logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Melalui Zoom Meeting. Wakapolda Papua Hadiri Acara Puncak Peringatan Harkodia 2024 Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menghadiri Kegiatan Acara Puncak Peringatan Hakordia Tahun 2024 melalui zoom meeting yang digelar di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Senin (9/12/2024).Dengan tema "Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju", acara puncak peringatan ini dibuka oleh Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango, serta Menteri koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Budi Gunawan yang mewakili Presiden RI, Prabowo Subianto.Peringatan Hakordia 2024 menghadirkan sejumlah kegiatan antikorupsi, yang tak hanya diisi oleh KPK tetapi juga kementerian, lembaga, dan instansi lainnya yang mengusung semangat yang sama yaitu semangat pemberantasan korupsi.Presiden Prabowo Subianto dalam sambutan yang dibacakan Menko Budi Gunawan menegaskan, komitmen pemerintah untuk terus memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air. Hal ini juga tertuang dalam semangat Asta Cita poin ke-7, yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba“Kita semua tahu bahwa korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang sangat menghambat pembangunan dan merusak ekonomi bangsa. Indonesia membutuhkan penguatan komitmen dari seluruh elemen bangsa untuk bersatu memberantas korupsi demi terwujudnya tujuan pembangunan nasional," jelasnya.Budi juga menyatakan, bahwa Presiden Prabowo sangat mengapresiasi KPK yang terus-menerus telah bekerja dengan keras melalui berbagai program kerjanya mulai dari upaya pencegahan hingga meningkatkan untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi."Kepada seluruh penegak hukum, tidak boleh ragu-ragu dan harus tegas di dalam pemberantas tindak pidana korupsi. Jika korupsi dapat diberantaskan maka ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih besar, karena anggaran dan investasi akan lebih efektif dalam menciptakan iklim di Indonesia dan meningkatkan keberkahan masyarakat serta para investor," ujarnya.Sementara, Ketua KPK Nawawi Pomolango juga menyampaikan dukungannya pada komitmen Presiden RI dalam pemberantasan korupsi. “Kami memahami tantangan pemberantasan korupsi di Indonesia sangat besar. Namun, kami juga percaya dengan semangat Asta Cita di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, penguatan KPK, pelaksanaan pemerintahan yang bersih, serta penegakan hukum yang independen dan berkeadilan dapat diwujudkan,” jelasnya.Ditempat terpisah, Wakapolda mengatakan partisipasi dalam acara ini diharapkan dapat mempererat kerjasama antara lembaga penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan efektif, serta mendorong terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan bebas dari korupsi.“Dengan semangat kebersamaan, mari kita jadikan momentum Hari Antikorupsi Sedunia ini sebagai tonggak perubahan mewujudkan Indonesia yang bersih, adil, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Wakapolda Papua. PNO-12 10 Des 2024, 20:42 WIT
Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri Tanam Padi Serentak, Cetak 10 Ribu Hektar Sawah Papuanewsonline.com, Blora - Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri melakukan penanaman padi serentak di Desa Kentong, Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah, Senin (9/12). Wakil Ketua Pelaksana Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri Irjen Edy Murbowo mengatakan, selain di Blora, penanaman padi juga dilakukan serentak di 26 Kabupaten dan 7 Provinsi. “Gerakan tanam padi serentak seluas 10.000 Ha di 26 Kabupaten dan 7 Provinsi. Secara luring dan daring,” kata Irjen Edy Murbowo. Acara penanaman serentak itu turut dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan forkopimda Kabupaten Blora. Ketua Gugus Tugas Ketahanan Polri Komjen Dedy Prasetyo sebelumnya menekankan bahwa apa yang dilakukan Polri sebagai bentuk aksi nyata mendukung ketahanan pangan sesuai dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dalam pelaksanaanya, Polri melibatkan peran serta masyarakat antara lain 2.874 relawan, 710 kelompok Wanita tani, dan 3.863 kelompok tani di seluruh Indonesia. Adapun penanaman bakal dilakukan di 7.471 titik. “Hasil panen akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan program makan gratis bergizi,” jelas Komjen Dedy Prasetyo. Selain menanam tanaman untuk dikonsumsi, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri juga menyiapkan pengadaan perikanan dan peternakan di lahan seluas masing-masing 148,3 hektar dan 59,9 hektar.Demi mempercepat akselerasi ketahanan pangan, Polri juga membuka rekrutmen Bintara dengan kompetensi khusus (Bakomsus) lulusan pertanian, perikanan, peternakan, gizi dan Kesehatan. PNO-12 10 Des 2024, 20:30 WIT
Mendekati Nataru, Polda Maluku Akan Bangun Pos PAM Demi Kenyamanan Masyarakat Papuanewsonline.com, Ambon - Tidak lama lagi masyarakat di Indonesia, khususnya di provinsi Maluku akan merayakan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).Untuk mengamankan perayaan tersebut, Kepolisian Daerah Maluku bersama Polres jajaran akan membangun Pos Pengamanan (PAM) di tempat-tempat keramaian masyarakat.Demikian disampaikan Kabag Dalops Polda Maluku, AKBP Legawa Utama S.IK dalam dialog terkait kesiapan Polri bersama Pemerintah Provinsi Maluku dan pihak terkait mengamankan perayaan Nataru 2024-2025.Dialog yang dilaksanakan di kantor RRI Ambon, Selasa, 10 Desember 2024, ini juga menghadirkan sejumlah narasumber. Selain Kabag Dalops Polda Maluku, juga ada Kadis Perhubungan Maluku Dr. Muhammad Malawat, dan Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Ambon, Merson Panggua."Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru kami dari Polda Maluku dan jajaran akan menempatkan personel kami di seluruh pelabuhan penyeberangan maupun bandara serta lokasi dan tempat keramaian masyarakat," kata AKBP. Legawa.Penempatan personel Polri pada Pos PAM yang akan didirikan diharapkan dapat membuat masyarakat saat beraktivitas merasa aman dan nyaman, tidak timbul kekhawatiran terkait gangguan kamtibmas. Penempatan Pos PAM di sejumlah tempat tersebut juga diharapkan dapat mengatur masyarakat agar tidak berdesak desakan saat mudik baik di pelabuhan maupun bandar udara."Untuk pelaksanaan pengamanan nanti kami Polda Maluku dan jajaran akan membangun beberapa Pos pengamanan dan Pos Pelayanan di beberapa terminal dan pusat keramaian masyarakat agar masyarakat yang akan melaksanakan mudik atau kembali dari mudik dan yang akan berbelanja bisa merasakan kenyamanan saat beraktifitas," harapnya.Polda Maluku menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik dapat memperhatikan beberapa hal. Seperti perhatikan keselamatan di jalan, dan cek kesiapan kendaraan yang digunakan. "Apabila cape (lelah) berkendara agar dapat beristirahat sejenak di Pos Pengamanan atau tempat yang bisa digunakan untuk beristirahat," ingatnya. Bagi warga yang akan mudik dan meninggalkan rumah, juga diharapkan dapat memperhatikan keamanannya. Seperti menitipkan kepada tetangga atau sanak saudara yang tidak mudik."Karena rumah yang ditinggalkan ini rawan terjadi pencurian dan juga bisa terjadi kebakaran akibat arus pendek," katanya.Kepada seluruh elemen masyarakat, Polda Maluku juga mengajak untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif."Kami juga menghimbau agar masyarakat Maluku secara umum dapat menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif agar perayaan Natal dan Tahun Baru nanti dapat berjalan dengan lancar dan aman," ajaknya.Di tempat yang sama, Kadis Perhubungan Maluku Muhammad Malawat mengaku pihaknya akan mendukung Kepolisian dalam pengamanan arus mudik jelang libur Natal dan Tahun Baru."Kami akan mendukung pihak kepolisian, dengan menempatkan personel kami di beberapa titik atau jalur rawan macet yang ada di kota Ambon," katanya.Terkait perjalanan mudik masyarakat Maluku, Malawat mengaku pihaknya akan bekerjasama dengan PELNI Ambon dan beberapa instansi terkait untuk kelancaran arus mudik."Kami akan bekerjasama agar pelayanan tiket yang mudah secara online dan juga pelayanan tiket gratis bagi masyarakat yang ada di wilayah Kota Ambon yang ingin mudik ke kampung halamannya di wilayah Maluku," ungkapnya.Dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan juga akan melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait untuk mengecek kesiapan kendaraan AKDP (Angkutan Kota Dalam Provinsi). Termasuk semua Kapal penumpang dan juga Pesawat. Ini dilakukan untuk memastikan sarana transportasi di wilayah Maluku ini dan layak digunakan untuk mudik."Kami juga menghimbau masyarakat yang akan mudik menggunakan kendaraan pribadi agar dicek kesiapan kendaraannya baik itu Ban, Wiper, Bensin, Oli, Rem serta obat-obatan yang dibutuhkan saat perjalanan. Jangan lupa istirahat tiap empat jam berkendara karena keselamatan itu penting sehingga kami berharap angkutan Natal di tahun 2024 ini dapat lebih baik lagi dari tahun sebelumnya," harapnya.pSementara itu, Merson Panggua, dari BMKG Ambon mengaku jelang Nataru, situasi dan cuaca alam di wilayah Maluku tidak menentu. Ini diakibatkan dampak siklon di wilayah Filipina."Olehnya itu jelang perayaan Natal dan Tahun Baru kami akan terus melakukan update cuaca terkini kepada masyarakat," katanya.Untuk arus mudik juga, BMKG juga akan menyediakan data cuaca baik untuk perhubungan laut maupun udara. Untuk perhubungan udara sebelum dilaksanakan penerbangan dari wilayah Maluku akan diberikan data cuaca pada jalur yang di lalui. Ini agar data yang sudah diberikan dapat menjadi pedoman jalur penerbangan. "Kami juga berharap untuk tetap berhati-hati karena kadang di perjalanan cuaca dapat berubah secara tiba-tiba namun kami akan terus memberikan data cuaca terbaru kepada penerbangan sehingga apabila ada cuaca yang mulai ekstrim agar penerbangan bisa di delay sebentar menunggu cuaca kembali stabil," katanya.Kepada masyarakat Maluku yang akan melaksanakan perjalanan mudik, BMKG berharap untuk tetap memonitor informasi cuaca terkini baik itu melalui google atau melalui aplikasi BMKG yang dapat di download sehingga bisa mengatur waktu mudik dengan tepat. PNO-12 10 Des 2024, 20:08 WIT
Polri Kawal Kunjungan Wapres RI ke Sukabumi Papuanewsonline.com, Sukabumi – Aparat Kepolisian Republik Indonesia memastikan pengamanan maksimal selama kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di Kabupaten Sukabumi. Wapres hadir di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, untuk meninjau langsung korban bencana longsor akibat curah hujan yang tinggi.Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.IK., M.Si., MM., dengan dukungan dari berbagai satuan Polri, termasuk Direktorat Lalu Lintas, Direktorat Binmas, Brimob, serta Polres Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota.Kapolda Jabar menyampaikan bahwa pengamanan ini bertujuan menjamin kelancaran rangkaian kegiatan sekaligus menjaga keamanan masyarakat di lokasi terdampak bencana. “Kami menurunkan personel gabungan untuk mengawal setiap tahapan kunjungan Wapres, mulai dari posko pengungsian hingga lokasi terdampak longsor. Situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda.Rangkaian Pengamanan Wakil Presiden tiba di posko pengungsian didampingi Kapolda Jabar dan rombongan. Personel kepolisian dikerahkan untuk mengatur jalur kedatangan dan memastikan pengamanan di area pengungsian.Aparat mengawal rombongan Wapres menuju lokasi terdampak bencana menggunakan kendaraan roda dua. Pengawalan dilakukan dengan cermat mengingat medan yang sulit akibat longsor.Selain pengawalan, kepolisian juga membantu pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi bencana untuk memastikan aksesibilitas bagi bantuan logistik dan masyarakat.Turut hadir dalam kegiatan ini Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, serta jajaran Forkopimda Jawa Barat dan Forkopimcam Cikembar.Polri berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam penanganan bencana. Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.“Polri tidak hanya mengamankan kunjungan ini, tetapi juga mendampingi warga dalam proses pemulihan pasca bencana,” tutup Kapolda Jabar. PNO-12 07 Des 2024, 19:12 WIT
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Bripka Agus Salim Bantu Petani di Lombok Timur Papuanewsonline.com, Lombok Timur - Dalam upaya mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Bagik Papan, Bripka Agus Salim, turun langsung ke sawah membantu masyarakat memanen padi di Dusun Bagik Papan Lauq, Desa Bagik Papan, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (30/11) ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung visi besar pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh dan mandiri dalam sektor pangan. Selain membantu panen, Bripka Agus juga memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat terkait pentingnya keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar."Sebagai bagian dari Polri, kami mendukung penuh Asta Cita Presiden RI, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan turun langsung ke lapangan, kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam kesejahteraan masyarakat," ujar Bripka Agus Salim.Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan pasca Pilkada serentak, meningkatkan kegiatan ronda malam guna mencegah tindak kriminal, serta waspada terhadap informasi hoaks yang dapat memecah belah. Tak lupa, ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di musim penghujan.Amaq Rahma, pemilik sawah yang dibantu panennya, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Polri di tengah masyarakat. "Kehadiran Bripka Agus sangat membantu kami. Ini menunjukkan bahwa Polri benar-benar peduli terhadap rakyat," ujarnya.Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani. "Semoga hasil panen masyarakat melimpah dan ketahanan pangan nasional semakin kuat. Bersama, kita wujudkan visi besar Presiden Prabowo untuk Indonesia yang lebih maju," tutup Bripka Agus. PNO-12 05 Des 2024, 09:10 WIT
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 151 Ribu Benih Lobster di Perairan Bintan Papuanewsonline.com, Riau - Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipidter) Bareskrim Polri bersama Kantor Wilayah Khusus Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwilsus DJBC) Kepulauan Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 151.000 benih bening lobster (BBL) di perairan Pulau Numbing, Bintan. Operasi ini merupakan bagian dari langkah tegas dalam memutus jaringan penyelundupan BBL lintas negara yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Vietnam.Berdasarkan informasi akurat dari Tim Analis Satgas BBL Dit Tipidter Bareskrim Polri, terungkap adanya rencana pengiriman BBL menggunakan kapal cepat atau "kapal hantu." Lobster-lobster tersebut sebelumnya dikemas di Jambi pada Senin, 25 November 2024, dan direncanakan untuk diselundupkan ke luar negeri melalui jalur laut.Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan melakukan patroli laut dari wilayah perairan Karimun hingga Bintan, yang sering digunakan sebagai jalur penyelundupan. Sekitar pukul 19.00 WIB, di perairan Pulau Numbing, tim mendapati sebuah kapal cepat yang membawa 28 boks styrofoam berisi BBL. Saat hendak dihentikan, kapal tersebut mencoba melarikan diri hingga terjadi tabrakan dengan kapal patroli.Empat awak kapal berhasil diamankan meski tiga di antaranya mengalami luka serius akibat benturan dan terkena baling-baling kapal. Ketiga tersangka tersebut langsung dievakuasi ke RSU Tanjung Pinang untuk perawatan medis. Sementara itu, barang bukti dan satu tersangka lainnya dibawa ke Kanwilsus DJBC Kepri.Dalam operasi ini, tim mengamankan barang bukti berupa 151.000 ekor benih lobster dengan nilai estimasi kerugian negara mencapai Rp15,1 miliar. Selain itu, turut diamankan satu unit kapal cepat bermesin 200 PK (4 mesin) dan satu unit telepon genggam.Empat tersangka yang diamankan memiliki peran berbeda:- SL: Operator mesin kapal- DK: Koordinator rute dan penunjuk arah- SY: Kapten kapal- JN: Operator mesin kapalBenih lobster yang disita telah dilepaskan kembali ke habitat aslinya di perairan Pulau Kambing, Karimun.Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa jaringan ini mengumpulkan benih lobster dari berbagai daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Lampung, dan Sumatera Barat. Setelah itu, benih-benih tersebut dikirim ke titik pengumpulan di Jambi, Sumatera Selatan, dan Riau. Untuk pengiriman ke luar negeri, pelaku menggunakan metode ship-to-ship transfer dari kapal nelayan ke kapal cepat berkecepatan tinggi.Satgas BBL Dit Tipidter Bareskrim Polri akan terus mengembangkan kasus ini dengan fokus pada identifikasi pemilik kapal, pengatur logistik, dan pemilik barang. Koordinasi dengan instansi terkait juga akan diperkuat untuk memaksimalkan penegakan hukum.Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., menegaskan, “Kami tidak akan berhenti menindak para pelaku penyelundupan yang merugikan negara. Operasi ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga sumber daya kelautan Indonesia. Sesuai arahan Presiden dan Kapolri, kami akan terus meningkatkan pengawasan agar sumber daya ini tidak jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.”Para tersangka dijerat Pasal 88 juncto Pasal 16 ayat (1) dan/atau Pasal 92 juncto Pasal 26 ayat (1) UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah melalui UU No. 45 Tahun 2009 dan UU No. 6 Tahun 2023. Ancaman hukuman maksimal adalah 8 tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar.Dalam sebulan terakhir, Satgas Ilegal Fishing Bareskrim Polri dan DJBC berhasil menggagalkan enam upaya penyelundupan BBL di Kepulauan Riau, Lampung, dan Jambi. Total barang bukti mencapai 715.000 ekor benih lobster dengan potensi kerugian negara lebih dari Rp72 miliar.“Kami akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberantas jaringan penyelundupan ini. Langkah ini bukan hanya menyelamatkan potensi kerugian negara, tetapi juga melindungi keberlanjutan ekosistem laut Indonesia,” tutup Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin. PNO-12 03 Des 2024, 19:48 WIT
Polres Jayapura Tangani Kasus Kebakaran Pasar Baru Sentani Papuanewsonline.com, Jayapura – Personel Polres Jayapura saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait laporan tentang peristiwa Kebakaran yang terjadi di Pasar Phara Sentani (Pasar Baru) Sentani, yakni Gedung Blok B dan C serta Bangunan Lapak Pedagang Bagian Belakang, Kab. Jayapura.Peristiwa ini terjadi pada Senin (02/12/2024) dini hari, dan dari peristiwa Kebakaran tersebut, Pemerintah Kab. Jayapura dan pedagang yang berjualan di Pasar Prahara Sentani mengalami kerugian materil.Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay S.I.K., menjelaskan kronologi yang telah diambil dari keterangan para saksi, Hj. IMA (58) menerangkan bahwa awal mula dirinya mengetahui kejadian kebakaran tersebut ini dari anaknya yang juga mempunyai lapak di Pasar Phara Sentani, dan menurut informasi, awal mula api berasal dari lapak bagian belakang Blok C yang kemudian merambat ke Blok B, adapun api cepat merambat dikarenakan lapak-lapak tersebut terbuat dari kayu."Lia (40) menjelaskan bahwa sekitar pukul 02.30 Wit, saat itu dirinya sedang berada dirumah, namun tiba-tiba Ia mendapatkan telpon dari keponakannya yang memberitahukan bahwa pasar Phara Sentani terbakar,” jelas Kapolres.Lebih lanjut Muh. Erdin (25) yang merupakan pedagang di lokasi kebakaran tersebut menjelaskan bahwa pada saat itu dirinya sedang tidur di lapak Pasar Phara Sentani, namun saat itu tiba-tiba ibunya membangunkannya dan memberitahukan ruko kebakaran sehingga Ia pun langsung bangun, serta melihat kebakaran yang mana kebakaran tersebut berawal dari ruko yang merupakan gudang jarang terbuka, kemudian api tersebut menyebar melalui tenda-tenda yang tergantung dan kemudian merembes ke lapak miliknya saat itu.“Milka Rante (51) yang juga merupakan pedagang di lokasi kejadian menerangkan bahwa saat itu dirinya bangun sekitar jam 02.30 Wit untuk mempersiapkan jualan kue kering, dan saat itu Ia mendengar bunyi Klutuk-Klutuk, kemudian Ia membuka pintu dan melihat bahwa api sudah menyala dari salah satu ruko jalan masuk blok B dan Blok C, setelah itu dirinya keluar dan berteriak api-api, dan bergegas untuk menyelamatkan diri” tambah Kapolres.Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, agar untuk tetap menjauh dari lokasi TKP saat ini dikarenakan masih ada sisa–sisa bara api, dan mengungkapkan bahwa untuk saat ini belum ada BB yang diamankan dari TKP tersebut, dan saat ini masih didatakan jumlah lapak jualan yang terbakar, serta terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab terjadinya kebakaran. PNO-12 03 Des 2024, 08:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT