logo-website
Sabtu, 08 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
4 Calon Taruna Akpol Panda Polda Maluku dari Keluarga Sederhana Lulus Terpilih Papuanewsonline.com, POLDAMALUKU- Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku telah menetapkan 4 calon siswa Taruna-Taruni Akpol tahun 2023 lulus terpilih. Mereka selanjutnya akan mengikuti seleksi terpusat di Akpol Semarang, Jawa Tengah.Keempat calon Akpol itu yakni tiga Taruna; Brian Lois Sopacua, Dimas Apriansyah Samak, dan Thimotius Keliduan. Sedangkan calon Taruni satu orang yaitu Regita Anggraini Budiono."Seleksi yang kita lakukan itu secara terbuka dan transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Semua hasil langsung diketahui," kata Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun di Ambon, Selasa (4/7/2023).Seleksi Akpol yang dilakukan tidak tebang pilih. Kelulusan yang diraih tergantung kemampuan siswa itu sendiri. "Jadi yang dinyatakan lulus ini merupakan calon-calon Taruna-Taruni terbaik dari Polda Maluku sebagaimana nilai yang diperoleh," jelasnya.Atas kelulusan yang diraih 4 calon siswa Taruna-Taruni terbaik dari Maluku tersebut, Wakapolda menyampaikan selamat. Ia meminta mereka agar terus mempersiapkan diri dengan baik."Kalian harus tetap berlatih dan belajar karena di sana masih dilakukan tes lagi. Dan saya harapkan kalian semua yang berangkat ini semuanya bisa lolos," harapnya. Kepada peserta yang dinyatakan lulus tidak terpilih, Wakapolda berharap agar tidak patah semangat, dan dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk mengikuti seleksi berikutnya."Khusus kepada kalian yang belum terpilih agar tetap semangat, belajar lagi, persiapkan diri lebih baik lagi kalau masih ada waktu untuk mengikuti seleksi berikutnya. Kalau kalian siapkan diri dengan baik, saya yakin seleksi berikutnya kalian akan bisa lulus," ajaknya.Brigjen Napiun pun menjadikan Brian Lois Sopacua, calon taruna Akpol yang dinyatakan lulus dengan nilai tertinggi, sebagai contoh dan motivasi kepada peserta yang belum terpilih. Pasalnya, Brian sudah tiga kali mengikuti seleksi dan akhirnya berhasil meraih hasil maksimal."Saya memberikan apresiasi kepada yang menempati peringkat pertama (Brian), karena dia sudah tiga kali mengikuti seleksi dan akhirnya bisa lulus. Ini menandakan kalau dia tidak menyerah dan patah semangat saat dinyatakan tidak lulus dalam seleksi pertama maupun kedua. Dia terus belajar, berlatih dan menyiapkan diri untuk menjadi yang lebih baik lagi. Karena siapa yang gigih menyiapkan diri dengan baik maka dia akan petik hasil terbaik," ungkapnya.Ia menjelaskan, seleksi penerimaan anggota Polri baik itu Akpol, Bintara, maupun Tamtama, dilakukan secara transparan, profesional, dan objektif. Berbagai pihak independen dari eksternal Polri juga ikut dilibatkan sebagai pengawas. Sehingga peluang adanya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme tidak akan mungkin terjadi."Olehnya itu para orang tua agar tidak berusaha menempuh cara-cara kotor agar anaknya bisa lolos, seperti percaya dengan adanya calo dan berbagai cara-cara kotor lainnya. Anak kalian hanya bisa lolos tergantung dirinya sendiri. Maka siapkan anak-anak kalian dengan baik, belajar, berlatih, jaga kesehatan dan selalu mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Kuasa," pintanya.Lebih lanjut disampaikan, yang lulus terpilih untuk mengikuti seleksi terpusat di Akpol saat ini berasal dari keluarga sederhana. Mereka bukan anak pejabat. Dengan persiapan fisik, mental, dan terus belajar secara maksimal, mereka bisa meraih hasil yang terbaik."Justru banyak yang tidak lulus saat ini berasal dari keluarga berada. Ini membuktikan bahwa Polri dalam proses penerimaan dilakukan secara transparan dan objektif. Siapa yang memiliki nilai terbaik, dialah yang dipilih. Bukan dipilih karena sogokan, atau melalui calo, atau KKN," pungkasnya.Untuk diketahui, Brian Lois Sopacua merupakan calon Taruna Akpol yang berasal dari Polres Tual. Ayahnya adalah  anggota Biddokkes Polda Maluku berpangkat Iptu. Sementara Ibu dari pemuda kelahiran kota Tual itu seorang bidan di Puskesmas Un, kota Tual. Pria 19 tahun itu memiliki nilai tertinggi yakni 75,82.Di posisi kedua ada Dimas Apriansyah Samak. Pemuda 19 tahun kelahiran Waelete, Kabupaten Buru ini memperoleh nilai 71,87. Ayahnya seorang pensiunan PNS, sedangkan ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga. Dimas merupakan calon Taruna Akpol yang berasal dari Polres Pulau Buru.Pada peringkat ketiga terdapat Thimotius Keliduan. Pemuda 18 tahun kelahiran Bogor ini memiliki nilai 69,98. Ayahnya seorang PNS di kantor dinas pemberdayaan masyarakat dan desa kabupaten Kepulauan Aru. Sementara ibunya PNS di kantor dinas transmigrasi dan tenaga kerja. Thimotius Keliduan adalah calon Taruna Akpol yang berasal dari Polres Kepulauan Aru.Sedangkan untuk calon Taruni Akpol satu orang, yaitu Regita Anggraini Budiono. Ayahnya seorang anggota TNI AU di Lanud Pattimura dengan pangkat Sertu. Sementara ibunya adalah staf tata usaha di kantor stasiun meteorologi Pattimura. Wanita 17 tahun kelahiran Ambon ini memperoleh nilai 61,43. Regita merupakan calon Taruni Akpol yang berasal dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease (PNO-19) 04 Jul 2023, 21:11 WIT
295 Calon Anggota Bawaslu ikuti Tes CAT Psikologi Papuanewsonline.com, Jayapura - Sebanyak 295 calon anggota Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) dari empat provinsi di yakni Papua, Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan menjalani tes CAT (Computer Assisted Test) Psikologi di tiga lokasi berbeda, yaitu SMK 2, SMK 3, dan SMK 5, Selasa (4/7/2023).Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesehatan mental dan psikologi para calon anggota Bawaslu, agar mereka dapat melaksanakan tugas pengawasan pemilihan secara optimal.Tes tersebut diawasi langsung oleh Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol I Wayan Gede Ardhana, S.I.K., M.Si. Hadir pula Kombes Pol Adi Suheriyono, S.Psi., S.S.T., M.K Psikolog Kepolisian Madya TK I SSDM Polri, sebagai perwakilan Mabes Polri yanh ikut mengawasi secara langsung kegiatan tersebut.Dalam wawancaranya, Wakil Ketua Tim dan PS. Kabag Psikologi Biro SDM, Kompol Dorthea M. Ansanai, S.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan secara terpusat dengan mengikuti tes secara online dari Mabes Polri. “Tujuan dari tes CAT Pesikologi ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang kesehatan mental dan psikologi para peserta serta calon anggota Bawaslu,” ujarnya.Lanjut Dorthea, diharapkan melalui tes ini, calon anggota Bawaslu dapat terpilih dengan kualitas yang baik dan mampu menjalankan tugas pengawasan pemilihan secara adil. Tes CAT Pesikologi ini merupakan langkah penting dalam memastikan keberlanjutan demokrasi yang sehat dan transparan di Papua.Dimana Hasil tes akan menjadi pertimbangan penting dalam menentukan calon anggota Bawaslu yang memenuhi persyaratan mental dan psikologis untuk melaksanakan tugas pengawasan pemilihan di Papua. Semoga keberhasilan tes ini dapat memberikan kontribusi positif bagi proses demokrasi di Papua dan memastikan pelaksanaan pemilihan yang adil dan berkualitas.(PNO-11)  04 Jul 2023, 21:00 WIT
Dinyatakan Lulus, 4 Taruna Dan Taruni Akpol Panda Polda Maluku Lanjut Seleksi Ke Tingkat Pusat Papuanewsonline.com, Ambon - 4 calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2023 dinyatakan lulus pada tingkat Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku. Mereka selanjutnya akan mengikuti seleksi terpusat di Akpol Semarang, Jawa Tengah.Keempat calon Akpol itu yakni tiga Taruna; Brian Lois Sopacua (Nilai Akhir: 75,82), Dimas Apriansyah Samak (Nilai Akhir : 71,87), dan Thimotius Keliduan (Nilai Akhir : 69,98). Sedangkan calon Taruni satu orang yaitu Regita Anggraini Budiono (Nilai Akhir : 61,43).Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Stephen M. Napiun, dalam arahannya saat memimpin sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat Panda Penerimaan Taruna/i Akpol 2023, mengaku, sejak awal telah berkomitmen dan berjanji bersama seluruh panitia, pengawas, orang tua, dan peserta seleksi."Kita sudah berkomitmen dan berjanji untuk tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme dalam proses seleksi, dan kita telah lakukan penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata Wakapolda dalam kegiatan yang digelar di Rupatama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Senin (3/6/2023).Pelaksanaan seleksi dengan seluruh tahapannya dilakukan dengan pengawasan melekat baik dari pengawas internal maupun eksternal. Panda Polda Maluku juga melibatkan tenaga ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kota Ambon, Himpunan Psikologi Maluku, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon, Koni provinsi Maluku, LSM maupun wartawan.Kepada 4 calon Taruna dan Taruni Akpol yang dinyatakan lulus terpilih, Brigjen Napiun menekankan beberapa hal penting untuk dipedomani dan dilaksanakan. Diantaranya selalu tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa; persiapan dengan maksimal fisik mental dan kesehatan untuk menghadapi seleksi tingkat pusat; tingkatkan disiplin dan hindari berbagai pelanggaran selama mengikuti seleksi tingkat pusat."Dalam penetapan kelulusan tingkat Panda Polda Maluku penerimaan taruna taruni Akpol tahun 2023 sesuai kuota dari Mabes Polri sebanyak 4 orang. Terdiri dari 3 orang pria dan 1 orang wanita yang dinyatakan lulus terpilih," sebutnya.Brigjen Napiun juga memberikan selamat kepada 4 calon taruna dan taruni yang dinyatakan lulus terpilih dalam meraih cita-cita. "Bagi peserta seleksi yang dinyatakan lulus tidak terpilih, agar tetap semangat untuk belajar dan berlatih guna mempersiapkan diri pada kesempatan seleksi tahun depan," pungkasnya.Untuk diketahui, dalam sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat Panda Penerimaan Taruna/i Akpol 2023, Wakapolda didampingi Irwasda Maluku Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar, dan Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Boni Johanes Sirait. (PNO-12) 04 Jul 2023, 08:16 WIT
144 Siswa Diktuba Polri Melaksanakan Yudisium, Wakapolda Maluku: Jalankan Tugas Sebaik Mungkin Papuanewsonline.com, Maluku - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun, resmi membuka Yudisium Siswa Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri gelombang pertama angkatan 49 tahun 2023.Yudisium terhadap sebanyak 144 siswa Bintara Polri yang mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku ini, dilangsungkan di ruang Auditorium Kampus Universitas Pattimura, Kota Ambon, Senin (3/7/2023).Dalam kegiatan Yudisium, para siswa Bintara didampingi orang tua/wali masing-masing. Acara itu dihadiri Karo SDM, Kabid Humas, Kepala SPN, Kabid Propam, maupun Kabid Dokes Polda Maluku. Dekan FKIP Unpatti dan Dekan FKIP IAIN Ambon, turut hadir dalam kegiatan itu.Wakapolda Maluku dalam sambutannya berharap kepada para siswa Bintara Polri untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas apa yang diterima hari ini."Kalian harus benar-benar paham, kalau kalian bisa seperti ini karena ridho dari orang tua kalian dan kasih Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya.Untuk menjadi seorang anggota Polri tidak semudah membalikkan telapak tangan. Para siswa harus melalui berbagai proses panjang, dengan ditambah animo masyarakat cukup tinggi."Namun saat ini kalian yang dinyatakan lulus menjadi seorang Polisi maka hal ini patut untuk kalian syukuri," pintanya.Wakapolda berharap dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada Bangsa dan Negara, para siswa Bintara diminta untuk selalu menunjukkan dedikasi serta diskresi yang baik. "Jalan kalian masih panjang, maka saya sangat berharap kalian semua nantinya dapat bertugas dengan baik dan jangan sampai kalian melakukan pelanggaran karena pelanggaran itu dapat terjadi tergantung pada ketaqwaan dan keimanan diri masing-masing orang," ungkapnya.Terhadap para orang tua, Wakapolda juga mengajak untuk selalu memberikan motivasi dan semangat yang positif kepada anak-anaknya dalam menjalankan tugas sebagai seorang anggota Polri. "Jangan sampai memberikan pengaruh yang negatif kepada anaknya karena mereka adalah seorang polisi yang harus mampu menjalankan tugasnya secara profesional sebab saat ini dunia sudah terbuka lebar sehingga tidak ada lagi yang bisa ditutupi," harapnya.Para siswa Bintara yang diyudisium pun diharapkan agar bisa mengaplikasikan ilmu yang telah didapat selama mengikuti pendidikan."Saya minta kalian semua dapat mengaplikasikan semua ilmu yang kalian dapat di lembaga pendidikan untuk modal pengabdian kalian di tengah-tengah masyarakat," pintanya. Untuk diketahui, saat Yudisium Wakapolda, yang didampingi Kepala SPN Polda Maluku menyerahkan Piagam Penghargaan dan Ijazah kepada para siswa. (PNO-12) 04 Jul 2023, 07:48 WIT
Berikan Pengetahuan Pada Siswa Bintara Polri Gelombang I T.A 2023, Kapolda Papua: Jaga Citra Polri Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Aula Elsama Numberi SPN Polda Papua telah dilaksanakan Pembekalan Kepada Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I T.A 2023 oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, Senin (3/7).Dalam kegiatan tersebut Kapolda Papua didampingi Ka SPN Polda Papua Kombes Pol. Marison Tober Hamonangan Sirait, S.I.K dan dihadiri Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. I Wayan Gede Ardana, S.I.K., M.Si serta Para Gadik, Pengasuh, serta Siswa SPN Polda Papua sebanyak 311 orang.Arahan oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., kepada Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I T.A. 2023 SPN Polda Papua resimen "AWYUGHO KYAM DEEGOONA" bertujuan memberikan pembekalan untuk nantinya menjadi dasar dalam menjalankan tugas para bintara remaja kedepan.Kapolda Papua dalam arahannya menyampaikan bahwa, dirinya bangga terhadap siswa-siswa calon Bintara Polri karena beberapa hari lagi telah dilantik menjadi anggota Polri sesungguhnya. Ia menekankan pentingnya dedikasi dan kompetensi yang dimiliki oleh mereka serta mengharapkan mereka menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat di tanah Papua.“Disamping itu, kita memang sudah hadir 5 wilayah DOB (Papua dan Papua Barat) yang semuanya memiliki tantangan tersendiri dan saya sangat yakin kita memiliki kemauan yang sama sebagai garda terdepan untuk menjalankan tugas-tugas kepolisian dengan baik,” ucapnya.Ia juga mengingatkan siswa-siswa untuk menjaga citra Polri dengan tidak melanggar aturan terkait miras dan narkoba. Ia berharap agar mereka menjadi contoh yang baik bagi teman-teman sejawatnya.“Kita juga bersyukur saat ini Polri memilki tingkat citra kepercayaan publik yang paling tinggi. Oleh karena itu, kalian harus jaga baik-baik, tampilkan Polisi yang teladan, yang patuh akan hukum,” ujar Irjen Mathius.Adapun jumlah siwa yang terdapat di SPN Polda Papua sebanyak 311 orang siswa yang terdiri dari 176 asal pengiriman Polda Papua dan 135 asal pengiriman Polda Papua Barat yang akan dilantik pada hari Kamis tanggal 6 Juli 2023. (PNO-12) 03 Jul 2023, 13:39 WIT
Program Si-Ipar Polda Papua Terus Tingkatkan Literasi Anak-anak Pegunungan Bintang Papuanewsonline.com, Jayapura - Program Polisi Mengajar (Si Ipar) yang dilaksanakan Satgas Rasaka Cartenz Polda Papua terus bergerak maju di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan Sabtu (1/7/2023). Satgas Binmas Ops Rasaka dengan pengajar adalah Bripda Rudy Cakradini dan Bripda Sardiansyah mengajarkan perkalian dan pembagian kepada anak-anak didiknya di Distrik Oksibil, ibu kota Pegunungan Bintang. Dengan semangat tinggi, kedua polisi ini menggunakan metode belajar sambil bermain untuk memberikan pembelajaran yang menyenangkan bagi 19 anak binaan dengan latar belakang putus sekolah dan belum bersekolah.19 anak ini mengikuti kegiatan belajar dengan materi perkalian dan pembagian dengan antusias. Mereka bertekad dapat menguasai materi itu dengan lengkap. Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memaparkan, implementasi Program Si Ipar telah berjalan selama enam bulan terakhir di Kabupaten Pegunungan Bintang. Program ini untuk memacu kemampuan literasi anak-anak."Dalam pelaksanaannya, kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Kami percaya bahwa metode belajar sambil bermain dapat meningkatkan minat belajar mereka," paparnya.Benny berharap Program Si Ipar dapat membawa perubahan positif bagi anak-anak Distrik Oksibil dan daerah sekitarnya. “Melalui pendidikan yang baik, kami ingin membantu meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak sehingga bisa memiliki masa depan yang cerah,” tambahnya.Diketahui bahwa Kabupaten Pegunungan Bintang masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir tahun 2022, IPM Kabupaten Pegunungan Bintang masih berada pada kategori rendah, yaitu di bawah angka 60.Dengan adanya Program Polisi Mengajar seperti ini, diharapkan dapat memberikan dorongan dan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di daerah tersebut. Semoga kehadiran polisi sebagai pengajar dapat membawa perubahan yang positif bagi masa depan mereka. (PNO-12) 02 Jul 2023, 10:33 WIT
Rayakan Hari Bhayangkara ke-77, Anggota Polri di Pegubin Tuai Apresiasi dari Tokoh Masyarakat Papuanewsonline.com, Pegunungan Bintang – Merayakan hari ulang tahun (HUT) Polri ke-77, sejumlah tokoh di Kabupaten Pegunungan Bintang ikut mengapresiasi jajaran Polda Papua, Sabtu (1/7/2023).Seperti Wakil Ketua FKUB Kabupaten Pegunungan Bintang Pendeta Alfons Yeimo, S.Th, yang dengan bangga mengucapkan selamat hari Bhayangkara yang ke-77 tahun 2023 kepada Kepolisian Republik Indonesia, terlebih khusus Polres Pegunungan Bintang.Dalam pernyataannya, ia secara khusus mengapresiasi kinerja Polri di Pegunungan Bintang dalam menangani berbagai masalah yang terjadi di wilayah tersebut, khususnya dalam penanganan Minuman Keras (Miras) yang dapat dikendalikan dengan baik."Seperti halnya yang dilakukan bersama FKUB beberapa waktu lalu, kami berhasil memusnahkan Miras di Mapolres, sehingga saat ini miras sudah tidak marak terlihat seperti sebelumnya," ujarnya.Dalam rangka memperingati usia ke-77 tahun ini, FKUB berharap agar Kepolisian dapat lebih membangun kerjasama yang kuat antara aparat keamanan dan elemen masyarakat dalam membangun keamanan.Tak hanya itu, salah satu tokoh masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang Engel Uropmabin, juga memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Polri dan mengakui bahwa pelayanan yang diberikan oleh kepolisian kepada masyarakat sangat baik."Kami berharap agar hal-hal yang baik ini dapat terus ditingkatkan," katanya.Senada dengan itu, Tokoh perempuan Kabupaten Pegunungan Bintang, Marianan, mengungkapkan apresiasi atas kehadiran Polri yang selalu dekat dengan masyarakat."Tentunya masyarakat merasa sangat terlayani. Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Selamat hari Bhayangkara ke-77, semoga Polisi tetap jaya," ujarnya dengan penuh semangat.Dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-77 ini, Kepolisian Republik Indonesia di Pegunungan Bintang menerima banyak apresiasi dari tokoh agama dan masyarakat. Kinerja Polri yang baik dalam menangani berbagai permasalahan, termasuk upaya penanggulangan Miras, telah mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak. Semoga semangat kerjasama antara Polri dan masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk membangun keamanan yang lebih baik di wilayah tersebut. (PNO-12) 02 Jul 2023, 09:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT