Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Lomba Bayi Sehat Di Asmat, Pacu Mama Mama Penuhi Kesehatan Anak
Papuanewsonline.com, Asmat– dalam rangka memperingati hari Kartini yang ke-144, Pemerintah kabupaten Asmat menggelar serba seri loba. Salah satunya adalah lomba Bayi dua tahun (Baduta) sehat di aula Kantor Pemberdayaan perempuan, Selasa (28/03/23).Bayi kategori dua tahun di kabupaten Asmat itu ikut berlomba menunjukkan diri menjadi yang paling sehat berdasarkan kriteria panitia.Salah satu tim penilai yakni dokter spesialis Anak, dr. Abel Sitompul mengatakan, penjurian terbagi menjadi tiga kategori. "Yang pertama, pemeriksaan perkembangan dan pemeriksaan status imunisasi. Yang kedua itu pemeriksaan pertumbuhan misalnya status nutrisi kemudian apakah anaknya itu pendek atau tidak. Kemudian yang ketiga itu dari komponen ibunya. Apakah dengan persalinan yang sehat, atau ada komponen persalinan terlalu berjarak dengan sebelumnya. Ketiga kategori itu akan digabungkan dan kita akan melakukan skor rata rata bagi lima peserta dengan nilai tertinggi," jelas dokter.Lebih lanjut ia mengatakan, secara keseluruhan peserta lomba masih dalam tahap baik namun diakui beberapa peserta masuk kategori Gisi kurang dan sangat pendek."Sebagai tenaga kesehatan kita akan follow up atau tindak lanjuti kasus kasus seperti ini," terangnya.Ditempat yang sama, Ketua panita, Ny. Heru Rusdarmanto mengatakan, kegiatan ini setidaknya sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam mengurangi gejala maupun resiko stunting yang ada di kabupaten Asmat.Melalui lomba baduta sehat diharapkan para orangtua juga memiliki kepekaan dan pengetahuan cukup pentingnya asupan gizi bagi anak sehingga mendukung proses tumbuh kembang anak.“Peserta lomba Baduta akan diberikan piagam dan hadia. Hal ini sebagai motivisi kepada ibu ibu yang memilika batuta agar lebih semangat dan giat lagi untuk mengantar anak anaknya ke posyadu yang disediakan setiap bulannya,” ujarnya.Diketahui, penanggungjawab atau pengelola kegiatan tahun ini adalah Persit KCK Agats dari 16 organisasi wanita yang diakui pemerintah. (Petter Letsoin)
29 Mar 2023, 08:21 WIT
Pemkab Mappi Adakan Operasi Katarak dan Operasi Pterigium GRATIS Selama Enam Hari
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Dalam rangka pelayanan kesehatan mata Pemerintah Kabupaten Mappi bekerjasama
dengan rumah sakit Dian Harapan Jayapura dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata
(Perdami) Papua melakukan pelayanan kesehatan mata operasi katarak dan operasi
Pterigium. Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 25 maret sampai 31 maret
2023 berlangsung di RSUD Kabupaten Mappi. Kegiatan pelayanan kesehatan
mata berupa operasi katarak dan operasi
Pterigium dilakukan secara gratis bagi masyarakat di Kabupaten Mappi. Ini
merupakan kebijakan Pj Bupati Mappi, Michael Gomar melalui kegiatan sosial bagi
masyarakat dalam menyambut hari Raya Paskah dan Bulan Suci Ramadhan tahun 2023. Meski sudah berlangsung sejak,
Sabtu pekan lalu, namun pada, Senin, 27/3/2023) secara Simbolis Penjabat Bupati
Mappi, Michael R. Gomar S.,STP, M.Si membuka kegiatan tersebut. “Selain kita terus melaksanakan
tugas kita sebagai abdi masyarakat. Tetapi juga pelayanan kesehatan kepada
seluruh warga masyarakat kabupaten Mappi merupakan hal yang penting untuk
dilaksanakan. Kegiatan yang kita laksanakan merupakan bagian dari kegiatan
sosial yang mana pelaksanaan operasi katarak dan operasi Pterigium merupakan
kegiatan yang kita laksanakan untuk menyambut perayaan Paskah dan juga bulan
suci ramadhan tahun 2023,”ungkapnya. Kata Pj Bupati, kita ketahui
bersama bahwa kasus atau prevalensi dari penyakit mata yang ada di kabupaten
Mappi. Sesuai dengan laporan yang disampaikan kepada kami bahwa dimana usia 50
tahun keatas rentan menunjukan kebutaan pada mata sebanyak kurang lebih 3
sampai 30 persen. Dikatakan Pj Bupati ini merupakan
suatu permasalahan, tantangan bagi kita khususnya dalam pelayanan kesehatan,
sehingga bersama –sama dengan kepala dinas kesehatan dan seluruh jajaran dinas
kesehatan, RSUD kami merencanakan untuk memberikan pelayanan kesehatan mata
dalam rangka menyambut paskah dan bulan suci ramadhan tahun 2023. "Kita ketahui bersama bahwa
di tahun 2023 ini pelayanan kesehatan yang kami lakukan secara khusus untuk
pelayanan kesehatan mata. Ini baru kembali dilakukan sejak tahun 2016 lalu.
Setelah kami berkoordinasi dengan kepala dinas kesehatan. Beliau juga
menyampaikan kepada kami untuk bisa melaksanakan pelayanan kesehatan mata
kepada warga masyarakat. Kami Pemerintah Kabupaten Mappi juga menyadari dengan
kekurangan yang ada, pelayanan kesehatan mata ini tidak dapat terjangkau kepada
seluruh warga masyarakat terutama yang berada di wilayah Distrik –Distrik
pedalaman. Kami juga sudah menyampaikan informasi kepada seluruh warga
masyarakat di Kabupaten Mappi. Tetapi dari data yang dilaporkan oleh ibu
direktur RSUD Mappi tadi, bahwa kurang lebih 600 orang yang terdaftar dan yang
sudah melakukan screening sekitar 200 lebih, sementara yang lainnya sampai saat
ini belum siap untuk melakukan operasi mata setelah dilakukan srenning oleh tim
dokter. "Tentu ini menjadi kendala
buat kita Pemerintah Kabupaten, tetapi juga kami berfikir bahwa pelayanan
kesehatan mata ini harus dilakukan secara berkesinambungan, berkelanjutan
setiap tahun sehingga warga masyarakat yang belum pernah melakukan operasi
mata, belum ada contoh bisa menjadi contoh buat yang lain. Dan bisa
menceritakan bahwa tidak apa-apa apabila dilakukan operasi. Saya pikir itulah
kondisi kita di Kabupaten Mappi, dan pastinya juga ada keraguan dari masyarakat
kekhawatiran apakah bisa melakukan operasi mata atau tidak. Tetapi paling tidak
pelayanan kesehatan operasi mata ini bisa berkelanjutan kepada masyarakat di
Kabupaten Mappi. Selain itu kendala kita di Kabupaten Mappi yakni tidak adanya
dokter spesialis mata, mudah –mudahan satu dua bulan kedepan dari Perdami Papua bisa mengirim satu atau dua orang
dokter spesialis mata ke Kabupaten Mappi.
Ibu direktur dan pak kadis kesehatan tolong mempersiapkan satu tenaga
dokter spesialis mata di Kabupaten Mappi,"ungkapnya. Kata Pj Bupati, memang minimnya
peralatan dan lain-lain juga menjadi kendala buat kita tetapi kalau tenaga
dokter spesialis sudah ada pasti akan disiapkan juga peralatan dan lainnya. Mudah – mudahan dengan kegiatan
ini tim Perdami Papua dapat memberikan perhatian dengan memberikan dukungan
dokter spesialis mata kepada Pemerintah Kabupaten Mappi. Supaya ada tenaga
spesialis mata yang bisa membantu kami untuk pelayanan kesehatan mata bagi
masyarakat Mappi.
"Pelayanan kesehatan mata
sudah pasti memberikan manfaat kepada warga masyarakat dan kita berharap agar
masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan mata dapat benar –benar
menerima manfaat dengan baik. Dan juga bisa menjadi contoh dan cerita bagi
masyarakat lainnya. Sehingga kegiatan yang kita rencanakan dapat berjalan
secara berkelanjutan dan dapat terus kita laksanakan,"pungkasnya. (Redaksi)
27 Mar 2023, 19:48 WIT
Musyawarah Masyarakat Kampung Kaugapu Bersama Mahasiswa Politeknik Kesehatan Jayapura
Papuanewsonline.com, MIMIKA
– Musyawarah Masyarakat Kampung (MMK) II Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur,
Senin 20/03/2023 dihadiri oleh Kepala Puskesmas Mapurujaya Ibu Onna Bunga,S.SI
Apt dan juga ibu Jeni Rante Tasik S.Kep.,Ns.,M.Kep, Dosen
Politeknik Kesehatan Timika dan juga Perangkat Kampung yang di wakili oleh
sekretaris kampung Donbosco Yemaro dan juga Babinsa kampung Kaugapu. Pada giat MMK tersebut
dirangkaikan juga dengan Sosialisasi Kesehatan oleh Mahasiswa dari Politeknik
Kesehatan Jayapura, Jurusan Keperawatan. Kepala Puskesmas Mapurujaya Ibu Onna
Bunga menjelaskan bahwa kegiatan yang di adakan oleh teman-teman mahasiswa Politeknik
Kesehatan Jurusan Keperawatan Jayapura ini patut didukung karena para mahasiswa
ini sangat membantu dalam melakukan pendataan tentang perilaku hidup bersih dan
sehat (PHBS). "Kami sangat mendukung
kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa dan kami berharap kegiatan ini
akan berdampak baik bagi masyarakat, khususnya terkait perilaku hidup bersih
dan sehat,” kata ibu Onna Lanjut Onna , Puskesmas
Mapurujaya sudah melakukan pendataan
terkait dengan Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) namun tidak semua rumah
dikarenakan saat di datangi ke rumah, ada yang tidak berada dirumah saat pendataan. Dengan adanya kegiatan ini pihak
Puskesmas sangat terbantu sebab dari data yang di peroleh mahasiswa di lapangan
dijadikan sebagai bahan evaluasi, di cocokan dengan data kasus puskesmas. “Kasus tertinggi saat ini di
puskesmas adalah kasus malaria, dari 10 kasus malaria tersebut menyerang 3
kampung yang ada di Distrik Mimika Timur yang pertama Kampung Mware memperoleh
kasus malaria tertinggi dan yang kedua kampung Kaugapu, ketiga kampung Wania ,
dan kampung tersebut adalah kampung yang
padat penduduk,” ujarnya Onna juga menyampaikan bahwa
tingginya kasus malaria karna memang kurang adanya kesadaran masyarakat,
terkait dengan lingkungan yang sehat . Lanjutnya kalau lingkungannya bersih maka
kasus malaria, demam berdarah (DBD) dengan sendiri berkurang / hilang.. Sementara itu Jeni Rante Tasik
S,Kep.,Ns.,M.Kep menambahkan kegiatan yang di lakukan adalah praktek
keperawatan komunitas bertempat di kampung Kaugapu. Mereka sudah melakukan
pengkajian selama kurang lebih 2 minggu dan dilanjutkan dengan kegiatan Musyawarah
Masyarakat Kampung (MMK) ll yang bertempat di Kampung Kaugapu ini. “Tujuan dari kegiatan Musyawarah tersebut
untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kampung Kaugapu, tentang hasil kajian
yang sudah di lakukan oleh Mahasiswa kurang lebih 2 Minggu ini sehingga dapat
diketahui masalah-masalah Penyakit atau kasus apa saja yang di temukan oleh
mahasiswa di lapangan,” paparnya. Mahasiswa suda presentasikan
terkait dengan masalah/ kasus yang di temukan di lapangan yaitu , Malaria kasus
tertinggi, kemudian infeksi saluran pernapasan atas (ISPA ) yang mana kasus /
penyakit yang tertinggi juga di Kaugapu. Untuk itu Mahasiswa akan melakukan
kegiatan untuk mengatasi Malaria , ISPA , dan hipertensi serta penyakit
lainnya. Mahasiswa juga akan melakukan penyeluhan,
bakti sosial , dan sudah di sepakati bersama antara pihak kampung , puskesmas
dan mahasiswa sendiri. Lanjutnya karna memang kondisi lingkungan yang kurang
bagus atau tidak terawat dengan baik , kondisi lingkungan yang suda di data
oleh mahasiswa adalah kondisi lingkungan yang kurang sehat berdasarkan data
yang di peroleh di lapangan.
Di lain pihak, Ketua kelompok 2
Costantina menambahkan ia mewakili
teman-temannya yang berada di kampung kaugapu, mengucapkan banyak terimakasih
kepada pemerintahan Distrik Mimika Timur, kepala kampung Kaugapu, kepala
puskesmas, dan juga CIA pendidikan dan juga masyarakat Kaugapu yang sudah membuka wilayahnya untuk Mahasiswa.
22 Mar 2023, 01:29 WIT
Gelar Rembuk Stunting 2023 Sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Mappi
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Dalam rangka penanganan Stunting di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan.
Pemerintah Kabupaten Mappi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda) Kabupaten Mappi menggelar kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka
percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mappi Tahun 2023. Pelaksanaan Kegiatan Rembuk
stunting Kabupaten Mappi untuk memastikan perencanaan kegiatan, intervensi
pencegahan dan penurunan stunting yang dilakukan secara bersama-sama antara OPD
penanggung jawab layananan dengan sektor atau lembaga non pemerintah dan
masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di aula
Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi dibuka
oleh Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.,STP,M.,Si yang diwakili oleh
Asisten III Setda Mappi, Maria Goretty Letsoin pada, Rabu (15/3/2023). Kegiatan
tersebut dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 15 -16 Maret 2023. Maria Goretty dalam sambutan
mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Bappeda Kabupaten Mappi dalam
rangka percepatan penurunan stunting. “Seperti ketahui bahwa instruksi
bapak presiden, semua harus respon cepat dalam penanganan stunting. Dan kita
bersyukur Bappeda sudah langsung merespon hal ini,” tegasnya. Maria Gorrety menyebutkan,
kegiatan rembuk stunting dalam rangka membahas hasil perumusan kegiatan melalui
diskusi terarah untuk membuat komitmen serta menetapkan kegiatan-kegiatan
percepatan dan penurunan dalam menangani stunting di Kabupaten Mappi. Sementara itu Kepala Bidang
Litbang, Bappeda Kabupaten Mappi, Veby Mambor mengatakan, kegiatan rembuk
stunting ini dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mappi. Veby menuturkan, dalam rangka
percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mappi kita berkoodrinasi serta
berkolaborasi dengan OPD teknis serta lembaga terkait. “Dalam kegiatan ini kita
berkolaborasi dengan OPD terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan
Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, TP –PKK Kabupaten
Mappi serta lembaga lainnya,” ungkapnya. Ia menuturkan, dalam rembuk
stunting ada empat point yang menjadi prioritas utama dalam rangka percepatan
penurunan stunting di Kabupaten Mappi yakni, Rembuk Stunting, pemetaan analisis
situasi program stunting, Penyusunan rencana aksi daerah dalam rangka
konvergensi percepatan penurunan stunting dan
Komitmen bersama percepatan penanggulangan Stunting yang ditandai dengan
tanda tangan bersama sebagai wujud dukungan.
“Jadi masing – masing OPD wajib
mengusulkan program kegiatan dalam rangka percepatan penurunan stunting,”
pungkasnya.(Redaksi)
17 Mar 2023, 21:14 WIT
Pemkab Mappi Terima Penghargaan UHC Award 2023, Wujud Komitmen Cakupan Program JKN
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Pemerintah Kabupaten Mappi Provinsi
Papua Selatan menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2023 sebagai
apresiasi atas komitmen dan wujud dukungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan UHC 2023 diberikan
oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko
PMK) Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Mappi sebagai wujud nyata
komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional
(JKN) Indonesia. Piagam penghargaan UHC diberikan
langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagari) Tito Karnavian kepada Pemerintah
Kabupaten Mappi yang di wakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mappi,
Ferdinand Kainakaimu di Jakarta, Selasa (14/3/2023). Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar
S.,STP M,.Si yang diwakili Sekda Kabupaten Mappi, Ferdinand Kainakaimu usai
menerima penghargaan tersebut mengaku senang. Menurutnya ini menjadi sebuah
kebanggaan bagi Pemkab Mappi karena sudah berhasil mencover masyarakat dalam
hal mendapatkan pelayanan kesehatan melalui program pemerintah pusat. Kata Sekda Ferdinand piagam
penghargaan diberikan kepada pemerintah Kabupaten Mappi atas dukungan dan
kontribusi dalam program Jaminan Kesehatan Nasional dengan Pencapaian Universal
Health Coverage. “Setelah mendapatkan penghargaan
berupa Piagam dan Piala kami merasa senang, apresiasi kepada bapak Presiden
melalui Kemenko PMK yang telah memberikan piagam dan piala ini kepada kami
Pemerintah Kabupaten Mappi,”ungkapnya. Penghargaan tadi Lanjut Sekda
Ferdinand membuat pihaknya lebih tertantang kedepan untuk terus memberikan
pelayanan JKN yang lebih maksimal lagi dalam mencover masyarakat. Sehingga
lebih memproteksi masyarakat dalam memberikan layanan kesehatan. “Penghargaan tadi meminta kita
untuk lebih memperhatikan lagi masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan
kesehatan kedepannya. Kami dari Pemkab Mappi sangat bangga apalagi pak Penjabat
Bupati sudah menugaskan saya sebagai Sekda untuk mengikuti kegiatan ini,” ucap
Sekda. Sekda menyebutkan, dalam kegiatan
tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin, Menko
PMK, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan serta sejumlah pejabat lainnya.
“Karena mengingat peserta yang
menerima penghargaan tadi banyak jadi proses penyerahan piagam dibagi beberapa
sesi. Dan untuk kami dari Pemerintah Kabupaten Mappi itu diberikan langsung
oleh Menteri Dalam Negeri Bapak Tito Karnavian,” pungkasnya. (Redaksi)
15 Mar 2023, 13:19 WIT
Diresmikan, RSUD Agats Miliki 32 Gedung Pelayanan
Papuanewsonline.com, Asmat- Gedung RSUD Perpetua Jimomber Safanpo di Agats memiliki 32 Gedung pelayanan didukung dengan gedung lainya.Hal ini disampaikan direktur RSUD, Drg. Yenny Y.Young dalam acara Peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Asmat, yang diresmikan langsung oleh Pj. Gubernur Provinsi Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT dan Bupati Asmat Elisa Kambu S.Sos, pada Minggu, (12/03/2023).Yenny Y. Young mengatakan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah tersebut, merupakan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Asmat, yang direlokasi dari Rumah Sakit yang lama (RSUD Agats)." RSUD yang lama kita semua tau bahwa berkonstruksi kayu, tapi tetap melakukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat namun belum terasa maksimal, hal inilah yang melatarbelakangi pembangunan Rumah Sakit yang baru, guna bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan adanya fasilitas kesehatan tingkat lanjut yang sesuai standart bangunan Kesehatan, dimana masyarakat bisa merasakan pelayanan Kesehatan yang nyaman, bermutu, berorientasi keselamatan pasien, serta berstandart Nasional," Tegasnya.Yenny Yong menyebutkan, RSUD Agats berganti nama menjadi RSUD Perpetua Jimomber Safanpo, karena nama tersebut diambil dari salah satu Perempuan Asmat Pertama yang menjadi Perawat di Asmat." RSUD Perpetua J. Safanpo di bangun diatas lahan seluas 100.000 M2 dengan luas bangunan 7.152 M2, RSUD ini sudah beroperasi penuh pada tanggal 4 Januari 2023 dan sudah mendapatkan izin Operasional Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Tahun 2022 oleh Kementerian Kesehatan," Terangnya.Lanjut Yenny, RSUD baru ini memiliki 32 Gedung Pelayanan dan Gedung Pendukung Lainnya, gedung-gedung ini dibangun bertahap dimulai dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2022, dengan menyerap anggaran dari Dana Alokasi Khusus, Dana Insentif Daerah, Dana Otsus dan juga Dana Alokasi Umum." Ada juga pembangunan dari Kementerian PUPR dan Dinas PUPR Kabupaten Asmat berupa Jalan Utama, jalan selasar beratap dan 2 (dua) buah embung air dan menaranya, ada juga bantuan dari Kementerian Sosial berupa Panel Surya untuk penerangan jalan rumah sakit dan mesin pengolahan air siap minum," Ungkapnya.Dokter spesialis gigi ini mengakatan, RSUD Perpetua J. Safanpo ini, memiliki 100 tempat tidur, 332 Pegawai Tenaga Kesehatan." Pelayanan kami lakukan dengan sepenuh hati sesuai moto RSUD Perpetua J. Safanpo " Dengan Memberikan Pelayanan Kesehatan Yang Terbaik Bagi Pasien-Pasien" , pelayanan RSUD akan ditingkatkan sehingga bisa menjawab kebutuhan masyarakat, meningkatkan peningkatan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat." Sekali lagi saya sebagai Direktur mewakili semua tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Perpetua J. Safanpo mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Pj. Gubernur Papua Selatan dan Bapak Bupati Asmat yang telah meresmikan RSUD Perpetua J. Safanpo dan terima kasih juga kepada Pemerintah Kabupaten Asmat, DPRD Kabupaten Asmat serta Masyarakat Kabupaten Asmat," Pungkasnya.(Rezany Renfaan)
13 Mar 2023, 06:35 WIT
Sosialisasi Aplikasi Mobile JKN dan Kepesertaan Program JKN di Pemkab Mappi
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kabupaten Mappi menggelar
Sosialisasi Aplikasi Mobile (Jaminan Kesehatan Nasional) JKN dan Kepesertaan
Program JKN di Pendopo. Sosialisasi
tersebut langsung dibuka oleh Penjabat Bupati Mappi Michael R. Gomar, S.STP,
M.Si yang berlangsung di Pendopo, Rabu (8/3/2023). Penjabat Bupati Mappi Michael R.
Gomar, S.STP, M.Si dikesempatan tersebut dalam sambutannya mengatakan,
pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota akan melaksanaan
tugas-tugas penyelenggaraan dalam pelayanan serta pembinaan pada masyarakat.
Sehingga dilaksanakan agenda program nasional yang ditetapkan serta diwajibkan
menjadi mandatori pemerintah untuk dilaksanakan pada seluruh masyarakat baik di
Pemerintah Provinsi Papua Selatan maupun Pemerintah Kabupaten Mappi. "Program JKN ini sangat
penting dan sangat baik untuk mendukung program pemerintah, juga memberikan
layanan akses dan mutu pelayanan kesehatan kepada seluruh warga masyarakat.
Sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini kepada seluruh peserta JKN yang
terdiri dari unsur kerukunan, unsur pemuda/pemudi dan unsur masyarakat asli
Mappi," ucap Penjabat Bupati. Pj Bupati menerangkn, sosialisasi
ini akan memberikan informasi dan pengetahuan terhadap layanan kesehatan
nasional kepada seluruh masyarakat, maka bapak/ ibu yang saat ini hadir tentu
sebagai peserta dan sebagai perwakilan petugas yang akan memberikan informasi
kepada keluarga, organisasi dan lingkungan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten
akan memberikan dukungan untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dan
pemerintah kabupaten akan menjadi mitra bersama-sama dengan BPJS Kesehatan dan
BPJS Ketenagakerjaan. "Kami berharap dalam program
JKN melalui BPJS kesehatan dapat benar-benar memberian manfaat kepada
masyarakat Kabupaten Mappi. Cukup banyak yang mendapatkan pelayanan, tetapi
cukup banyak juga yang susah mendapatkan pelayanan, apalagi dalam kondisi
daerah ini dengan luas wilayah yang cukup sulit dijangkau oleh masyarakat untuk
mendapatkan pelayanan kesehatan,"
tuturnya. Penjabat Bupati berharap, melalui
kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam
program JKN kiranya dapat memberikan manfaat serta dampak kepada masyarakat.
Masyarakat harus sehat dan sejahtera, karena dengan masyarakat sehat tentu
masyarakat bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pj Bupati menuturkan, beberapa
bulan lalu Pemerintah Daerah Kabupaten Mappi telah melakukan penandatanganan
kontrak kerja sama dengan empat (4) rumah sakit yakni, Rumah Sakit Umum Pusat
(RSUP) dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rumah Sakit Ortopedi (RSO) Prof DR R
Soeharso Surakarta, RS Dok II Jayapura dan RSUD Merauke. Penandatangan kontrak
kerja dengan 4 rumah sakit, tentu merupakan wujud komitmen pemerintah daerah
untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat mappi. "Apabila ada masyarakat yang
sakit melakukan pengobatan dengan menggunakan Kartu BPJS kesehatan untuk
mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Tetapi juga dari pemerintah daerah
memberikan pelayanan rujukan secara gratis kepada masyarakat yang mau berobat
di rumah sakit yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah,"
ungkapnya.
Penjabat Bupati juga sampaikan terima kasih
kepada BPJS Kesehatan yang telah bekerja sama untuk memberikan JKN kepada
seluruh masyarakat Mappi. Pemerintah daerah menyadari bahwa masih banyak
kekurangan-kekurangan yang belum diberikan kepada BPJS kesehatan, tetapi dengan
waktu berjalan serta koordinasi yang baik maka kekurangan-kekurangan tersebut akan dipenuhi pemerintah (Redaksi)
09 Mar 2023, 23:33 WIT
Dinobatkan Sebagai Duta Stunting, Stefanie Gomar Bertekad Turunkan Angka Stunting di Mappi
Papuanewsonline.com, MAPPI
– Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)
Kabupaten Mappi, Ny. Stefanie Gomar, SH, MH dinobatkan sebagai Duta Stunting di
Kabupaten Mappi. Penobatan istri Pj Bupati Mappi jadi Duta Stunting oleh Dinas
Kesehatan dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah yang digelar Selasa (7/3/2023). Ny Stefanie Gomar menyambut baik
pemilihan dirinya menjadi Duta Stunting. “Terima kasih atas kepercayaan yang
diberikan kepada saya sebagai Duta Stunting di Kabupsten Mappi, jujur saya
kaget ketika dibacakan oleh pembawa acara tadi, soalnya sebelumnya tidak ada
penyampaian dari dinas seperti itu. Tetapi ini surprise buat saya dan terima
kasih atas tanggung jawab yang telah diberikan kepada saya ini,” ungkapnya. Dalam menjalankan perannya sebagai
Duta Stunting, Stefanie akan bersinergi dengan semua sektor untuk menurunkan
stunting di Kabupaten Mappi. Meskipun ia
menyadari target untuk penurunan stunting sebesar 14 persen di Tahun 2024
sangatlah berat tapi dengan kolaborasi lintas sektor ia yakin itu bisa
tercapai. Apalagi prevalensi stunting di Tahun 2022 sudah di angka 23 persen. Tahun 2023 ini, sesuai target
Pemkab Mappi adalah menurunkan stunting menjadi 21 persen. Atau turun sekitar
dua persen. Dengan konsistensi itu ia yakin penurunan bisa terus dilakukan
hingga mencapai 14 persen. “Kita harus turunkan ke angka 14
persen, namun kami meyakini apabila kita bekerja bersama dan terus
berkolaborasi maka secara perlahan kita akan mencapai apa yang kita targetkan
bersama. Ini menjadi langkah awal bagi kita,” ucapnya. Salah satu upaya untuk penurunan
stunting adalah pemberian makan bergizi. Dengan potensi Mappi maka ia menggagas
‘Gerakan Makan Ikan’ sebagai sumber protein untuk perbaikan gizi. “Kabupaten
Mappi ini penghasil ikan gabus terbesar diwilayah Selatan Papua, tidak perlu
kita jauh –jauh mencari ikan salmon tetapi yang ada di dekat kita saat ini
adalah ikan gabus, dan nanti akan dijelaskan secara detail oleh ahli gizi, dan
kita ketahu bahwa ikan gabus ini mengandung protein paling tinggi, sehingga
inilah yang akan kita gerakkan ke depannya,” jelas Stefanie.
Sebagai langkah awal pada
kegiatan penutupan Raker Kesda dilakukan pencanangan ‘Isi Piringku Kaya Akan
Protein’ yang dibagikan secara simbolis kepada murid SD dan TK di Kabupaten
Mappi.(Redaksi)
09 Mar 2023, 22:23 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru