logo-website
Rabu, 26 Agu 2026,  WIT

KAI Catat Lonjakan Penumpang Komuter, 242 Juta Orang Naik Kereta Api Sepanjang Tujuh Bulan Pertama

Pola pergerakan masyarakat Indonesia semakin melintasi batas wilayah administrasi, seiring dengan semakin eratnya hubungan antara kawasan tempat tinggal dengan pusat pekerjaan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi.

Papuanewsonline.com - 26 Agu 2026, 14:50 WIT

Papuanewsonline.com/ Ekonomi

KAI.

Papuanewsonline.com, Jakarta — Pola pergerakan masyarakat Indonesia semakin melintasi batas wilayah administrasi, seiring dengan semakin eratnya hubungan antara kawasan tempat tinggal dengan pusat pekerjaan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi. Berdasarkan data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik, tercatat sekitar 11 juta penduduk Indonesia merupakan komuter yang melakukan perjalanan rutin antarwilayah. 

Besarnya angka tersebut menjadi latar penting mengapa kehadiran transportasi berbasis rel semakin dipercaya menjadi tulang punggung mobilitas nasional.

Sepanjang periode 1 Januari hingga 31 Juli 2026, KAI Group melalui unit KAI Commuter telah melayani sebanyak 242.932.764 pelanggan, meningkat 6,65% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 227.781.787 pelanggan. Dalam kurun waktu 212 hari tersebut, rata-rata harian mencapai sekitar 1,15 juta orang. 

Commuter Line Jabodetabek tetap menjadi penyumbang terbesar dengan 210.468.029 pelanggan atau sekitar 86,64% dari total keseluruhan, tumbuh 6,39% dibandingkan tahun lalu.

Pertumbuhan yang lebih tinggi justru tercatat di luar kawasan Jabodetabek. Wilayah Bandung melayani 11.872.273 pelanggan atau naik 8,55%, Surabaya mencapai 10.009.552 pelanggan atau naik 8,15%, dan Yogyakarta melayani 5.630.179 pelanggan atau naik 7,39%. 

Demikian pula di Merak tercatat pertumbuhan dua digit sebesar 10,44%, serta Basoetta dan Prameks yang masing-masing tumbuh 9,85% dan 6,69%. 

Angka-angka ini menunjukkan bahwa kereta api komuter kini semakin diminati di berbagai pusat pertumbuhan kota di Indonesia.

Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa tren tersebut menegaskan peran kereta api sebagai andalan transportasi massal yang andal dan terjangkau. 

“Mobilitas masyarakat semakin melintasi batas wilayah. Bagi KAI, tren ini menegaskan pentingnya kereta api sebagai tulang punggung transportasi massal di kawasan perkotaan dan aglomerasi,” ujar Anne. 

Pertumbuhan yang beragam di setiap wilayah pun menjadi dasar bagi KAI untuk terus menyesuaikan kapasitas, pola layanan, serta memperkuat konektivitas guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

KAI memandang perubahan pola komuter ini sebagai bagian dari dinamika kemajuan kawasan perkotaan Indonesia. 

Semakin terhubungnya tempat tinggal dengan pusat aktivitas membuat transportasi berbasis rel menjadi pilihan yang strategis, efisien, dan ramah lingkungan.

Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE