Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
DLH Mimika Luncurkan Kios Sampah Inauga, Ubah Paradigma Pengelolaan Sampah
Papuanewsonline.com, Mimika - Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
Mimika memperkenalkan inovasi baru dalam pengelolaan sampah dengan meresmikan
kios sampah di Kelurahan Inauga, (21/11/2025). Langkah ini bertujuan
mengubah pola pengelolaan sampah dari sistem konvensional kumpul-angkut-buang
menjadi pilah-kumpul-tabung, yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, Jeffry Deda,
menjelaskan bahwa kios sampah ini memiliki mekanisme yang berbeda dengan bank
sampah yang sebelumnya telah diluncurkan. Di kios sampah, masyarakat memilah,
mengangkut, dan menimbang sampah, kemudian menukarkannya dengan sembako seperti
telur, minyak goreng, gula, dan mie instan."Peluncuran Kios Bank Sampah Inauga bukan hanya
seremonial, tetapi merupakan perubahan perilaku besar dalam pengelolaan
sampah," ujar Jeffry Deda. Ia mengungkapkan
bahwa produksi sampah di wilayah Mimika telah mencapai 100 ton per hari,
sementara kapasitas lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Iwaka semakin terbatas.Untuk mempermudah masyarakat, DLH juga telah menyiapkan
Aplikasi Kios Sampah yang dapat diunduh di Play Store. Aplikasi ini
memungkinkan warga untuk menjual sampah dengan layanan penjemputan oleh
petugas, atau mengantarkannya langsung ke Kios Bank Sampah Inauga. Asisten 1 Setda Mimika, Ananias Faot, berharap program kios
sampah ini dapat berjalan berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran masyarakat
akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. "Hari ini kita
launching, harus jalan. DLH dan Kelurahan ini, memastikan dan mengawal program
ini," tegasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
22 Nov 2025, 13:59 WIT
Masyarakat Mimika Peringati 24 Tahun Otsus dengan Aksi, Tuntut Perlindungan Komoditi Lokal
Papuanewsonline.com, Mimika - Sejumlah mahasiswa, pelajar,
dan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRK Mimika untuk
memperingati 24 tahun berjalannya Otonomi Khusus (Otsus) di Papua. Mereka
menilai Otsus gagal mensejahterakan masyarakat Papua secara menyeluruh. Aksi
ini menyoroti ketidakadilan dalam pemanfaatan sumber daya dan komoditi lokal.
(21/11/25)Sejak pagi, massa yang tergabung dalam solidaritas mahasiswa
dan masyarakat Papua telah memadati kantor DPRK Mimika. Kritikan dan tuntutan mereka sampaikan melalui orasi,
pduk, dan aksi long march sambil membawa hasil bumi lokal di atas kepala.
Spanduk bertuliskan "Selamatkan Komoditi Lokal" menjadi simbol utama
dalam aksi tersebut.Salah satu tuntutan utama mereka adalah agar komoditas
lokal, seperti pinang, hanya boleh dijual oleh masyarakat Papua asli. Mereka menyoroti keberadaan pedagang pendatang yang
berjualan pinang dengan lapak besar di Pasar Lama, yang dinilai dapat mengancam
mata pencaharian masyarakat asli Papua.Ketua DPRK Mimika Natikapereyauw, beserta anggota DPRK
Mimika lainnya, hadir di tengah-tengah aksi tersebut. Para anggota dewan berjanji untuk memperjuangkan aspirasi
masyarakat dan mencari solusi terbaik untuk melindungi hak-hak masyarakat asli
Papua terkait pemanfaatan komoditi lokal.
Penulis: JidEditor: GF
22 Nov 2025, 13:56 WIT
Serapan APBD Mimika Rendah, DPRD Wanti-Wanti SILPA Membengkak di Akhir Tahun
Papuanewsonline.com, Timika – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
(DPRD) Kabupaten Mimika menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 yang baru mencapai 43 persen hingga November.
Ketua DPRD Mimika, Primus Natikapareyau, mengungkapkan kekhawatirannya akan
potensi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) yang membengkak jika serapan
tidak segera ditingkatkan."Kalau serapannya lambat, pasti akan terjadi SILPA.
Anggaran yang tidak terpakai akan menjadi SILPA, termasuk beberapa dana seperti
DAK yang bisa saja dikurangi," ujar Primus. (21/11/25) Ia menambahkan,
pihaknya telah menerima keyakinan bahwa sebagian besar anggaran berpotensi
menjadi SILPA karena banyak pekerjaan yang belum berjalan.Primus juga menyinggung persoalan internal di sejumlah
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), yang
dinilai turut menghambat progres pekerjaan di lapangan. "Kita tahu bersama ada masalah di Dinas PU. Beberapa
pegawai sempat bermasalah dan berdampak pada pelaksanaan pekerjaan. Kondisi
seperti itu membuat banyak program terhambat," jelasnya.Untuk mengatasi masalah ini, DPRD Mimika terus berkoordinasi
dengan pemerintah daerah agar sisa waktu yang ada dapat dimanfaatkan untuk
menjalankan program-program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan
masyarakat. "Kami mendorong supaya dengan waktu yang tersisa ini,
program-program prioritas segera dijalankan. Bukan sekadar menghabiskan
anggaran, tapi memastikan program tersebut memiliki dampak nyata bagi
masyarakat," tegas Primus. Ia juga berharap pembahasan dan penetapan anggaran induk
tahun 2026 dapat dilakukan lebih awal agar pelaksanaan program dapat dimulai
tepat waktu, sehingga serapan anggaran dapat lebih optimal. Jika serapan anggaran tidak meningkat, APBD Mimika tahun
2026 diproyeksikan mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2025 yang
tercatat sebesar Rp6,42 triliun. Penulis: Jid
Editor: GF
22 Nov 2025, 13:52 WIT
Bupati Boven Digoel Sambut Kunjungan Ketua PKK Papua Selatan
Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Pemerintah Kabupaten
Boven Digoel menyambut hangat kunjungan Ibu Ketua PKK Provinsi Papua Selatan,
Ny. Dr. Ade Irma Suryany Safanpo, ST., MT., dalam rangka pelantikan pengurus
PKK Kabupaten Boven Digoel. Acara yang berlangsung pada Jumat, 21 November 2025,
ini menjadi momentum penting bagi upaya peningkatan kesejahteraan keluarga di
wilayah tersebut.Kegiatan pelantikan tersebut turut mengukuhkan Ibu Lili
Oktavina Mahuze Omba sebagai Ketua PKK Kabupaten Boven Digoel dan Ibu Debora
Ine Sampe sebagai Wakil Ketua PKK. Prosesi ini sekaligus menandai dimulainya
peran baru kedua pemimpin perempuan ini dalam menjalankan program-program
pemberdayaan keluarga.Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, dalam sambutannya
menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Ketua PKK Provinsi Papua
Selatan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan PKK
merupakan elemen penting untuk mendorong kemajuan sektor pendidikan, kesehatan,
hingga ekonomi rumah tangga.“Kami sampaikan terima kasih atas kunjungan Ibu Ketua PKK
Provinsi Papua Selatan dalam pelantikan Ketua PKK dan Wakil Ketua PKK yang
baru. Semoga kebersamaan ini memperkuat upaya kita meningkatkan kesejahteraan
masyarakat,” ujar Bupati Roni Omba.Menurut Bupati, kepemimpinan yang baru di tubuh PKK
Kabupaten Boven Digoel diharapkan membawa energi positif dalam memperluas
program pemberdayaan keluarga. Ia menekankan pentingnya sinergi antara PKK dan
OPD terkait untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.Lebih lanjut, Bupati Roni menyampaikan harapannya agar
berbagai program kerja yang akan dirumuskan nantinya mampu menjawab kebutuhan
masyarakat, terutama bagi para ibu rumah tangga, anak, dan kelompok rentan
lainnya di wilayah Boven Digoel.Ketua PKK Provinsi Papua Selatan, melalui kehadirannya,
memberikan dukungan penuh bagi penguatan kelembagaan PKK Kabupaten. Kunjungan
tersebut juga menjadi wadah konsolidasi untuk memastikan program PKK Provinsi
dapat diadopsi dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal.Acara pelantikan berlangsung dengan suasana penuh
kekeluargaan dan antusiasme dari para pengurus dan tamu undangan. Berbagai
pihak menilai momentum ini menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat
struktur PKK untuk menjalankan fungsinya secara optimal.Dengan pelantikan ini, Kabupaten Boven Digoel diharapkan
mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program-program
nyata di bidang pendidikan keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta pemberdayaan
ekonomi masyarakat.Pemerintah Kabupaten bersama PKK Provinsi Papua Selatan
menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama demi terwujudnya
masyarakat Boven Digoel yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Kehadiran
pengurus baru menjadi harapan baru akan pergerakan yang lebih aktif dan
berdampak. Penulis: HendrikEditor: GF
22 Nov 2025, 13:48 WIT
Seleksi SIP, Sespimma, dan SPPK 2026, Kapolda Maluku: Pentingnya Kepercayaan Diri dan Sportivitas
Papuanewsonline.com, Ambon - Panitia Daerah Polda Maluku akan menyelenggarakan seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP), Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma), dan Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Polri Tahun 2026.Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menekankan integritas dalam penyelenggaraannya. Seleksi harus dilakukan secara bersih, tanpa bayar sana-sini.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat memberikan pengarahan kepada para panitia dan peserta seleksi SIP, Sespimma dan SPPK Polri yang digelar di Rupattama Polda Maluku, Jumat (21/11/2025).Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku, pengawas internal, pengawas eksternal, serta seluruh peserta seleksi.“Seleksi Dikbang internal ini harus benar-benar bersih, tidak ada bayar sana-sini,” tegas Kapolda dalam arahannya.Kapolda menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik tidak terpuji. Ia mengajak seluruh panitia dan peserta untuk menjaga integritas serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap tahapan seleksi. Para panitia internal maupun eksternal diminta bekerja secara profesional dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya kepercayaan diri dan sportivitas. “Jika kita percaya pada diri sendiri, kita pasti bisa. Namun bila tidak lulus, mari kita akui ketidaktulusan kita, bukan mencari kambing hitam,” tegasnya.Khusus bagi peserta seleksi SIP, Kapolda mengingatkan agar mengikuti setiap proses dengan baik serta mempersiapkan diri secara maksimal. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi internal Polri. Kapolda juga menyapa langsung seluruh peserta dan memberikan semangat untuk menjalani tahapan seleksi berikutnya.Seleksi terpadu tahun ini diikuti oleh 260 peserta SIP, 42 peserta Sespimma, dan 1 peserta SPPK. PNO-12
22 Nov 2025, 07:50 WIT
Polda Jatim Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru
Papuanewsonline.com, Surabaya - Polda Jawa Timur memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi dampak erupsi dan Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.Pelepasan bantuan dipimpin langsung Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama Polda Jatim di depan Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Jumat (21/11/2025).Dalam sambutannya, Wakapolda Jatim menyampaikan bahwa status Gunung Semeru berada pada Level IV atau Awas. Meski tidak ada korban jiwa, namun tercatat Tiga warga mengalami luka bakar berat dan 17 lainnya luka ringan. Seluruh korban saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.Wakapolda Jatim menegaskan bahwa distribusi bantuan diarahkan ke dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo.Berdasarkan laporan terbaru, Posko SD 04 Supiturang menampung sekitar 214 jiwa dengan kelompok rentan yang cukup besar, yakni 30 balita, satu bayi, tiga ibu menyusui, dua ibu hamil, 16 lansia, dan tiga penyandang disabilitas. Sementara itu, Posko SMP 2 Pronojiwo dihuni oleh lansia dalam jumlah tinggi, yakni 88 orang, serta 49 anak-anak dan balita.“Melihat demografi para pengungsi, terutama banyaknya balita dan lansia, bantuan yang kita berangkatkan hari ini adalah langkah tanggap darurat yang tepat sasaran,” ujar Wakapolda Jatim.Distribusi bantuan yang dikirimkan oleh Polda Jatim di antaranya kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, dan pakaian anak. Bantuan ini diprioritaskan untuk Posko SD 04 Supiturang.Selain itu 450 selimut untuk kebutuhan para lansia di kedua posko, terutama 88 lansia di SMP 2 Pronojiwo dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja di lokasi pengungsian.Wakapolda Jatim menekankan pentingnya pendekatan humanis selama pendistribusian. Lebih lanjut, Brigjen Pol Pasma Royce meminta seluruh personel menjaga koordinasi dengan posko setempat agar bantuan tepat sasaran serta memastikan keselamatan diri dan tim selama berada di daerah bencana.“Ingat, yang kita hadapi adalah warga yang sedang trauma. Laksanakan tugas dengan humanis dan penuh empati,” tegasnya.Mengakhiri amanatnya, Brigjen Pasma Royce secara resmi melepas rombongan bantuan kemanusiaan Polda Jatim Peduli sambil berharap kondisi para warga terdampak di Lumajang segera pulih.“Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan segera memulihkan saudara-saudara kita di Lumajang,” pungkasnya. PNO-12
22 Nov 2025, 07:27 WIT
Hormati Putusan MK, Polri Tarik Pati Dalam Masa Orientasi Alih Jabatan di Kementerian
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri menegaskan komitmennya untuk menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 114/PUU/XXIII/2025 tanggal 13 November 2025. Hal tersebut disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (20/11/2025).Brigjen Pol. Trunoyudo menjelaskan bahwa merujuk putusan tersebut, Kapolri telah membentuk tim Kelompok Kerja (Pokja) untuk melakukan kajian cepat terhadap implikasi Putusan MK agar tidak terjadi multitafsir dalam proses pelaksanaannya.“Polri sangat menghormati putusan MK. Untuk itu, Kapolri telah membentuk Pokja yang bertugas melakukan kajian cepat dan mendalam, sehingga implementasi putusan ini dapat berjalan dengan tepat dan tidak menimbulkan multitafsir,” ujar Karo Penmas.Kajian tersebut dilaksanakan melalui koordinasi dan konsultasi dengan kementerian serta lembaga terkait. Pokja juga mengkaji prinsip-prinsip pengalihan jabatan anggota Polri di luar struktur organisasi Polri.Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa pengalihan jabatan anggota Polri di luar struktur Polri merupakan bentuk kerja sama yang diawali adanya permintaan resmi dari kementerian, lembaga, badan, komisi, atau organisasi internasional yang membutuhkan penugasan personel Polri.“Berdasarkan pertimbangan tersebut, Polri melakukan penarikan Pati Polri yang sedang dalam proses orientasi dalam rangka alih jabatan di Kementerian UMKM untuk kembali di lingkungan Polri dalam rangka pembinaan karir atas nama Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono S.I.K M.Si. berdasarkan surat Kapolri tanggal 20 November 2025.,” jelas Brigjen Pol. Trunoyudo.Ia menambahkan bahwa Pokja akan terus bekerja secara simultan dan intensif untuk memastikan langkah-langkah Polri selaras dengan ketentuan hukum dan kepentingan bangsa.“Tim Pokja secara simultan tetap melakukan koordinasi, kolaborasi, dan konsultasi dengan lembaga terkait. Ini adalah komitmen Polri untuk menjalankan keputusan hukum secara konsisten demi kepentingan bangsa dan negara,” tutupnya. PNO-12
22 Nov 2025, 07:06 WIT
Kapolda Maluku Dukung Penetapan Komponen Cadangan Matra Darat 2025
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi dan dukungan terhadap penetapan Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat Tahun 2025 dilakukan Kodam XV/Pattimura.Apresiasi disampaikan Kapolda saat menghadiri upacara penetapan Komcad yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Jumat pagi (21/11/2025).Kehadiran Kapolda merupakan bentuk dukungan penuh Polda Maluku terhadap penguatan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) serta sinergi TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.Upacara tersebut juga dihadiri Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kajati Maluku, Kabinda Maluku, pejabat dari Kemhan RI, jajaran TNI-Polri, dan unsur Forkopimda lainnya. Sebanyak 200 personel secara resmi ditetapkan sebagai Komcad Matra Darat setelah melalui pendidikan dasar militer.Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku menunjukkan komitmen kuat Polda Maluku untuk terus bersinergi dengan TNI dalam memperkuat pertahanan kawasan, menjaga keamanan masyarakat, serta mendukung kebijakan strategis pemerintah pusat. Kapolda menekankan keberadaan Komcad merupakan bagian integral dari sistem pertahanan nasional dan memiliki hubungan erat dengan stabilitas keamanan di Maluku.Ia menilai Maluku sebagai daerah kepulauan dengan posisi strategis memerlukan dukungan keamanan yang solid, tak hanya dari TNI dan Polri sebagai kekuatan utama, namun juga melalui komponen pendukung seperti Komcad yang baru ditetapkan.Sebagaimana fungsi Polri dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolda menegaskan pihaknya siap mengawal seluruh program pemerintah yang berorientasi pada keamanan, kedaulatan, dan pembangunan daerah. Sinergi lintas sektor, khususnya TNI–Polri, dianggap sebagai fondasi utama stabilitas wilayah.Keamanan, tegas Kapolda, merupakan elemen paling mendasar dalam mendorong pembangunan Maluku. Keamanan yang stabil akan menciptakan ruang untuk pertumbuhan ekonomi, investasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga kesejahteraan masyarakat."Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Komcad yang telah menyelesaikan pelatihan dan siap mengemban peran sebagai bagian dari pertahanan negara," ungkapnya. Kapolda berharap kehadiran Komcad semakin memperkuat ketahanan sosial masyarakat Maluku, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesiapsiagaan bela negara.Sementara itu, Amanat Menteri Pertahanan yang dibacakan Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, menekankan pentingnya kesadaran bela negara di tengah kompleksitas ancaman modern, baik fisik maupun non-fisik. Komcad diposisikan sebagai bagian dari keterlibatan rakyat dalam sistem pertahanan nasional dan simbol sinergi negara–masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI. PNO-12
22 Nov 2025, 06:59 WIT
Kapolri Tinjau Langsung Personel-sarpras Polda DIY, Pastikan Siap Hadapi Potensi Bencana
Papuanewsonline.com, DIY - Kapolri Jenderal Listyo Sigit melakukan pengecekan langsung kesiapsiagaan tanggap bencana Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Satbrimobda Polda DIY. Personel hingga sarana dan prasarana (sarpras) dipastikan siap untuk melayani masyarakat. "Alhamdulillah hari ini saya meninjau langsung terkait dengan bagaiamma kesiapan provinsi DIY dalam hadapi potensi bencana. Ini adalah kegiatan kesekian kali setelah saya mengecek beberapa wilayah untuk memastikan bahwa seluruh stakeholder terkit baik TNI, Polri seluruh institusi yang terkait penanganan bencana betul-betul siap untuk digerakan," kata Sigit usai meninjau, Jumat (21/11/2025). Berdasarkan laporan BMKG, mulai dari bulan Oktober hingga Januari, saat ini sudah memasuki musim penghujan disertai dengan La Nina skala lemah. Namun, di bulan November rata-rata hujan akan di atas normal. Sehingga memunculkan potensi bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan lainnya yang berdampak pada keselamatan masyarakat. Antisipasi kesiapsiagaan personel dikerahkan di lokasi rawan bencana hingga tempat wisata. Sigit menambahkan, pihaknya beserta instansi terkait juga mewaspadai soal erupsi gunung merapi DIY. Ia meminta agar dilakukan sosialisasi dan informasi yang kuat untuk keselakatan masyarakat. "Dan juga disampaikan dari badan meteorologi bagaimana kondisi kini dari gunung merapi yang memang tiap hari terjadi erupsi sehingga tentunya tanggap bencana untuk terus disosialisasikan. Sehingga masyarakat tiap hari terupdate oleh informasi, sehingga pada saatnya manakala harus dilakukan evakuasi masyarakat sudah terinformasi. Kapan harus evakuasi, arahnya kemana, lalu perlengkapan yanh dibawa apa, semuanya kita harapkan tersosialiasi dengan baik," ujar Sigit. Dalam kesempatan itu, Sigit juga melakukan pengecekan kesiapan peralatan yang khususnya digunakan pada saat melaksanakan SAR baik di darat, laut, maupun wilayah yang terdampak tanah longsor, bangunan runtuh. "Kemudian ada laka, baik laka lantas, kereta api kita cek satu per satu peralatan, alhamdulillah semua lengkap," ucap Sigit.Lebih dalam, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel untuk selalu mengecek peralatan agar selalu dalam keadaan siap pakai ketika memang terjadinya bencana alam. "Tadi juga ada mobil yang dilengkapi dengan baik bisa angkut alat untuk SAR, di sisi lain digunakan untuk posko darurat dan juga mobil dapur lapangan dengan berbagai macam kapasitas," tutur Sigit. Menurut Sigit, yang paling utama dalam menghadapi potensi bencana alam di seluruh wilayah Indonesia adalah terjalinnya kolaborasi dan sinergisitas seluruh stakeholder yang ada. Hal ini penting dilakukan apalagi sebentar lagi akan memasuki kesiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru). "Kita menghadapi juga musim hujan yang cukup deras tentunya perlu kerja sama dan kolaborasi kuat. Sehingga pada saat masyarakat kegiatan mudik di liburan saat Nataru seluruh wilayah yang miliki potensi bencana tim SAR kita semua siap," tutup Sigit. PNO-12
22 Nov 2025, 06:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru