logo-website
Kamis, 14 Mei 2026,  WIT

Kaesang Lantik Pengurus Baru, PSI Papua Barat Target Menang di 7 Kabupaten

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep melantik Andy Salabai sebagai Ketua DPW PSI Papua Barat periode 2025–2030

Papuanewsonline.com - 13 Mei 2026, 23:28 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep memberikan arahan kepada jajaran pengurus DPW PSI Papua Barat saat pelantikan dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Papua Barat di Manokwari, Senin (4/5/2026).

Papuanewsonline.com, Manokwari — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, resmi melantik Wakil Bupati Pegunungan Arfak Andy Salabai sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Papua Barat periode 2025–2030. Pelantikan tersebut berlangsung bersamaan dengan agenda Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Papua Barat di Manokwari, Senin (4/5/2026).


Momentum tersebut menjadi titik awal konsolidasi PSI Papua Barat untuk menghadapi Pemilu 2029. Dalam kesempatan itu, jajaran pengurus baru langsung memasang target ambisius, yakni memenangkan kontestasi politik di tujuh kabupaten dan tingkat provinsi Papua Barat.

Usai dilantik, Andy Salabai menegaskan kesiapan seluruh pengurus DPW dan DPD PSI di Papua Barat untuk membesarkan partai dan memperkuat basis dukungan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

"Saya bersama jajaran di DPW dan DPD Papua Barat siap membesarkan Partai Solidaritas Indonesia. Kami siap meraih kemenangan di Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) mendatang," katanya.

Andy mengatakan PSI Papua Barat telah menyiapkan strategi politik dan penguatan struktur organisasi untuk mencapai target besar pada Pemilu 2029 mendatang. Menurutnya, PSI tidak hanya menargetkan peningkatan suara, tetapi juga ingin merebut posisi strategis di parlemen daerah.

"PSI akan merebut kursi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di sejumlah Kabupaten, serta merebut kursi pimpinan di DPRD Provinsi Papua Barat," imbuhnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh kader untuk menjaga semangat perjuangan dan memperkuat soliditas partai hingga ke tingkat distrik dan kampung. Rakorwil PSI Papua Barat, kata Andy, harus menjadi momentum memperkuat konsolidasi internal partai.

"Kami yakin, di 2029, PSI Papua Barat akan menang di tujuh kabupaten kota dan provinsi. Maka, saya instruksikan kepada seluruh jajaran untuk memperkuat akar rumput, segera selesaikan struktur hingga tingkat ranting, serta pastikan PSI ada di setiap distrik dan kampung," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep menyampaikan harapannya kepada pengurus baru DPW PSI Papua Barat agar mampu membangun kekuatan partai secara merata di seluruh wilayah Papua Barat.

"Saya meminta Ketua DPW menjalankan tugas dan tanggung jawab, mendirikan panji-panji PSI di seluruh Kabupaten se-Papua Barat serta membesarkan partai ke depan," ujarnya.

Kaesang menegaskan PSI merupakan partai terbuka yang hadir bagi semua kalangan dengan mengedepankan semangat kerja nyata dan pembangunan dari daerah. Karena itu, seluruh kader diminta bergerak secara solid menghadapi Pemilu 2029.

Menurut putra bungsu Presiden Joko Widodo tersebut, kekuatan partai sangat ditentukan oleh kesiapan struktur organisasi hingga level paling bawah. Ia meminta kader PSI segera membentuk kepengurusan di tingkat desa dan kelurahan.

"Struktur akan menjadi senjata kita saat bertanding di Pemilu 2029. Kita semua tidak menginginkan apa yang telah terjadi di Pemilu 2024 kemarin, kembali terulang di Pemilu 2029," pesannya.

Kaesang juga menekankan bahwa struktur organisasi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam membangun basis massa, menjalankan aktivitas politik praktis, hingga melakukan penggalangan suara di tingkat masyarakat paling bawah.

"Kemudian, struktur ini berperan penting sebagai penggerak aktivitas politik praktis, penggalangan suara, hingga konsolidasi partai di tingkat paling dasar," tandasnya. (GF)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE