logo-website
Jumat, 27 Feb 2026,  WIT

Dinkes Mimika Targetkan 2 Juta Tes Malaria Tahun 2026, Angkakasus Tercatat Turun Signifikan

Dinkes Kabupaten Mimika terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam upaya eliminasi penyakit malaria

Papuanewsonline.com - 27 Feb 2026, 09:55 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Ilustrasi

Papuanewsonline.com, Timika – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam upaya eliminasi penyakit malaria, dengan menetapkan target pelaksanaan sebanyak dua juta tes malaria bagi seluruh warga di wilayahnya pada tahun 2026.


Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Rizal Ubra, menyampaikan bahwa penanganan malaria tetap menjadi prioritas utama dalam program kesehatan daerah tahun ini, seiring dengan tren positif penurunan kasus yang tercatat pada tahun sebelumnya.

"Target kami untuk tahun 2026 adalah mencapai dua juta tes malaria. Pada tahun 2025, kasus malaria di Mimika mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Dari satu juta tes yang dilakukan, rata-rata kasus positif hanya mencapai 15 persen, turun drastis dibandingkan tahun 2024 yang mencapai angka 22 persen," jelas Reynold saat memberikan keterangan di Timika.

Menurutnya, penurunan angka kasus tersebut menjadi bukti nyata bahwa upaya eliminasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika telah memberikan dampak yang positif dan berarti bagi masyarakat.

Selain menggencarkan kegiatan pemeriksaan atau testing, Dinkes Mimika juga fokus pada pengendalian vektor malaria sebagai bagian dari strategi utama penanganan. Upaya ini meliputi pembersihan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sarang perindukan nyamuk secara efektif.

Dalam pelaksanaannya, pihaknya aktif melibatkan partisipasi masyarakat untuk menekan populasi nyamuk penyebar malaria secara berkelanjutan.

"Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, kami meningkatkan peran dan fungsi Puskesmas Pembantu (Pustu) serta bekerja sama erat dengan kader kesehatan di tingkat kampung untuk bersama-sama mengendalikan penyebaran vektor penyakit," tambahnya.

Tak hanya memperkuat sisi deteksi dan pencegahan, Dinkes Mimika juga memastikan ketersediaan logistik pengobatan malaria yang memadai.

Obat-obatan akan didistribusikan secara merata ke seluruh fasilitas kesehatan di Mimika, baik yang dikelola pemerintah maupun sektor swasta.

"Tujuan utama dari langkah ini adalah agar seluruh masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan deteksi dini serta mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan standar medis yang berlaku," pungkas Reynold.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE