logo-website
Sabtu, 08 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Peduli Korban Kebakaran, Kapolda Maluku Kunjungi Pengungsian Papuanewsonline.com, Maluku - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengunjungi para pengungsi korban kebakaran yang sementara mengungsi di Pasar Gotong Royong, Kota Ambon, Jumat (19/5/2023).Selain menyapa para pengungsi, korban kebakaran di kawasan Belakang Kota, Kapolda yang didampingi Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena, dan sejumlah pejabat utama Polda Maluku, juga menyerahkan bantuan beras sebanyak 1 ton.Turut hadir dalam kunjungan tersebut yaitu Kapolresta Ambon, Dandim 1504 Ambon dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon.Kapolda saat menyapa para korban menyampaikan rasa empatinya atas musibah yang dialami warga di kawasan Pasar Gambus.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyampaikan terima kasih kepada Pejabat Wali Kota Ambon bersama Kapolresta Ambon dan Dandim 1504 Pulau Ambon yang sudah cepat mengambil langkah-langkah penanganan pasca kebakaran."Saat ini kami melihat secara langsung keadaan pengungsian di sini dan dikesempatan ini juga saya menyerahkan bantuan beras sebanyak satu ton, semoga dapat bermanfaat untuk semua yang ada di sini," katanya. Irjen Latif juga berharap adanya edukasi dari pemerintah kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran. Meski kejadian kebakaran saat ini berbeda dan harus menjadi perhatian bersama."Kami akan tetap melakukan proses penyelidikan terhadap kejadian ini sebab cukup banyak kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini, apalagi sampai ada korban. Olehnya itu harus dipertanggung jawabkan apa yang sudah terjadi," tegas Kapolda.Pemkot Ambon juga diharapkan dapat memperhatikan kesehatan para pengungsi, di lokasi pengungsian. "Saat ini kondisi cuaca kita cukup ekstrim juga, olehnya itu tadi saya sudah sampaikan ke pak Wali agar kesehatan para pengungsi ini dapat diperhatikan dengan baik, begitu juga bagi anak-anak yang masih sekolah agar juga diperhatikan dengan baik untuk masa depan mereka," pintanya.Ia mengungkapkan, kehadiran pihaknya bersama Pemerintah Kota Ambon, dan TNI bersama seluruh komponen lainnya sebagai wujud kepedulian negara."Ini bentuk kepedulian kita kepada saudara kita yang saat ini sedang terkena musibah dan inilah bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (PNO-12)   20 Mei 2023, 08:57 WIT
2 Warga Boega Meninggal Akibat Mengkonsumsi Miras Oplosan Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Puncak saat ini tengah menangani kasus meninggalnya dua warga yakni an. Candra dan an. Jaminus akibat menenggak miras oplosan jenis minuman alkohol obat luka 70% yang terjadi di Kampung Undugi, Distrik Beoga Kabupaten Puncak, Selasa (16/05) kemarin. Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom saat dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp membenarkan kejadian tersebut. Kabid Humas mengatakan kejadian bermula saat saksi pertama atas nama Leonard melihat sekelompok orang yang sedang melakukan pesta miras di kios tempat salah satu korban bekerja. “Saksi pertama melihat 3 (tiga) orang yang sedang mengadakan pesta miras di kios tempat korban (Candra) bekerja,” ucap Kabid Humas. Lanjut, Kabid Humas mengatakan saksi yang melihat hal tersebut melaporkan ke piket Polsek Beoga, kemudian piket langsung menuju TKP. “Saat tiba di TKP, personel mendapati bahwa korban Candra sudah terbujur kaku dan korban Jaminus mengalami gangguan kesehatan, namun tidak berselang lama korban menghembuskan nafas terakhirnya,” ungkap Kabid Humas. Kombes Benny mengatakan ada beberapa barang bukti yang diamankan seperti 1 botol besar alkohol 70%, air mineral 600 ml dan kukubima rasa anggur. “Sat Reskrim Polres Puncak telah mengamankan barang bukti dan memintai keterangan saksi yang lain untuk penyelidikan lebih lanjut,” ucap Kabid Humas. Diakhir, Kombes Benny mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman keras apalagi minuman tersebut hasil racikan  karena dapat merusak tubuh dan dapat membuat seseorang kehilangan akal sehat serta yang lebih fatalnya lagi bisa mengakibatkan yang mengonsumsi miras tersebut kehilangan nyawa. Saat ini korban Candra telah dibawa menuju Bandara Timika dengan menggunakan pesawat Revan PK-RVE yang selanjutnya akan dibawa ke kampung halamannya di Sulawesi Selatan sedangkan untuk korban Jaminus akan dimakamkan besok Kamis (18/05). (PNO-11) 18 Mei 2023, 21:05 WIT
Polairud Polda Maluku Melakukan Pencarian Nelayan Asal Asilulu Yang Hilang Di Laut Papuanewsonline.com, Maluku - Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku, melakukan pencarian terhadap Kahar Eli (60 tahun), nelayan asal negeri Asilulu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang diduga hilang saat menangkap ikan di laut. Hingga operasi pencarian hari kedua saat ini, Rabu (17/5/2023), korban belum ditemukan. Rencananya pencarian akan kembali dilanjutkan besok oleh personel Polairud KP.XVI-1010. "Sampai saat ini korban belum ditemukan. Rencananya besok pencarian hari ketiga akan kembali dilanjutkan," kata Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso. Peristiwa yang membahayakan nyawa manusia di laut ini diketahui setelah personel KP.XVI-1010 mendapat laporan dari masyarakat pada Selasa (16/5/2023). Setelah mendapat kabar itu, personel Polairud bersama Polsek Leihitu mendatangi rumah korban di Asilulu. Berdasarkan keterangan Saleh, adik korban, kakaknya ini pergi memancing ikan menggunakan perahu sampan. Korban melaut sejak hari Senin (15/5/2023) sekitar pukul 05.00 WIT. "Pukul 11.05 WIT personel KP.XVI-1010 bersama Polsek Leihitu dan Basarnas Ambon melaksanakan pencarian korban di perairan Pulau 3, Tanjung Alang, dan perairan Luhu, Kabupaten Seram Bagian Barat," katanya. Pencarian dilakukan hingga pukul 17.10 WIT. Karena korban belum ditemukan, pencarian kemudian dihentikan dan dilanjutkan sejak pagi hari tadi. "Sampai sore ini korban juga belum ditemukan. Rencananya besok, tim SAR gabungan juga akan kembali melakukan pencarian, dengan tetap memperhatikan cuaca," katanya. (PNO-12) 18 Mei 2023, 20:12 WIT
Operasi Rasaka Cartenz 2023 Membimbing Anak Putus Sekolah Mendapat Ijazah Papuanewsonline.com, Oksibil - 14 minggu berjalannya program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) dalam operasi Rasaka Cartenz 2023, tercatat sudah ada 31 anak putus sekolah yang dibina di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. 31 anak putus sekolah itu nantinya akan diupayakan untuk mendapat ijazah non formal yakni paket A bagi anak putus sekolah ditingkat sekolah dasar. Selain itu juga ada puluhan anak-anak usia dini yang ikut bimbingan Si-Ipar di Oksibil, mereka berminat untuk belajar mengenal angka, berhitung dan membaca. Iptu Jufri Rambu menjelaskan, pihaknya tidak hanya fokus kepada anak-anak yang putus sekolah, melainkan mengajak anak-anak usia dini untuk mau belajar. Seperti halnya yang dilakukannya di kampung Balusu, Distrik Oksibil, Senin (15/5/2023). “Disini itu kami ke kampung-kampung mencari anak-anak putus sekolah untuk membimbing mereka agar mau kembali bersekolah.  Nah di kampung Balusu ada 16 anak kemarin kami didik, dengan latar belakang putus sekolah maupun tidak bersekolah,” jelasnya. Ia berharap dengan anak-anak mau kembali belajar bersekolah, mereka bisa kembali memiliki mimpi. Jufri merasa bangga bisa terlibat dalam operasi ini lantaran bisa mengerti kesulitan yang dihadapi anak-anak di kampung tersebut. “Selain kemarin kami ajak mereka belajar, tentunya kami akan mendata mereka yang ingin mendapatkan ijazah non formal. Harapannya ketika mereka mendapatkan ijazah paket A, mereka bisa melanjutkan pendidikan formal di sekolah. Begitu juga anak-anak usia dini yang kita bina, diharapkan mereka bisa menapaki jenjang sekolah lebih tinggi,” lugasnya. Jufri bersama rekan-rekannya yang terlibat dalam program Si-Ipar kedepan akan terus mencari anak-anak yang putus sekolah di kampung-kampung lainnya. Ia berkeyakinan program ini sangat baik bagi masyarakat dan tentunya membantu pemerintah daerah. “Ketika kami mendidik mereka, terkadang lelah kami hilang ketika diantara mereka berani menyatakan mimpi-mimpi mereka di masa depan,” tuturnya. “Nah kedepan tantangannya selain kami harus mendidik mereka, namun kita harus menyiapkan anak-anak ini untuk mendaftarkan mereka agar bisa mengikuti ujian paket, sehingga mereka bisa mendapatkan ijazah non formal,” pungkasnya. Pada akhir kegiatan, personel Satgas Binmas bersama personel Kesehatan Ops Rasaka Cartenz memberikan vitamin kepada anak-anak sebagai upaya meningkatkan imunitas dan kesehatan mereka selama mengikuti kegiatan bersama Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023. Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol Ignatius Beny Adi Prabowo S.H., S.I.K., M.Kom, mengungkapkan bahwa dengan konsistensi Satgas Binmas melalui program Polisi Pi Ajar dalam mengajar anak didik, diharapkan dapat memberikan hasil yang positif. "Harapannya, program ini dapat memberikan motivasi kepada anak-anak binaan Satgas Binmas di wilayah untuk terus menuntut ilmu dan kembali bersekolah," tutup Kasatgas Humas. Dengan adanya program Polisi Pi Ajar yang mengajarkan membaca dan menulis kepada anak-anak di Pegubin, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pendidikan dan perkembangan anak-anak serta memotivasi mereka untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri. Program tersebut merupakan salah satu upaya untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan. Dimana IPM Kabupaten Pegunungan Bintang sendiri tergolong rendah, atau di bawah angka 60 berdasarkan data BPS pada akhir tahun 2022. (PNO-12) 17 Mei 2023, 19:33 WIT
Pelaksanaan Monev Diseminasi Korlantas Polri di Papua untuk Meningkatkan Kesadaran Berlalu lintas Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Aula Pratisara Wirya Ditlantas Polda Papua dan dilanjutkan di SMP YPPK Kristus Raja Jayapura telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Diseminasi Korlantas Polri, Rabu (10/5/2023). Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 WIT dengan menghadirkan sejumlah pejabat penting, di antaranya, Dir Lantas Polda Papua, Kombes Pol. Mohammad Nasihin, S.H, Ketua Tim Korlantas Polri, Kombes Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si, Tim Korlantas Polri, AKBP Arief Bahtiar, S.I.K., M.M, Tim Korlantas Polri, Kompol Ninik, S.H, Wadir Lantas Polda Papua, AKBP I Made Budi Darma, S.E. Dir Lantas Polda Papua, Kombes Pol. Mohammad Nasihin, S.H., dalam kesempatan tersebut, menyampaikan pentingnya kegiatan Diseminasi Korlantas Polri. Ia menyatakan bahwa kegiatan semacam ini memiliki manfaat yang sangat besar karena fokus pada edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama pengguna jalan di wilayah Papua. “Diharapkan bahwa kesadaran ini akan berlangsung secara permanen. Kegiatan seperti ini juga diharapkan dapat diadakan setiap tahunnya guna memberikan motivasi kepada anak-anak di sekolah-sekolah,” ujarnya. Selanjutnya, Ketua Tim Korlantas Polri, Kombes Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si., menyampaikan maksud kedatangan mereka di Papua. Mereka ingin memberikan pemahaman bahwa upaya yang telah dilakukan oleh Mabes Polri akan dilanjutkan dengan diseminasi pelajaran lalu-lintas dari tingkat SD hingga SMA. “Tim Korlantas Polri akan memberikan buku berjudul "Pendidikan Lalu-lintas" sebagai sarana untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda. Dengan adanya kehadiran mereka, diharapkan dapat memberikan motivasi dan membentuk generasi muda yang menjadi masyarakat yang berguna di masa depan,” ungkapnya. Kegiatan Monev Diseminasi Korlantas Polri ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kesadaran berlalu-lintas di Papua. Diharapkan bahwa melalui edukasi dan penyebaran informasi yang tepat, masyarakat, terutama generasi muda, dapat menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab dan mematuhi aturan lalu-lintas. Korlantas Polri berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa guna menciptakan kesadaran yang berkelanjutan dan menciptakan lingkungan lalu-lintas yang aman dan tertib bagi seluruh masyarakat. (PNO-12) 15 Mei 2023, 19:57 WIT
Polairud Polda Maluku Lakukan Upaya Mitigasi Laka Laut Hadapi Perubahan Cuaca Ekstrim Papuanewsonline.com, Maluku - Personil Ditpolairud Polda Maluku  kembali menyambangi kapal-kapal yang sedang berlabuh di pelabuhan Rakyat Tahoku, Jumat (5/5.2023) Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol. Handoyo Santoso mengatakan, pihaknya melakukan patroli dialogis diseputaran Pelabuhan Rakyat Tahoku untuk memberikan himbauan kepada para penumpang kapal, Nahkoda maupun anak buah kapal (ABK) yang siap berangkat menuju Kecamatan maupun desa-desa seberang, mengingat perubahan cuaca ekstrim akhir-akhir ini, maka  perlu adanya alat keselamatan yang harus tersedia di kapal seperti alat pelampung dan alat keselamatan lainnya. "Jaga keselamatan saat berlayar, selalu menggunakan life jaket, yang sudah tersedia, jangan memaksakan diri untuk berlayar dalam keadaan cuaca buruk dan memperhatikan kapasitas penumpang, jangan sampai terjadi over kapasitas” Kata  Handoyo Dengan mematuhi aturan dan himbauan kata Handoyo, Maka secara otomatis keselamatan diri dan keluarga akan  tetap terjaga. Patroli laut juga terus di lakukan baik dari Personil Ditpolairud maupun personil Polairud Polres jajaran yang,  guna mengantisipasi kejadian laka laut. “Mari kita sama-sama menjaga keluarga kita untuk tidak melaut dan berenang di pantai saat terjadi perubahan cuaca ekstrim yang dapat mengakibatkan kejadian yang tidak diinginkan,” pungkas Handoyo Selain itu, Handoyo juga menambahkan, Personil Ditpolairud Polda Maluku bersama personil BKO Armed 1 Kostrad dan Remaja mesjid juga melakukan giat Bhakti Sosial berupa  Kerja bhakti bersih-bersih tempat ibadah pada Mesjid Al-Muttaqin,Dusun Waikepy, Desa Hila kec. Leihitu Kab. Maluku Tengah. (PNO-12) 15 Mei 2023, 19:12 WIT
Tim Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz Berikan Pengobatan Gratis Kepada Masyarakat di Kampung Kamoro Papuanewsonline.com, Jayapura – Program Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna (Keladi Sagu) oleh Ops Rasaka Cartenz 2023 telah mencapai masyarakat di pelosok Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dengan program ini memberikan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat serta pengobatan gratis bagi masyarakat setempat. Adapun polisi melalui Program Keladi Sagu berperan aktif membantu pemerintah daerah untuk mengobati masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan seperti stunting, malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit kulit.Dokter Klinik Polres Mimika dr. Audio Titalessy bersama tim Keladi Sagu dan Satgas Humas Rasaka melaksanakan kegiatan pengobatan gratis di Kampung Kamoro Jaya Distrik Wania, Mimika, Minggu (14/05).dr. Audio mengatakan bahwa Keladi Sagu merupakan program Polri yaitu memberikan pelayanan kesehatan gratis atau pengobatan gratis kepada masyarakat.“Kami dari petugas Keladi Sagu memberikan pengobatan gratis dengan cara mendatangi warga dari rumah ke rumah, sehingga dapat menjamin kesehatan masyarakat itu sendiri,” ucap dr. Audio.Lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari wajib melakukan pengobatan gratis bagi masyarakat di Kabupaten Mimika.  “Sebanyak 15 orang yang kami periksa pada Minggu ini. Melalui kegiatan ini kami ingin membantu Pemda Mimika dengan pengobatan gratis kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan Malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Penyakit Kulit dan Stunting,” ujar dr Audio.Perlu diketahui, Program Keladi Sagu merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam memacu kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang kesehatan.Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah umur panjang dan hidup sehat. Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, termasuk salah satu daerah dengan kategori IPM tinggi dengan rentang di atas 60 s/d 70 berdasarkan data BPS akhir tahun 2022. (PNO-12) 14 Mei 2023, 18:36 WIT
Taman Mappi Bangkit Jadi Tempat Pengembangan Literasi dan Numerasi Papuanewsonline.com, MAPPI - Taman Mappi Bangkit yang lahir dari gagasan Penjabat Bupati, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si memberi warna baru bagi Kota Kepi. Ruang terbuka yang berada tepat di depan Rumah Jabatan Bupati itu menjadi pusat hiburan dan rekreasi bagi masyarakat. Tak hanya itu, kini Taman Mappi Bangkit juga mulai dimanfaatkan sebagai tempat edukasi dengan disediakannya Perpustakaan Keliling sebagai bagian dari pengembangan literasi dan numerasi atau peningkatan minat baca dan berhitung. Program ini dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Mappi.Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Mappi, Fransiskus J. Yamlean pada Senin (10/5/2023) malam mengatakan,  pihaknya menjadikan Taman Mappi Bangkit sebagai wadah untuk membangkitkan minat baca literasi dan numerasi masyarakat khususnya para pelajar di Kabupaten Mappi. “Mulai sekarang kami membuka ruangan membaca, mengambar dan melukis bagi masyarakat khusus para pelajar di taman Mappi Bangkit,” sebutnya.Perpustakaan keliling sebelumnya hanya dilaksanakan di sekolah-sekolah, tapi dengan adanya taman yang dikunjungi banyak masyarakat maka kesempatan itu dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca anak-anak. Perpustakaan keliling di Taman Mappi Bangkit dijadwalkan dua kali seminggu yakni pada hari Selasa dan Jumat. Masyarakat bisa membaca buku yang disediakan, bahkan peralatan untuk menggambar dan mewarnai juga disiapkan dan bisa digunakan oleh pengunjung. “Selain itu kami juga memutarkan film yang bertema pendidikan untuk memotivasi anak-anak sekolah. Kegiatan ini seminggu dua kali dann berlangsung malam hari mulai pukul 18.00 sampai 21.00 waktu Papua setiap Selasa malam dan Jumat malam,”terangnya.Perpustakaan keliling memiliki sejumlah koleksi buku baik fiksi maupun non fiksi. Jadi tidak  hanya untuk pelajar tapi juga masyarakat umum.Tersedianya fasilitas seperti tempat duduk, lampu penerangan dan WiFi gratis di Taman Mappi Bangkit sangat mendukung program ini. Dengan harapan minat baca masyarakat dari semua kalangan semakin tumbuh dan bisa mencerdaskan. Staf Dinas Perpustakaan pun akan hadir untuk melayani dan mendampingi pengunjung yang akan membaca. Hadirnya Perpustakaan Keliling ini disambut gembira oleh pelajar. Naura Khanza, murid kelas VI SD Negeri Obaa mengatakan bisa merasakan belajar atau membaca buku dengan suasana berbeda di Taman Mappi Bangkit. “Saya senang sekali di sini saya bisa belajar dengan bebas," Pungkasnya. (PNO-19) 10 Mei 2023, 15:03 WIT
Kebakaran di RSUD Abepura, Wakapolda Papua: Keselamatan Para Pasien Harus Diutamakan Papuanewsonline.com, Jayapura - Polisi dengan cepat membantu mengevakuasi pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura saat bangunan tempat penyimpanan logistik dilahap si jago merah, Selasa (9/5) siang.Api diketahui berasal dari gudang logistik RSUD Abepura sekitar Pukul 14.50 WIT, Hal tersebut diungkapkan Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H saat ditemui awak media di lokasi kejadian ketika memimpin personel gabungan Polda Papua, Brimobda Papua dan Polresta Jayapura Kota dalam melakukan penanganan dan pengamanan sewaktu kejadian kebakaran tersebut.Wakapolda mengatakan, pihaknya mengutamakan penanganan awal yakni mengevakuasi para pasien dan tenaga medis dengan mendirikan tenda darurat dan menyediakan felbet kemudian mengkordinasikan teknis evakuasinya."Kami juga sudah mengkoordinasikan kepada pihak rumah sakit untuk dapat memberikan tempat yang layak kepada para pasien, dimana gedung yang terbakar hanya gedung logistik dan ruang rawat anak, yang lainnya tidak terkena api," ungkap Wakapolda.Ditanyakan terkait penyebab kebakaran Wakapolda menuturkan, pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran karena ada proses dan tahapannya, dimana usai didinginkan baru dapat dilakukan olah TKP."Pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Jayapura Kota akan melakukan pengamanan di lokasi kejadian, keselamatan pasien harus diutamakan," tegas Wakapolda.Ia juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 3 (Tiga) Pasien yang dirujuk dari RSUD Abepura ke RSUD Bhayangkara karena perlu diberikan penanganan medis lebih lanjut akibat penyakit yang diderita pasien.Ditempat yang sama Wakil Direktur RSUD Abepura Umum dan Keuangan RSUD Abepura, Petrus Benyamin menyampaikan bahwa adanya pasien yang meninggal dunia karena status medis pasien tersebut, bukan akibat terjadinya kebakaran."Hampir semua pasien sekitar 100 orang di ruang perawatan berhasil dievakuasi dan tidak terdapat korban luka bakar," tambahnya.Pasca kejadian kebakaran tersebut, pihak rumah sakit sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian diantaranya Brimob, Polda Papua dan Polresta Jayapura Kota. "Dukungan datang dari pihak Kepolisian sungguh luar biasa dalam peristiwa ini, terima kasih kepada pihak Kepolisian karena sigap membantu dalam proses mengevakuasi," pungkasnya.Petrus Benyamin menyebutkan, para pasien yang sudah dievakuasi nantinya akan dikembalikan ke ruangan masing-masing kecuali ruangan anak karena terkena kebakaran. “Kami juga sudah berusaha di awal kejadian dengan menggunakan Apar, namun karena titik api sulit dijangkau maka api cepat menyebar," pungkasnya (PNO-19) 10 Mei 2023, 11:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT