Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Polairud Polda Maluku Perketat Patroli Kawasan Wisata Perairan Jelang Tahun Baru 2026
Papuanewsonline.com, Ambon - Untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat saat mengisi liburan di tempat-tempat wisata jelang Tahun Baru 2026, Satgas Bantuan Operasi (Banops) Subsatgas Polairud Polda Maluku meningkatkan patroli pengawasan di kawasan wisata perairan, Minggu (28/12/2025).Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, mengungkapkan langkah tersebut diambil sebagai upaya preventif dalam menjamin keamanan dan keselamatan para wisatawan, baik masyarakat lokal maupun mancanegara. Tempat-tempat wisata jelang tahun baru 2026 diprediksi akan mengalami peningkatan yang signifikan selama libur akhir tahun."Personel Satgas Banops Polairud diterjunkan guna mencegah potensi gangguan keamanan serta meminimalisir risiko kecelakaan laut," katanya.Selain melaksanakan pengawasan, personel Polairud juga menyapa pengunjung tempat wisata sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. "Masyarakat diimbau agar selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi alam, serta mematuhi ketentuan keselamatan yang berlaku selama beraktivitas di kawasan wisata," ungkapnya.Para pengunjung juga diingatkan tentangnya pentingnya memperhatikan keselamatan selama berada di lokasi wisata. "Pengunjung diminta menggunakan perlengkapan keselamatan saat berada di perairan, tidak berenang melebihi batas aman, serta senantiasa mengawasi anak-anak," jelasnya. Tak hanya itu, masyarakat juga diajak untuk tetap menjaga barang bawaan pribadi maupun kebersihan lingkungan wisata. Ini penting untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman. PNO-12
28 Des 2025, 20:59 WIT
Polda Maluku Gencarkan Patroli Keamanan di Tempat Keramaian
Papuanewsonline.com, Ambon – Menjelang peringatan Tahun Baru 2026, Kepolisian Daerah meningkatkan pengawasan dan patroli keamanan di tempat-tempat keramaian seperti di pusat perbelanjaan hingga lokasi wisata.Peningkatan patroli keamanan dilakukan menyusul tingginya aktivitas masyarakat dalam menyambut tahun baru maupun mengisi waktu liburan. Demikian disampaikan Kompol Ahmad Saleh, Kasatgas Tindak Operasi Lilin Salawaku 2025 saat memimpin apel gabungan Ops Lilin Salawaku Polda Maluku di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Minggu (28/12/2025)."Pengecekan personel sebelum melaksanakan tugas di lapangan juga dipenting dilakukan. Setiap anggota wajib mengetahui peran dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan tugas berjalan efektif," tegasnya.Seluruh personel juga diingatkan untuk melaksanakan pengamanan ibadah Minggu. Berikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa."Tingkatkan patroli di sejumlah titik keramaian, khususnya pusat perbelanjaan dan lokasi wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat," pintanya.Kompol Saleh juga mengingatkan agar patroli dialogis pun ditingkatkan untuk menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. "Sambangi masyarakat, serap aspirasi mereka dan sampaikan imbauan kamtibmas untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan masing-masing," pungkasnya. PNO-12
28 Des 2025, 19:40 WIT
Wamendagri Dorong Pemda Papua Tuntaskan APBD dan RAP Otsus 2026 Tepat Waktu
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri
(Wamendagri) Ribka Haluk meminta seluruh pemerintah daerah di wilayah Papua
untuk mempercepat penyelesaian Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah (Raperda APBD) serta Rencana Anggaran dan Program Dana
Otonomi Khusus (RAP Otsus) Tahun Anggaran 2026. Permintaan tersebut disampaikan
melalui keterangan tertulis di Jakarta pada Jumat (26/12/2025), dengan batas
akhir penyelesaian ditetapkan pada 31 Desember 2025.Menurut Ribka, percepatan ini menjadi faktor penting agar
pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di Papua dapat berjalan sejak awal
tahun. Keterlambatan penetapan APBD dan RAP Otsus dinilai berpotensi menghambat
realisasi program prioritas yang telah direncanakan oleh masing-masing daerah.Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri per 24 Desember
2025, capaian penyusunan dokumen anggaran di setiap provinsi Papua menunjukkan
progres yang berbeda-beda. Provinsi Papua Barat Daya tercatat sebagai daerah
dengan kemajuan paling signifikan, karena Raperda APBD telah disepakati pada 20
November dan dievaluasi Kemendagri pada 17 Desember, sementara RAP Otsus masih
dalam tahap penyempurnaan.Provinsi Papua Pegunungan juga telah menyepakati Raperda
APBD pada 28 November dan menyerahkannya kepada Kemendagri untuk dievaluasi.
Namun, penyusunan RAP Otsus di wilayah ini masih menghadapi kendala karena
sebagian kabupaten belum menuntaskan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan
Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS).Sementara itu, Provinsi Papua Selatan telah menyepakati
Raperda APBD pada 9 Desember dan kini berada dalam proses evaluasi. RAP Otsus
di provinsi tersebut masih memerlukan perbaikan sebelum dapat ditetapkan secara
final.Di Provinsi Papua, Raperda APBD disepakati pada 11 Desember
dan masih dalam tahap evaluasi oleh pemerintah pusat. Penyusunan RAP Otsus
masih berlangsung di tingkat pemerintah daerah, dengan Kota Jayapura dilaporkan
telah memfinalkan dokumen rencana anggarannya.Untuk Provinsi Papua Tengah, Raperda APBD telah disepakati
pada 23 Desember dan dijadwalkan akan diserahkan ke Kemendagri pada 29 Desember
2025. Namun, penyusunan RAP Otsus belum dimulai karena beberapa kabupaten belum
menyelesaikan KUA–PPAS sebagai prasyarat utama.Kondisi paling tertinggal tercatat di Provinsi Papua Barat,
di mana Raperda APBD belum disepakati dan baru direncanakan pada awal Januari
2026. RAP Otsus juga belum disusun, sehingga Kemendagri menyiapkan langkah
administratif berupa surat teguran serta mendorong penerbitan Peraturan
Gubernur tentang pengeluaran mendahului Perda APBD untuk menjamin belanja wajib
tetap berjalan.Ribka Haluk menekankan pentingnya koordinasi yang lebih
intensif antara pemerintah pusat dan daerah agar seluruh proses evaluasi dan
penyempurnaan dokumen anggaran dapat dipercepat. Pemerintah pusat berharap
seluruh pemerintah daerah di Papua dapat memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan
sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat sejak awal tahun
anggaran 2026. Penulis: JidEditor: GF
28 Des 2025, 17:44 WIT
Polda Maluku Tindak Tegas Pelaku Tawuran Pemuda yang Bawa Sajam di UIN Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku akan mengambil langkah tegas terhadap setiap pelaku tawuran pemuda di kawasan UIN Ambon, termasuk upaya paksa mengamankan orang yang membawa senjata tajam (sajam).Penegasan ini disampaikan Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H kepada wartawan usai kegiatan tatap muka bersama Pemerintah Daerah, Kodam XV/Pattimura dan unsur terkait lainnya dalam membahas penanganan bentrok yang terjadi Jumat (26/12/2025).Dalam pertemuan tersebut hadir Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Maluku, Kasdam XV/Pattimura bersama Danrem 151/Binaiya, Kabinda Maluku, sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku, Walikota Ambon, Kapolresta Ambon, dan Dandim 1504/Ambon. Turut hadir hadir Ketua MUI Provinsi Maluku, Bupati Seram Bagian Timur (SBT), dan perwakilan sesepuh warga Kabupaten SBT di Kota Ambon.Kepada awak media, Gubernur Maluku menyampaikan pemerintah daerah tidak menutup mata terkait peristiwa bentrok warga di kawasan Kampus UIN Ambon tersebut. Pemerintah bersama pihak Kepolisian dan Kodam Pattimura tengah melakukan langkah-langkah untuk meredam dan menyelesaikan permasalahan ini."Saat ini kami bersama Pak Wakapolda dan Pak Kasdam serta seluruh unsur Forkopimda telah melakukan langkah-langkah agar bagaimana permasalahan ini dapat segera tuntas dengan aman," katanya.Menurutnya bentrok yang terjadi di sekitar lingkungan kampus tersebut merupakan peristiwa berulang. "Kami yang hadir malam ini telah sepakat untuk menuntaskan permasalahan ini," katanya.Gubernur Hendrik pada kesempatan itu juga memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang telah bekerja keras untuk terus melakukan pengamanan di area bentrok. "Aparat kepolisian sudah bekerja keras melakukan pengamanan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," ungkapnya.Kepada masyarakat, gubernur mengimbau agar tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. "Jangan mudah terprovokasi dan terhasut oleh informasi yang belum pasti kebenarannya yang disampaikan oleh orang yang tidak bertanggung jawab," ajaknya.Ia mengajak masyarakat tidak membuka ruang kepada para provokator yang ingin membuat situasi kamtibmas di kota Ambon tidak stabil. "Mari kita jaga tali persaudaraan kita, kita jaga toleransi kita antar sesama anak Maluku, kita ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah yang kita cintai," pintanya.Masyarakat juga diminta untuk lebih peka menjaga situasi keamanan di tempat tinggal masing-masing. Situasi aman dan damai merupakan tanggungjawab bersama. Olehnya itu masyarakat dapat memasang CCTV secara mandiri di lingkungan masing-masing. "Memasang kamera CCTV secara mandiri juga memiliki manfaat yang besar jika terjadi suatu peristiwa maka lewat rekaman CCTV inilah aparat kepolisian akan bisa bergerak cepat melakukan langkah-langkah penegakan hukum," ungkapnya.Pada kesempatan yang sama, Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni menyampaikan dalam pengamanan bentrok aparat kepolisian di bantu TNI. Pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah bentrok lanjutan."Saat ini personel Polri yang telah kami geser ke TKP sejumlah 300 lebih. Kami dibantu rekan-rekan TNI yang selalu siap kapan saja memberikan dukungan kepada kami," katanya kepada wartawan.Bentrok yang terjadi telah menyebabkan 10 orang luka-luka. Polda Maluku kini tengah melakukan penyelidikan terkait bentrok yang terjadi tersebut. "Kami juga akan melakukan langkah tegas kepada siapa saja yang tertangkap tangan membawa sajam yang menurut penilaian kami akan digunakan untuk aksi tauran maka akan dilakukan upaya paksa terhadap yang bersangkutan. Ini untuk ketertiban masyarakat," tegasnya. PNO-12
27 Des 2025, 21:35 WIT
Sinergitas TNI–Polri Bersihkan Puskesmas Kuala Simpang Pasca Banjir
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Personel Satuan Brimob Polda Aceh bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan pembersihan sisa lumpur pascabanjir di Puskesmas Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (26/12/2026).Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan fasilitas pelayanan kesehatan agar dapat kembali beroperasi secara optimal dan melayani masyarakat yang terdampak banjir.Pembersihan difokuskan pada sejumlah ruangan dan area pelayanan puskesmas yang terendam banjir. Personel gabungan TNI–Polri tampak bahu-membahu membersihkan lumpur, sampah, serta sisa material banjir yang mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan.Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.“Pembersihan ini kami lakukan untuk mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik. Kehadiran Brimob bersama TNI merupakan wujud nyata sinergi dan komitmen negara dalam membantu masyarakat pascabencana,” ujarnya.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Brimob Polda Aceh akan terus bersinergi dengan TNI serta instansi terkait dalam mendukung upaya pemulihan wilayah terdampak banjir, khususnya pada fasilitas publik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.Sinergitas Brimob Aceh dan TNI dalam kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman, terutama pada masa pemulihan pascabencana. PNO-12
27 Des 2025, 20:58 WIT
Jelang Tahun Baru, Kapolda Maluku Pimpin Apel Siaga I Pastikan Keamanan Ambon Tetap Kondusif
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menggelar Apel Siaga I Personel sebagai langkah strategis menindaklanjuti dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Ambon. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku dan dilaksanakan di Lapangan Letkol Chr Tahapary, Polda Maluku, Sabtu (27/12/2025).Apel siaga ini diikuti oleh Wakapolda Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polda Maluku. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga melakukan pengecekan langsung terhadap Batalyon Kerangka yang telah dibentuk sebagai kekuatan pengamanan guna memastikan kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung.Dalam arahannya, Kapolda Maluku mengawali dengan mengajak seluruh peserta apel untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan kelancaran pelaksanaan tugas. Ia menegaskan bahwa apel tersebut merupakan apel konsolidasi dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Kapolda Maluku mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan operasi pengamanan, jajaran Polda Maluku telah mendeteksi sejumlah potensi kerawanan. Namun demikian, secara umum situasi kamtibmas sejak 20 Desember 2025 terpantau aman dan kondusif. Seluruh rangkaian ibadah Natal juga berjalan dengan tertib dan lancar.“Situasi yang sudah kondusif ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai lengah, tetap siaga, dan responsif terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas,” tegas Kapolda Maluku di hadapan peserta apel.Lebih lanjut, Kapolda menegaskan komitmen Polda Maluku dalam menjamin keamanan, keselamatan, dan kedamaian masyarakat. Sejumlah langkah konkret telah dilakukan, di antaranya penempatan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di titik-titik strategis seperti bandara dan pelabuhan, serta pelaksanaan patroli rutin di pusat perbelanjaan dan kawasan wisata yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.Kapolda Maluku juga mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada dan mengantisipasi potensi konflik antar kelompok yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, khususnya menjelang pergantian tahun. Ia mengapresiasi dedikasi seluruh personel Polda Maluku yang telah bekerja maksimal menjaga stabilitas kamtibmas.“Tetap semangat dan terus berikan yang terbaik, karena ini adalah panggilan tugas kita. Kita memiliki keterampilan dan kekuatan, maka berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda Maluku.Dengan pelaksanaan Apel Siaga I ini, Polda Maluku menegaskan kesiapan penuh dalam menjaga keamanan wilayah, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru.Pelaksanaan Apel Siaga I yang dipimpin langsung Kapolda Maluku mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan proaktif dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Konsolidasi kekuatan, pengecekan kesiapsiagaan personel, serta penguatan patroli di titik-titik strategis menjadi sinyal kuat bahwa Polri hadir secara nyata di tengah masyarakat. Di tengah meningkatnya mobilitas publik jelang pergantian tahun, langkah ini dinilai penting untuk menjaga Ambon tetap aman, damai, dan kondusif, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. PNO-12
27 Des 2025, 20:33 WIT
Percepat Pemulihan Banjir di Aceh Utara, Polri Salurkan Logistik Hingga Datangkan Alat Berat
Papuanewsonline.com, Aceh Utara - Polri bergerak cepat menindaklanjuti dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara. Atas arahan langsung Kapolri, jajaran Polri turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi terdampak dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.Dalam kunjungan on the spot bersama Kapolda Aceh, Bupati Aceh Utara, dan Kapolres Aceh Utara, Polri memutuskan mendistribusikan berbagai bantuan logistik, alat berat, hingga dukungan operasional kepolisian di wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Langkahan.“Sesuai arahan dan perintah Bapak Kapolri, kami diperintahkan untuk langsung ngecek di lapangan. Dari evaluasi satu bulan ini, ada beberapa kebutuhan yang harus segera kami tindak lanjuti,” ujar perwakilan Polri saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (27/12).Sebagai langkah awal, Polri menyalurkan paket sembako yang didistribusikan langsung oleh Bhabinkamtibmas ke masyarakat terdampak. Selain itu, tujuh unit alat berat, terdiri dari ekskavator besar, ekskavator kecil, serta dump truck, dikerahkan untuk membuka akses jalan yang terputus akibat banjir.“Fokus kita hari ini di Kecamatan Langkahan yang kondisinya cukup berat. Akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena itu kunci percepatan pemulihan,” tegasnya.Tak hanya itu, Polri juga menyiapkan bantuan air bersih untuk wilayah yang masih kesulitan akses air, sembari mendorong pembangunan air bor di beberapa titik. Kebutuhan sarana ibadah seperti seperangkat alat salat dan karpet musala turut disiapkan untuk masyarakat terdampak.Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas mengalami kerusakan berat. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pusat untuk pengiriman bantuan medis.“Hari ini Jakarta sudah menyiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kita kirim,” ungkapnya.Sementara itu, Polsek Langkahan dilaporkan mengalami kerusakan parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Untuk mendukung operasional anggota, Polri menyiapkan perlengkapan kantor, kendaraan dinas, hingga tenda pengungsian.“Untuk kendaraan roda dua, sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kita datangkan 20 unit motor trail dari Medan, ditambah dua mobil double cabin untuk mendukung tugas anggota di lapangan,” jelasnya.Selain itu, sebanyak 30 tenda besar juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.Polri juga mencatat adanya dua waduk yang jebol serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk itu, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.“Yang paling dibutuhkan sekarang adalah akses jalan dan jembatan. Kalau akses terbuka, pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.Dalam rangka memperkuat pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri juga mengerahkan tambahan 190 personel Brimob, masing-masing 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Lhokseumawe, lengkap dengan peralatan pendukung.Selain Aceh Utara, Polri juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi Aceh Tamiang yang turut terdampak cukup parah, termasuk fasilitas Polres dan asrama anggota.“Untuk Aceh Tamiang, kebutuhan dasar anggota sudah hampir tidak ada. Kita kirim alat tidur, kelambu, selimut, hingga 450 unit magic jar dan 450 kompor gas,” ujarnya.Polri menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan hingga seluruh operasional kepolisian berjalan normal dan beban masyarakat terdampak dapat teringankan.“Komitmen Polri jelas, sesuai perintah Bapak Kapolri, kami harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan penanganan berjalan maksimal,” pungkasnya. PNO-12
27 Des 2025, 19:10 WIT
Ciptakan Inovasi Baru, Polri Sediakan Bengkel dan Cuci Kendaraan Mobile Bagi Warga Terdampak Banjir
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Berbagai inovasi terus diluncurkan Polri dalam upaya penanganan musibah banjir untuk membantu masyarakat agar bisa segera beraktivitas seperti sedia kala. Bengkel dan cuci Kendaraan Mobile, merupakan salah satu program yang luncurkan Polri untuk membantu masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.Bengkel dan Cuci Kendaraan Mobile Polres Aceh Tamiang ini bertugas untuk membantu masyarakat yang pada saat terjadinya musibah banjir, kendaraan bermotor Khususnya Kendala roda dua Miliknya terendam. Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, S.H., M.H. mengatakan Polres Aceh Tamiang memiliki 2 buah peralatan set bengkel Service ringan dan Cuci Kendaraan Mobile yang siap untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir."Hal ini merupakan wujud kepedulian dan upaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan Personel Sat Binmas Polres Aceh Tamiang yaitu servis motor ringan dan cuci motor gratis bagi masyarakat terdampak banjir." jelas Muliadi.Hari ini, Jum'at 26 Desember 2025 Bengkel dan cuci Mobile Polres Aceh Tamiang beroperasional di Desa Bundaran, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.Kegiatan ini, Lanjut Muliadi, diharapkan dapat membantu dan meringankan masyarakat dalam merawat kendaraannya pasca banjir melanda Tamiang.Di tengah keterbatasan pasca bencana, kebersamaan dan kepedulian menjadi kekuatan utama. Kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi warga sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan kepercayaan masyarakat.Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya pasca bencana. Polres Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memperkuat sinergi dalam upaya pemulihan dan kebangkitan bersama pascabencana. PNO-12
27 Des 2025, 18:58 WIT
Hadir di Tengah Bencana, Polri Kerahkan Tim SAR Pasukan Pelopor Bantu Warga Terdampak Banjir
Papuanewsonline.com, Sumbar - Polri melalui Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor BKO Polda Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir. Pada Jumat, 26 Desember 2025, Tim SAR melaksanakan pencarian dan penanganan korban banjir di sejumlah wilayah terdampak di Sumatera Barat.Sejumlah kegiatan dilakukan oleh personel di lapangan, antara lain pembersihan rumah warga di Desa Kayu Pasak, Kecamatan Palambayan, Kabupaten Agam, penyisiran wilayah terdampak banjir, pengawalan truk logistik bantuan, serta penyiapan konsumsi lapangan (randurlap) guna mendukung operasional personel selama bertugas.Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa kehadiran Tim SAR Polri merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan keselamatan dan pemulihan masyarakat pascabencana.“Polri hadir untuk memberikan bantuan kemanusiaan secara cepat dan terukur. Personel Tim SAR Pasukan Pelopor diterjunkan untuk membantu proses evakuasi, pembersihan, hingga pendistribusian logistik agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana.“Kami memastikan Polri akan selalu hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat bencana seperti yang terjadi di Sumatera Barat,” pungkasnya. PNO-12
27 Des 2025, 18:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru