak kendaraan. “Kami tidak hanya melakukan
penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pendekatan persuasif. Kami ingin
masyarakat memahami bahwa memiliki kendaraan adalah hak, namun membayar pajak
adalah kewajiban,” jelasnya. Tri juga menambahkan bahwa
seluruh dana pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan masyarakat akan kembali
dalam bentuk pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan, jembatan, dan
fasilitas publik lain yang manfaatnya dapat langsung dirasakan. “Kami terus mengingatkan bahwa
membayar pajak adalah bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan Papua.
Setiap rupiah pajak yang dibayarkan kembali kepada masyarakat,” tegas Tri. Gubernur Papua, Mathius Fakhiri,
menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Ia menegaskan dukungannya terhadap
seluruh langkah strategis yang diusulkan Tim Pembina Samsat Papua Raya untuk
meningkatkan kesadaran wajib pajak. “Pemerintah daerah tentu
mendukung penuh langkah-langkah sinergis seperti ini. Peningkatan PAD dari
sektor PKB akan membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan
masyarakat Papua,” ujar Fakhiri dalam pertemuan tersebut. Menurut Gubernur, kerja sama
lintas lembaga menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membangun tata
kelola pajak daerah yang transparan dan berkeadilan. Ia berharap kesadaran
masyarakat untuk membayar pajak kendaraan dapat terus tumbuh melalui sosialisasi
dan pelayanan yang lebih baik. Selain penguatan koordinasi, Tim
Pembina Samsat Papua Raya juga tengah menyiapkan langkah-langkah lanjutan,
seperti digitalisasi layanan Samsat dan program jemput bola untuk menjangkau
wajib pajak di daerah terpencil.
Inovasi ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan
pembayaran pajak dan mempercepat proses administrasi kendaraan bermotor di
Papua. “Kami ingin mempermudah, bukan
mempersulit. Lewat inovasi dan kolaborasi, masyarakat bisa membayar pajak
dengan lebih mudah dan cepat,” kata Hermanus. Penulis: Jid
Editor: GF
03 Nov 2025, 22:52 WIT
Tiga Nama Terbaik Hasil Seleksi JPT Pratama Pemkab Mimika Resmi Diumumkan
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan
Tinggi (JPT) Pratama secara resmi mengumumkan hasil seleksi terbuka bagi
sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah. Pengumuman ini
disampaikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
(BKPSDM) Mimika pada Senin (3/11/2025), dan dituangkan dalam Surat Panitia
Seleksi Nomor: 005/PANSEL-SELTER/MMK/2025 yang ditandatangani oleh Ketua
Pansel, Silwanus Adrian Soemoele. Penetapan ini juga merujuk pada Surat
Rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24412/R-AK.02.03/SD/F/2025
tertanggal 29 Oktober 2025 tentang hasil dan validasi seleksi terbuka JPT
Pratama di Kabupaten Mimika. Dalam proses yang berlangsung
transparan dan profesional, setiap peserta melewati serangkaian tahapan seleksi
ketat, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi, hingga wawancara akhir.
Dari hasil tersebut, panitia menetapkan tiga nama terbaik untuk setiap posisi
jabatan yang dibuka. Untuk jabatan Kepala Dinas
Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga, tiga nama yang masuk daftar
terbaik adalah Alberthin Timang, Daniel Orun, dan Yohanis Michael Yanwarin. Kemudian, pada jabatan Kepala
Dinas Komunikasi dan Informatika, terpilih tiga besar yaitu Hendrikus Hayon, Petronella
Adelce Uamang, dan Yan Selamat Purba. Sementara itu, untuk posisi Kepala
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), tiga nama
yang berhasil menempati urutan terbaik adalah Fransiska Paulina Peni Lein, Marselino
Mameyao, dan Sriyanti Ramping. “Seluruh proses seleksi telah
dilakukan dengan prinsip profesionalisme, transparansi, dan objektivitas. Kami
memastikan semua tahapan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang
berlaku,” ujar Ketua Pansel, Silwanus Adrian Soemoele, dalam keterangannya. Dengan diumumkannya hasil tiga
besar tersebut, tahap berikutnya kini berada di tangan Pejabat Pembina
Kepegawaian (PPK) Kabupaten Mimika, yang akan menentukan satu nama untuk
mengisi masing-masing posisi berdasarkan rekomendasi hasil seleksi dan
kebutuhan organisasi perangkat daerah. Keputusan akhir ini diharapkan
segera diumumkan dalam waktu dekat agar proses pengisian jabatan dapat berjalan
sesuai jadwal dan roda pemerintahan terus bergerak efektif. “Hasil seleksi ini bukan akhir,
melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Siapa pun yang terpilih
nantinya diharapkan mampu membawa perubahan positif dan mendukung visi-misi
Pemkab Mimika,” tambah Silwanus. Langkah Pemkab Mimika dalam
melaksanakan seleksi terbuka ini mendapat apresiasi karena menunjukkan komitmen
terhadap penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi daerah.
Seleksi ini juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap prinsip “The Right Man
on The Right Place”, yakni menempatkan pejabat sesuai kompetensi, integritas,
dan pengalaman kerja. Selain untuk mengisi jabatan
strategis, seleksi ini juga menjadi bagian dari upaya regenerasi aparatur
pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik, transparansi, dan
peningkatan kinerja. BKPSDM Mimika menegaskan bahwa
daftar lengkap peserta yang lolos seleksi tiga besar dapat dipantau melalui akun
resmi media sosial Pemkab Mimika dan BKPSDM Mimika, agar masyarakat dapat turut
mengikuti perkembangan proses seleksi secara terbuka. “Kami membuka ruang publikasi
seluas-luasnya agar masyarakat dapat melihat proses ini berjalan jujur dan
terbuka. Ini bagian dari reformasi birokrasi yang sedang kami jalankan,” tutup
Ketua Pansel. Penulis: Jid Editor: GF
03 Nov 2025, 22:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru