Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Peduli Korban Kebakaran, Kapolda Maluku Kunjungi Pengungsian
Papuanewsonline.com, Maluku - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol
Lotharia Latif mengunjungi para pengungsi korban kebakaran yang sementara
mengungsi di Pasar Gotong Royong, Kota Ambon, Jumat (19/5/2023).Selain menyapa para pengungsi, korban kebakaran di
kawasan Belakang Kota, Kapolda yang didampingi Wali Kota Ambon, Bodewin M
Wattimena, dan sejumlah pejabat utama Polda Maluku, juga menyerahkan bantuan
beras sebanyak 1 ton.Turut
hadir dalam kunjungan tersebut yaitu Kapolresta Ambon, Dandim 1504 Ambon dan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon.Kapolda saat menyapa para korban menyampaikan rasa
empatinya atas musibah yang dialami warga di kawasan Pasar Gambus.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyampaikan
terima kasih kepada Pejabat Wali Kota Ambon bersama Kapolresta Ambon dan Dandim
1504 Pulau Ambon yang sudah cepat mengambil langkah-langkah penanganan pasca
kebakaran."Saat ini kami melihat secara langsung keadaan
pengungsian di sini dan dikesempatan ini juga saya menyerahkan bantuan beras
sebanyak satu ton, semoga dapat bermanfaat untuk semua yang ada di sini,"
katanya.
Irjen Latif juga berharap adanya edukasi dari
pemerintah kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran. Meski kejadian kebakaran
saat ini berbeda dan harus menjadi perhatian bersama."Kami akan tetap melakukan proses penyelidikan
terhadap kejadian ini sebab cukup banyak kerugian yang ditimbulkan dari
kebakaran ini, apalagi sampai ada korban. Olehnya itu harus dipertanggung
jawabkan apa yang sudah terjadi," tegas Kapolda.Pemkot Ambon juga diharapkan dapat memperhatikan
kesehatan para pengungsi, di lokasi pengungsian. "Saat ini kondisi cuaca
kita cukup ekstrim juga, olehnya itu tadi saya sudah sampaikan ke pak Wali agar
kesehatan para pengungsi ini dapat diperhatikan dengan baik, begitu juga bagi
anak-anak yang masih sekolah agar juga diperhatikan dengan baik untuk masa
depan mereka," pintanya.Ia mengungkapkan, kehadiran pihaknya bersama
Pemerintah Kota Ambon, dan TNI bersama seluruh komponen lainnya sebagai wujud
kepedulian negara."Ini bentuk kepedulian kita kepada
saudara kita yang saat ini sedang terkena musibah dan inilah bentuk kehadiran
negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (PNO-12)
20 Mei 2023, 08:57 WIT
2 Warga Boega Meninggal Akibat Mengkonsumsi Miras Oplosan
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Puncak saat ini
tengah menangani kasus meninggalnya dua warga yakni an. Candra dan an. Jaminus
akibat menenggak miras oplosan jenis minuman alkohol obat luka 70% yang terjadi
di Kampung Undugi, Distrik Beoga Kabupaten Puncak, Selasa (16/05) kemarin. Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny
Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom saat dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp
membenarkan kejadian tersebut. Kabid Humas mengatakan kejadian bermula saat saksi pertama atas
nama Leonard melihat sekelompok orang yang sedang melakukan pesta miras di kios
tempat salah satu korban bekerja. “Saksi pertama melihat 3 (tiga) orang yang sedang mengadakan
pesta miras di kios tempat korban (Candra) bekerja,” ucap Kabid Humas. Lanjut, Kabid Humas mengatakan saksi yang melihat hal
tersebut melaporkan ke piket Polsek Beoga, kemudian piket langsung menuju TKP. “Saat tiba di TKP, personel mendapati bahwa korban Candra
sudah terbujur kaku dan korban Jaminus mengalami gangguan kesehatan, namun
tidak berselang lama korban menghembuskan nafas terakhirnya,” ungkap Kabid
Humas. Kombes Benny mengatakan ada beberapa barang bukti yang
diamankan seperti 1 botol besar alkohol 70%, air mineral 600 ml dan kukubima
rasa anggur. “Sat Reskrim Polres Puncak telah mengamankan barang bukti dan
memintai keterangan saksi yang lain untuk penyelidikan lebih lanjut,” ucap
Kabid Humas. Diakhir, Kombes Benny mengimbau kepada masyarakat untuk tidak
mengkonsumsi minuman keras apalagi minuman tersebut hasil racikan karena dapat merusak tubuh dan dapat membuat
seseorang kehilangan akal sehat serta yang lebih fatalnya lagi bisa
mengakibatkan yang mengonsumsi miras tersebut kehilangan nyawa.
Saat ini korban Candra telah dibawa menuju Bandara Timika
dengan menggunakan pesawat Revan PK-RVE yang selanjutnya akan dibawa ke kampung
halamannya di Sulawesi Selatan sedangkan untuk korban Jaminus akan dimakamkan
besok Kamis (18/05). (PNO-11)
18 Mei 2023, 21:05 WIT
Polairud Polda Maluku Melakukan Pencarian Nelayan Asal Asilulu Yang Hilang Di Laut
Papuanewsonline.com, Maluku - Kepolisian Perairan dan Udara
(Polairud) Polda Maluku, melakukan pencarian terhadap Kahar Eli (60 tahun),
nelayan asal negeri Asilulu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang
diduga hilang saat menangkap ikan di laut. Hingga operasi pencarian hari kedua saat ini, Rabu
(17/5/2023), korban belum ditemukan. Rencananya pencarian akan kembali
dilanjutkan besok oleh personel Polairud KP.XVI-1010. "Sampai saat ini korban belum ditemukan. Rencananya
besok pencarian hari ketiga akan kembali dilanjutkan," kata Direktur
Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso. Peristiwa yang membahayakan nyawa manusia di laut ini
diketahui setelah personel KP.XVI-1010 mendapat laporan dari masyarakat pada
Selasa (16/5/2023). Setelah mendapat kabar itu, personel Polairud bersama Polsek
Leihitu mendatangi rumah korban di Asilulu. Berdasarkan keterangan Saleh, adik korban, kakaknya ini pergi
memancing ikan menggunakan perahu sampan. Korban melaut sejak hari Senin (15/5/2023)
sekitar pukul 05.00 WIT. "Pukul 11.05 WIT personel KP.XVI-1010 bersama Polsek
Leihitu dan Basarnas Ambon melaksanakan pencarian korban di perairan Pulau 3,
Tanjung Alang, dan perairan Luhu, Kabupaten Seram Bagian Barat," katanya. Pencarian dilakukan hingga pukul 17.10 WIT. Karena korban
belum ditemukan, pencarian kemudian dihentikan dan dilanjutkan sejak pagi hari
tadi.
"Sampai sore ini korban juga belum ditemukan. Rencananya
besok, tim SAR gabungan juga akan kembali melakukan pencarian, dengan tetap
memperhatikan cuaca," katanya. (PNO-12)
18 Mei 2023, 20:12 WIT
Operasi Rasaka Cartenz 2023 Membimbing Anak Putus Sekolah Mendapat Ijazah
Papuanewsonline.com, Oksibil - 14 minggu berjalannya program Polisi Pi
Ajar (Si-Ipar) dalam operasi Rasaka Cartenz 2023, tercatat sudah ada 31 anak
putus sekolah yang dibina di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang,
Papua Pegunungan. 31
anak putus sekolah itu nantinya akan diupayakan untuk mendapat ijazah non
formal yakni paket A bagi anak putus sekolah ditingkat sekolah dasar. Selain
itu juga ada puluhan anak-anak usia dini yang ikut bimbingan Si-Ipar di
Oksibil, mereka berminat untuk belajar mengenal angka, berhitung dan membaca. Iptu
Jufri Rambu menjelaskan, pihaknya tidak hanya fokus kepada anak-anak yang putus
sekolah, melainkan mengajak anak-anak usia dini untuk mau belajar. Seperti
halnya yang dilakukannya di kampung Balusu, Distrik Oksibil, Senin (15/5/2023). “Disini
itu kami ke kampung-kampung mencari anak-anak putus sekolah untuk membimbing
mereka agar mau kembali bersekolah. Nah
di kampung Balusu ada 16 anak kemarin kami didik, dengan latar belakang putus
sekolah maupun tidak bersekolah,” jelasnya. Ia
berharap dengan anak-anak mau kembali belajar bersekolah, mereka bisa kembali
memiliki mimpi. Jufri merasa bangga bisa terlibat dalam operasi ini lantaran
bisa mengerti kesulitan yang dihadapi anak-anak di kampung tersebut. “Selain
kemarin kami ajak mereka belajar, tentunya kami akan mendata mereka yang ingin
mendapatkan ijazah non formal. Harapannya ketika mereka mendapatkan ijazah
paket A, mereka bisa melanjutkan pendidikan formal di sekolah. Begitu juga
anak-anak usia dini yang kita bina, diharapkan mereka bisa menapaki jenjang sekolah
lebih tinggi,” lugasnya. Jufri
bersama rekan-rekannya yang terlibat dalam program Si-Ipar kedepan akan terus
mencari anak-anak yang putus sekolah di kampung-kampung lainnya. Ia
berkeyakinan program ini sangat baik bagi masyarakat dan tentunya membantu
pemerintah daerah. “Ketika
kami mendidik mereka, terkadang lelah kami hilang ketika diantara mereka berani
menyatakan mimpi-mimpi mereka di masa depan,” tuturnya. “Nah
kedepan tantangannya selain kami harus mendidik mereka, namun kita harus
menyiapkan anak-anak ini untuk mendaftarkan mereka agar bisa mengikuti ujian
paket, sehingga mereka bisa mendapatkan ijazah non formal,” pungkasnya. Pada
akhir kegiatan, personel Satgas Binmas bersama personel Kesehatan Ops Rasaka
Cartenz memberikan vitamin kepada anak-anak sebagai upaya meningkatkan imunitas
dan kesehatan mereka selama mengikuti kegiatan bersama Satgas Binmas Ops Rasaka
Cartenz 2023. Kasatgas
Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol Ignatius Beny Adi Prabowo S.H.,
S.I.K., M.Kom, mengungkapkan bahwa dengan konsistensi Satgas Binmas melalui
program Polisi Pi Ajar dalam mengajar anak didik, diharapkan dapat memberikan
hasil yang positif. "Harapannya,
program ini dapat memberikan motivasi kepada anak-anak binaan Satgas Binmas di
wilayah untuk terus menuntut ilmu dan kembali bersekolah," tutup Kasatgas
Humas. Dengan
adanya program Polisi Pi Ajar yang mengajarkan membaca dan menulis kepada
anak-anak di Pegubin, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam
pendidikan dan perkembangan anak-anak serta memotivasi mereka untuk terus
belajar dan mengembangkan potensi diri.
Program
tersebut merupakan salah satu upaya untuk membantu pemerintah daerah setempat
dalam memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang
pendidikan. Dimana IPM Kabupaten Pegunungan Bintang sendiri tergolong rendah,
atau di bawah angka 60 berdasarkan data BPS pada akhir tahun 2022. (PNO-12)
17 Mei 2023, 19:33 WIT
Pelaksanaan Monev Diseminasi Korlantas Polri di Papua untuk Meningkatkan Kesadaran Berlalu lintas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Aula Pratisara Wirya
Ditlantas Polda Papua dan dilanjutkan di SMP YPPK Kristus Raja Jayapura telah
dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Diseminasi Korlantas
Polri, Rabu (10/5/2023). Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 WIT dengan menghadirkan
sejumlah pejabat penting, di antaranya, Dir Lantas Polda Papua, Kombes Pol.
Mohammad Nasihin, S.H, Ketua Tim Korlantas Polri, Kombes Pol. Arman Achdiat,
S.I.K., M.Si, Tim Korlantas Polri, AKBP Arief Bahtiar, S.I.K., M.M, Tim
Korlantas Polri, Kompol Ninik, S.H, Wadir Lantas Polda Papua, AKBP I Made Budi
Darma, S.E. Dir Lantas Polda Papua, Kombes Pol. Mohammad Nasihin, S.H.,
dalam kesempatan tersebut, menyampaikan pentingnya kegiatan Diseminasi
Korlantas Polri. Ia menyatakan bahwa kegiatan semacam ini memiliki manfaat yang
sangat besar karena fokus pada edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,
terutama pengguna jalan di wilayah Papua. “Diharapkan bahwa kesadaran ini akan berlangsung secara
permanen. Kegiatan seperti ini juga diharapkan dapat diadakan setiap tahunnya
guna memberikan motivasi kepada anak-anak di sekolah-sekolah,” ujarnya. Selanjutnya, Ketua Tim Korlantas Polri, Kombes Pol. Arman
Achdiat, S.I.K., M.Si., menyampaikan maksud kedatangan mereka di Papua. Mereka
ingin memberikan pemahaman bahwa upaya yang telah dilakukan oleh Mabes Polri
akan dilanjutkan dengan diseminasi pelajaran lalu-lintas dari tingkat SD hingga
SMA. “Tim Korlantas Polri akan memberikan buku berjudul
"Pendidikan Lalu-lintas" sebagai sarana untuk memberikan pemahaman
kepada generasi muda. Dengan adanya kehadiran mereka, diharapkan dapat
memberikan motivasi dan membentuk generasi muda yang menjadi masyarakat yang
berguna di masa depan,” ungkapnya. Kegiatan Monev Diseminasi Korlantas Polri ini menjadi langkah
penting dalam upaya meningkatkan kesadaran berlalu-lintas di Papua. Diharapkan
bahwa melalui edukasi dan penyebaran informasi yang tepat, masyarakat, terutama
generasi muda, dapat menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab dan mematuhi
aturan lalu-lintas. Korlantas Polri berkomitmen untuk terus melaksanakan
kegiatan serupa guna menciptakan kesadaran yang berkelanjutan dan menciptakan
lingkungan lalu-lintas yang aman dan tertib bagi seluruh masyarakat. (PNO-12)
15 Mei 2023, 19:57 WIT
Polairud Polda Maluku Lakukan Upaya Mitigasi Laka Laut Hadapi Perubahan Cuaca Ekstrim
Papuanewsonline.com,
Maluku - Personil
Ditpolairud Polda Maluku kembali
menyambangi kapal-kapal yang sedang berlabuh di pelabuhan Rakyat Tahoku, Jumat
(5/5.2023) Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol. Handoyo Santoso
mengatakan, pihaknya melakukan patroli dialogis diseputaran Pelabuhan Rakyat
Tahoku untuk memberikan himbauan kepada para penumpang kapal, Nahkoda maupun
anak buah kapal (ABK) yang siap berangkat menuju Kecamatan maupun desa-desa
seberang, mengingat perubahan cuaca ekstrim akhir-akhir ini, maka perlu adanya alat keselamatan yang harus
tersedia di kapal seperti alat pelampung dan alat keselamatan lainnya. "Jaga keselamatan saat berlayar, selalu menggunakan life
jaket, yang sudah tersedia, jangan memaksakan diri untuk berlayar dalam keadaan
cuaca buruk dan memperhatikan kapasitas penumpang, jangan sampai terjadi over
kapasitas” Kata Handoyo Dengan mematuhi aturan dan himbauan kata Handoyo, Maka secara
otomatis keselamatan diri dan keluarga akan
tetap terjaga. Patroli laut juga terus di lakukan baik dari Personil
Ditpolairud maupun personil Polairud Polres jajaran yang, guna mengantisipasi kejadian laka laut. “Mari kita sama-sama menjaga keluarga kita untuk tidak melaut
dan berenang di pantai saat terjadi perubahan cuaca ekstrim yang dapat
mengakibatkan kejadian yang tidak diinginkan,” pungkas Handoyo
Selain itu, Handoyo juga menambahkan, Personil Ditpolairud
Polda Maluku bersama personil BKO Armed 1 Kostrad dan Remaja mesjid juga
melakukan giat Bhakti Sosial berupa
Kerja bhakti bersih-bersih tempat ibadah pada Mesjid Al-Muttaqin,Dusun
Waikepy, Desa Hila kec. Leihitu Kab. Maluku Tengah. (PNO-12)
15 Mei 2023, 19:12 WIT
Tim Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz Berikan Pengobatan Gratis Kepada Masyarakat di Kampung Kamoro
Papuanewsonline.com, Jayapura – Program Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna (Keladi Sagu) oleh Ops Rasaka Cartenz 2023 telah mencapai masyarakat di pelosok Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dengan program ini memberikan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat serta pengobatan gratis bagi masyarakat setempat. Adapun polisi melalui Program Keladi Sagu berperan aktif membantu pemerintah daerah untuk mengobati masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan seperti stunting, malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit kulit.Dokter Klinik Polres Mimika dr. Audio Titalessy bersama tim Keladi Sagu dan Satgas Humas Rasaka melaksanakan kegiatan pengobatan gratis di Kampung Kamoro Jaya Distrik Wania, Mimika, Minggu (14/05).dr. Audio mengatakan bahwa Keladi Sagu merupakan program Polri yaitu memberikan pelayanan kesehatan gratis atau pengobatan gratis kepada masyarakat.“Kami dari petugas Keladi Sagu memberikan pengobatan gratis dengan cara mendatangi warga dari rumah ke rumah, sehingga dapat menjamin kesehatan masyarakat itu sendiri,” ucap dr. Audio.Lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari wajib melakukan pengobatan gratis bagi masyarakat di Kabupaten Mimika. “Sebanyak 15 orang yang kami periksa pada Minggu ini. Melalui kegiatan ini kami ingin membantu Pemda Mimika dengan pengobatan gratis kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan Malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Penyakit Kulit dan Stunting,” ujar dr Audio.Perlu diketahui, Program Keladi Sagu merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam memacu kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang kesehatan.Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah umur panjang dan hidup sehat. Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, termasuk salah satu daerah dengan kategori IPM tinggi dengan rentang di atas 60 s/d 70 berdasarkan data BPS akhir tahun 2022. (PNO-12)
14 Mei 2023, 18:36 WIT
Taman Mappi Bangkit Jadi Tempat Pengembangan Literasi dan Numerasi
Papuanewsonline.com, MAPPI - Taman Mappi Bangkit yang lahir dari gagasan Penjabat Bupati, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si memberi warna baru bagi Kota Kepi. Ruang terbuka yang berada tepat di depan Rumah Jabatan Bupati itu menjadi pusat hiburan dan rekreasi bagi masyarakat. Tak hanya itu, kini Taman Mappi Bangkit juga mulai dimanfaatkan sebagai tempat edukasi dengan disediakannya Perpustakaan Keliling sebagai bagian dari pengembangan literasi dan numerasi atau peningkatan minat baca dan berhitung. Program ini dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Mappi.Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Mappi, Fransiskus J. Yamlean pada Senin (10/5/2023) malam mengatakan, pihaknya menjadikan Taman Mappi Bangkit sebagai wadah untuk membangkitkan minat baca literasi dan numerasi masyarakat khususnya para pelajar di Kabupaten Mappi. “Mulai sekarang kami membuka ruangan membaca, mengambar dan melukis bagi masyarakat khusus para pelajar di taman Mappi Bangkit,” sebutnya.Perpustakaan keliling sebelumnya hanya dilaksanakan di sekolah-sekolah, tapi dengan adanya taman yang dikunjungi banyak masyarakat maka kesempatan itu dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca anak-anak. Perpustakaan keliling di Taman Mappi Bangkit dijadwalkan dua kali seminggu yakni pada hari Selasa dan Jumat. Masyarakat bisa membaca buku yang disediakan, bahkan peralatan untuk menggambar dan mewarnai juga disiapkan dan bisa digunakan oleh pengunjung. “Selain itu kami juga memutarkan film yang bertema pendidikan untuk memotivasi anak-anak sekolah. Kegiatan ini seminggu dua kali dann berlangsung malam hari mulai pukul 18.00 sampai 21.00 waktu Papua setiap Selasa malam dan Jumat malam,”terangnya.Perpustakaan keliling memiliki sejumlah koleksi buku baik fiksi maupun non fiksi. Jadi tidak hanya untuk pelajar tapi juga masyarakat umum.Tersedianya fasilitas seperti tempat duduk, lampu penerangan dan WiFi gratis di Taman Mappi Bangkit sangat mendukung program ini. Dengan harapan minat baca masyarakat dari semua kalangan semakin tumbuh dan bisa mencerdaskan. Staf Dinas Perpustakaan pun akan hadir untuk melayani dan mendampingi pengunjung yang akan membaca. Hadirnya Perpustakaan Keliling ini disambut gembira oleh pelajar. Naura Khanza, murid kelas VI SD Negeri Obaa mengatakan bisa merasakan belajar atau membaca buku dengan suasana berbeda di Taman Mappi Bangkit. “Saya senang sekali di sini saya bisa belajar dengan bebas," Pungkasnya. (PNO-19)
10 Mei 2023, 15:03 WIT
Kebakaran di RSUD Abepura, Wakapolda Papua: Keselamatan Para Pasien Harus Diutamakan
Papuanewsonline.com, Jayapura - Polisi dengan cepat membantu mengevakuasi pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura saat bangunan tempat penyimpanan logistik dilahap si jago merah, Selasa (9/5) siang.Api diketahui berasal dari gudang logistik RSUD Abepura sekitar Pukul 14.50 WIT, Hal tersebut diungkapkan Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H saat ditemui awak media di lokasi kejadian ketika memimpin personel gabungan Polda Papua, Brimobda Papua dan Polresta Jayapura Kota dalam melakukan penanganan dan pengamanan sewaktu kejadian kebakaran tersebut.Wakapolda mengatakan, pihaknya mengutamakan penanganan awal yakni mengevakuasi para pasien dan tenaga medis dengan mendirikan tenda darurat dan menyediakan felbet kemudian mengkordinasikan teknis evakuasinya."Kami juga sudah mengkoordinasikan kepada pihak rumah sakit untuk dapat memberikan tempat yang layak kepada para pasien, dimana gedung yang terbakar hanya gedung logistik dan ruang rawat anak, yang lainnya tidak terkena api," ungkap Wakapolda.Ditanyakan terkait penyebab kebakaran Wakapolda menuturkan, pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran karena ada proses dan tahapannya, dimana usai didinginkan baru dapat dilakukan olah TKP."Pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Jayapura Kota akan melakukan pengamanan di lokasi kejadian, keselamatan pasien harus diutamakan," tegas Wakapolda.Ia juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 3 (Tiga) Pasien yang dirujuk dari RSUD Abepura ke RSUD Bhayangkara karena perlu diberikan penanganan medis lebih lanjut akibat penyakit yang diderita pasien.Ditempat yang sama Wakil Direktur RSUD Abepura Umum dan Keuangan RSUD Abepura, Petrus Benyamin menyampaikan bahwa adanya pasien yang meninggal dunia karena status medis pasien tersebut, bukan akibat terjadinya kebakaran."Hampir semua pasien sekitar 100 orang di ruang perawatan berhasil dievakuasi dan tidak terdapat korban luka bakar," tambahnya.Pasca kejadian kebakaran tersebut, pihak rumah sakit sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian diantaranya Brimob, Polda Papua dan Polresta Jayapura Kota. "Dukungan datang dari pihak Kepolisian sungguh luar biasa dalam peristiwa ini, terima kasih kepada pihak Kepolisian karena sigap membantu dalam proses mengevakuasi," pungkasnya.Petrus Benyamin menyebutkan, para pasien yang sudah dievakuasi nantinya akan dikembalikan ke ruangan masing-masing kecuali ruangan anak karena terkena kebakaran. “Kami juga sudah berusaha di awal kejadian dengan menggunakan Apar, namun karena titik api sulit dijangkau maka api cepat menyebar," pungkasnya (PNO-19)
10 Mei 2023, 11:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru