Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Melalui Zoom Meeting, Polda Maluku Ikuti Anev OMB Yang Digelar Mabes Polri
Papuanewsonlime.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku mengikuti anev Operasi Mantap Brata (OMB) Pemilu 2024 yang diigelar Mabes Polri melalui zoom meeting, Selasa (5/12/2023).Rapat anev yang diwakili Kabag Dal Ops Polda Maluku AKBP Legawa Utama, ini diikuti dari Posko OMB Salawaku 2024, Markas Polda Maluku, di Kota Ambon. Turut hadir dalam zoom metting Kepala Anev, Kepala Posko dan Kamin Ops OMB Salawaku.Karo Dal Ops Sops Mabes Polri, Brigjen Pol Dr. H. Endi Sutendi, dalam sambutannya menyampaikan, Pemilu 2024 sudah masuk tahapan kampanye.Polda jajaran diharapkan dapat melaksanakan pengamanan dengan baik. Jangan sampai terbangung persepsi atau opini negatif dari masyarakat yang membuat kepercaaan Polri menurun."Mohon rekan-rekan bertanggung jawab semuanya dalam melaksanakan pengamanan yang baik. Sampaikan kepada jajaran untuk melakukan kegiatan kegiatan yang sifatnya positif karena suhu politik sudah semakin memanas," pintanya.Di hampir semua daerah di Indonesia, curah hujan cukup tinggi. Hal ini dapat berakibat terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor."Mohon untuk rekan-rekan antisipasi, dan melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya persuasif dan humanis, menghimbau atau mengantisipasi terjadinya bencana sehingga dapat meminimalisir dampak yang begitu parah terhadap masyarakat," harapnya.Curah hujan tinggi juga dapat mengakibatkan terjadinya genangan air di ruas-ruas jalan raya. Hal ini pun dapat berdampak pada kemacetan lalu lintas."Agar diantisipasi dengan menempatkan personil khususnya untuk pengaturan arus lalu lintas karena bisa menyebabkan kemacetan," pintanya. (PNO-12)
05 Des 2023, 18:04 WIT
TNI Dan Kementan RI Bersinergi Dukung Kemajuan Pangan Indonesia
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kementerian Pertanian RI dan Tentara Nasional Indonesia sebelumnya telah memiliki Nota Kesepahaman di bidang pertanian yaitu program ketahanan pangan nasional melalui sinergitas Kementerian Pertanian, sesuai dengan visi saya yaitu TNI yang prima yakni TNI yang professional, responsive, integrative, modern dan adaptif.Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam sambutannya pada saat penandatanganan Nota Kesepahaman antara TNI dengan Kementerian Pertanian RI tentang Dukungan Pelaksanaan Pembangunan Pertanian, bertempat di Wisma A.Yani Jl. Taman Suropati No.10 Menteng Jakarta Pusat, Senin (4/12/2023).Lebih lanjut dikatakan Panglima TNI bahwa dalam misi TNI yang integrative dimana TNI bersinergi dengan kementerian lembaga dan komponen bangsa lainnya. ”Penandatanganan Nota Kesepahaman pada hari ini dengan Kementerian Pertanian, merupakan implementasi dari misi saya untuk dapat bersinergi dengan kementerian dan lembaga lainnya,” tuturnya.Jenderal TNI Agus Subiyanto berharap Nota Kesepahaman yang telah disepakati dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas yang sudah terjalin sebelumnya antara Kementerian Pertanian dan Tentara Nasional Indonesia. ”Nota Kesepahaman ini ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama di tingkat operasional, agar apa yang menjadi tujuan bersama untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dapat terwujud,” jelasnya.Adapun ruang lingkup Nota Kesepahaman ini meliputi pendampingan pelaksanaan program pembangunan pertanian, pendampingan dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pertanian, optimal lahan Tentara Nasional Indonesia untuk pertanian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian, pemanfaatan sarana dan prasarana, bidang kerja sama lain yang disepakati.Dihadapan awak media, Jenderal TNI Agus mengungkapkan pemasalahan lahan tidur yang terdapat kendala dalam perairan. “Biasanya lahan-lahan tidur itu kebanyakan kurang air sehingga kita harus memang merencanakannya perairannya dulu, yang tadi saya sampaikan tipologi wilayah itu berbeda misalkan daerah Sukabumi sekarang sudah panen singkong sama jagung kita sudah menanam singkong dan jagung tapi sebelumnya tidak bisa panen karena musim kemarau. Nanti kedepan kita evaluasi, berarti lumbung-lumbung airnya yang harus kita buat dulu,” jelasnya.Pada kesempatan itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa penandatangan MoU ini guna mempercepat peningkatan produksi dan mengembalikan swasembada pangan yang pernah diraih 3 tahun sebelumnya serta memperkuat pertanian guna menghadapi ancaman dampak El Nino, salah satunya dengan mengoptimasi lahan tidur dan potensi lahan rawa mineral seluas 10 juta hektar."Di era Pak Jokowi, kita 3 kali swasembada. Ini semua berkat campur tangan TNI. Kita swasembada di 2017, 2019, 2020. Kedepannya dengan sinergi ini kita mencoba menekan impor dalam waktu satu hingga dua tahun kedepan. Tiga tahun kedepan harapannya kita sudah swasembada seperti dulu," ungkap Mentan Amran. (PNO-12)
05 Des 2023, 07:16 WIT
Polda Maluku Laksanakan Upacara PTDH Anggotanya, Kapolda: Turun 50% dan Jangan Terjadi Lagi
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari dinas Polri. Sebanyak 3 anggota Polri dari 12 anggota yang bertugas di Polda Maluku resmi dipecat.Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif ini berlangsung di lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Senin (4/12/2023).Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun dan seluruh Pejabat Utama Polda Maluku turut hadir dalam upacara tersebut.Tiga personel Polda Maluku yang resmi dipecat adalah Iptu Thomas Keliombar, Pama Polda Maluku; Brigpol Herson, BA Polda Maluku; Dan Brigpol Egi Prayitno, BA Polda Maluku dan beberapa anggota dari Polres jajaran Polda Maluku."Pada hari ini kita melaksanakan kegiatan upacara pemberhentian tidak dengan hormat dari dinas Polri terhadap tiga personel Polda Maluku yang terdiri dari satu personil berpangkat perwira pertama, dan dua personil berpangkat Bintara," ungkapnya. Sejak Januari - September 2023, tercatat sebanyak 12 anggota Polri dipecat secara tidak hormat.12 personel yang telah dipecat terdiri dari 3 anggota Polda Maluku dan 9 lainnya berasal dari Polres/ta jajaran. Dibandingkan tahun 2022 sebanyak 25 anggota Polda Maluku yang di pecat tahun 2023 ini terjadi penurunan sebesar 50%, tapi Kapolda tetap menyesalkan dan menyayangkan hal tersebut harus terjadi, karena kasus2 dan pelanggaran berat yang dilakukan oleh anggota tersebut terpaksa dilakukan PTDH."Ini masih menjadi keprihatinan kita bersama dan sangatlah berat bagi Saya pribadi selaku Kapolda maupun institusi Polri sampai harus mengambil langkah terakhir berupa PTDH," ungkapnya.Menurutnya, langkah PTDH merupakan upaya terakhir setelah berbagai proses pembinaan, pencegahan, dan bahkan hukuman yang bersifat ringan sampai dengan berat sudah dilakukan.Polri, lanjut Kapolda, adalah organisasi besar yang melayani dan melindungi masyarakat, serta menegakkan hukum. Setiap personel harus dilandasi dengan etos kerja, dan disiplin yang kuat. "Polri adalah penegak hukum dan seharusnya kita malu bila melanggar hukum, karena kita sendiri yang secara sadar dan tanpa paksaan memilih jalur pengabdian dan profesi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia," ujarnya.Irjen Latif pada kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih, serta memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personil Polda Maluku dan Polres/ta jajaran yang selama ini sudah menjalankan tugas dengan baik, penuh disiplin, berdedikasi, berintegritas dan loyal, meskipun penuh dengan keterbatasan yang ada."Saya selaku manusia biasa merasa berat untuk mengambil keputusan ini, namun sebagai pimpinan Saya harus menegakkan aturan, kode etik, dan profesi Polri dalam rangka mewujudkan kedisiplinan dan soliditas internal yang baik yang telah kita sepakati bersama sesuai sumpah ketika dilantik sebagai anggota Polri," tegasnya. Ia mengajak seluruh personil Polda Maluku dan jajaran agar dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari proses PTDH tersebut. "Lakukanlah tugas kalian dengan baik dan bertanggung jawab serta selalu bersyukur atas amanah dan jabatan yang telah diberikan oleh negara dan Tuhan kepada kita semua," pintanya.Ia menjelaskan, saat ini kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat. Olehnya itu Kapolda menekankan untuk bisa mengurangi pelanggaran dan komplain dari masyarakat terhadap kinerja Polri terkhusus di Polda Maluku."Tingkatkan rasa syukur atas amanah dan pekerjaan, jadikan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, pegang teguh Tribrata dan Catur Prasetya dan amalkan dalam perbuatan kita sehari-sehari." "Pedomani aturan dan ketentuan di lembaga Polri yang telah kita sepakati bersama, baik aturan kode etik dan disiplin Polri, hindari pelanggaran-pelanggaran baik kode etik, disiplin maupun pidana yang berpotensi untuk dilakukan PTDH dari kepolisian." "Dan yang terakhir adalah terus tingkatkan pelayanan dan perlindungan masyarakat sesuai dengan tugas Polri sebagai insan Rastra Sewakotama," pungkasnya.Mereka dipecat karena melakukan pelanggaran berat dan perbuatan pidana yang telah mendapatkan kepastian hukum tetap. PNO-11
04 Des 2023, 22:09 WIT
Jelang Pemilu Damai 2024, Sat Binmas Polres Keerom Sambangi Warga Kampung Jaifuri
Papuanewsonline.com, Keerom - pesan-pesan Jelang Pemilu 2024, Bhabinkamtibmas Polres Keerom rutin melaksanakan sambang dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan Kondusif bertempat di Kampung Jaifuri, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Minggu (03/12).Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, S.H., S.I.K., melalui Bhabinkamtibmas Polres Keerom Aipda Aswar Anas dalam kesempatannya menyampaikan kepada warga binaannya terkait pesan-pesan Kamtibmas dan mendukung jalannya tahapan pemilu 2024.“Saat ini telah memasuki tahapan kampanye, yang mana kedatangan saya adalah mengajak seluruh warga agar mendukung jalannya tahapan pemilu berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.Selain itu, dirinya juga memberikan motivasi kepada warga binaan untuk tekun dalam bertani sehingga nanti hasil panennya akan memuaskan."Hasil pertanian sangat membantu warga dalam meningkatkan perekonomian, sehingga kami memberikan semangat dan motivasi kepada warga untuk tekun dalam bertani hingga nanti hasil panennya dapat dirasakan," tutup Aipda Azwar. PNO-11
04 Des 2023, 22:03 WIT
Jaga Situasi Kamtibmas Jelang Pemilu 2024, Sat Samapta Polres Jayawijaya Gelar Patroli Dialogis
Papuanewsonline.com, Wamena - Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas jelang pelaksanaan Pemilu 2024, Satuan Samapta Polres Jayawijaya menggelar patroli dialogis di Seputaran Kota Wamena, Minggu (03/12).Patroli yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayawijaya Iptu Samuel Lasarus Werinussa tersebut menyasar tempat-tempat keramaian seperti pasar dan juga pertokoan serta obyek vital.Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.I.K melalui Kasat Samapta, Iptu Samuel Lasarus Werinussa menyatakan bahwa patroli ini dilaksanakan di jam-jam yang rawan terjadinya tindak pidana mulai dari pagi hingga malam hari."Selain patroli, kami juga menyambangi tempat-tempat penjualan minuman keras seperti di lokasi tiga dimana kami mengamankan 18 botol minuman keras lokal jenis CT dan di Jalan Yos Sudarso Wamena kami berhasil mengamankan minuman keras lokal jenis ballo berjumlah 18 palstik dan 2 galon siap dijual," jelas Kasat.Kasat juga menambahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif pihaknya juga telah mengamankan 4 orang yang dipengaruhi minuman keras yang mengganggu ketertiban untuk dilakukan pembinaan serta membubarkan kelompok pemuda yang sedang pesta Miras di seputaran Kota Wamena guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan."Patroli ini rutin kami laksanakan guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, selain itu dalam patroli ini kami juga memberikan pesan-pesan Kamtibmas agar masyarakat dapat membantu Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kota Wamena tetap aman dan kondusif," imbuhnya. PNO-11
04 Des 2023, 21:49 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Bimbingan Teknis Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Kabupaten/Kota
Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, memberikan materi pada acara Bimbingan Teknis yang digelar dalam persiapan Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Kabupaten/Kota Provinsi Papua, Sabtu (04/12) yang bertempat di Aula Lt II Wisma Atlet Jayapura.Acara tersebut dihadiri oleh Komisioner KPU Provinsi Papua, Abdul Hadi, S.Hi, dan Komisioner KPU Provinsi Papua, Yohannes Fajar Irianto Kambon, serta diikuti oleh 487 peserta PPD.Bimbingan Teknis bertujuan untuk memastikan bahwa para pengawas pemilihan di tingkat kelurahan/desa memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Wakapolda Papua dalam sambutannya menekankan urgensi pemahaman akan potensi masalah yang mungkin muncul selama proses pemilu."Penting untuk memahami bahwa persoalan dalam pemilu bisa berasal dari dalam diri sendiri dan dari luar. Kita harus menghindari masalah yang bisa muncul dari dalam penyelenggara pemilu terlebih dahulu," ungkapnya.Ia menyoroti bahwa kendala logistik seringkali menjadi persoalan yang muncul di tingkat penyelenggara. Wakapolda menekankan agar pihak penyelenggara di tingkat distrik siap menghadapi berbagai persoalan namun juga harus berupaya menghindari menciptakan masalah sendiri."Dalam kapal pemerintahan, semua pihak, termasuk keamanan seperti KPU, tidak boleh menciptakan masalah. Komitmen sangat penting dalam menyukseskan pemilu," tambah Brigjen Pol. Patridge.Wakapolda memperingatkan tentang keamanan logistik sebagai tugas berat yang harus dijaga agar pemilu berjalan aman. Himbauannya juga terkait dengan pentingnya keamanan dalam pendistribusian logistik."Bimtek hadir untuk menegaskan komitmen bersama keamanan dalam menyukseskan pemilu 2024. Mari kita bersama-sama menyelesaikan persoalan dan menunjukkan identitas daerah adat dalam menjalankan pemilu dengan sukses," tegasnya.Acara ini juga menghadirkan pesan untuk menghormati tempat dan budaya setempat serta mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pemilu 2024 dengan tidak melakukan tindakan yang mengganggu kedamaian di wilayah masing-masing. (PNO-12)
04 Des 2023, 19:39 WIT
Gelar Dialog Pemilu, Polda Maluku Hadirkan Tiga Pimpinan Agama
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar dialog terkait pelaksanaan Pemilu Damai di Provinsi Maluku.Kegiatan yang disiarkan langsung oleh RRI Ambon pada Senin (4/12/2023), ini selain Polda Maluku, juga menghadirkan tiga pimpinan agama dari MUI Maluku, Sinode GPM dan Keuskupan Amboina.Dari MUI diwakili Dr. Hasbollah Toisuta, M.Ag, Ketua MPH Sinode GPM, Pdt. Elifas T. Maspaitella M.Si, dan Keuskupan Amboina yang diwakili oleh Sekum Keuskupan Amboina, Pastor Agus Arbol. Sementara dari Polda Maluku yaitu Kepala Biro Operasi, Kombes Pol Asep Saepudin SIK.Menurut Karo Ops Polda Maluku, peran tokoh agama sangat penting untuk mewujudkan Pemilu 2024 berlangsung aman, sejuk dan damai."Peran dari para tokoh agama sangat kami butuhkan karena itu sangat penting untuk bersama kami Polda Maluku wujudkan pemilu yang aman dan damai," ungkapnya. Menurutnya, tingkat kriminal di Maluku akhir-akhir ini mulai mengalami penurunan jika dibanding sebelumnya. "Kami sangat berharap kolaborasi para pimpinan agama dan semua unsur terkait dapat mewujudkan pemilu yang aman dan damai," harapnya.Ia mengungkapkan, Polda Maluku memiliki tim patroli cyber. Apabila dalam tugasnya ditemukan hal-hal yang dianggap dapat mengganggu kamtibmas, pihaknya akan berkordinasi dengan Bawaslu dan Kejaksaan yang tergabung dalam tim Gakkumdu akan dengan cepat untuk menindaklanjutinya.Selain mengamankan tahapan pelaksanaan Pemilu 2024, Kombes Asep juga mengaku Polda Maluku pun saat ini siap mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru."Memang di tahun ini kita lihat agak krusial ya, karena ada dua operasi yang kita laksanakan secara bersamaan, namun kami tetap siap dengan semua kemungkinan yang akan terjadi, maka dengan personel yang ada saat ini kami siap melaksanakan pengamanan Natal dan Tahun Baru juga dengan maksimal," ungkapnya.Dijelaskan, sebelum pelaksanaan pengamanan Pemilu, Polda Maluku terlebih dahulu melaksanakan operasi cipta kondisi."Kami bersyukur hingga saat ini kejadian menonjol di wilayah kita tidak ada dan kita berharap situasi kondusif ini dapat terus kita pertahankan hingga akhir Pemilu nanti," harapnya.Menyoal terkait netralitas Polri saat Pemilu, Kombes Asep menegaskan Polri tidak akan berpihak kepada siapa pun."Netralitas Polri merupakan harga mati. Ini telah disampaikan Bapak Kapolri, dan Polri akan bentuk tim khusus untuk mengawasi anggota saat Pemilu, dan bersama Bawaslu akan tetap sinergi sehingga apabila ada ditemukan oknum anggota yang tidak netral maka akan diambil tindakan kode etik profesi Polri," jelasnya.Ia menghimbau seluruh masyarakat Maluku agar terus menguatkan persatuan dan kesatuan. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan Pemilu yang aman dan damai di Maluku. "Kami menghimbau seluruh masyarakat Maluku apabila ada informasi yang bersifat ujaran kebencian atau mengadudomba agar segera disampaikan kepada pihak keamanan untuk ditindaklanjuti, dan terkait politik uang saya sampaikan ini bukan hal baru lagi karena setiap pemilu selalu ada hal seperti itu, namun kami bersama Bawaslu dan Kejaksaan bertekad akan bekerjasama menjalankan tugas kami sebagai tim Gakumdu dalam pemilu ini dengan baik," ungkapnya.Untuk membantu aparat kepolisian dalam mewujudkan pelaksanaan Pemilu yang aman dan damai, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku gencar memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat."Kami dari MUI Maluku sendiri dalam menghadapi Pemilu nanti telah melakukan berbagai langkah termasuk memberikan himbauan kepada masyarakat lewat mimbar dan majelis taklim, agar Pemilu yang merupakan hajat nasional ini bisa didukung agar pelaksanaanya dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses," kata Hasbollah Toisuta.Menurutnya pada setiap pertemuan dengan masyarakat baik melalui mimbar Jumat maupun majelis taklim, MUI Maluku selalu memberikan masukan, ide-ide positif dan himbauan agar umat Islam bisa fokus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif saat ini. "Umat Islam juga selalu dihimbau untuk menghindari isu-isu yang dapat menggangu keamanan dan dapat membuat perpecahan di Maluku," katanya. Pada Rakornas, Hasbollah mengaku MUI Pusat melalui rekomendasi menghimbau seluruh umat Islam dapat mendukung pelaksanaan Pemilu yang damai, menolak politik uang. "Umat juga diminta untuk menghindari isu atau berita hoax yang dapat merusak tali persaudaraan antar sesama anak bangsa," jelasnya.Terkait dengan sinergitas di antara pimpinan umat beragama, Hasbollah mengaku selama ini pihaknya terus bersinergi."Sinergitas dan kerjasama kita dari MUI Maluku bersama Sinode dan Keuskupan itu bukan hal yang baru lagi, dan tidak ada masalah karena kita selalu bersama dalam setiap kegiatan, dan saya mau sampaikan bahwa peran tokoh agama itu sangat penting dalam merawat perdamaian di Maluku," ucapnya. Olehnya itu, lanjut mantan Rektor IAIN Ambon ini, dengan kerjasama para tokoh agama yang kompak bersama Polri, diharapkan situasi Kamtibmas di Maluku ini dapat diwujudkan dengan baik."Saat ini kami dari Gereja telah melaksanakan kegiatan pastoral politik, tujuannya untuk membentuk umat yang siap sukseskan pemilu dengan baik," tambah Ketua MPH Sinode GPM Pdt Elifas T. Maspaitella. Elifas mengungkapkan dengan adanya kegiatan pastoral politik dapat membentuk caleg yang nantinya jika terpilih akan bekerja dengan hati dan iman untuk membangun bangsa. "Karena saya mau katakan bahwa Gereja juga turut bertanggung untuk terwujudnya pemilu yang aman dan damai," ungkapnya.Elifas mengaku pihaknya sangat mendukung terlaksananya Pemilu yang aman, jujur, adil dan bermartabat untuk mewujudkan pemerintahan yang baik karena hal itu merupakan panggilan iman."Jadi selain menyelenggarakan kegiatan pastorial politik, kami juga dalam pertemuan bersama umat dan di mimbar-mimbar ibadah kami telah memberikan himbauan agar umat Gereja di minggu-minggu adventus ini tidak melakukan hal-hal atau tindakan yang bersifat eforia namun lebih pada hal-hal positif untuk mendekatkan diri kepada Tuhan," tambahnya."Kami juga dalam menghadapi pemilu serentak ini melibatkan AMGPM agar generasi muda kita saat ini dapat paham akan hak demokrasinya dan tidak golput serta terhindar dari pengaruh politik uang dan politik hitam di masa Pemilu saat ini," harapnya.Elifas pun menghimbau masyarakat Maluku agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijaksana. "Saya mengajak seluruh masyarakat Maluku agar mari kita pilih pemimpin yang cakap dan takut akan Tuhan, sebagaimana tertulis di firman Tuhan, olehnya itu terkhusus warga Gereja agar mari ambil keputusan yang bijaksana di saat pemilu ini untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa kita ke depan nanti," pintanya.Senada dengan Hasbollah dan Elifas, Sekum Keuskupan Amboina, Pastor Agus Arbol mengaku, Gereja Katolik di Maluku sangat mendukung sepenuhnya terlaksana pesta demokrasi yang aman dan damai. "Kami telah melakukan seruan kepada umat agar dukung pemilu damai di Maluku dan pada konferensi Gereja Katolik kemarin yang dihadiri seluruh uskup di Indonesia itu menghimbau agar masyarakat Indonesia khususnya umat Katolik dapat menggunakan hak demokrasinya dengan tepat dan bijaksana serta hindari golput saat Pemilu," ungkapnya.Keuskupan juga selalu menghimbau umat Katolik agar senantiasa mendukung aparat keamanan dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Maluku."Umat Katolik selalu diingatkan untuk tidak ikut-ikutan dalam hal-hal yang tidak baik, karena saat ini kita lihat kondisi dunia sedang tidak stabil karena ada perang di Palestina dan Israel, lalu ada juga perang Rusia dan Ukraina. Maka dengan hal tersebut pentingnya kami berharap kita masyarakat di Maluku ini tetap menjaga persatuan dan kesatuan kita bersama Polda Maluku, kita wujudkan Maluku yang aman dan damai," ajaknya. (PNO-12)
04 Des 2023, 19:26 WIT
Wujudkan Komitmen Polda Papua Dalam Transparansi Keadilan, 3 Perwira Polri Diberhentikan
Papuanewsonline.com, Jayapura – Lapangan Apel Mapolda Papua menjadi saksi pelaksanaan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) bagi tiga anggota Polri Polda Papua pada Senin (04/12) pagi. Inspektur Upacara, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., memimpin acara yang dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Papua dan seluruh personel tersebut.Anggota Polri yang diberhentikan tidak dengan hormat adalah AKP SK, AKP BS, dan Ipda NJ. Keputusan ini sesuai dengan Keputusan Kapolri Nomor: Kep/1252/IX/2023 tanggal 18 September 2023 tentang PTDH dari Polri.Upacara ini menjadi bagian dari komitmen Polda Papua dalam menjalankan aturan dan mewujudkan transparansi berkeadilan, serta sebagai implementasi dari program Polri Presisi. Kapolda Papua, dalam amanatnya, menekankan pentingnya sikap disiplin dan menjadi tauladan bagi masyarakat dalam menjalankan tugas Polri yang melibatkan kewenangan luas. Ia menyampaikan komitmen Polda Papua dalam memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi dan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar kode etik maupun tindak pidana tetap menjadi prioritas.“Kami menyampaikan keprihatinan karena tiga personel yang diberhentikan tidak dengan hormat berpangkat perwira. Saya mengingatkan bahwa pangkat tersebut seharusnya menjadi teladan dalam menciptakan inovasi dan prestasi, bukan waktunya untuk berbuat neko-neko,” ucapnya.Pada kesempatan tersebut, Kapolda Papua menyoroti peran Kasatker, senior, dan rekan seangkatan untuk memantau dan membina anggota Polri. Ia meminta agar perilaku yang mencurigakan atau tidak fokus segera diatasi, dan Kasatker diminta untuk melibatkan Propam jika diperlukan.“Saya juga berharap agar kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh anggota Polda Papua. Saya meminta agar tidak ada lagi anggota yang mengalami PTDH di masa mendatang dan menekankan pentingnya introspeksi diri untuk menjadi pribadi yang profesional, bertanggung jawab, dan patuh pada peraturan yang berlaku,” tegas Irjen Pol. Mathius.Dengan berakhirnya acara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat ini, Kapolda Papua mengingatkan seluruh anggota Polda Papua untuk meningkatkan peran dan netralitas menjelang Pemilu 2024. “Kesuksesan Pemilu dianggap sebagai tanggung jawab bersama, dan anggota Polri diminta untuk menjaga situasi kamtibmas serta tidak menjadi penyulut masalah dalam masa kampanye yang krusial,” tutupnya. (PNO-12)
04 Des 2023, 19:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru