Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Kapolres Mimika Perkuat Keamanan dengan Peresmian Dua Pos Peka
Papuanewsonline.com, Timika –
Dalam suasana malam yang penuh semangat kebersamaan, Kapolres Mimika, AKBP
Billyandha Hildiario Budiman, S.I.K., M.H., meresmikan dua Pos Pelayanan
Keamanan (Pos Peka) baru di Kelurahan Pasar Sentral, Kabupaten Mimika, Sabtu
malam (2/8/25). Peresmian ini memperkuat komitmen Polres Mimika dalam menjaga
stabilitas keamanan wilayah menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. “Dalam dua bulan terakhir, kami
sudah meresmikan tujuh Pos Peka. Dua di antaranya malam ini: Pos Peka Gang
Flora dan Pos Peka Sepakat,” ujar AKBP Billy dalam sambutannya. Pos Peka menjadi wujud nyata
kemitraan strategis antara masyarakat dan aparat kepolisian untuk menciptakan
lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Kapolres Mimika mengungkapkan
bahwa luasnya wilayah Mimika dan keterbatasan jumlah personel menjadi tantangan
tersendiri. Untuk itu, Pos Peka hadir sebagai solusi partisipatif yang
melibatkan peran aktif warga dalam pengawasan dan pengamanan lingkungan. “Pos Peka ini sangat membantu
kami, karena Mimika ini wilayahnya luas, dan personel kami terbatas. Tapi
dengan gotong-royong warga, kita bisa menjaga keamanan bersama,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa
keberadaan Pos Peka tidak boleh hanya seremonial, tapi harus benar-benar diaktifkan,
dirawat, dan dijaga oleh masyarakat. Pendirian Pos Peka juga dinilai
strategis untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang peringatan kemerdekaan
Indonesia. “Kita menginginkan perayaan HUT
RI yang aman, nyaman, dan damai. Dengan Pos Peka ini, pengawasan lingkungan
bisa lebih optimal,” lanjut Kapolres. Peresmian Pos Peka malam itu
disambut antusias warga. Perwakilan masyarakat Gang Flora, Alif, mengaku bangga
dan terharu atas perhatian Kapolres dan jajarannya. “Kami berterima kasih kepada Pak
Kapolres dan semua yang terlibat. Pos Peka ini milik kita bersama, dan akan
kami jaga,” ungkap Alif. Dengan kehadiran tujuh Pos Peka
yang tersebar di berbagai titik strategis, Polres Mimika berharap tumbuh
kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. (jidan)
03 Agu 2025, 17:39 WIT
Pj Gubernur Papua Ajak Masyarakat Supiori Jaga Kondusifitas Jelang PSU
Papuanewsonline.com, Supiori –
Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, melakukan kunjungan kerja ke
Kabupaten Supiori dalam rangka menyampaikan pesan penting jelang Pemungutan
Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang akan digelar
pada 6 Agustus 2025. Dalam pertemuan yang digelar di Kantor Bupati Supiori,
Sabtu (2/8/25), Fatoni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi
yang damai, aman, dan kondusif demi suksesnya PSU. "Mari kita jaga bersama
iklim yang kondusif ini. Jangan biarkan perbedaan politik merusak tali
persaudaraan. Kita jaga kedamaian, dan pilih pemimpin terbaik untuk
Papua," ujar Agus Fatoni di hadapan jajaran pemerintah daerah dan tokoh
masyarakat. Pj Gubernur juga memberikan apresiasi
tinggi terhadap Kabupaten Supiori yang dinilai mampu menjaga stabilitas
keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah dinamika politik yang sedang
berlangsung. Dalam arahannya, Fatoni
menekankan bahwa pemilihan umum merupakan hak demokratis rakyat yang hanya
datang lima tahun sekali. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat tidak golput
dan memanfaatkan hak suara sebaik-baiknya. "Jangan sia-siakan
kesempatan ini. Tanggal 6 Agustus sudah ditetapkan sebagai hari libur. Gunakan
waktu itu untuk datang ke TPS dan berpartisipasi aktif dalam menentukan masa
depan Papua," tegasnya. Ia juga mengimbau seluruh
pemangku kepentingan – mulai dari pemerintah daerah, TNI/Polri, tokoh agama,
adat, dan masyarakat umum – untuk bersinergi menyukseskan PSU agar berjalan
lancar, jujur, dan adil. Selain menyerukan stabilitas,
Agus Fatoni juga mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak.
Ia meminta masyarakat untuk membanjiri media sosial dengan narasi positif
tentang Papua, agar semangat persatuan tetap terjaga dan tidak mudah dipecah
belah oleh informasi palsu atau hoaks. "Mari kita jadikan media
sosial sebagai sarana menyampaikan pesan damai, semangat persatuan, dan
informasi yang membangun," pungkasnya. Fatoni berharap PSU di Papua,
khususnya di Supiori, bisa menjadi contoh demokrasi yang sehat dan bermartabat. (jidan)
03 Agu 2025, 17:35 WIT
Sentuhan Kasih Pj Gubernur Papua untuk Anak-anak Panti Asuhan
Papuanewsonline.com, Biak Numfor
– Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Biak Numfor, Penjabat (Pj)
Gubernur Papua, Agus Fatoni, bersama Pj. Ketua TP PKK Papua, Tyas A. Fatoni,
menyempatkan waktu untuk berbagi kasih di Panti Asuhan Curahan Kasih, Biak
Kota, Sabtu (2/8/25). Tak hanya datang membawa bantuan, kehadiran mereka juga
memberi semangat dan harapan baru bagi anak-anak panti. "Siang ini kami menyalurkan
bantuan untuk Panti Asuhan Curahan Kasih. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi
anak-anak," ujar Agus Fatoni saat menyerahkan bantuan secara langsung. Bantuan yang disalurkan mencakup sembako,
perlengkapan mandi, alat tulis, buku bacaan anak-anak, vitamin A, tablet tambah
darah untuk remaja putri, susu, serta makanan ringan sehat. Tak hanya itu, kasur
dan kelambu juga diberikan untuk menunjang kenyamanan istirahat anak-anak di
panti. Agus Fatoni menambahkan bahwa
bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara PKK Papua dan Dharma Wanita
Provinsi Papua sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masa depan generasi
muda. "Ini ada sejumlah bantuan,
ada dari PKK dan Dharma Wanita," jelasnya. Panti Asuhan Curahan Kasih
sendiri saat ini menampung 36 anak, mulai dari bayi hingga usia remaja.
Pengurus panti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta
kepedulian yang diberikan langsung oleh Pj. Gubernur dan jajaran. Dalam kesempatan itu, Agus Fatoni
juga memberikan motivasi kepada anak-anak panti agar tak pernah menyerah
terhadap keadaan dan selalu optimistis meraih cita-cita. “Sukses itu milik semua orang,
dan yang paling penting adalah rajin belajar, menjaga kedisiplinan, dan
kejujuran. Jangan pernah merasa kecil karena latar belakang. Masa depan kalian
sangat besar,” pesan Fatoni penuh semangat. Kunjungan ini menjadi bukti nyata
bahwa perhatian pemerintah bukan hanya pada pembangunan fisik, tapi juga pada
pembangunan karakter dan masa depan generasi Papua yang berdaya. (jidan)
03 Agu 2025, 17:29 WIT
Pj Gubernur Papua Lepas Jalan Sehat di Biak Numfor Sambut HUT RI ke-80
Papuanewsonline.com, Biak Numfor –
Suasana semarak menyelimuti Lapangan Gelanggang Remaja Biak pada Sabtu pagi
(2/8/2025) ketika Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, secara resmi melepas
ribuan peserta Jalan Sehat dalam rangka kick off peringatan Hari Ulang Tahun
ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) di Kabupaten Biak Numfor. Lebih dari 7.000 peserta dari
berbagai kalangan, termasuk anak-anak sekolah, komunitas, dan aparatur sipil
negara, turut ambil bagian dalam kegiatan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi
juga sarat pesan persatuan dan cinta tanah air. "Pada hari ini kita
melakukan kick off peringatan HUT RI ke-80 di Kabupaten Biak Numfor, sekaligus
pelepasan kegiatan jalan sehat. Mari kita rayakan kemerdekaan dengan semangat
persatuan," ujar Agus Fatoni saat melepas peserta. Dalam sambutannya, Agus Fatoni
menyampaikan apresiasi atas kerukunan dan toleransi yang terjalin erat di
tengah masyarakat Biak Numfor. Ia menekankan bahwa momentum peringatan
kemerdekaan harus dijadikan sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan dan
kesatuan bangsa, khususnya di era digital saat ini. "Gunakan media sosial untuk
menyebarkan hal-hal positif. Publikasikan tentang Biak Numfor, tentang Papua,
tentang kegiatan-kegiatan baik. Mari kita narasikan Papua dengan
optimisme," tegasnya. Tak lupa, Agus Fatoni juga
mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam Pemungutan Suara Ulang
(PSU) Pilkada Gubernur Papua yang akan digelar pada 6 Agustus mendatang. "Jangan sia-siakan
kesempatan lima tahun sekali ini. Mari datang ke TPS dan pilih pemimpin yang
terbaik dari dua pasangan calon yang ada," ajaknya. Acara jalan sehat berlangsung
meriah dengan iringan musik, doorprize menarik, dan suasana penuh semangat dari
masyarakat yang memadati jalur-jalur utama kota. Plt. Sekda Biak Numfor,
Zacharias L Mailoa, mengucapkan terima kasih atas dukungan Pj. Gubernur dan
seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. "Partisipasi aktif
masyarakat Biak menunjukkan semangat kebersamaan kita untuk membangun
daerah," tuturnya. Melalui kegiatan seperti ini,
semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan sebagai seremoni, melainkan juga
menjadi penggerak solidaritas sosial, kesadaran politik, dan gaya hidup sehat.
(jidan)
03 Agu 2025, 17:23 WIT
Mimika Semarakkan HUT RI ke-80: Fun Run, Layanan Adminduk, dan Hiburan
Papuanewsonline.com, Timika – Suasana penuh semangat dan kebanggaan nasional menyelimuti Kabupaten Mimika saat perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia resmi dimulai pada Sabtu (2/8/2025). Pembukaan rangkaian acara dilakukan langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam gelaran bertajuk ART and RUN Festival 2025 yang digagas oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mimika.Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah kolaborasi antara budaya, pelayanan publik, dan olahraga untuk menyatukan masyarakat dari berbagai lapisan. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, pimpinan BUMN, serta ribuan warga Mimika yang memadati lokasi sejak pagi hari.Berbagai kegiatan spektakuler digelar sepanjang festival, mulai dari Fun Run 10K yang melibatkan pelari lokal hingga nasional, pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) seperti pembuatan KTP digital, serta pembukaan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan jam layanan yang diperpanjang termasuk di hari Sabtu. Tidak hanya itu, masyarakat juga dimanjakan dengan:Papua Culture Week Parade (Tifa Creative) yang menampilkan kekayaan seni budaya lokal Pertunjukan tari kreasi Papua yang memikat hatiNikah massal sebagai simbol kebersamaan dan keberagamanDonor darah sebagai bentuk kepedulian sosialPanggung hiburan musik dari artis lokal dan nasional yang menambah semarak perayaanAcara ini menjadi ruang interaktif antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara menyenangkan dan edukatif.Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob menyampaikan bahwa HUT RI ke-80 bukan sekadar ajang seremoni, namun momen refleksi untuk memperkuat identitas dan rasa cinta tanah air.“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan dan menumbuhkan rasa nasionalisme terhadap Republik Indonesia. Kami juga berharap masyarakat turut mengambil bagian serta memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah,” ujar Rettob penuh semangat.Ia juga menegaskan pentingnya pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan hadir dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, Mimika telah melakukan terobosan pelayanan melalui pembukaan Mal Pelayanan Publik yang kini beroperasi setiap hari, termasuk pada akhir pekan, demi menjangkau lebih banyak warga.Di akhir sambutannya, Johannes Rettob mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk menjadikan momen HUT RI ini sebagai titik awal perubahan pola pikir dan kebiasaan yang lebih positif.“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. Kami juga berharap seluruh warga memiliki rasa memiliki terhadap Mimika, menjaga fasilitas, serta merawat kebersihan tidak hanya saat perayaan 17 Agustus, tetapi seterusnya. Dan itu kita mulai hari ini,” pungkasnya.Festival ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga simbol kolaborasi antara rakyat dan pemerintah dalam membangun Mimika yang maju, inklusif, dan berdaya saing.(jidan)
02 Agu 2025, 20:09 WIT
Kapolda Maluku Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Papuanewsonline.com, Ambon – Menindaklanjuti arahan Kapolri untuk mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi anak bangsa, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si menegaskan komitmen dukungan Polda Maluku dan Polres Jajaran.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat memimpin rapat kesiapan pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan Polda Maluku. Rapat digelar secara virtual dari Ruang Vicon Lantai II Markas Polda Maluku, Jumat (1/8/2025).Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK., M.H, Irwasda, dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk para Kapolres jajaran melalui zoom meeting dari wilayah masing-masing.Kapolda Maluku menekankan, rapat yang dilaksanakan ini merupakan langkah kongkret untuk merespons langsung perintah Kapolri pada video conference sebelumnya. Kapolri menekankan pentingnya kesiapan Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.“Kegiatan ini penting sebagai wujud nyata dukungan Polda Maluku terhadap kebijakan nasional dalam bidang ketahanan pangan, serta kepedulian Polri terhadap peningkatan gizi generasi muda bangsa,” tegas Kapolda.Polda Maluku, lanjut Kapolda, saat ini baru memiliki satu SPPG di Kota Ambon. Ia mengajak seluruh Kapolres dan jajaran untuk menyatukan komitmen dalam membangun minimal satu gedung SPPG di masing-masing wilayah hukum Polres.“Saya minta agar seluruh jajaran memiliki semangat dan komitmen yang sama. Pembangunan satu SPPG di setiap wilayah adalah bentuk tanggung jawab moral kita kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan akses makanan bergizi,” tegasnya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini menyatakan, ketersediaan SPPG di setiap wilayah, sejalan dengan kebijakan Kapolri sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan sosial Polri kepada masyarakat secara lebih inklusif dan merata."Kami berharap hasil rapat ini dapat segera ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran, agar program-program strategis yang mendukung pemenuhan gizi masyarakat dapat segera terwujud di seluruh wilayah Provinsi Maluku," pungkasnya. PNO-12
02 Agu 2025, 16:48 WIT
Pantau Harga Sembako, PJ Gubernur Papua Tinjau Langsung Pasar Aroro-Iroro di Yapen
Papuanewsonline.com, Serui –
Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok dan memastikan
kenyamanan aktivitas ekonomi rakyat, Penjabat (PJ) Gubernur Papua, Agus Fatoni,
melakukan kunjungan kerja ke Pasar Aroro-Iroro, Kabupaten Kepulauan Yapen, pada
Kamis (31/7/2025). Peninjauan ini menjadi bagian
dari upaya Pemerintah Provinsi Papua untuk melihat langsung kondisi pasar
tradisional sebagai pusat ekonomi masyarakat sekaligus memantau ketersediaan
serta keterjangkauan harga pangan strategis di wilayah Papua. “Pasar di Serui ini beroperasi 24
jam. Yang paling ramai itu dari jam 5 pagi sampai jam 9 pagi, tapi aktivitas
tetap ada sepanjang hari. Aman, tertib, dan nyaman. Masyarakat bisa berjualan
dengan tenang, anak-anak bisa bermain, dan semua terlihat hidup,” kata Agus
Fatoni saat menyusuri kios-kios di pasar tersebut. Cek Langsung Harga Sembako:
Dari Cabai hingga Bawang Putih Dalam kunjungannya, PJ Gubernur
Fatoni tidak hanya berinteraksi langsung dengan para pedagang, namun juga mengecek
secara detail harga sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng,
telur ayam, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. Ia terlihat berbincang
santai dengan pedagang untuk mengetahui dinamika pasokan dan harga selama
beberapa pekan terakhir. “Secara umum harga-harga masih
dalam batas wajar. Tidak ada lonjakan signifikan, ini menunjukkan distribusi
dan stok barang cukup baik,” ujar Fatoni. Selain memantau harga, Fatoni
juga memberikan motivasi kepada para pedagang untuk terus menjaga kualitas
pelayanan, kebersihan lingkungan pasar, serta menjaga etika jual beli demi
menciptakan suasana yang nyaman bagi seluruh warga. Pasar Tradisional sebagai
Jantung Ekonomi Lokal Peninjauan PJ Gubernur Papua ini
juga merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberdayakan pasar rakyat
sebagai tulang punggung ekonomi lokal. Menurutnya, pasar tradisional bukan
hanya sekadar tempat transaksi, tetapi juga tempat berkumpulnya berbagai
aktivitas sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat. “Kami ingin memastikan pasar
rakyat bisa terus hidup, produktif, dan menjadi penggerak ekonomi lokal yang
sesungguhnya. Di sinilah denyut ekonomi kerakyatan berputar,” tegas Fatoni. Pemerintah Provinsi Papua juga
akan terus mendorong peningkatan infrastruktur pasar, peningkatan digitalisasi
layanan, serta penguatan perlindungan konsumen dan pedagang kecil. (Jidan)
02 Agu 2025, 02:48 WIT
Karantina Hewan Timika Pastikan 3.000 Anak Ayam dari Jayapura Bebas Penyakit
Papuanewsonline.com, Timika –
Dalam rangka menjaga ketahanan sektor peternakan dan keamanan hayati wilayah
Papua Tengah, Karantina Hewan Papua Tengah melakukan tindakan pengawasan ketat
terhadap 3.000 ekor Day Old Chick (DOC) jenis layer yang baru
didatangkan dari Jayapura. Proses pemeriksaan dilakukan oleh Pos Pelayanan
(Pospel) Karantina Hewan di Bandar Udara Mozes Kilangin, Timika, pada Kamis
(1/8/2025). Pemeriksaan meliputi pengamatan
fisik secara menyeluruh terhadap kondisi DOC dan verifikasi dokumen resmi dari
daerah asal, termasuk sertifikat kesehatan hewan (KH-14) yang menjadi syarat
utama dalam prosedur lalu lintas hewan antarwilayah. “Pemeriksaan ini merupakan garis
pertahanan pertama untuk mencegah penyebaran penyakit unggas yang berpotensi
merugikan, seperti Avian Influenza dan Newcastle Disease,” jelas Hermanto,
Pejabat Karantina Hewan yang bertugas di lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan,
seluruh DOC dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan gejala klinis maupun
kematian selama proses pengangkutan. Temuan ini memperkuat keyakinan bahwa
sistem pengawasan lalu lintas hewan yang dilakukan Karantina Papua Tengah
berjalan efektif. Langkah ini merupakan bentuk
nyata dari komitmen Karantina Papua Tengah dalam menjaga zona bebas penyakit
hewan strategis, sekaligus menjamin keamanan produk peternakan yang akan
didistribusikan ke berbagai sentra konsumsi dan produksi di Mimika. Fokus Antisipasi Penyakit
Strategis DOC yang masuk ke wilayah Papua
Tengah terutama Timika, biasanya diperuntukkan bagi sektor peternakan kecil
hingga menengah. Jika tidak diawasi secara ketat, unggas yang membawa bibit
penyakit bisa menjadi sumber penyebaran cepat yang berdampak fatal terhadap
populasi lokal, bahkan hingga manusia. “Papua secara geografis memiliki
kerentanan tersendiri. Oleh karena itu, pengawasan hewan masuk ke wilayah ini
harus betul-betul ketat. Mencegah lebih baik daripada mengobati,” tambah
Hermanto. Masyarakat Diminta Waspada dan
Taat Aturan Karantina Dalam kesempatan yang sama,
Hermanto mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap rencana pengiriman atau
penerimaan hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya kepada petugas
Karantina. “Kepatuhan masyarakat sangat
penting. Kami siap melayani, mendampingi, dan memberikan edukasi, namun setiap
lalulintas wajib dilaporkan agar bisa dipastikan bebas dari risiko penyebaran
penyakit,” tegasnya. Karantina Papua Tengah juga terus
menggalakkan edukasi kepada peternak, pelaku usaha, dan masyarakat umum
mengenai pentingnya biosekuriti dan prosedur karantina sebagai bagian dari
upaya kolektif menjaga kesehatan ternak dan pangan hewani. (Jidan)
02 Agu 2025, 02:41 WIT
Karantina Papua Tengah Fokuskan Pemantauan Penyakit Sapi di Mimika
Papuanewsonline.com, Timika –
Dalam upaya memperkuat ketahanan peternakan dan menjaga kesehatan hewan di
wilayah Papua Tengah, Karantina Papua Tengah menggelar rapat persiapan
pemantauan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) untuk Tahun Anggaran 2025.
Rapat ini berlangsung di ruang rapat Karantina Papua Tengah, Jumat (1/8/2025),
dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pemantauan, drh. Ardhiana Nur Suryani, dan
diikuti secara hybrid oleh para pejabat karantina dari berbagai wilayah. Fokus utama pemantauan tahun ini
adalah Kabupaten Mimika, dengan sasaran pengujian penyakit Bovine Viral
Diarrhea (BVD) pada populasi sapi—penyakit menular yang berpotensi
mengganggu produktivitas dan ekonomi peternakan. “Persiapan yang matang sangat
diperlukan agar kegiatan pemantauan berjalan optimal dan menghasilkan data
akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan,” ujar drh. Ardhiana. Rapat ini membahas teknis
pelaksanaan di lapangan, mulai dari metode pengambilan sampel, distribusi
logistik, hingga strategi komunikasi risiko kepada masyarakat peternak. Pemantauan HPHK ini penting tidak
hanya untuk deteksi dini dan pencegahan, tapi juga sebagai landasan ilmiah bagi
kebijakan lalu lintas hewan dan media pembawa penyakit, termasuk penyusunan
kebijakan tindakan karantina berdasarkan risiko penyakit. “Kabupaten Mimika dipilih karena
memiliki populasi sapi yang cukup besar. Data yang dihasilkan akan menjadi
kunci pengambilan keputusan strategis di sektor peternakan,” lanjut Ardhiana. Kegiatan ini merupakan bagian
dari komitmen Karantina Papua Tengah untuk memperkuat sistem biosekuriti dan
memastikan wilayah tetap aman dari ancaman penyakit hewan berbahaya. Dengan
langkah antisipatif ini, sektor peternakan di Papua Tengah diharapkan tumbuh
lebih sehat, tangguh, dan berkelanjutan. (Jidan)
02 Agu 2025, 02:36 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru