logo-website
Kamis, 25 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Satgas Yonif 641/Bru Laksanakan Ibadah Bersama di Gereja GKI Distrik Bolakme Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Minggu damai dan berkah, Satgas Yonif 641/Bru Pos Bolakme melaksanakan kegiatan ibadah Minggu bersama masyarakat dengan penuh suka cita di gereja GKI Jemaat Damai di kampung Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, (11/05/2025).Ibadah bersama dengan warga masyarakat ini rutin dilaksanakan setiap minggu di gereja yang berada di Distrik Bolakme, kali ini Satgas Yonif 641/Bru melaksanakan ibadah bersama dan dilanjutkan silahturahmi dengan jemaat GKI di distrik Bolakme.Seperti dijelaskan Danpos Bolakme Lettu Inf Jhon Arthur Hamonangan Sinaga bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk toleransi antar umat beragama dan juga untuk mempererat hubungan baik dengan masyarakat."Kami laksanakan ibadah bersama dilanjutkan dengan silahturahmi kepada masyarakat yang datang, hal ini dilaksanakan sebagai bentuk toleransi antar umat beragama serta dapat menciptakan komunikasi humanis dengan lapisan masyarakat, khususnya di wilayah distrik Bolakme," Tambah Danpos."Dengan momen seperti ini, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dan terwujudnya suasana yang kondusif di wilayah distrik Bolakme ," tambahnya lagi.Bapak Nas Tabuni (51 th) selaku Gembala Gereja menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satgas Yonif 641/Bru atas perhatiannya terhadap masyarakat Distrik Bolakme ."Kami dari Gereja GKI Damai distrik Bolakme merasa terharu walaupun kita berbeda rambut dan kulit tetapi kita punya darah dan hati tetap satu dan kami sangat senang kehadiran Bapak TNI setiap hari Minggu selalu menginjakan kaki di gereja GKI untuk beribadah dan silahturahmi dengan kami disini, terima kasih, Tuhan Memberkati," ungkapnya. PNO-12 12 Mei 2025, 18:10 WIT
Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 Gelar Kegiatan Humanis di Entrop, Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura — Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025 menggelar kegiatan humanis bersama masyarakat di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, pada Sabtu (10/5).Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Syahrir Mahyuddin dengan diisi berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung, termasuk anak-anak. Beragam permainan, momen berbagi keceriaan, hingga dialog santai antara warga dan personel mewarnai suasana yang akrab dan penuh kebersamaan.Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pendekatan persuasif untuk menciptakan keamanan yang berkelanjutan di Tanah Papua."Kami percaya bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui tindakan represif, tetapi juga lewat pendekatan yang menyentuh hati masyarakat. Kehadiran kami di tengah-tengah warga, khususnya anak-anak, adalah bagian dari komitmen untuk membangun Papua yang damai dan harmonis," ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Salah satu warga Entrop, Yahya Numberi, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengaku senang dengan kehadiran aparat kepolisian di lingkungan mereka.“Anak-anak sangat senang, apalagi diajak bermain dan diberi perhatian. Kami merasa lebih dekat dengan polisi,” ungkapnya.Selain itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik yang humanis dan berorientasi pada pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.“Kami ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra. Pendekatan seperti ini penting untuk menjaga stabilitas serta meningkatkan rasa saling percaya,” tuturnya.Kehadiran Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 dalam kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga dan dinilai mampu menghadirkan rasa aman serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat setempat. PNO-12 11 Mei 2025, 18:09 WIT
Operasi Pekat Krakatau 2025, Polda Lampung dan Jajaran Berhasil Ungkap 100 Kasus Papuanewsonline.com, Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama seluruh jajaran berhasil mengungkap ratusan kasus selama pelaksanaan Operasi Pekat Krakatau 2025 yang berlangsung selama sepekan, mulai dari 1 hingga 8 Mei 2025. Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat), seperti premanisme, perjudian, prostitusi, peredaran miras ilegal, narkoba, serta kejahatan jalanan.Dari hasil rekapitulasi yang dihimpun Posko Operasi Pekat Krakatau 2025, tercatat sebanyak 224 target operasi (TO) dan non TO telah ditindak oleh Polda Lampung dan 15 Polres/Polresta jajaran. Dari jumlah tersebut, 81 pengungkapan masuk dalam kategori TO dan 85 pengungkapan non TO, sehingga total pengungkapan mencapai 166 kasus. Selain itu, dari sisi tempat kejadian perkara, berhasil diungkap 84 TO dan 74 non TO.Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras jajaran kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat. Ia mengatakan bahwa Operasi Pekat ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman menjelang Hari Raya Iduladha dan agenda nasional lainnya.“Target kami sekitar 200 kasus, dan hingga minggu pertama ini sudah berhasil kami ungkap lebih dari 100 kasus. Ini menunjukkan komitmen Polda Lampung dan seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Helmy Santika, Jumat (9/5/2025).Ia menambahkan bahwa operasi serupa akan terus digelar secara berkala, khususnya menjelang momen-momen strategis nasional seperti pemilu, hari besar keagamaan, dan libur panjang.“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Lampung merasa aman dan terhindar dari gangguan kriminalitas. Oleh karena itu, kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menciptakan situasi yang kondusif,” lanjutnya.Beberapa Polres yang menonjol dalam capaian ungkap kasus antara lain Polres Tulang Bawang dengan persentase keberhasilan 93,8 persen, serta Polres Pesisir Barat yang mencapai 100 persen pengungkapan untuk seluruh target. Sementara itu, Polda Lampung (Ditreskrimum) mengungkap 2 dari 16 TO (12,5%) dan 2 non TO.Dengan hasil ini, Polri berharap angka kriminalitas dan penyakit masyarakat dapat terus ditekan dan masyarakat semakin percaya terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian. PNO-12 11 Mei 2025, 13:28 WIT
Satgas Yonif 641/Bru Berikan Snack Gratis Untuk Anak-Anak Papua Papuanewsonline.com, Memberamo Tengah - Merangkul dan membuat senang, Satgas Yonif 641/Bru Pos Kobakma membagikan makanan snack gratis kepada anak-anak Papua kampung Gimbis guna menambah asupan gizi di Distrik Kobakma, Kabupaten Memberamo Tengah, Papua Pegunungan, (10/05/2025).Kegiatan membagikan snack gratis kepada masyarakat yang dilakukan oleh personel Pos Kobakma ini juga merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta wujud nyata kepedulian dan kecintaan anggota Satgas Yonif 641/Bru kepada masyarakat di wilayah binaannya. Selain itu juga dapat meningkatkan kedekatan antara TNI dengan rakyat, sesuai jati dirinya bahwa TNI berasal dari Rakyat dan akan selalu membantu kesulitan masyarakat.Danpos Kobakma Letda Inf Ridho Ardiansyah menyampaikan bahwa kegiatan membagikan Snack secara gratis kepada masyarakat yang datang ke Pos maupun yang melintas di depan Pos ini, rutin dilakukan oleh personel Pos Kobakma sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.Disamping itu, kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar Pos yang masih sulit memenuhi kebutuhan pokoknya yaitu makan.Dengan adanya kegiatan sosial yang dilakukan oleh personel Pos Kobakma Satgas Yonif 641/Bru, semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dimana kehadiran TNI selain memberikan rasa aman, juga rasa bahagia bagi masyarakat karena selalu membantu kesulitan masyarakat yang ada di sekitarnya.Adik Rio Pagawak (14 th) dan kawan-kawan yang merupakan anak Orang Asli Papua kampung Gimbis sangat berterima kasih telah mendapatkan pembagian makanan snack secara gratis yang dilakukan oleh Pos Kobakma Satgas Yonif 641/Bru. PNO-12 11 Mei 2025, 13:23 WIT
Polda Jabar Tangkap 145 Pelaku Premanisme Dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025 Papuanewsonline.com, Jabar - Polda Jawa Barat (Jabar) menangkap 145 pelaku premanisme dalam pelaksanaan Operasi Pekat II Lodaya 2025 yang digelar sejak 1 Mei lalu. Operasi ini memang menyasar aksi-aksi premanisme yang dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Jabar. Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H. mengatakan, berdasarkan data hingga hari kedelapan, 36 dari 145 adalah yang sudah ditargetkan. Sebab, sebelumnya ada 44 yang sudah ditargetkan oleh penyidik.  “36 dari 44 target operasi berhasil diungkap atau setara dengan 81,82 persen dari total target yang ditetapkan,” ujar Irjen Rudi Setiawan, Jumat (9/5/25).Menurutnya, kepolisian juga mengamankan 109 pelaku non-target dan mencatat 98 korban. Selain itu, Polda Jabar sudah menangani 99 kasus premanisme yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk terminal, pasar tradisional, proyek pembangunan, hingga kawasan sengketa tanah dan hiburan malam.Beragam barang bukti berhasil disita, antara lain 42 bilah senjata tajam, 1 airsoft gun, 15 sepeda motor, 4 mobil, 8 ponsel, 46 dokumen, dan uang tunai sebesar Rp 1.320.500. "Operasi ini melibatkan 935 personel, terdiri dari 185 anggota Polda dan 750 anggota dari satuan wilayah jajaran,” ujar Kapolda.Ditegaskan Kapolda Jabar, operasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat.“Polda Jabar serius dan konsisten dalam menindak segala bentuk premanisme yang meresahkan warga. Operasi ini tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai bentuk pencegahan melalui kegiatan intelijen dan pembinaan masyarakat. Kami juga menyasar pelaku-pelaku yang beroperasi secara digital,” jelasnya.Ia menambahkan, Polda Jabar berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Selain itu, membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar lebih berani melapor bila mengalami atau menyaksikan aksi premanisme."Polda Jabar optimistis dapat menuntaskan operasi ini dengan hasil maksimal, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan mendukung pertumbuhan investasi di Jawa Barat,” ungkapnya.Selama pelaksanaan Operasi Pekat II, Ditreskrimum Polda Jabar bersama satuan wilayah juga berhasil mengungkap sejumlah kasus pemerasan dan pungli yang dilakukan oleh pelaku premanisme di berbagai lokasi. Di antaranya, pengungkapan praktik pungli di Pasar Caringin Kota Bandung yang dilakukan oleh kelompok pelaku yang memaksa sopir kendaraan niaga membayar uang parkir tanpa dasar hukum, serta aksi premanisme penjualan minuman secara paksa. Di Ciamis, Polisi menangkap sekelompok pelaku yang melakukan kekerasan terhadap orang dan barang di Pasar Ramadan, yang sempat viral di media sosial.Selain itu, dalam unjuk rasa Hari Buruh (Mayday) di Taman Dago Kota Bandung, seorang mahasiswa diamankan karena membawa senjata tajam dan tongkat pemukul serta terjadi pengrusakan berat yang dilakukan 3 pelaku terhadap mobil patroli milik Polsek Kiaracondong dan tersangka kini ditahan di Mapolda Jabar. Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menuturkan, di wilayah Subang premanisme juga terungkap di kawasan industri Smartpolitan dan pabrik keramik, di mana sopir logistik dipaksa membayar pungutan keamanan fiktif. Kasus serupa terjadi di Pasar Bogor, dengan modus penjualan kue secara paksa kepada pedagang, yang dilakukan oleh pelaku dengan rekam jejak panjang dalam kegiatan pungli. Bahkan, praktik pungutan parkir liar yang dikendalikan oleh individu bersenjata tajam juga berhasil dibongkar di sekitar Cafe Bajawa, Kota Bogor. PNO-12  11 Mei 2025, 13:19 WIT
Tiga SMA di Timika Bersaing Ketat Melaju ke Final Duta Pajak Daerah Tahun 2025 Papuanewsonline.com, Timika- Total dari 10 SMK dan SMA di Mimika yang masuk semi final, dalam ajang seleksi Duta Pajak Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan Bapenda Mimika menyisahkan tiga sekolah yang melaju ke final, pada tanggal 19 Mei mendatang.Ketiga sekolah yang berhasil melaju ke final duta pajak daerah Kabupaten Mimika Tahun 2025 diantaranya, SMA Negeri 1 dengan total nilai 57,46, SMAS YPPK Tiga Raja Timika dengan total nilai 56,13, dan SMA Kristen Shinging Stars dengan total nilai 55,03.Pantauan Media Papuanewsonline.com pada ajang seleksi ini berjalan cukup ketat pasalnya masing-masing tim perwakilan dari sekolah menunjukan kecerdasan pada saat lomba cerdas cermat yang dilaksanakan di Bapenda Mimika, Jumat (9/5).Ketua panitia seleksi pemilihan duta pajak Daerah Tahun 2025, Darius Sabon menyatakan Penilaian itu berdasarkan hasil keputusan dewan juri yang terdiri dari akademisi STIE Jambatan Bulan 3 Orang, praktisi pajak 3 Orang dan Entertaiment 3 Orang," Tegasnya.Darius menyebutkan  tiga besar finalis  ini harus mempersiapkan diri secara lebih baik untuk bersaing mengikuti babak Final yang berlangsung pada tanggal 19 Mei 2025 mendatang.Darius menyebutkan, pada babak Final nanti, tiga pasangan finalis akan  mengikuti lomba dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi." Pasangan peserta yang juara satu akan dikontrak oleh Bapenda selama setahun untuk mempromosikan pajak daerah kepada masyarakat," tegasnya.Diketahui dalam ajang bergengsi ini, panitia pelaksana menyediahkan hadia  uang tunai bagi peserta juara 1 senilai Rp30.000.000, Juara 2 sebesaar Rp25.000.000, dan Juara 3 sebesar Rp20.000.000.(red) 10 Mei 2025, 15:59 WIT
Polri Tuntaskan 3.326 Kasus Premanisme Lewat Operasi Serentak Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat telah menyelesaikan 3.326 perkara selama pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan secara serentak dimulai pada 1 Mei 2025. Operasi ini menyasar praktik premanisme yang kian marak dan dianggap meresahkan masyarakat serta mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi nasional.Operasi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025 yang memerintahkan seluruh jajaran Polda dan Polres untuk melakukan penegakan hukum yang didukung oleh langkah intelijen, pre-emtif, dan preventif.Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. “Operasi ini adalah upaya konkret Polri untuk memberantas premanisme yang mengganggu rasa aman masyarakat dan menghambat iklim investasi. Kami tidak akan mentolerir aksi-aksi intimidatif, pemerasan, maupun kekerasan yang dilakukan oleh individu atau kelompok berkedok organisasi masyarakat,” tegas Irjen Sandi.Penindakan difokuskan pada berbagai bentuk kejahatan seperti pemerasan, pungutan liar, pengancaman, pengrusakan fasilitas umum, pengeroyokan, penganiayaan, penghasutan, pencemaran nama baik, penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian, hingga penculikan.Irjen Sandi menambahkan, “Premanisme dalam bentuk apa pun tidak bisa dibiarkan. Kami ingin memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha, agar ruang publik dan iklim bisnis di Indonesia tetap kondusif.”Sejumlah kasus menonjol telah berhasil diungkap selama operasi ini, di antaranya Polres Subang yang mengamankan sembilan pelaku premanisme di kawasan industri, Polresta Tangerang yang menangkap 85 preman, serta Polda Banten yang berhasil mengamankan 146 orang pelaku, Polda Kalteng yang melakukan pemanggilan terhadap Ketua Grib Kalteng terkait penutupan PT BAP, dan Polres Metro Jaksel yang mengamankan 10 orang yang membawa sajam dan senjata api.Untuk mendukung keberhasilan operasi ini, kepolisian mengambil sejumlah langkah strategis antara lain melakukan penyelidikan dan penegakan hukum terhadap organisasi masyarakat yang terbukti melakukan tindak pidana, menggelar razia terhadap praktik pungli dan premanisme, melakukan pengecekan legalitas ormas yang terlibat, berkoordinasi dengan para ahli dan pemangku kepentingan guna merumuskan langkah penanganan yang tepat, hingga memberikan rekomendasi kepada stakeholder terkait pembekuan atau pembatalan izin terhadap ormas yang terbukti melakukan tindak pidana.Polri juga terus menjalin sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya guna memastikan keberhasilan operasi ini dan menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. PNO-12 09 Mei 2025, 19:48 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT