logo-website
Sabtu, 08 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Program Biak Pintar Berhitung (GASING), Bawa 8 Siswa SD Bertemu Presiden Jokowi Papuanewsonline.com, Jayapura -  Sebanyak 8 siswa SD asal Kabupaten Biak Numfor ikut bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo di Ballroom Cendrawasih, Swiss-Belhotel, Kota Jayapura, Provinsi Papua, 7 Juli 2023. Sebanyak 8 siswa SD dikirim ke Kota Jayapura itu adalah  mereka yang telah mengikuti Program Biak Pintar Berhitung kerja sama Prof. Yohanes Surya, Ph.D . Sebelum bertemu dengan Presiden, mereka kembali dipersiapkan selama 3 hari di Jayapura oleh tim Prof. Yohanis Surya. “Ada total 100 anak yang tampil di depan Presiden pada hari ini. Dari Biak, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mappi, Maybrat dan Sorong Selatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd. “Presiden menguji mereka dengann soal matematika, dan yang paling cepat jawab dapat hadiah sepeda,” lanjutnya. “Saya ingin tes kemampuan anak-anak untuk berhitung. Nanti yang jadi jurinya biar Profesor Yohanes. Ini saya lihat anak-anak pintar-pintar banget,” ujarnya.“Ya langsung, yang bisa jawab saya beri sepeda. Tapi saya enggak bawa sepeda, nanti saya kirim mungkin besok atau Senin bisa sampai ke sini karena Pak Presiden enggak bawa sepeda, baru ingat tadi malam.Hadiahnya sepeda tapi nanti dikirim sampai ke Membra (Memberamo Raya), sampai ke Biak, sampai ke Sorong, kirim langsung saja,” imbuh Presiden (seperti dikutib dari Antara News.som).Para pelajar yang hadir pun tampak sangat antusias untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan Presiden Jokowi. Presiden Jokowi pun kemudian memberikan sejumlah pertanyaan hitung-hitungan, mulai dari penambahan, pengurangan, perkalian, hingga pembagian.“1.800 ditambah 2.100?” tanya Presiden.“3.900,” jawab seorang anak.“Wah ini cepat banget, boleh lah sepeda satu. Betul, Prof, ya?”“Penambahan lagi, 12.389 ditambah 33.238?” tanya Presiden.“45.627,” jawab seorang anak.“Kamu enggak ikut, kok ikut lagi. Menang terus nanti, sudah dapat sepeda. Pintar banget ini. Entar diulang lagi. Siapa namanya?” tanya Presiden.“Jose,” jawab sang anak.“Jose enggak ikut dulu, entar, cepat banget lagi, nanti saya tanya khusus, sudah dapat sepeda,” ungkap Presiden diiringi gelak tawa semua yang hadir.Menurut Profesor Yohanes Surya, anak-anak tersebut sebelumnya tidak bisa berhitung. Namun, setelah mengikuti program belajar berhitung dengan metode “Gasing” (gampang, asyik, menyenangkan) yang digagas Profesor Yohanes Surya, anak-anak tersebut jadi bisa berhitung dengan cepat.“Jadi anak-anak ini sebenarnya dilatih dua minggu dari enggak bisa hitung, dua minggu itu sudah bisa hitung,” ungkap Profesor Yohanes.Di akhir pertemuan, seorang anak bernama Carmelita bertanya apakah Presiden Jokowi kecil suka belajar matematika. Presiden Jokowi pun menjawab bahwa ia sangat menyukai matematika.“Suka banget, tanya matematika apa saja bisa, tapi sekarang sudah tua, lupa. Dulu seingat saya matematika Pak Presiden dapat angka 9. Dulu Pak Presiden SD juga juara, SMP enggak, SMA juara lagi. Juara sekolah, loh, bukan juara kelas,” tandas Presiden Jokowi.Dalam pertemuan tersebut, seorang anak bernama Kesia Olivia Ergor berdiri untuk memperkenalkan diri lalu mengajukan pertanyaan yang rupanya cukup menggelitik mereka yang hadir di ruangan tersebut.“Kenapa ibu kota negara tidak dipindahkan saja ke Papua?” tanya anak yang berasal dari Kota Sorong tersebut.“Indonesia ini sangat besar, dari Papua sampai ke Aceh, dari Sabang sampai Merauke ya, sangat luas sekali,” ujar Presiden Jokowi.Dengan kondisi geografis yang sangat luas tersebut, Presiden menjelaskan, maka ibu kota Nusantara (IKN) dipilih di Kalimantan.Pertimbangannya antara lain karena posisinya yang berada di tengah-tengah Indonesia sehingga dekat untuk diakses dari sisi barat, timur, utara, maupun selatan Indonesia.“Kalau dipilih yang timur kalau ibu kotanya dipilih di Papua yang dari Aceh ke Papua itu kalau ke sini jauh sekali, 9 jam dari Aceh ke Papua naik pesawat lho, itu. Kalau naik kapal bisa berminggu-minggu,” ungkapnya.“Jadi dipilih ibu kota itu di tengah-tengah sehingga dipilih Nusantara di Kalimantan. Di tengah-tengah, dari timur dekat, dari Papua dekat, dari Aceh juga dekat, dari utara juga dekat, dari selatan juga dekat. Jadi dipilih di tengah-tengah,” lanjut Kepala Negara.Presiden Jokowi pun mengapresiasi para pelajar Papua yang dinilainya pintar dan berani. Presiden Jokowi berpesan agar anak-anak tersebut bisa terus semangat belajar. (PNO-12) 07 Jul 2023, 18:35 WIT
Presiden Bertemu Pelajar di Papua Berikan Kuis Berhadiah Papuanewsonline.com, Presiden Joko Widodo bertemu dengan anak-anak pelajar Papua di Ballroom Cendrawasih, Swiss-Belhotel, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Jumat, 7 Juli 2023. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi memberikan kuis matematika berhadiah sepeda."Saya ingin tes kemampuan anak-anak untuk berhitung. Nanti yang jadi jurinya biar Profesor Yohanes. Ini saya lihat anak-anak pintar-pintar banget," ujar Presiden."Ya langsung, yang bisa jawab saya beri sepeda. Tapi saya enggak bawa sepeda, nanti saya kirim mungkin besok atau Senin bisa sampai ke sini karena Pak Presiden enggak bawa sepeda, baru ingat tadi malam. Hadiahnya sepeda tapi nanti dikirim sampai ke Membra (Memberamo Raya), sampai ke Biak, sampai ke Sorong, kirim langsung saja," imbuhnya.Para pelajar yang hadir pun tampak sangat antusias untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan Presiden Jokowi. Presiden Jokowi pun kemudian memberikan sejumlah pertanyaan hitung-hitungan, mulai dari penambahan, pengurangan, perkalian, hingga pembagian. "1.800 ditambah 2.100?" tanya Presiden."3.900," jawab seorang anak."Wah ini cepat banget, boleh lah sepeda satu. Betul, Prof, ya?""Penambahan lagi, 12.389 ditambah 33.238?" tanya Presiden."45.627," jawab seorang anak."Kamu enggak ikut, kok ikut lagi. Menang terus nanti, sudah dapat sepeda. Pintar banget ini. Entar diulang lagi. Siapa namanya?" tanya Presiden."Jose," jawab sang anak."Jose enggak ikut dulu, entar, cepat banget lagi, nanti saya tanya khusus, sudah dapat sepeda," ungkap Presiden diiringi gelak tawa semua yang hadir.Menurut Profesor Yohanes Surya, anak-anak tersebut sebelumnya tidak bisa berhitung. Namun, setelah mengikuti program belajar berhitung dengan metode "Gasing" (gampang, asyik, menyenangkan) yang digagas Profesor Yohanes Surya, anak-anak tersebut jadi bisa berhitung dengan cepat."Jadi anak-anak ini sebenarnya dilatih dua minggu dari enggak bisa hitung, dua minggu itu sudah bisa hitung," ungkap Profesor Yohanes.Di akhir pertemuan, seorang anak bernama Carmelita bertanya apakah Presiden Jokowi kecil suka belajar matematika. Presiden Jokowi pun menjawab bahwa ia sangat menyukai matematika."Suka banget, tanya matematika apa saja bisa, tapi sekarang sudah tua, lupa. Dulu seingat saya matematika Pak Presiden dapat angka 9. Dulu Pak Presiden SD juga juara, SMP enggak, SMA juara lagi. Juara sekolah, loh, bukan juara kelas," tandas Presiden Jokowi. (PNO-19) 07 Jul 2023, 13:08 WIT
Sebanyak 311 Siswa Diktuk Bintara Polri Gelombang I T.A 2023 Resmi Di Lantik Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Lapangan Rastra Samara Polda Papua, telah dilaksanakan Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I T.A. 2023 SPN Polda Papua, Kamis (6/7).Kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolda Papua Barat, Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH, M.Si tersebut, turut dihadiri oleh Para Pejabat Utama Polda Papua, Bhayangkari daerah Papua, Pejabat TNI, Pemda, Instansi terkait serta orang tua dan para peserta upacara.Brigjen. Pol. Petrus Patrige dalam sambutannya saat membacakan amanat Kalemdiklat Polri mengatakan bahwa dalam upacara yang penuh kebanggaan ini, para peserta pendidikan Bintara Polri Tugas Umum Gelombang I T.A. 2023 dinyatakan resmi menjadi anggota Polri dengan pangkat Brigadir Polisi Dua dan Bhayangkara Dua.“Upacara yang diselenggarakan pada hari ini merupakan momentum penting dalam menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan pembentukan bintara dan Tamtama Polri gelombang I tahun anggaran 2023 yang diselenggarakan di Sepolwan, Pusdik Brimob dan pusdik Polair Lemdiklat Polri serta SPN Polda,” ucapnya.Ia juga menerangkan, bahwa tugas Polri ke depan akan semakin berat dan kompleks kondisi ini dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan strategis yang sangat pesat, isu global, ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamika politik menjelang penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2024 yang pentahapan nya sudah dimulai pada tahun ini.“Kondisi ini tentunya akan berpengaruh pada situasi Kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia terutama pada semakin berkembangnya dimensi kejahatan yang semakin canggih dengan modus dan pola yang baru,” ujar Wakapolda Pabar.Lanjutnya, oleh karena itu institusi Polri harus didukung dengan sumber daya manusia yang handal dan memahami tugas serta perannya salah satu upaya yang ditempuh dalam memenuhi kebutuhan sdm Polri yang handal adalah Melaksanakan pelaksanaan pendidikan pembentukan yang telah siswa laksanakan.“Mulai hari ini pada diri saudara saudara sekalian telah melekat identitas dan kehormatan professi serta tugas dan tanggung jawab sebagai Bhayangkara negara yang dituntut untuk senantiasa harus mampu di Aktualisasi kan dalam setiap sikap tutur kata dan perilaku hidup baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan sehingga mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat,” tuturnya.Sementara itu, Ka SPN Polda Papua Kombes Pol. Marison Tober Hamonangan Sirait, S.I.K. M.H. menyampaikan bahwa Bintara Polri Tugas Umum Gelombang I T.A 2023 SPN Polda Papua yang melaksanakan pelantikan sebanyak 311 siswa."Yang diantaranya dari Polda Papua sebanyak 176 dan Polda Papua Barat sebanyak 135, yang dimana telah menempuh pendidikan bertempat di SPN Polda Papua selama 5 bulan," terangnya.Dirinya menambahkan, bahwa para Bintara yang baru saja dilantik tersebut juga selama 5 bulan menjalani pendidikan dilatih dan diubah pola pikir yang sebelumnya masyarakat biasa menjadi seorang anggota Polisi yang siap mengabdi untuk bangsa dan negara."Saya berharap para bintara remaja mampu menjaga nama baik pribadi, keluarga maupun institusi serta tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik Kepolisian," tutup kombes tober.(PNO-11)  06 Jul 2023, 21:57 WIT
Pelantikan Bintara Polri Polda Maluku, Anak Buruh Pelabuhan Rangking 1 Papuanewsonline.com, POLDAMALUKU- Seorang anak buruh lepas di pelabuhan berhasil meraih rangking 1 saat mengikuti Pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri Gelombang Pertama Tahun 2023 di SPN Polda Maluku.Meski berasal dari keluarga kurang mampu, Relly Astriadi Suat, tidak patah semangat. Ia terus berusaha untuk bisa membanggakan orang tua yang hanya berprofesi sebagai seorang buruh lepas di pelabuhan.Upaya Relly Suat yang berasal dari SMA Negeri 1 Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, untuk membanggakan orang tua tidak sia-sia. Sarjana S1 Teknik Sipil ini sukses meraih ranking 1 dengan menyabet predikat sebagai Intelektual terbaik atau Cendekia di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku.Hal itu diketahui saat Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, akan melakukan penanggalan, penyematan pangkat efektif, pengalungan medali dan pemberian piagam penghargaan kepada tiga peserta terbaik. Prosesi tersebut dilakukan pada kegiatan penutupan pendidikan dan pelantikan Bintara Polri gelombang pertama di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Kamis (6/7/2023).Selain Relly, peserta terbaik lainnya juga diraih Candra Can yang berasal dari sekolah SMA Negeri 1 Tual. Anak anggota Polri ini merupakan peraih predikat mental terbaik atau tertama. Pendidikan terakhir yang digelutinya yakni Sarjana jurusan perikanan dan ilmu kelautan.Sementara peraih fisik terbaik atau predikat trenggias, diraih Landa Farigia yang berasal dari SMA Negeri 11 Ambon. Orang tuanya bekerja sebagai seorang wiraswasta.Kapolda Maluku memberikan apresiasi kepada tiga peserta terbaik tersebut. Ia berharap ke depan ketiga Bintara Polri remaja ini bisa terus berprestasi, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Setelah dilantik sebagai anggota Polri, para Bintara muda diharapkan tidak cepat berpuas diri. Teruslah menggantungkan cita-cita sampai kelak dapat menjadi perwira Polri. Bahkan bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara."Tidak semua orang bisa diberi kesempatan menjadi anggota Polri, maka kalian harus terus bersyukur, bersyukur, dan bersyukurlah. Karena dengan bersyukur (kepada Tuhan Yang Maha Kuasa) itu akan menghindarkan kalian dari pelanggaran-pelanggaran baik itu kode etik, disiplin, maupun pidana," ingatnya.Kapolda pada kesempatan itu juga menyampaikan selamat bergabung di Polda Maluku. Syukuri apa yang telah didapatkan, jalankan tugas dengan penuh keikhlasan, rasa tanggung jawab, dan tidak mengeluh."Jangan setelah dilantik menjadi anggota Polri baru mengeluh, sebelumnya kalian bercucuran air mata, keringat, darah saat latihan. Pelantikan dilakukan di sini supaya kalian punya rasa bangga, rasa bersyukur, dan yang paling penting itu nanti meningkatkan etos kerja kalian, motivasi kalian dalam memberikan pengabdian yang terbaik pada bangsa dan negara," tutupnya. (PNO-19) 06 Jul 2023, 17:37 WIT
Wujudkan Kamoro Jaya Bersinar, BNN Gandeng Stakeholder Pulihkan Anak-anak Kamoro dari Aibon Papuanewsonline.com, MIMIKA – Menindaklanjuti Program Kamoro Jaya Bersinar (Bersih dari Narkoba), BNN Mimika menggandeng berbagai stakeholder guna bersama-sama membantu anak-anak di wilayah Kamoro Jaya agar terhindar dan pulih dari dampak penggunaan Narkoba maupun zat adiktif lainnya, seperti Lem Aibon. Diawali dengan membentuk Agen Pemulihan (AP) Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). AP IBM ini terdiri dari Ketua RT, Babinkamtibmas POLRI, Babinsa TNI AD, Babinsa TNI AU, Aparat Distrik Wania, dan Aparat Kelurahan. Dalam program Kamoro Jaya Bersinar ini diharapkan semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat. Seperti halnya kegiatan pada Rabu 05/07/2023 kemarin, tampak dihadiri juga organisasi HMI. Pada kesempatan tersebut Lurah Kamoro Jaya, Musdalifah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas keterlibatan berbagai pihak serta kehadiran adik-adik remaja yang berada di wilayah Kamoro Jaya guna mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan yaitu kerja bakti dan sosialisasi tentang bahaya penggunaan Aibon bagi para anak dan remaja juga pemeriksaan Kesehatan oleh tim BNN “Terima kasih untuk adik-adik yang sudah bantu dan bersama-sama kita bersihkan lingkungan sekitar kita. Walaupun kemudian saya sedih karena masih ditemukan sampah kaleng aibon  yang cukup banyak sehingga kami berkomitmen bersama utk jadikan Kamoro jaya Bersinar, benar-benar bersih dari Narkoba, khususnya Aibon,” kata Musdalifah membuka percakapan. Masih di tempat yang sama, Babinkamtibmas, Herman Hapid juga memberi pesan yang cukup tegas agar adik-adik pengguna harus berkomitmen untuk tidak mengulang kembali karena pihaknya akan menjaga, mengawal dan memperketat penggunaan aibon tersebut. “Adik-adik harus komitmen yaaa.. jangan mengulang terus, karena kita akan perketat disini. Kalau masih terjadi akan ditangkap sama aparat babinkamtibmas untuk dibina. Bagaimana kita sepakat yaaa ,” tanya Herman Hapid yang dijawab dengan serentak oleh adik-adik remaja yang hadir sore kemarin. Suasana kekeluargaan yang ingin diciptakan oleh semua tim yang hadir membuat anak-anak maupun keluarga lainnya merasa optimis dan menyambut positif niat baik dan Langkah-langkah pemulihan yang dilakukan AP IBM yang rencananya akan dilaksanakan secara rutin setiap 2 minggu sekali. Apa yang menjadi harapan dan keinginan Lurah dan Babinkamtibmas tersebut juga merupakan harapan dari orang tua dari anak-anak tersebut yang beberapa terlihat mengikuti sosialisasi dan membersamai anak-anak mereka. Sementara itu, Ruslan Awumbas, S.Si, M.Kes selaku Sub Koordinator Rehabilitasi di BNN Mimika juga optimis bahwa apa yang dilakukan saat ini secara kontiniu dan berama-sama semua pihak terkait maka lama-kelamaan akan melahirkan rasa nyaman bagi anak-anak untuk terus mengikuti pemulihan. “Memang secara umum pengguna narkoba biasanya memiliki keraguan dalam pemulihan dan mereka juga bingung, karena ada kekhawatiran jika melapor akan ditangkap. Untuk itulah Agen Pemulihan (AP) ini akan membantu kami untuk mensukseskan program ini. Selain itu kita juga harus menghadirkan rasa percaya bagi mereka. Anak-anak harus sembuh yaaa ,” ujar Ruslan penuh semangat. Kegiatan sosialisasi terebut juga dibarengi dengan pendataan dan pemeriksaan Kesehatan yang dilakukan oleh Tim BNN agar dapat memantau kondisi anak-anak dari waktu ke waktu. Serta mempermudah Agen Pemulihan dalam bekerja.  Wajah ceria dan optimis yang terpancar dari anak-anak Kamoro tersebut juga dikarenakan adanya rencana pembangunan lapangan Voli dan Bola di RT.02 meskipun secara sederhana tapi disambut penuh sukacita oleh mereka, agar dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan pun ditutup dengan makan bersama dan diskusi santai dengan harapan semakin banyak elemen dalam masyarakat turut terlibat juga perhatian dari pemerintah daerah melalui OPD terkait.  (PNO-03) 06 Jul 2023, 16:46 WIT
Polda Maluku Gelar Tes Psikologi Calon Anggota Bawaslu Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku, menggelar tes psikologi untuk seleksi calon anggota Bawaslu se kabupaten/kota.Tes psikologi dilaksanakan secara manual dan melalui Computer Assisted Test (CAT) yang berlangsung di laboratorium komputer SMA Negeri 2 dan SMK Negeri 3, Kota Ambon. Tercatat sebanyak 381 orang yang mendaftar sebagai calon anggota Bawaslu se-kabupaten/kota. Mereka terbagi dalam zona 1 dan zona 2. Zona 1 di SMK 3, dan zona 2 di SMA 2. Tes psikologi telah dilaksanakan sejak Selasa (4/7/2023).Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Bony J.S. Sirait, selaku ketua panitia pelaksana tes psikologi, tampak meninjau seleksi di SMA Negeri 2 Ambon, Rabu (5/7/2023). Ia yang didampingi Kasubbag Psipers Bag Psikologi, Kompol Thukul D. Handayani, dan pihak Bawaslu Maluku tampak memberikan semangat kepada peserta seleksi.Pelaksanaan tes psikologi sendiri diawasi oleh panitia dari Bag Psikologi Biro SDM, dan pengawas internal Polda Maluku (Itwasda dan Propam) maupun Bawaslu Provinsi Maluku."Pelaksanaan tes psikologi ini diselenggarakan Bawaslu Provinsi Maluku dan bekerjasama dengan Bag Psikologi Biro SDM Polda Maluku. Kerjasama dilakukan setelah adanya nota kesepahaman (MoU) bersama antara Bawaslu RI dan SSDM Polri," kata Karo SDM Polda Maluku, Bony Sirait.Seleksi penerimaan anggota Bawaslu se-kabupaten/kota yang memasuki tahapan tes psikologi saat ini sedang berlangsung secara serentak di Indonesia."Untuk saat ini tes psikologi kabupaten/kota sedang berlangsung secara serentak di Indonesia," ungkapnya.Selaku pelaksana di daerah, khususnya provinsi Maluku, Bony menegaskan, tes psikologi akan dijalankan sesuai aturan yang berlaku. "Kita laksanakan secara transparan dan serentak di seluruh Indonesia," ujarnya. (PNO-12) 05 Jul 2023, 10:44 WIT
Lulus Dari Tingkat Daerah, Polda Papua Kirim 9 Catar Akpol Ke Panpus Papuanewsonline.com, Jayapura – Polda Papua telah mengumumkan hasil tes tingkat daerah Akademi Kepolisian (Akpol). Hasilnya 9 orang dinyatakan lulus.Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Biro SDM Polda Papua, Kombes Pol I Wayan Gede Ardana, S.I.K di Polda Papua, Senin ( 3/7).Dirinya menyampaikan bahwa setelah melalui rangkaian tes yang cukup panjang dan melelahkan akhirnya panitia daerah menyatakan dari 15 calon taruna ( catar ) yang ikut seleksi, terpilih sebanyak 9 orang dinyatakan lulus.Kombes Pol I Wayan Gede Ardana mengatakan calon taruna yang mendaftarkan diri kali ini ada yang sudah empat kali mendaftar.“Yang lulus seleksi saat ini ada yang sudah daftar +4 kali sekarang ini dan ada yang baru daftar 1 kali,”ujar Kombes I Wayan.Dari 9 orang calon taruna (catar) tersebut terdiri dari 7 pria dan 2 wanita yang mana terdapat 2 orang asli Papua.“Dua peserta asli Papua terdiri dari 1 pria dan 1 wanita yang nantinya akan melaksanakan test tingkat pusat,”katanya.Dirinya pun  menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan seleksi tingkat daerah (Panda) Polda Papua awalnya terdapat 15 peserta yang mengikuti seleksi tahap akhir.“Dari 15 peserta itu terpilih 9 catar yang dinyatakan lulus untuk mengikuti seleksi tingkat pusat,”jelasnyaKaro SDM Polda Papua itu juga menegaskan bahwa pendaftaran hingga proses seleksi, peserta tidak dipungut biaya apapun.Untuk hasil seleksi juga langsung ditayangkan kembali saat sebelum perenkingan sehingga jika ada nilai yang tidak sesuai bisa protes saat itu.“Sesaat setelah item tes juga dibuat berita acara yang berisi nilai peserta dan ditanda tangani oleh peserta dan pengawas yang ada di lokasi tes,”tegas Kombes Ardana.Sementara itu Irwasda Polda Papua Kombes Pol Alfred Papare, S.I.K mengucapkan selamat kepada 9 catar yang lulus seleksi tingkat panda.Kombes Alfred juga meminta agar catar yang lulus tingkat panda nantinya bisa membawa nama baik Polda Papua dengan bersaing dari perwakilan Polda lain.“Tunjukkan bahwa perwakilan Papua juga mampu bersaing dengan catar dari daerah lain,”kata Kombes Pol Alfred.Irwasda Polda Papua itu juga menyampaikan kepada 9 catar bahwa kunci untuk meningkatkan daya saing nasional adalah pentingnya pembangunan dan penguatan sumber daya manusia (SDM).“Untuk itu, Polri sebagai penyelenggara fungsi pemerintah di bidang keamanan perlu menetapkan strategi yang tepat agar mendapatkan output SDM yang diharapkan,”jelasnya.Kombes Pol Alfred menyebut salah satu strategi untuk mendapatkan output SDM yang tepat, yaitu melalui pembentukan Akpol yang menghasilkan perwira yang profesional, cerdas, bermoral, modern serta berwawasan global diiringi dengan implementasi prinsip BETAH di setiap proses seleksi.“Sekali lagi saya harapkan karena kuota kirim ke panpus terbatas, tentu akan ada yang terpilih dan tidak terpilih. Bagi yang tidak masuk dalam kuota untuk tidak pantang menyerah,” pungkas Kombes Alfred. (PNO-12) 05 Jul 2023, 08:53 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT