Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Tingkatkan Pelayanan Publik, Kapolda Terima Hasil Opini Penilaian Ombudsman RI Perwakilan Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menerima secara langsung penyampaian Opini Pengawasan Pelayanan Publik Tahun 2026 dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Command Center, Lantai 4 Mapolda Maluku, pada Rabu (18/2/2026).Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Irwasda, Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, serta Kapolresta Ambon, Kapolres SBB, Kapolres Tanimbar, dan Kapolres SBT. Dari pihak Ombudsman, hadir Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku, Hasan Slamat, S.H., M.H., didampingi oleh tiga orang staf ahli.Kapolda Maluku dalam sambutannya menyampaikan, penilaian dari Ombudsman merupakan instrumen penting bagi Polri untuk mengukur sejauh mana efektivitas pelayanan kepada masyarakat."Penilaian opini publik ini sangat positif bagi institusi kami. Kehadiran saya langsung di sini adalah bentuk komitmen bahwa Polda Maluku siap berbenah. Ke depan, kami akan menyusun strategi perbaikan yang lebih spesifik dan fokus pada bidang-bidang pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," ujar Irjen Dadang Hartanto.Jenderal bintang dua tersebut juga menginstruksikan para Kapolres jajaran untuk segera menindaklanjuti temuan yang ada. "Saya meminta gambaran detail hasil penilaian ini agar para Kapolres yang hadir dapat melakukan langkah-langkah perbaikan secara konkret di wilayah masing-masing," tegasnya.Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Hasan Slamat, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Maluku atas sambutan hangat dan atensi langsung terhadap hasil pengawasan ini."Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda. Biasanya, penyampaian ini cukup dihadiri oleh Irwasda, namun kehadiran Bapak Kapolda menunjukkan keseriusan dalam transformasi pelayanan publik," ungkap Hasan Slamat.Ia menjelaskan, pada tahun ini, fokus penilaian beralih dari survei kepatuhan menjadi Opini Publik. Karena adanya efisiensi anggaran, penilaian tahun ini difokuskan pada enam Polres jajaran dengan titik berat penilaian pada:1. SPKT: Terkait pelayanan laporan polisi dan surat kehilangan.2. Sat Intelkam: Terkait penerbitan SKCK dan izin keramaian.3. Siwas: Terkait pengawasan internal dan respons terhadap pengaduan masyarakat.Hasan Slamat juga memberikan catatan positif bahwa Polres jajaran telah menunjukkan progres yang signifikan. "Kami melihat Polri di Maluku terus berbenah. Secara khusus, kami memberikan apresiasi kepada Polres Buru yang menunjukkan performa pelayanan publik paling membanggakan dalam periode ini," ungkapnya. PNO-12
19 Feb 2026, 19:12 WIT
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Wilayah Jawa Hingga Papua di Hari Pertama Puasa 1447 H
Papuanewsonline.com, Jakarta - Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa pada hari pertama puasa
Ramadhan 1447 H (19/02/2026), sejumlah wilayah Indonesia akan diguyur hujan
dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Potensi cuaca ekstrem ini muncul
akibat dinamika atmosfer yang terjadi di berbagai wilayah perairan Indonesia."Kita mengawasi perkembangan kondisi atmosfer yang
cukup signifikan, yang berpotensi menimbulkan hujan deras di banyak
daerah," ujar Prakirawan BMKG, Ira.Sistem cuaca yang menjadi penyebab utama adalah sirkulasi
siklonik yang terpantau di tiga lokasi utama, yaitu Samudera Hindia Barat Daya
Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Aceh, serta Laut Maluku antara Sulawesi Utara
dan Pulau Halmahera. Seluruh sistem ini membentuk daerah konfergensi dan
konfluensi yang memanjang melintasi berbagai wilayah perairan, mulai dari
Samudera Hindia Barat Daya Banten hingga Selatan Jawa Barat, pesisir Barat
Aceh, serta dari pesisir Utara Sulawesi Utara hingga pesisir Barat Maluku
Utara."Daerah konferensi juga diperkirakan terbentuk di
berbagai lokasi lainnya seperti Laut Andaman, Bali, Nusa Tenggara, Laut
Arafuru, dan Papua Selatan," jelas Ira.Kondisi atmosfer tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan
awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konfergensi atau
konfluensi. Kombinasi ini menyebabkan potensi cuaca cukup tinggi di beberapa
wilayah besar Indonesia."Kami mengimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan
terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jakarta, Jawa Barat, Jawa
Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat,
Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Papua, dan Papua Selatan," beber dia.Masyarakat diharapkan selalu mengikuti perkembangan cuaca
secara real-time melalui laman resmi dan media sosial BMKG untuk menghindari
dampak buruk yang mungkin terjadi. Penulis: Jid
Editor: GF
19 Feb 2026, 15:47 WIT
Siapkan 5 Hektare Lahan Produktif di Kepulauan Tanimbar, Polsek Selaru Dukung Ketahanan Pangan
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui jajaran di daerah, Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya produktif yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Selaru, yang pada Rabu (18/2/2026) melaksanakan kegiatan persiapan dan perawatan lahan pertanian seluas total 5 hektare di Desa Adaut, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIT tersebut dipusatkan di lokasi Talakaman Ni Timpe, dengan luas lahan yang disiapkan untuk penanaman mencapai 3,5 hektare serta perawatan tanaman pada lahan seluas 1,5 hektare. Lahan produktif ini merupakan milik warga setempat, Bapak Hofni Nanariain, yang mendukung penuh keterlibatan Polri dalam pengelolaan pertanian.Kegiatan dipimpin oleh PS Kanit Intel Polsek Selaru AIPTU Abd Bling dan melibatkan sejumlah personel Polsek Selaru. Persiapan lahan dilakukan dengan membersihkan rumput liar, semak, dan sampah, sekaligus memastikan tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh optimal serta terlindungi dari hama.Kapolsek Selaru melalui keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.“Polri hadir tidak hanya dalam fungsi penegakan hukum, tetapi juga sebagai penggerak dan pendamping masyarakat. Persiapan dan perawatan lahan ini kami lakukan untuk memastikan keberlanjutan produksi pangan dan memberi manfaat langsung bagi warga,” ujar Kapolsek Selaru.Sementara itu, Kapolres Kepulauan Tanimbar menegaskan bahwa keterlibatan aktif jajaran Polsek merupakan bentuk nyata kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui sektor pangan.“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Apa yang dilakukan Polsek Selaru ini sejalan dengan arahan pimpinan Polri agar anggota di lapangan menjadi motor penggerak kegiatan produktif masyarakat,” tegas Kapolres Kepulauan Tanimbar.Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan kondisi lahan kini siap digunakan untuk tahap penanaman selanjutnya, dengan pertumbuhan tanaman yang dinilai lebih baik dan terawat. PNO-12
19 Feb 2026, 15:40 WIT
Organisasi Sayap Golkar Beri Bantuan Al-Qur'an Untuk Tiga Yayasan Yatim Piatu Timika
Papuanewsonline.com, Timika – Organisasi sayap Partai
Golkar, Al-Hidayah, memberikan bantuan berupa Al-Qur’an kepada tiga yayasan
yatim piatu di Timika. Pembagian bantuan dilakukan oleh pengurus DPD Partai
Golkar Provinsi Papua dan DPD Kabupaten Mimika di tiga lokasi panti asuhan, yaitu
Panti Asuhan Bunda Mulia, Baiturasul, dan Al Furqon.Imran Ibrahim, salah satu pengurus DPD Partai Golkar Mimika,
menjelaskan bahwa jumlah Al-Qur’an yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan
masing-masing panti. "Pembagian dilakukan sesuai dengan jumlah anak di
setiap panti, dengan rincian 20, 30, dan 40 eksemplar," ujarnya. Menurutnya, pemberian Al-Qur’an ini merupakan bagian dari
rangkaian aktivitas dalam menyambut Bulan Suci Ramadan yang akan tiba.Pengurus lainnya, Paula Tunya, menambahkan bahwa Al-Hidayah
adalah organisasi sayap Golkar yang terdiri dari ibu-ibu pengajian, dan
kunjungan kasih ini merupakan salah satu program kerja mereka. "Selain memberikan Al-Qur’an, kami juga melakukan
pengecekan kondisi dan kebutuhan yang kurang di setiap panti. Rencananya pada
tanggal 1 Maret mendatang akan diberikan bantuan tambahan berupa sembako,"
ungkapnya.Ia menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan pendataan
mendetail terkait kebutuhan di ketiga panti asuhan. "Kami sedang
mengumpulkan data agar bantuan sembako yang diberikan sesuai dengan kebutuhan
sebenarnya. Di panti tersebut tidak hanya ada anak yatim, tetapi juga terdapat
orang tua lansia yang membutuhkan perhatian," jelas Paula. Penulis: Jid
Editor: GF
19 Feb 2026, 15:42 WIT
Kapolda Sumsel Tekankan Pelayanan Publik Berorientasi Pada Masyarakat
Papuanewsonline.com, Palembang - Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, menekankan pentingnya pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Mapolda Sumatera Selatan, Rabu (18/2/2026).Upacara tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta seluruh personel yang terdiri dari Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan ASN Polri Polda Sumsel.Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa tugas Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat harus dilaksanakan secara profesional, humanis, dan berintegritas.“Kita harus ingat bahwa ‘juragan’ kita adalah masyarakat,” ujar Kapolda.Ia menambahkan, “Mari kita tingkatkan komunikasi, responsivitas, serta kehadiran yang humanis di tengah masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Bumi Sriwijaya.”Menurutnya, pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya diukur dari kecepatan dan ketepatan, tetapi juga dari sikap empati serta kemampuan membangun kepercayaan publik. Karena itu, seluruh jajaran Polda Sumsel diminta untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.Kapolda juga menekankan bahwa komunikasi yang efektif dan kehadiran anggota di tengah masyarakat merupakan bagian dari strategi preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).Upacara berlangsung secara tertib dan khidmat dengan rangkaian kegiatan menyanyikan Mars Polri, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya, pembacaan Panca Prasetya Korpri, penyampaian amanat Inspektur Upacara, hingga ditutup dengan lagu Andhika Bhayangkara.Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional tersebut, Kapolda berharap seluruh personel Polda Sumsel semakin memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, transparan dan akuntabel demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan. PNO-12
19 Feb 2026, 15:30 WIT
Pasca Bencana, Wakapolda NTT Sambangi SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu
Papuanewsonline.com, Sikka – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan dengan hadir langsung di tengah masyarakat pascabencana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Senin (16/2/2026).Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.53 WITA hingga 08.46 WITA. Setibanya di lokasi, Wakapolda NTT disambut secara adat. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTT didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.Plt Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, memaparkan kondisi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026. Bangunan sekolah roboh sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.Sebagai bentuk respons cepat, Polri mendirikan dua unit tenda Polri yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar bagi 52 siswa tetap dapat berjalan.Wakapolda NTT menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan harapan dari masyarakat dan pimpinan Polri agar seluruh jajaran lebih aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah masyarakat.“Polri turut merasakan duka atas musibah yang dialami para guru dan siswa. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Wakapolda.Lebih lanjut, Wakapolda menekankan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah.“Saya bersama Kapolres dan pemerintah daerah diminta untuk lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” tegasnya.Menurutnya, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat.“Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tambah Wakapolda.Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu berupa: 1. 100 buah tas sekolah berisi buku dan alat tulis 2. 2 unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat 3. 4 lembar papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus 4. 100 unit meja dan kursi yang akan segera menyusul untuk disalurkanKegiatan ini turut dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, para guru, siswa SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, serta perwakilan masyarakat setempat.Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam keterbatasan dan situasi bencana. PNO-12
19 Feb 2026, 15:15 WIT
Pemprov Papua Tengah Komitmen Siap Implementasikan 6 Perda dan Perdasus Tahun 2026
Papuanewsonline.com, Nabire – Pemerintah Provinsi Papua
Tengah berkomitmen untuk melaksanakan seluruh Peraturan Daerah (Perda) dan
Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang telah resmi ditandatangani oleh
Gubernur Meki Nawipa. Sebanyak enam regulasi tersebut mencakup berbagai sektor penting,
antara lain Perda Perlindungan Perempuan dan Anak (Nomor 2 Tahun 2026), Perda
Pangan Lokal (Nomor 3 Tahun 2026), Perdasus Pengawasan Sosial (Nomor 4 Tahun
2026), Perda Pengelolaan dan Perlindungan Hutan (Nomor 5 Tahun 2026), Perda
Pertambangan Rakyat (Nomor 6 Tahun 2026), serta Perda Perlindungan dan
Pemberdayaan Pengusaha Orang Asli Papua (Nomor 7 Tahun 2026).Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Papua Tengah, Silwanus
Sumule, menyatakan bahwa regulasi yang merupakan hasil kerja sama antara Dewan
Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) dan Pemprov harus dijalankan secara
konsisten."Perda adalah norma yang harus dilaksanakan bersama.
Dengan adanya payung hukum ini, kita wajib untuk menerapkannya tanpa
terkecuali," ujarnya (18/2/26). Menurutnya, tahapan pembuatan regulasi telah selesai dan
kini fokus utama adalah pada implementasi di tingkat Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) terkait, dengan pemantauan langsung dari pemerintah provinsi.Sebelumnya, Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John Gobai,
mengkonfirmasi bahwa keenam regulasi tersebut telah mendapatkan nomor register
dan siap untuk dijalankan secara luas."Semua Perda sudah ditandatangani oleh Gubernur dan
memiliki nomor resmi, mencakup sektor kehutanan, pangan lokal, tambang rakyat,
hingga perlindungan pengusaha asli Papua. Kami berharap seluruh regulasi ini
dapat terealisasi secara maksimal mulai tahun 2026," ujarnya dalam
keterangan tertulis pada Kamis (12/2) lalu. John juga meminta para Kepala OPD untuk segera mengambil
langkah nyata dengan berkoordinasi bersama Biro Hukum dalam menyusun regulasi
turunan berupa Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai panduan operasional di
lapangan.Ia menegaskan pentingnya segera menerbitkan peraturan
turunan agar pelaksanaan di lapangan memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat
memberikan perlindungan serta keberpihakan bagi masyarakat asli Papua."Para kepala OPD harus segera mengambil draf dan
menyusun Perkada yang diperlukan untuk mengoperasionalkan regulasi
tersebut," katanya.Lebih lanjut, John mengingatkan agar pemerintah daerah tidak
mengulangi pola lama di mana banyak regulasi hanya menjadi dokumen tanpa dampak
nyata. "Kita tidak ingin mengulangi kesalahan di daerah lain
yang membuat Perda hanya sebatas kertas. Regulasi ini harus secara konkret
menjawab harapan masyarakat Papua Tengah," pungkasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
19 Feb 2026, 15:21 WIT
Pelajar Yang Dianiaya Dengan Palu Di Kuala Kencana Meninggal Dunia, Pelaku Sudah Diamankan
Papuanewsonline.com, Timika – Pelajar bernama Afdal Jaya
yang menjadi korban penganiayaan dengan menggunakan palu di Jalan Elang RT 4
No. 57, Kelurahan Kuala Kencana, Distrik Kuala Kencana pada 14 Februari 2026 dikabarkan
meninggal dunia. Pelaku telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian pada
hari kejadian langsung setelah menerima laporan dari masyarakat.Kapolsek Kuala Kencana, AKP Djemy Reinhard, mengkonfirmasi
bahwa personel segera merespons dan mengamankan pelaku saat itu juga."Pelaku sudah diamankan di hari kejadian karena kami
langsung bergerak setelah mendapatkan informasi dari masyarakat," ujarnya
saat dikonfirmasi pada Rabu (18/2/26). Menurutnya, motif di balik tindakan tersebut masih dalam
proses penyelidikan mendalam, namun berdasarkan keterangan saksi, pelaku
menyerang korban menggunakan alat bantu berupa palu.Pada saat kejadian, seorang saksi yang berada di kamar
lantai 2 mendengar suara teriakan perempuan dari arah lantai 1 dan segera turun
melihat kejadian. "Saksi yang merupakan adik dari pelaku melihat langsung
ketika pelaku melakukan tindakan kekerasan terhadap korban," jelas AKP
Djemy. Akibat dari penganiayaan tersebut, korban mengalami luka
berat pada bagian kepala dan wajah, kemudian mendapatkan perawatan medis di
RSUD Mimika sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada sore hari 17
Februari 2026.Keluarga korban telah datang ke Polsek Kuala Kencana untuk
menanyakan progres penanganan kasus hukum terhadap pelaku. Riska, kakak kandung korban, menyampaikan harapan agar
pelaku diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak kepolisian berkomitmen akan menjalankan proses hukum
secara adil dan menyeluruh sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penulis: Jid
Editor: GF
19 Feb 2026, 15:17 WIT
Festival Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek di Diana Mall Timika
Papuanewsonline.com, Timika – Festival barongsai tahunan
kembali menghiasi Diana Mall Timika dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek,
pada Selasa (17/02/2026). Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan ini tidak
hanya menghibur masyarakat luas, tetapi juga menyimpan makna filosofis mendalam
terkait keberuntungan dan kemakmuran bagi seluruh peserta dan pengunjung.Festival yang digelar di pusat perbelanjaan terbesar dan
terkemuka di Timika menghadirkan berbagai atraksi menarik, mulai dari
pertunjukan barongsai dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI)
hingga pertunjukan Wushu yang diperagakan oleh LANSHURA, perkumpulan Wushu
lokal di Timika.Selain itu, acara juga diperkaya dengan penampilan tari oleh
siswa Sekolah Santa Maria serta hiburan panggung yang membuat suasana semakin
meriah dan penuh kegembiraan. General Manager Diana Mall, Ariyanti Pakilaran, menjelaskan
bahwa festival barongsai merupakan agenda tahunan yang konsisten digelar
bekerja sama dengan berbagai mitra terkait."Setiap tahun kami selalu menyelenggarakan atraksi
barongsai bersama PSMTI dan juga menampilkan pertunjukan Wushu dari LANSHURA
untuk memperkaya rangkaian acara," ujarnya.Menurutnya, pertunjukan barongsai memiliki makna simbolis
yang dalam dalam budaya Tionghoa, di mana sosok barongsai dipercaya mampu
membawa keberuntungan dan rezeki bagi tempat yang dikunjunginya."Barongsai dianggap sebagai simbol kemakmuran. Tradisi
barongsai yang melakukan aksi 'memakan' angpao juga memiliki makna doa agar
usaha dapat berkembang pesat dan semakin makmur di tahun yang baru," jelas
Ariyanti. Jenis barongsai yang ditampilkan disesuaikan dengan koleksi
yang dimiliki oleh PSMTI, dengan para pemain telah melalui proses latihan fisik
dan koordinasi yang matang untuk memberikan performa terbaik. Penulis: Abim
Editor: GF
19 Feb 2026, 13:58 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru