Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
Jalin Silaturahmi, Satgas Yonif 122/TS Bagikan Bingkisan Bagi Masyarakat Kampung Uskuar
Papuanewsonline.com, Keerom - Mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Pos KM 76 Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS memberikan bingkisan kepada masyarakat Kampung Uskuar, Distrik mannem, Kabupaten Keerom Kamis (13-06-2023).Danpos KM 76 Lettu Inf Rejeki Barus menuturkan bahwa berbagai cara dilakukan Satgas untuk terus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat khususnya, salah satunya melalui kegiatan memberikan sembako. Kegiatan tersebut akan tetap kami laksanakan hingga menjelang purna penugasan, karena memberikan Sembako kepada masyarakat merupakan kegiatan sosial positif yang perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS Pos KM 76 dipimpin sersan dua Heri Juanda memberikan sembako kepada masyarakat Kampung Uskuar yang bertujuan untuk mempererat hubungan persaudaraan antara TNI dengan masyarakat agar adanya keberadaan Satgas ditengah-tengah masyarakat bisa menjadi terciptanya hubungan menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG.Kesempatan tersebut salah satu masyarakat Kampung Uskuar bapak Yosep Pulanda (55) mengucapkan terimakasih kepada personel pos satgas, yang sudah banyak membantu, mengayomi dan peduli kepada kepada masyarakat.Seperti penyampaian Dansatgas Letkol Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat serta memberikan bantuan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan personel pos. (PNO-12)
13 Jun 2024, 15:31 WIT
Puslitbang Polri Evaluasi Penggunaan Fixed Phone di Polres Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura – Evaluasi Penggunaan Fixed Phone di lingkungan Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang efektif dan efisien yang berlangsung di Aula Obhe Reay May Mapolres Jayapura. Selasa, (11/06) pagi.Fixed phone sendiri merupakan jaringan komunikasi dengan menggunakan kabel, salah satu contohnya telepon rumah atau kantor yang tersedia, dikarenakan efektifasnya sudah mulai tergusur dengan adanya komunikasi dengan telpon seluler/ handphone.Tim Puslitbang Polri yang dipimpin Kombes Pol. Syahril M. Said, S.I.K dan Ketua Tim Supervisi Kombes Pol. F.X. Surya Kumara, S.H., M.H. turut hadir juga bersama Tim yakni Konsultan dari Universitas Indonesia (UI) Dr. Drs. Suryadi, M.T, yang diikuti Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.I.K., M.H diwakili Kabag Ops Kompol Septen P. Sianturi, S.Sos serta diikuti anggota Polres Jayapura.Kabag Ops Kompol Septen mengungkapkan Polres Jayapura sendiri diketahui tidak memiliki Fixed Phone, namun digantikan dengan menggunakan handphone atau telepon seluler yang lebih praktis melalui Call Center."Besar harapannya saya agar call center 110 Polri yang ada di Polres Jayapura bisa lebih dioptimalkan untuk memonitor laporan dan kegiatan di wilayah Kab. Jayapura," ujar Kompol Septen.Ketua Tim supervisi Puslitbang Polri. Dalam sambutannya, menekankan pentingnya evaluasi ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung tugas Kepolisian. Ia mengajak seluruh peserta untuk serius mengikuti kegiatan dan tidak ragu bertanya jika ada hal yang belum dipahami."Kegiatan evaluasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang efektif sesuai hasil yang kami dapat dilapangan untuk memaksimalkan penggunaan Fixed Phone dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal," ucap Kombes Pol F.X Surya Kumara, S.H., M.H.Giat pun dilanjutkan dengan Supervisi berupa diskusi antara Personel dan tim yang hadir tentang bagaimana mengevaluasi sarana komunikasi yang tepat tentang kebutuhan yang akan digunakam untuk memaksimalkan pelayanan. (PNO-12)
12 Jun 2024, 16:36 WIT
Kapolda Papua Berikan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Caravan, Sentani
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana kebakaran di Jalan Caravan Sentani, Kabupaten Jayapura pada Kamis (6/6/2024).Penyerahan bantuan dilakukan Kapolda di lokasi kebakaran Jumat (7/6/2024) didampingi Kepala BNN Papua dan Kapolres Jayapura. Adapun bantuan yang diserahkan 150 sak semen, 100 seng, dan bantuan berupa uang.Kapolda Mathius menyampaikan pihaknya merasakan apa yang dirasakan korban kebakaran kemarin seperti pada saat kebakaran rumah dinas Kapolda beberapa waktu lalu.“Pertama saya merasakan apa yang dirasakan korban senama saya pada saat rumah dinas Kapolda Papua, tapi saya sadar betul karena kejadian pada subuh jadi tidak ada yang bisa diselamatkan. Saya berharap keluarga besar korban kebakaran Mathius Payung tidak bersedih karena ini bagian yang kita amini sebagai cobaan dari Tuhan untuk mengingatkan umatnya,” ujar Kapolda.Lebih lanjut, ia berharap kepada keluarga besar Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Sentani agar mempunyai rasa empati yang sama untuk bisa membantu meringankan beban yang dirasakan keluarga besar Mathius Payung.“Saya berharap dengan bantuan yang saya berikan bisa cepat membangun rumahnya kembali, sehingga ada tempat berteduh bersama keluarga, karena tinggal di tempat orang lain itu rasanya kurang nyaman,” katanya.Irjen Fakhiri mengatakan setelah bantuan yang diserahkan tersebut ada juga bantuan lain dari keluarga besar IKT sehingga keluarga korban bisa cepat kembali ke rumahnya. “Saya berharap setelah bangun rumah ini arus listrik harus diperhatikan agar tidak terjadi korseleting lagi. Kebakaran ini tentu tidak diinginkan mereka, tetapi kalau Tuhan sudah berkehendak tak satu pun manusia bisa dibatalkan,” bebernya.Ia mengaku, rumah dinas Kapolda Papua yang terbakar sebelumnya akibat arus listrik karena rumah sudah tua, sehingga cepat terbakar. Musibah yang dialami oleh keluarga Payung ini tidak membuat rumah lain terbakar. Untuk itu, dia meminta kepada pemerintah Kabupaten Jayapura bisa melihat warganya memberikan kepedulian agar masyarakat bisa memperbaharui rumah-rumahnya. “Kalau kehadiran saya disini untuk membantu warga korban kebakaran meringankan beban keluarga Mathius Payung,” ungkap Fakiri.Sementara itu, keluarga korban kebakaran Mathius Payung menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Papua yang telah datang ke tempatnya.“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan Kapolda Papua ini sebagai bentuk empati, simpati buat kami. Tadi sudah disampaikan bahwa Kapolda juga sudah pernah merasakan apa yang kami rasakan, sehingga memiliki empati yang sangat besar dan luar biasa yang kami rasakan. Kami sudah saksikan bersama bantuan dari bapak Kapolda buat kami,” ucap Mathius Payung.Ia menyebutkan, pihaknya tidak bisa berbuat sesuatu untuk membalas kebaikan Kapolda Papua.“Kami hanya bisa berdoa dalam karir, jabatan dan dalam berbagai impian rencana kedepan dapat terwujud,” tuturnya.Mathius Payung menyampaikan dirinya juga mendapat dukungan bantuan dari masyarakat IKT, masyarakat setempat karena mereka kehilangan segalanya sehingga mereka tetap semangat kedepan dalam membangun rumahnya kembali setelah terbakar. (PNO-12)
08 Jun 2024, 14:09 WIT
Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Lakukan Pendampingan Penyaluran BPNT
Papuanewsonline.com, Jatim - Polri melalui Satgassus Pencegahan Korupsi melakukan pendampingan kepada Kementerian Sosial dalam penyaluran Bantuan Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lamongan. Hal itu juga sebagai bentuk pengawasan.Budi Agung Nugraha selaku Ketua Tim menjelaskan, hasil temuan di lapangan menunjukkan terjadi upaya penggiringan KPM untuk mengambil sembako/BPNT yang telah dipaketkan di penyedia. Padahal paket itu telah ditentukan. Tidak hanya itu, penggiringan juga menunjukkan ketidaksesuaian dengan Permensos No. 4 Tahun 2023 yang berakibat pada penidaklayakan terhadap KPM yang tidak mau mengambil paket sembako/BPNT.“Satgasus merekomendasikan agar Kemensos RI meningkatkan intensitas sosialisasi, edukasi KPM agar tidak mudah ditipu oleh oknum tidak bertanggung jawab,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (7/6/24).Menurutnya, Satgassus juga merekomendasikan evaluasi SDM yang menjadi pendamping sosial di daerah agar memastikan KPM menerima haknya. Caranya dengan mengatur regulasi dan mekanisme pengusulan Bansos Sembako/BPNT dan PKH lebih akuntabel, transparan, wajar, kebijakan dan pengendalian kebijakannya di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. “Hal ini untuk meminimalisir peluang dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab menghilangkan haknya KPM.Satgassus akan terus mendampingi Kemensos RI untuk memastikan bahwa penerima Bansos adalah orang yang berhak dan layak menerima,” ujarnya.Ditambahkan Yudi Purnomo Harahap selaku anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Mabes Polri, tim juga melakukan kegiatan monitoring pencairan dan penyaluran Bansos Sembako/BPNT dan PKH. Selain itu, sosialisasi dan edukasi KPM di Kabupaten Lamongan untuk mencegah terjadinya penipuan yang dilakukan oleh oknum dengan cara memanfaatkan program bansos.“Adapun Kabupaten Lamongan dipilih karena ditemukannya ribuan data Keluarga Penerima Manfaat yang ditidaklayakan dalam kurun waktu Juni 2023 sampai dengan Februari 2024, diduga penidaklayakan ini tanpa melalui mekanisme sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya. (PNO-12)
07 Jun 2024, 21:21 WIT
Didampingi Kapolda Papua, Wakil Presiden RI Kunjungi Pembangunan dan Pertanian di Papua Selatan
Papuanewsonline.com, Merauke – Wakil Presiden RI, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin, didampingi oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, bersama Forkopimda Provinsi Papua Selatan melakukan kunjungan kerja yang bertujuan untuk meninjau berbagai kegiatan pembangunan dan pembinaan masyarakat di wilayah tersebut pada Selasa (4/6). Kunjungan tersebut melibatkan pertemuan dengan Pj. Gubernur Papua Selatan, para Bupati, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat se-Papua Selatan, serta pencanangan pembangunan sentra sarana dan prasarana pemerintah provinsi Papua Selatan.Wakil Presiden menyampaikan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, dengan fokus pada berbagai aspek seperti pendidikan, telekomunikasi, ekonomi, pelayanan masyarakat, dan infrastruktur. Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di Papua Selatan melalui alokasi anggaran yang lebih tepat dan efektif."Setiap permasalahan di masyarakat harus menjadi tanggung jawab pemerintah baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat. Kita harus bekerja sama untuk memprioritaskan pembangunan yang diperlukan, termasuk dalam bidang pendidikan dan keagamaan," ujar Wakil Presiden.Selain itu, dalam agenda kunjungan tersebut, Wakil Presiden juga meninjau kawasan perkebunan tebu Sermayam di Kampung Ngutti Bob, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke. Ia menyoroti potensi pembangunan pertanian tebu gula di Merauke sebagai salah satu solusi untuk mengurangi impor gula Indonesia yang terus meningkat."Merauke menjadi pusat pertanian tebu gula dengan target produksi 2,6 juta ton dan produksi etanol untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri," jelas Wapres.Kunjungan kerja Wakil Presiden beserta rombongan di wilayah hukum Polda Papua berlangsung mulai tanggal 3 hingga 5 Juni 2024 di Provinsi Papua Selatan. Selanjutnya, rombongan akan melanjutkan ke Provinsi Papua Pegunungan untuk meninjau pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan dan pameran UMKM Dekranasda. (PNO-12)
05 Jun 2024, 20:46 WIT
Satgassus Polri Lakukan Pengawasan Pupuk Subsidi di Dua Kabupaten
Papuanewsonline.com, Jateng - Satgassus Pencegahan Korupsi Polri melakukan pemantauan penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 28-31 Mei 2024. Hotman selaku ketua tim menuturkan, kunjungan ke Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang untuk melihat bagaimana penebusan pupuk bersubsidi secara hybrid, yaitu gabungan penebusan dengan kartu tani dan aplikasi I-Pubers secara bersamaan. Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang, ujarnya, dipilih karena masyarakatnya sangat guyub dengan berbagai kearifan lokal.“Dengan kearifan itu diasumsikan kerumitan penebusan pupuk bersubsidi secara hybrid akan lancar di kedua kabupaten ini,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5/24).Hotman menyatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan tim, sampai saat ini serapan pupuk masih rendah, yakni sekitar 20% di kedua kabupaten tersebut. Untuk Kabupaten Gunung Kidul biasanya memang serapan akan tinggi pada Agustus atau September tiap tahunnnya.Sedangkan untuk Kabupaten Magelang, biasanya serapan hanya sekitar 70% tiap tahunnya. Oleh karenanya, Satgassus meminta kepada Kepala Dinas Pertanian untuk mencermati sampai dengan bulan September dan apabila memang tidak terserap, tetap terbuka pupuk bersubsidinya di realokasi ke kabupaten lain dalam lingkup propinsi Jawa Tengah, sehingga penggunaan pupuk bersubsidi menjadi optimum.Temuan kedua bahwa Kabupaten Magelang yang memiliki sekitar 4000 petani terdaftar di E-RDKK belum mendapatkan kartu tani, sehingga para petani ini tidak bisa menebus pupuk bersubsidinya. Untuk itu Satgassus meminta agar Kadis Pertanian Kabupaten Magelang berkoordinasi intens dengan BRI Cab Kabupaten Magelang untuk memastikan petani bisa mendapatkan kartu taninya, sehingga petani tersebut bisa menebus pupuk subsidinya.Ketiga, para petani di kedua kabupaten yang mendapatkan alokasi kecil (di bawah 1 sak/50 kg), enggan menebus pupuknya mengingat dengan kartu tani petani harus datang sendiri ke kios untuk melakukan penebusan. Untuk itu Satgassus meminta agar PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) dalam waktu tertentu, terutama saat musim tanam, memfasilitasi penebusan bersama di kantor/balai desa, sehingga petani bisa menghemat biaya dalam penebusan pupuk subsidi ini. “Alternatif yang lain, Satgassus menyarankan jika sekiranya untuk petani-petani yang alokasinya kecil agar menggunakan penebusan I-Pubers saja sehingga dapat dilakukan penebusan secara berkelompok,” ungkap dia.Tidak hanya itu, Satgassus juga menemukan masih kurang efektifnya pengawasan yang dilakukan oleh dinas perdagangan pada kedua kabupaten tersebut, terutama untuk pengawasan ketersediaan stok pupuk di kios. Hal ini terjadi karena dinas perdagangan sama sekali belum mampu secara cepat untuk mengakses informasi stok di kios. “Untuk itu Satgassus meminta agar PIHC secara online menyediakan informasi stok di kios dan dinas perdagangan dan dinas pertanian mempunyai akses atas informasi tersebut,” ujar dia.Dalam kesempatan ini, ujarnya, Satgassus memberikan apresiasi kepada PIHC yang dalam waktu tidak terlalu lama akan mengintegrasikan transaksi penebusan dengan kartu tani dan melalui aplikasi I-Pubers. Sehingga, dengan integrasi kedua metode penebusan ini, dapat dihindari kelebihan salur dan membebaskan petugas kios dari kerepotan laporan dan kontrol-kontrol yang masih manual berbasis kertas.Dalam kesempatan ini, petugas kios meminta agar pemeriksaan-pemeriksaan transaksi di kios dapat dilakukan secara digital saja, mengingat segala transaksi telah dilakukan secara elektronik dengan kartu tani atau aplikasi I-Pubers. Satgassus pun menyatakan mendukung hal tersebut mengingat hal itu akan lebih meningkatkan efisiensi dan akan sangat membantu petugas kios dalam pelaporannya.Yudi Purnomo Harahap selaku Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri menambahkan, pemantauan ini penting untuk menekan adanya penyalahgunaan maupun penyelewengan pupuk subsidi. Sebab, jika terjadi kelangkaan dapat menyebabkan terjadinya kerugian keuangan negara.“Pemantauan ini untuk memastikan petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi benar-benar mendapatkannya tepat waktu sesuai kebutuhan sehingga tidak terjadi isu kelangkaan pupuk lagi,” tutur Yudi.Herbert Nababan selku Wakil Ketua Tim menambahkan, kegiatan ini dilakukan bersama Kementerian Pertanian, Bupati Gunung Kidul, Pj Bupati Magelang, serta pihak PT Pupuk Indonesia, Distributor Pupuk, dan Kelompok Petani. Dalam pertemuan tersebut ia pun menekankan kembali agar tidak ada penyelewengan terhadap penggunaan pupuk subsidi dan memastikan distribusi harus lancar sampai ke petani yang berhak. “Selain itu Satgassus juga memonitoring tindak lanjut pemkab dalam melakukan perubahan alokasi pascapenambahan kuota pupuk subsidi dari 4,7 ton menjadi 9,5 juta ton sehingga Pemda diharapkan bekerja sama dengan segenap unsur forkompimda,” ungkapnya.Kerja sama itu, lanjutnya, untuk mensosialisasikan dan menyampaikan informasi langsung kepada para petani di wilayahnya bahwa alokasi pupuk petani bersubsidi telah bertambah. Kemudian, petani sudah bisa melakukan penebusan, sehingga penambahan alokasi pupuk yang diberikan pemerintah memberi dampak kepada petani.“Tim juga melakukan kunjungan ke Kios Pupuk untuk memastikan ketersediaan stok pupuk dan penyaluran dilakukan dengan benar sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya. (PNO-12)
31 Mei 2024, 17:56 WIT
Terima Kunjungan Kepala OJK, Kapolda: Jaga Sinergitas Demi Keamanan dan Stabilitas Ekonomi
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku yang bertempat di ruang tamu Kapolda Maluku, Kamis (30/5/2024). Kepala OJK yang datang bersilaturahmi dengan Kapolda yaitu pejabat lama yakni Roni Nazra, dan pejabat baru Muhamad Andi Yusuf. Pertemuan ini turut dihadiri Irwasda Maluku dan Kabid Keuangan Polda Maluku.Kepala OJK Maluku yang lama, Roni Nazra, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku atas waktu dan kesempatan untuk silaturahmi. Ia mengungkapkan, kedatangan pihaknya bertujuan untuk Kenal Pamit dengan Kepala OJK yang baru. Pasalnya, pada tanggal 1 Juni 2024 nanti, dirinya dipromosikan ke jabatan yang baru. "Selaku pejabat lama saya mengucapkan terima kasih atas hubungan kerjasama yang baik selama menjabat. Selanjutnya, kami mohon pamit untuk bertugas di tempat yang baru," kata Roni Nazra.Sementara itu, Muhamad Andi Yusuf, Kepala OJK Maluku yang baru, juga turut memperkenalkan diri. Ia pada kesempatan itu juga mengharapkan bimbingan dari Kapolda. "Kami selaku pejabat baru mohon bimbingan dan arahan. Harapannya, sinergitas dan hubungan baik antara OJK dan Polda Maluku akan tetap terjalin dan semakin erat dalam menjalankan tugas ke depannya," kata Andi Yusuf.Kedatangan kedua pejabat OJK tersebut disambut hangat oleh Kapolda Maluku. "Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangannya," kata Kapolda. Kapolda mengaku, koordinasi dan komunikasi antara Polda dan OJK selama ini terjalin cukup baik. Untuk kepala OJK yang lama, Kapolda menyampaikan selamat dan sukses di tempat yang baru. Sementara kepada Kepala OJK yang baru, Kapolda menyampaikan selamat datang di Maluku. Semoga ke depan hubungan kerjasama antara Polda Maluku dan OJK tetap berjalan baik. "Kami Polda Maluku siap mendukung penuh dan bekerja sama dengan semua pihak demi menjaga stabilitas keamanan di negeri Raja-raja ini," pungkasnya.Kapolda juga mengharapkan agar pertemuan ini dapat menjadi awal yang baik dalam bekerjasama ke depan. "Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polda Maluku dan OJK dalam menjaga keamanan dan stabilitas ekonomi di Maluku," harapnya. (PNO-12)
30 Mei 2024, 20:45 WIT
Polri Apresiasi Seluruh Pihak Atas Suksesnya World Water Forum di Bali
Papuanewsonline.com, Bali - Polri mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan penyelenggaraan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.Kepala Operasi Puri Agung 2024 Komjen Pol Fadil Imran mengatakan, penyelenggaraan KTT WWF di Bali berjalan aman, lancar dan sukses."Saya selaku kaops operasi puri agung 2024 mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali dan semua pihak yang terlibat dalam pengamanan sehingga pengamanan KTT World Water Forum ke-10 berjalan aman, lancar dan sukses," kata Fadil di Bali, Jumat (24/5/2024).Dalam kesempatan ini, Fadil yang juga Kabaharkam Polri meminta maaf kepada masyarakat jika selama kegiatan pengamanan ada kegiatan masyarakat yang terganggu."Namun pengamanan yang dilakukan semata-mata bertujuan agar Bali mendapatkan kepercayaan yang besar dari masyarakat dunia, membuktikan bahwa Bali menjadi destinasi wisata berkelas dunia dan tentunya mendapatkan keuntungan bagi masyarakat Bali dan Indonesia," katanya.Selain itu, Fadil berharap penyelenggaraan KTT WWF ke-10 di Bali ini dapat menghasilkan kesepakatan terbaik secara global buat kesejahteraan masyarakat dunia."Harapan kami semoga KTT World Water Forum menghasilkan keesepakatan global tentang air yang terbaik buat kesejahteraan kita bersama saat ini, ke depan dan seterusnya buat masyarakat dunia," katanya. (PNO-12)
25 Mei 2024, 18:10 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru