Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Satgas Yonif 122/TS Adakan Pertemuan Lintas Sektoral puskesmas Pitewi Membahas Pola Hidup Sehat
Papuanewsonline.com, Keerom - Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 122/TS Dankipur B Lettu Inf Budi Kristiyanto menghadiri Pertemuan Lintas Sektoral TA.2023 Puskesmas Pitewi,bertempat di aula gedung Puskesmas Pitewi, Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Rabu (30/08/2023)Lintas Sektoral merupakan ajang penentuan rencana kerja dalam sistem pemerintahan yang pengawasannya tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua badan saja tapi melibatkan seluruh komponen masyarakat.Dalam rangka penguatan program kerja dan sebagai bentuk upaya penggalangan serta pemantauan kegiatan sesuai dengan perencanaan, puskesmas Pitewi di wilayah Arso Timur melaksanakan kegiatan Lintas Sektor guna mencanangkan kesadaran masyarakat untuk berupaya menerapkan pola hidup sehat.Kesempatan tersebut, Dankipur B Lettu Inf Budi Kristiyanto mengharapkan melalui kegiatan lintas sektor ini mampu memberikan edukasi dan pemahaman pada masyarakat agar menjaga kebersihan diri, keberhasihan makanan maupun lingkungan.“Dalam menangani masalah kesehatan, terutama masalah Malaria dan Stanting diharapkan semua warga masyarakat bersama sama untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar”, Ucap Dankipur B Lettu Inf Budi Kristiyanto.Seperti penekanan Dansatgas Mayor Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu mensejahterakan masyarakat, dengan berkontribusi dengan Instansi terkait di wilayah Pos Masing-masing.Disamping itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Pitewi menuturkan “bahwa yang pertama dan harus di garis bawahi untuk Puskesmas Pitewi adalah masalah Kesadaran Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan yang mana lingkungan yg tidak terjaga akan memicu beberapa penyakit yang memang sudah andemik yaitu malaria" ungkapnya.Dalam Kesempatan itu juga Bapak Jaya (Kabidkesmas Arso Timur) Beserta Tim Satgas Stunting Prov Papua menyampaikan masalah Stunting yang di picu masalah tidak terjaganya pola hidup sehat di masyarakat,terutama remaja putri dan ibu hamil serta kesadaran masalah program KB yang bertujuan untuk mengatur jarak kehamilan.Karena beberapa masalah ini di anggap sebagai kejadian luar biasa, Untuk kasus Malaria di temukan di wilayah Distrik Arso Timur sedangkan untuk kasus Stunting harus kita jaga jangan sampai meningkat dan juga perlu kita melaksanakan program KB.Untuk Kasus penyakit Malaria dan Stunting penyebab utamanya dapat di pastikan adalah masalah kebersihan diri dan lingkungan, Maka dari itu setiap warga bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungannya.Rencana kedepan pelaksanaan program kegiatan Puskesmas Pitewi TA.2023 yaitu menekan kasus penyakit Malaria dan Stunting serta Perbaikan gizi masyarakat. Upaya deteksi dini, preventif dan respon penyakit serta upaya gerakan masyarakat sehat (GERMAS).Diharapkan dengan diberikan edukasi dan pemahaman ini warga masyarakat bisa menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit Malaria,Stunting dan kesadaran akan pentingnya program KB.Kegiatan pertemuan dihadiri oleh Bapak Jaya (Kebidkesmas Arso Timur ), Bapak Adrianus Don Kopo,S.kep (Kapus Pitewi), Bapak La Ane (Sekertari Distrik Arso Timur) dan beberapa Komponen masyarakat wilayah Distrik Arso Timur.PNO-11
31 Agu 2023, 10:43 WIT
Biddokkes Polda Maluku Lakukan Survey Akreditasi Klinik Perigilima
Papuanewsonline.com, Ambon - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku, melakukan survey akreditasi Klinik Perigilima. Survey akreditasi bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.Kabid Dokkes Polda Maluku, Kombes Pol dr. Bambang Prasetya, mengatakan, survey akreditasi dilakukan oleh Lembaga Penyelenggara Akreditasi Pelayanan Kesehatan Paripurna (LPA-PKP)."Survey dilaksanakan selama dua hari baik secara daring maupun luring. Untuk klinik perigilima sudah dilakukan hari ini," kata Kombes Prasetya di Ambon, Rabu (30/8/2023).Kegiatan yang dilaksanakan secara luring hari ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dan Kabid Keuangan Polda Maluku. Menurutnya, survey akreditasi dilaksanakan sesuai peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 34 Tahun 2022. Di mana akreditasi menjadi syarat untuk Klinik bekerjasama dengan BPJS."Biddokkes Polda Maluku memiliki sembilan Klinik Pratama yang direncanakan akan dilakukan akreditasi untuk tahun ini. Dan Klinik Perigilima merupakan klinik pertama yang akan dilakukan survey akreditasi," jelasnya.Selain Klinik Perigilima, survey akreditasi juga akan dilakukan pada 8 Klinik lainnya. Diantaranya Klinik Satbrimobda Maluku, Polres Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Buru, Tual, Kepulauan Tanimbar dan Kepulauan Aru."Pelaksanaan survey akreditasi ini dilakukan sebagai salah satu syarat utama untuk melanjutkan kerjasama dengan BPJS dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (PNO-12)
31 Agu 2023, 07:44 WIT
Polres Nabire Jadikan Kantor Kelurahan Karang Tumaritis Sebagai Posko Kampung Bebas Narkoba
Papuanewsonline.com, Nabire - Upaya meminimalisir peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Nabire terus dilakukan oleh Polres Nabire. Rabu (30/08/2023), pemasangan pduk "Posko Kampung Bebas Dari Narkoba" dilaksanakan di Kantor Kelurahan Karang Tumaritis, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.Pemasangan pduk ini dipimpin oleh Kasat Narkoba, yang diwakili oleh Kaur Bin Ops. Narkoba Polres Nabire, Ipda Muh. Arham, bersama anggotanya. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kelurahan Karang Tumaritis, Bapak Denny Kobepa, S.Sos, para Ketua RT, Ketua Karang Taruna, serta tokoh pemuda dari Kelurahan Karang Tumaritis."Pembentukan Posko Kampung Bebas Dari Narkoba ini merupakan bagian dari program yang didukung oleh Pemerintah Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional dalam rangka upaya menjadikan kampung-kampung bebas dari peredaran narkotika," ujar Kaur Bin Ops.Kepala Kelurahan Karang Tumaritis, Bapak Denny Kobepa, S.Sos, dalam sambutannya menyambut baik inisiatif ini. "Pemerintah Daerah, khususnya Kelurahan Karang Tumaritis, sangat mendukung terpilihnya wilayah kami sebagai Kampung Bebas Dari Narkoba. Kami sudah mulai melihat dampak positifnya, seperti berkurangnya pemuda yang sering terlibat dalam penyalahgunaan narkotika," katanya.Kaur Bin Ops. Narkoba menegaskan bahwa Polres Nabire akan terus berkoordinasi dengan pihak Kelurahan dalam pembentukan Kampung Bebas Dari Narkoba ini. "Kami juga berharap kerjasama dari Kelurahan Karang Tumaritis, para Ketua RT, Ketua Pemuda, Ketua Karang Taruna, dan tokoh agama dalam membantu upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN)," tambahnya.Dengan pembentukan Posko Kampung Bebas Dari Narkoba ini, Polres Nabire berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari bahaya narkotika di wilayah tersebut. (PNO-12)
31 Agu 2023, 07:15 WIT
Polda Papua Laksanakan Kegiatan Penguatan Kondisi Psikologi Personel Tugas Damai Cartenz
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kegiatan Pendampingan dan Penguatan Kondisi Psikologis bagi personel yang terlibat dalam Tugas Operasi Damai Cartensz digelar dengan penuh sukacita. Acara ini dilangsungkan di Pantai Paloong Holtekamp pada Selasa, tanggal 29 Agustus 2023.Acara tersebut dihadiri oleh Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol I Wayan Gede Ardhana S.I.K, dan Biro Psikologi SDM Polri, Kombes Pol. Cucuk Trihono, S.I.K. Tidak hanya itu, panitia psikologi dan peserta psikologi dari Ops Damai Cartenz Polda Papua dan Mabes Polri juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.Kombes Pol. Cucuk Trihono dalam penyampaiannya mengungkapkan bahwa pihaknya dari Biro Psikologi SDM Polri, bersama dengan rekan-rekan dari Polda Papua, melaksanakan kegiatan pendampingan psikologis bagi rekan-rekan personel Brimob yang terlibat dalam Tugas Operasi Kepolisian Damai Cartenz 2023.“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perawatan mental kepada personel guna membangun dan menjaga kesehatan mental mereka. Kami berharap melalui pendampingan ini, motivasi dan semangat personel bisa ditingkatkan, sehingga tugas dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan oleh pimpinan Polri," ucapnya.Penyediaan layanan psikologi ini berfokus pada memberikan perhatian, sentuhan, dan terapi psikologis kepada personel yang sedang bertugas dalam operasi, baik dalam kondisi Damai Cartenz maupun Brimob Polda Papua. Manfaat yang diharapkan adalah munculnya semangat dan motivasi yang lebih kuat, serta kesehatan mental yang terjaga.Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol I Wayan Gede Ardhana, menambahkan, dirinya melihat kegiatan pelayanan psikologi kepada anggota Polda Papua yang terlibat dalam operasi damai Cartenz di daerah ini.Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran psikologi Mabes Polri yang telah membantu merawat kesehatan mental personel yang terlibat dalam operasi tersebut. "Kesehatan mental anggota ini harus dijaga dengan baik, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," lanjutnya.Karo SDM Polda Papua juga menekankan pentingnya konseling psikologi sepanjang pra penugasan, masa tugas, dan pasca penugasan. "Harapan kami, kesehatan mental personel yang terlibat dalam operasi ini bisa terjaga dengan baik, dan mereka dapat menyelesaikan tugas dengan sukses," tutupnya.PNO-11
30 Agu 2023, 12:36 WIT
Biro SDM Polda Maluku Lakukan Tes Kesamaptaan Jasmani Bagi Peserta PAG Dan SBP
Papuanewsonline.com, Ambon - Biro Sumberdaya Manusia (SDM) Polda Maluku menggelar tes kesamaptaan jasmani kepada peserta seleksi calon siswa sekolah Perwira Alih Golongan (PAG) tahun 2023 dan Sekolah Bintara Polri (SBP) tahun 2024.Tes kesamaptaan jasmani yang diawasi langsung oleh Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Boni Sirait, ini dilaksanakan di Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Kota Ambon, Selasa (29/8/2023)."Untuk seleksi PAG diikuti oleh sebanyak 31 orang personel, terdiri dari 30 orang Polki dan 1 orang Polwan. Sementara untuk calon siswa SBP yang ikut tes sebanyak 95 orang personel Polki," kata Karo SDM Polda Maluku, Boni Sirait.Untuk diketahui, seleksi PAG tahun 2023 sebelumnya yang terdaftar sebanyak 47 personel Bintara Polri berpangkat Aiptu. Mereka berasal dari satuan kerja di jajaran Polda Maluku dan Polres/ta. Sedangkan untuk seleksi SBP tahun 2024 yang terdaftar sebelumnya sebanyak 121 personel Tamtama Polri berpangkat Bharaka. Mereka berasal dari Satuan Brimobda Maluku dan Direktorat Polairud Polda Maluku. (PNO-12)
29 Agu 2023, 20:54 WIT
Tim Kesehatan Keladi Sagu Lakukan Pelayanan Kesehatan Gratis Di Kabupaten Puncak
Papuanewsonline.com, puncak - Satuan Tugas Rasaka Cartenz Polda Papua 2023 mengemban misi mulia dengan melaksanakan program layanan kesehatan gratis di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Senin (28/08/2023).Pelaksanaan Program Keladi Sagu di Kampung Kago dipimpin oleh Kasubsatgas Keladi Sagu Rasaka Cartenz, Kompol Yosep Tato, bersama dengan tiga anggota tim, yakni Ipda Zainab, Bripda Muhammad Satrio Adi, dan Bripda Resky Tumonglo."Dalam pelaksanaan program Keladi Sagu di Kampung Kago, kami mengunjungi rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, kami memberikan layanan pengobatan dan pemberian obat-obatan secara gratis kepada warga," ujar Ipda Zainab. Zainab menuturkan, tujuan dari implementasi program Keladi Sagu adalah memberikan bantuan kepada warga yang mengalami masalah kesehatan seperti penyakit kulit, ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), dan Stunting.Dalam kunjungannya, lanjut Zainab, tim kesehatan Keladi Sagu menemukan dua pasien bernama Mina Waker dan Ana Mom, yang mengidap penyakit ISPA dan Cephalgia. Tim pun melakukan diagnosa lebih lanjut terhadap kedua warga tersebut dan memberikan pengobatan yang tepat. Diketahui sakit kepala atau dalam istilah kedokteran disebut cephalgia, merupakan penyakit yang sering dikeluhkan pasien. Keluhan sakit kepala dapat berupa rasa sakit pada kepala, leher, atau bagian atas bahu yang menjalar ke kepala. Zainab pun berharap bahwa program yang dijalankan oleh tim kesehatan Polri ini dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat dan juga membangkitkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan individu."Kami juga memberikan edukasi tentang kesehatan kepada masyarakat di Tanah Papua, sehingga tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan," tambahnya.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, menyatakan bahwa Program Keladi Sagu merupakan kegiatan rutin yang terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan."Melalui kegiatan ini, kita berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan untuk menghindari masalah kesehatan," tutur Kasatgas Humas.Ia menjelaskan bahwa Keladi Sagu adalah bagian dari upaya Satgas Rasaka Polda Papua untuk mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama dalam aspek kesehatan. Data BPS tahun 2022 menunjukkan bahwa Kabupaten Puncak memiliki IPM yang masih rendah, yaitu 45,44 atau dibawah 60.“Diharapkan melalui program ini berdampak pada meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat di daerah tersebut dan Indeks Pembangunan Manusia yang lebih baik,” ujarnya.PNO-11
29 Agu 2023, 20:57 WIT
Polri Turut Berbelasungkawa Atas Wafatnya Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) turut berduka atas meninggalnya Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait. Diketahui Arist Merdeka meninggal di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur pada hari ini, Sabtu (26/8/2023)."Polri turut berduka atas meninggalnya Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho dalam keterangan tertulisnya.Sandi menuturkan, sosok Arist Merdeka Sirait selama ini dikenal sebagai pribadi yang peduli dengan perlindungan anak. Bahkan, beberapa kali Polri bekerja sama dengannya untuk mengungkap beberapa kasus terkait dengan anak."Selama ini Polri sering bekerja sama dengan Arist Merdeka Sirait guna mengungkap beberapa kasus dan memiliki komitmen yang sama dalam perlindungan terhadap anak," katanya.Lebih lanjut, kata Sandi, Indonesia khususnya Polri sangat kehilangan atas meninggalnya Arist Merdeka Sirait. Semoga Beliau Mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.Diketahui Arist Merdeka Sirait meninggal akibat sakit. Rencananya almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga, tepatnya di Toba, Sumatera Utara. (PNO-12)
26 Agu 2023, 18:58 WIT
Gelar Dialog Bersama, Polda Maluku: Jumlah Kasus Kekerasan Perempuan Dan Anak Terus Meningkat
Papuanewsonline.com, Ambon - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di wilayah provinsi Maluku, terus mengalami peningkatan. Sejak tahun 2022 hingga 2023, perkara ini tercatat sudah mencapai 525 kasus.Kasubdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, AKBP Sulastri Sukijang, mengatakan, tahun 2022 penanganan perkara kekerasan perempuan dan anak tercatat sebanyak 77 kasus. Dari puluhan kasus yang terjadi, 63 diantaranya menimpa perempuan. Sementara 14 kasus lainnya dialami anak-anak. "Hingga tahun 2023 Polda Maluku dan jajaran sudah menangani 525 kasus perempuan dan anak. Jadi ada peningkatan jumlah kasus yang artinya dari tahun ke tahun naik terus," kata Sulastri saat dialog yang digelar Polda Maluku di kantor RRI Ambon, Jumat (25/8/2023). Hadir sebagai narasumber dalam dialog tersebut yaitu Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Amir Rumra, Direktur Yayasan Peduli Inayana Maluku Cherly C Laisina Patti, dan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemkot Ambon Adriana SM Sakilressy.Sulastri berharap semua elemen masyarakat maupun instansi pemerintahan dapat memberikan atensi terhadap persoalan ini. "Kami melihat hal ini harus menjadi perhatian bersama mulai dari Pemerintah, Kepolisian dan masyarakat dalam mencegahnya," harapnya. Ia mengaku, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak disebabkan karena berbagai faktor. Seperti faktor ekonomi, minuman keras dan persoalan seks bebas.Terkait penanganan kasus itu, Sulastri mengaku Polda Maluku terus meningkatkan pelayanan secara maksimal. "Kami siapkan ruangan dan fasilitas yang layak kemudian juga ada ruang khusus untuk ibu menyusui dan anggota kami juga dalam pelayanan selalu mengedepankan sikap humanis agar masyarakat merasa nyaman," ungkapnya.Kendala yang masih dihadapi dalam penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak, lanjut Sulastri, yaitu kurangnya personel penyidik. "Kadang-kadang pihak pelapor yang datang buat laporan, namun saat kita tindak lanjuti mereka sudah tidak bisa dihubungi lagi. Ini yang menghambat proses hukum yang kita tangani. Sehingga kami sangat berharap adanya kerja sama yang baik juga dari para korban. Jika sudah melapor maka harus mendukung kami juga dalam proses pengungkapan kasus yang dilaporkan," pinta Sulastri.Masyarakat, lanjut Sulastri, masih banyak yang tertutup dengan perkara tersebut. Sehingga diharapkan kepada semua pihak terkait dapat terus memberikan sosialiasi dan pemahaman bagi mereka."Jangan takut untuk lapor karena kami Polisi siap melayani. Kami juga tegaskan bahwa Restoratif Justice dalam masalah ini tidak berlaku. Harus dituntaskan melalui proses hukum pidana, sebab kearifan lokal tidak bisa dijadikan sebagai alasan ataupun solusi penyelesaian masalah ini," tegasnya.Sementara itu, Kabid PPA Kota Ambon Adriana Sakliressy, mengatakan, berdasarkan data yang diterima tahun 2022 perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat sebanyak 83 kasus."Kami juga telah bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan langkah-langkah yang kami ambil dalam pencegahan kasus ini adalah dengan bekerja sama juga dengan pihak Desa dengan membentuk kelompok pelayanan perlindungan perempuan dan anak yang ada di desa. Kami juga membuat pokja pelayanan yang khusus untuk melayani pengaduan kekerasan perempuan dan anak di desa," jelasnya.Selain melibatkan pemerintah Desa dan unsur lainnya, Adriana juga mengaku pihaknya selalu melibatkan tokoh agama dalam penanganan perkara tersebut."Kami juga selalu melibatkan tokoh agama seperti pihak majelis taklim dan pelayanan gereja untuk memberikan ceramah dan arahan terkait pencegahan dan penanganan terhadap kekerasan pada perempuan dan anak," ujarnya.Direktur Yayasan Inayana, Cerly Laisinna, mengaku di tahun 2022 pihaknya menangani sebanyak 22 kasus. "Kami juga selalu bekerjasama dengan pemerintah dan Kepolisian sebagai mitra kami. Sehingga dengan demikian apa yang kami lakukan itu menjadi representasi kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat," kata dia.Cerly juga berharap adanya perhatian Pemerintah terkait persoalan ini, khususnya ketersediaan anggaran dalam mendukung tugas-tugas kepolisian dan lembaga terkait yang menangani masalah ini."Ketika perempuan dapat terberdaya dengan baik maka anak-anak akan terlindungi," jelasnya.Ia mengungkapkan, saat ini masih banyak masyarakat yang awam terhadap mekanisme penanganan kasus pidana perempuan dan anak. "Sehingga kami berfikir kehadiran Pemerintah sangat penting untuk menjawab hal tersebut," sebutnya.Di sisi lain, Cerly juga memberikan apresiasi terhadap Polwan Polda Maluku yang dalam penanganan persoalan ini sangat cepat dan profesional. "Kami juga melihat Polwan kita di Polda Maluku saat ini dalam penanganan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat profesional dan cepat dengan sumberdaya manusia yang sangat baik sehingga kami berharap juga ada peran Pemerintah yang maksimal untuk mendukung pihak Kepolisian," harapnya"Kami selaku mitra dari kepolisian sangat berharap Polwan kita yang ada di Polda Maluku dan jajaran bisa menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Maluku khususnya generasi muda Maluku dan dengan dibantu pemerintah daerah kami yakin Polisi dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," katanya.Di tempat yang sama, Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra, mengaku, pihaknya selalu mengikuti dan memonitor setiap perkembangan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah ini."Kami mau sampaikan bahwa penyebab terjadinya masalah ini karena faktor ekonomi, kemudian juga masalah miras, dan juga adanya masalah seks bebas dan perselingkuhan. Sehingga kami berharap adanya penyuluhan hukum kepada masyarakat agar masyarakat memiliki kesadar hukum yang baik dan dengan demikian kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dicegah," harapnya.Amir berharap adanya kolaborasi semua pihak terkait persoalan ini. "Kita tau di Maluku memiliki budaya menjujung tinggi martabat dan hak perempuan sehingga dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak ini perlu kita libatkan juga para tokoh agama, tokoh masyarakat yang ada di desa-desa," pintanya.Amir Rumra mengapresiasi kinerja Polda Maluku dalam penanganan kasus ini. DPRD melihat Polda Maluku sangat cepat merespon persoalan terjadi. "Kami sangat mendukung sekali dan di ulang tahun Polwan ini kami berharap kiprah Polwan Polda Maluku lebih baik lagi dan lebih maju dengan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," harapnya. (PNO-12)
25 Agu 2023, 17:41 WIT
Dikawal Polisi Dan Tim Medis Korban Penembakan KKB Di Puncak Dipindahkan Ke RSUD Timika
Papuanewsonline.com, Mimika - Korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak dievakuasi menuju Kabupaten Mimika, Kamis (24/8/2023). Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom Ketika dikonfirmasi mengatakan, proses evakuasi menggunakan pesawat Reven Global Airtransport/PK-RVV dengan pilot Capt. Putri Ghassani. “Korban Lukman Ahmad (32) yang menderita luka akibat penembakan tersebut dievakuasi Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak ke Kabupaten Mimika pada pukul 08.20 WIT,” tuturnya.Evakuasi Korban juga turut didamping pendamping serta tenaga medis dari RSUD Ilaga, Kabupaten Puncak. “Saat ini korban telah berada di RSUD Mimika guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” tutur Kombes bennyDimana kejadian penembakan tersebut terjadi pada Rabu, 23 Agustus 2023 di Kompleks Pasar Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak. (PNO-12)
25 Agu 2023, 07:13 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru