BREAKING NEWS
Polda Papua Tegaskan Wamenpar Sudah Tinggalkan Lokasi Sebelum Terjadi Penembakan di Festival
TPNPB Kodap III Ndugama Derakma Tolak Perayaan Kemerdekaan, Klaim Bertanggung Jawab atas Penyerangan
Wamenpar Ni Luh Puspa: Festival Lembah Baliem Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya
Diduga Dua Gedung Casino di Lubuk Baja Batam Milik Akao, Berkedok Ruko di Atas Dapur MBG
Wujud Toleransi, Umat Katolik Hadir di Puncak Peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua
TPNPB Pimpinan Egianus Kogoya Mengaku Bertanggungjawab Atas Penembakan di Lokasi Festival Walesi
Seskab Teddy Tempuh 2 Jam ke Curug, Temui Anak Putus Sekolah di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8
Dari Bumi Cenderawasih, Baleg DPR Serap Aspirasi Lintas Sektor untuk RUU Masyarakat Adat
KPK Pulihkan Aset Negara Rp289 Miliar di Semester I 2026, Perkuat Efek Jera Koruptor
Jubir TPNPB Buka Suara Soal Penembakan di Pintu Masuk FBLB Wamena
Satgas Pangan Maluku Pantau Harga Bapok
Pemantauan harga bahan pokok selama bulan Ramadan 1446 Hijriyah dilakukan untuk memastikan stok tersedia.
Papuanewsonline.com - 18 Mar 2025, 10:50 WIT
Papuanewsonline.com/ Ekonomi
Papuanewsonline.com, Ambon - Satgas Pangan Maluku yang terdiri dari personel Ditreskrimsus Polda Maluku, Dinas Perindag Maluku, bersama UPTD Metrologi Legal Kota Ambon melakukan pemantauan harga bahan pokok di sejumlah distributor di kota Ambon, Senin (17/3/2025).
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H, mengatakan, pemantauan harga bahan pokok (Bapok) selama bulan Ramadan 1446 Hijriyah dilakukan untuk memastikan stok tersedia.
Pemantauan juga dilakukan untuk memastikan harga bapok stabil atau tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Tadi ada beberapa distributor yang kami pantau, diantaranya Makmur Perkasa Raya dan Distributor Dewi," kata Kombes Areis.Berdasarkan hasil koordinasi dengan para distributor, terungkap stok bapok selama Ramadan hingga berakhirnya Lebaran Idul Fitri tersedia.
"Jadi hasil koordinasi bahwa stok (bapok) untuk minggu depan sudah masuk dan akan terpenuhi sebelum Lebaran," katanya.
Para distributor juga diminta dapat membantu pemerintah untuk tidak bermain harga. Harga bapok diharapkan stabil agar tidak menyulitkan masyarakat.
"Para distributor menyampaikan mereka akan membantu untuk stok di Ambon terpenuhi sebelum Lebaran," pungkasnya. PNO-12
Komentar
Berita Lainnya