logo-website
Minggu, 12 Jul 2026,  WIT

Musyawarah Masyarakat Kampung Kaugapu Bersama Mahasiswa Politeknik Kesehatan Jayapura

Papuanewsonline.com - 22 Mar 2023, 01:29 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Papuanewsonline.com, MIMIKA – Musyawarah Masyarakat Kampung (MMK) II Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Senin 20/03/2023 dihadiri oleh Kepala Puskesmas Mapurujaya Ibu Onna Bunga,S.SI Apt  dan juga  ibu Jeni Rante Tasik S.Kep.,Ns.,M.Kep, Dosen Politeknik Kesehatan Timika dan juga Perangkat Kampung yang di wakili oleh sekretaris kampung Donbosco Yemaro dan juga Babinsa kampung Kaugapu.

Pada giat MMK tersebut dirangkaikan juga dengan Sosialisasi Kesehatan oleh Mahasiswa dari Politeknik Kesehatan Jayapura, Jurusan Keperawatan.

Kepala Puskesmas Mapurujaya Ibu Onna Bunga menjelaskan bahwa kegiatan yang di adakan oleh teman-teman mahasiswa Politeknik Kesehatan Jurusan Keperawatan Jayapura ini patut didukung karena para mahasiswa ini sangat membantu dalam melakukan pendataan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa dan kami berharap kegiatan ini akan berdampak baik bagi masyarakat, khususnya terkait perilaku hidup bersih dan sehat,” kata ibu Onna

Lanjut Onna , Puskesmas Mapurujaya sudah melakukan  pendataan terkait dengan Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) namun tidak semua rumah dikarenakan saat di datangi ke rumah, ada yang  tidak berada dirumah saat pendataan.

Dengan adanya kegiatan ini pihak Puskesmas sangat terbantu sebab dari data yang di peroleh mahasiswa di lapangan dijadikan sebagai bahan evaluasi, di cocokan dengan data kasus  puskesmas.

“Kasus tertinggi saat ini di puskesmas adalah kasus malaria, dari 10 kasus malaria tersebut menyerang 3 kampung yang ada di Distrik Mimika Timur yang pertama Kampung Mware memperoleh kasus malaria tertinggi dan yang kedua kampung Kaugapu, ketiga kampung Wania , dan kampung tersebut adalah  kampung yang padat penduduk,” ujarnya

Onna juga menyampaikan bahwa tingginya kasus malaria karna memang kurang adanya kesadaran masyarakat, terkait dengan lingkungan yang sehat . Lanjutnya kalau lingkungannya bersih maka kasus malaria, demam berdarah (DBD) dengan sendiri berkurang / hilang..

Sementara itu Jeni Rante Tasik S,Kep.,Ns.,M.Kep menambahkan kegiatan yang di lakukan adalah praktek keperawatan komunitas bertempat di kampung Kaugapu. Mereka sudah melakukan pengkajian selama kurang lebih 2 minggu dan dilanjutkan dengan kegiatan Musyawarah Masyarakat Kampung (MMK) ll yang bertempat di Kampung Kaugapu ini.


“Tujuan dari kegiatan Musyawarah tersebut untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kampung Kaugapu, tentang hasil kajian yang sudah di lakukan oleh Mahasiswa kurang lebih 2 Minggu ini sehingga dapat diketahui masalah-masalah Penyakit atau kasus apa saja yang di temukan oleh mahasiswa di lapangan,” paparnya.

Mahasiswa suda presentasikan terkait dengan masalah/ kasus yang di temukan di lapangan yaitu , Malaria kasus tertinggi, kemudian infeksi saluran pernapasan atas (ISPA ) yang mana kasus / penyakit yang tertinggi juga di Kaugapu. Untuk itu Mahasiswa akan melakukan kegiatan untuk mengatasi Malaria , ISPA , dan hipertensi serta penyakit lainnya.

Mahasiswa juga akan melakukan penyeluhan, bakti sosial , dan sudah di sepakati bersama antara pihak kampung , puskesmas dan mahasiswa sendiri. Lanjutnya karna memang kondisi lingkungan yang kurang bagus atau tidak terawat dengan baik , kondisi lingkungan yang suda di data oleh mahasiswa adalah kondisi lingkungan yang kurang sehat berdasarkan data yang di peroleh di lapangan.

Di lain pihak, Ketua kelompok 2 Costantina  menambahkan ia mewakili teman-temannya yang berada di kampung kaugapu, mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintahan Distrik Mimika Timur, kepala kampung Kaugapu, kepala puskesmas, dan juga CIA pendidikan dan juga masyarakat Kaugapu yang sudah  membuka wilayahnya untuk Mahasiswa. 

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE