Kota Jayapura Berstatus Tanggap Darurat Bencana, Berlaku Selama 21 Hari Kedepan
PJ Sekda Kota Jayapura pimpin rapat penanggulangan bencana bumi di Posko Tanggap Darurat Bencana Bumi
Papuanewsonline.com - 10 Feb 2023, 17:17 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Kalaksa BPBD Kota Jayapura Asep
A. M. Khalid dalam kesempatannya memaparkan bahwa gempa yang menyebabkan
kerusakan tercatat berkekuatan 5,4 SR, dimana waktu terjadi gempa yaitu pada
pukul 15.28.02 WIT dengan koordinat 2,60 LS dan 140,66 BT berlokasi di 9 km
arah barat daya Kota Jayapura dengan kedalaman gempa 10 km dan tidak berpotensi
Tsunami. Selain itu dilaporkan juga ada 4 orang yang menjadi korban meninggal
dunia.
“Adapun beberapa kerusakan
bangunan yang telah di data dan dilaporkan yakni, RSUD Dok II Jayapura: Pasien
diungsikan keluar gedung rumah sakit, Cafe Cirita Ruko Dok II : Roboh dan
tenggelam di bibir pantai (korban jiwa 4 orang), Hamadi Rawa 2 : Kebakaran
rumah warga akibat gempa, Gedung Kantor Walikota : Kerusakan sebagian gedung
(tembok retak, kaca pecah, plafon runtuh), Perumahan Bucend II Terjadi
longsoran gunung karang, Dinas PU Provinsi : Material longsoran tumpah ke
jalan, Jalan raya Abepura – Entrop : Gunung karang longsor, Kampung Nelayan :
Beberapa rumah warga mengalami kerusakan, Kantor MRP : Retak pada beberapa
titik bangunan, Kodim Dok V dan di Bhayangkara : adanya retak-retak pada
bangunan,” jelas Asep.

Pj Sekda Kota Jayapura
menyimpulkan bahwa Kota Jayapura saat ini berstatus Tanggap Darurat Bencana
Gempa Bumi dan berlaku selama 21 hari kedepan, dan ada beberapa hal yang harus
segera dilakukan oleh berbagai instansi terkait.
“TRC-PB agar terus mengimbau
masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari info Hoax, serta memantau lokasi
terdampak. Mendirikan tenda pengungsian di lapangan terbuka, mengupdate info
dari BMKG, PUPR bersama tim segera mendata kerusakan, Dinkes terus mengupdate
data-data di Rumah Sakit, Dinas Pendidikan mengimbau Kepala-kepala Sekolah agar
sistem pembelajaran disesuaikan. Pelayanan besok agar tetap berjalan sambil
PUPR menginventarisir kerusakan, Komunikasi & koordinasi agar dilakukan
melalui posko yang berada di halaman Kantor Walikota,” Pungkasnya.(Redaksi)
.