Papuanewsonline.com
BERITA TAG Budaya
Homepage
Polri Berhasil Meraih Dua Penghargaan Dari MURI Setelah Menanam 21 Juta Bibit Pohon
Papuanewsonline.com, Sukabumi - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menorehkan prestasi gemilang di tahun 2023. Melalui Program Polri Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dapat diraih, yakni menanam kurang lebih 21 juta bibit pohon.Dua penghargaan yang diraih Polri dari MURI yaitu, penanaman pohon secara serentak terbanyak di 34 Polda dan 510 Polres serta seluruh Polsek di Indonesia. Kedua, penanaman pohon secara serentak oleh perwakilan kepala kepolisian negara sahabat terbanyak di Labuan Bajo, NTT, yang berlangsung pada Rabu (23/8/2023) hari ini. Kedua kegiatan penanaman pohon serentak ini dipimpin langsung oleh Kapolri di Pulau Rinca.Dua penghargaan MURI diterima Kapolri yang diwakilkan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As-SDM) Irjen Pol Dedi Prasetyo di Sekolah Pembetukan Perwira (Setukpa), Sukabumi, Jawa Barat, disela-sela acara penanaman pohon. "Polri melakukan penanaman pohon secara serentak di seluruh Indonesia lebih dari 21 juta pohon. Ini telah memecahkan rekor MURI," kata perwakilan MURI, Awan Rahargo di Setukpa Polri.Awan berharap penanaman pohon yang dilakukan Polri memberikan nafas baru untuk bumi. "Perkenankan atas prestasi penanaman pohon oleh Polri, lembaga nasional pencatat rekor MURI memberikan penghargaan penanaman terbanyak serentak pada hari ini juga," ujarnya.Sementara As-SDM Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Hari Kemerdekaan RI ke-78 menjadi momentum bagi anggota Polri untuk bisa berkontribusi di tengah perubahan iklim dengan melakukan penanaman pohon. Dedi menuturkan kegiatan penanaman pohon telah dilakukan sejak 18 Agustus, 23 Agustus hingga Oktober di 34 Provinsi, 510 Polres dan 3000 Polsek.Dedi menegaskan penanaman pohon merupakan komitmen dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan seluruh komponen bangsa untuk menghijaukan Indonesia, melestarikan dan memperbaiki iklim."Indonesia merupakan paru-paru dunia, ini merupakan kewajiban anak bangsa dan memiliki tanggung jawab untuk bersama menjaga alam Indonesia. Bapak Kapolri melakukan penanaman pohon bersama 16 delegasi di Pulau Rinca yang memiliki kepedulian. Kita juga harus memiliki kepedulian yang sama," tandas Dedi.Lebih lanjut, penanaman pohon oleh perwakilan kepolisian negara sahabat yang mengikuti acara ASEAN Ministerial Meeting On Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo ini sambung Dedi, untuk menunjukkan bahwa Polri juga peduli pada isu-isu dunia, terutama pemanasan global.Menurut Dedi, dampak dari krisis iklim ini menyebabkan bencana kekeringan dan juga kebakaran hutan. Hal itu sudah terjadi di belahan dunia seperti di Hawaii dan juga beberapa daerah di Indonesia. "Sudah banyak daerah yang dilanda kekeringan dan juga kebakaran hutan. Kualitas udara kita juga sedang tidak sehat," kata Dedi mengingatkan (PNO-12)
23 Agu 2023, 19:05 WIT
Kapolda Papua Pimpin Penanaman 500 Bibit Pohon Di Kampung Yamna
Papuanewsonline.com, Sarmi – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., bersama jajaran PJU Polda Papua dan Forkopimda Kabupaten Sarmi, melaksanakan aksi penanaman bibit pohon secara serentak yang berlangsung di Wilayah Papua dan mencakup penanaman 500 bibit pohon beragam jenisnya, Rabu (23/8).Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K. memimpin acara penanaman pohon yang berlangsung di Kampung Yamna, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Pj. Bupati Sarmi Markus O. Masnembra, S.H., M.H, Plt. Sekda Kabupaten Sarmi Agus Festus Moar, S.Pd, Ketua DPRD Kabupaten Sarmi Jumriati, S.H, serta berbagai tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda Kabupaten Sarmi.Dalam sambutannya, Kapolda Papua mengungkapkan bahwa kegiatan penanaman bibit pohon ini merupakan bagian dari aksi serentak yang dilakukan di seluruh Indonesia. Di Makopolda Papua sendiri, penanaman Pohon dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua, sementara Kapolda Fakhiri bersama Forkopimda Kabupaten Sarmi melaksanakan aksi penanaman di Kampung Yamna."Kami berharap para Kapolres dapat mengambil contoh dari Kapolres Jayapura, yang mewajibkan anggotanya menanam pohon sagu bagi yang telah menikah. Langkah ini memiliki manfaat jangka panjang yang luas bagi lingkungan," ujar Kapolda.Dia juga menekankan pentingnya menjaga hutan dan lingkungan alamiah untuk dapat diwariskan kepada generasi mendatang seperti tema yang diangkat pada kegiatan ini “Polri Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini”.Dalam kesempatan ini, Kapolda menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas partisipasi semua pihak yang turut hadir dalam aksi penanaman pagi itu. Jumlah total 500 bibit pohon ditanam di Kampung Yamna, dengan rincian 200 bibit pohon mangrove, 200 bibit pohon bintanggor, dan 100 bibit pohon cemara.“Kegiatan penanaman bibit pohon ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, tetapi juga langkah nyata dalam menjaga dan melestarikan lingkungan alam serta keanekaragaman hayati di wilayah Papua,” tutupnya. (PNO-12)
23 Agu 2023, 14:22 WIT
Wakapolda Papua Ajak Semua Pihak Untuk Lestarikan Alam Sejak Dini Dengan Menanam Bibit Pohon Bersama
Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., mengikuti kegiatan penanaman bibit pohon serentak yang digelar di Seluruh Indonesia yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Rabu (23/8). Acara ini diadakan secara hybrid dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78 dengan tema "Polri Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini" di halaman Mako Polda Papua, Kampung Koya Kosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.Turut hadir dalam acara ini sejumlah tokoh, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Drs. Dwijoko Nurjayadi, M.M, dan Kepala Tata Usaha Rumah Sakit Ramela Muara Tami, Bapak Frederiks Y. Hisage, serta para PJU Polda Papua, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Yuli Ramdani Hidayat, dan seluruh personel Polda Papua.Dalam sambutannya, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., mengungkapkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghijaukan lingkungan sekaligus mendukung tema Polri dalam melestarikan alam sejak dini. Beliau menyampaikan keprihatinan terhadap perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang semakin parah, serta mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam."Kita tahu bahwa saat ini bumi semakin panas dan saya melihat di sekitar kanan kiri kita sudah mulai ditebang-tebang, karenanya mumpung kita masih diberikan nafas, mudah-mudahan apa yang kita tanam ini bisa bermanfaat bagi generasi kedepan," ujar Wakapolda.Lebih lanjut, ia menjelaskan tentang komitmen Polri dalam menjaga lingkungan dengan penanaman pohon. Dia mengingatkan bahwa setiap pejabat Polri minimal harus menanam satu pohon sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan ibadah."Kemarin juga saya perintahkan agar hari Selasa dan Jumat dilakukan penyiraman, dan jika tanaman itu mati maka harus diganti. Oleh karena itu, sering tengok-tengok dan mudah-mudahan ini bisa hijau semua," tambahnya.Dalam kegiatan ini, tercatat sekitar 40.500 bibit pohon ditanam di wilayah hukum Polda Papua, mencakup 24 jenis tanaman yang tersebar di 47 lokasi di wilayah Polres Jajaran. “Di lingkungan Polda Papua sendiri, terdapat 6.400 bibit pohon yang ditanam di 5 lokasi berbeda, seperti Mako Polda Papua, Rumkit Bhayangkara, Pos Samapta-Walikota, Venue Voli, dan Lapangan Tembak SPN Polda Papua. Berbagai jenis tanaman seperti Matoa, Mangga, Pucuk Merah, Rambutan, dan lainnya, dipilih untuk mewujudkan komitmen penghijauan dan perlindungan lingkungan yang lebih baik,” tutur Brigjen Ramdani. (PNO-12)
23 Agu 2023, 14:07 WIT
Pemkab Mappi Resmi Terima Piagam Rekor Dunia MURI di Malam Resepsi Kenegaraan
Papuanewsonline.com, MAPPI
– Malam resepsi kenegaraan dalam memperingati HUT RI ke 78 tahun 2023, Jumat
(18/8/2023). Pemerintah Kabupaten Mappi menerima piagam penghargaan Rekor
Museum Rekor Dunia Indonesia ( MURI) kategori atas terlaksananya pembentangan
Kain Merah Putih Sepanjang 5.000 meter diatas rawa. Selain itu moment sukacita HUT RI
ke 78 Pemkab Mappi juga turut memberikan reward 4 orang Pegawai Negeri Sipil
(PNS) teladan, 3 orang pegawai Kontrak Daerah (PKD) teladan dan reward kepada 2
orang sesepuh atas jasa pengabdian dan dedikasi dalam pembentukan Kabupaten
Mappi. Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar
S.STP.,M.Si dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf apabila sampai saat
ini pemerintah daerah belum memberikan pelayanan yang terbaik kepada
masyarakat. “Saya bersyukur malam ini kita
semua bisa berkumpul disini pada malam resepsi kenegaraan memperingati HUT RI
ke 78 Tahun 2023. Ini merupakan tahun
kedua saya bersama –sama masyarakat Kabupaten Mappi merayakan HUT RI. Pada moment HUT RI tahun ini kita sudah bisa melihat
perjuangan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. tanggungjawab moril
kita saat ini sebagai pejabat dan masyarakat memiliki tanggungjawab bersama
kedepan adalah mengisi pembangunan,” ungkapnya. Pj Bupati menyebutkan,tugas kami
sebagai pemerintah daerah masih banyak pelayanan dasar mulai dari pelayanan
pendidikan, pelayanan kesehatan, infrastruktur dan semua ini bisa terjalin
dengan baik apabila didukung dan dijaga oleh masyarakat. Pj Bupati menerangkan, hari ini
telah terbukti bahwa kabupaten Mappi bisa menerima Rekor Dunia MURI itu
menunjukkan bahwa kabupaten Mappi bisa. Ini semua bisa tercapai berkat dukungan
koordinasi dan kolaborasi yang baik dari semua masyarakat dan saya juga
menyampaikan terimakasih atas kerjasama dan kolaborasi yang baik bersama
bapak/ibu anggota DPRD, TNI, Polri, Sekda, asisten, staf ahli, pimpinan OPD,
tokoh Agama, tokoh adat, tokoh pemuda, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI)
Cabang Mappi, IMI Korwil Mappi, Peguyupan Otomotif Merauke dan seluruh masyarakat Kabupaten
Mappi. PJ Bupati mengatakan, untuk
menerima piagam Rekor dunia MURI diberikan kesempatan kepada bapak ketua LMA
dan didampingi oleh tokoh agama, ketua IMI korwil Mappi dan ketua RAPI cabang
Mappi untuk mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Mappi. Raihan prestasi yang
dicapai oleh pemerintah Kabupaten Mappi dan atas dukungan dari seluruh warga masyarakat. Sementara itu Direktur
Operasional MURI, Yusuf Ngadri mengatakan
pemberian Rekor Dunia MURI kepad Kabupaten Mappi karena telah sukses
melaksanakan pembentangan kain merah putih sepanjang 5.000 meter diatas rawa. “Pada malam ini kami menyarahan
piagam Rekor dunia MURI untuk kabupaten Mappi dan juga dengan piagam yang sama
kami berikan kepada pemprov Papua Selatan. Karena ini bagian dari konstribusi dan dukungan pemprov Papua Selatan kepada
Kabupaten Mappi,” ungkapnya. Dikesempatan yang sama ketua DPRD
Kabupaten Mappi, Benediktus Paliling dalam sambutannya menyampaikan terimakasih
kepada Pj Bupati Mappi atas seluruh gagasan, ide, loyalitas dan dedikasinya
dalam membangun kabupaten Mappi. “Pada malam hari ini kami
masyarakat kabupaten Mappi dari etnis Yaqhai, Wiyagar,Tamario, Awyu, Citak
Mitak dan Asmat. Kami dapat diangkat sehingga pada hari ini kami bisa menerima
piagam penghargaan Rekor Dunia MURI. Dari lubuk hati yang paling dalam tidak
ada yang bisa kami berikan kepada bapak PJ Bupati sebagai balasan terhadap ide
dan gagasan bapak Pj. Kami hanya bisa berdoa sekiranya bapak bersama ibu dan
keluarga selalu Tuhan lindungi,” ungkapnya.
Ia berharap kedepannya akan terus
dilaksanakan kegiatan –kegiatan yang positif sehingga kabupaten Mappi bisa
kembali menerima rekor yang baru lagi.
Selin itu pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah
mendukung mensukseskan pelaksanaan kegiatan –kegiatan dalam rangka menyonsong
HUT RI ke 78 di Kabupaten Mappi. (Redaksi)
19 Agu 2023, 22:11 WIT
Bikin Bangga! Siswa Siswi Di Asmat Torehkan Prestasi Pada Ajang FLS2N Tingkat Nasional
Papuanewsonline, Asmat - Belum usai Indonesia membahasa sosok Juan Paulinus Damianus Faya, Putra Asmat yang menjadi Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2023, Publik kembali dikagetkan dengan prestasi putra putri Asmat yang menorehkan kemengaan di kanca nasional dalam ajak FLS2N (festival dan Lomba Seni Siswa Nasional). Kegiatan itu diselenggarakan Oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) di Jakarta (14 – 19/ 08/ 23).Putra dan Putri kebanggaan itu adalah Helena Kamiripi, Arland Melkianus Wamrauw, Marsel Juan Chris Desnam yang merai medali emas kategori tari Kreasi penyanyi terbaik yang berasal dari SMP Negeri 2 Agats. Sedangkan untuk jenjang SD berhasil memperoleh medali perak kategori seni Tari dengan Kostum dan tatarias terbaik. Mereka adalah Rumaldus Yosep Yamu, Yerubal Putra K Ekpiwi dan Glen Steward Lubak Talaut dari SD YPPGI Agats.Keberhasilan anak anak ini tidak terlepas dari Kegigihan dan kerja keras pelatih Markus batlayeri, Kristianus Rahajaan, Triantoro Bambang Sadewo, dan Bripka Feri Yarona yang bernaung di sanggar Seni Yalmasu – Merauke. Dan juga Petrus Febrianz Ohoitimur, Satria y.j Tiwow, Antonius Amsogorom, Apolonius Rahajaan, Wulan y. A, Ros Kerengjob. Hal itu ditunjukan dengan usaha mengkolaborasi musik, busana, gerak, dan properti dengan baik.Kristianus Rahajaan, pelatih kontigen Asmat menjelaskan, seleksi tersebut dilakukan secara berjenjang, mulai dari seleksi tingkat provinsi hingga tingkat nasional.“Kami berhasil juara saat seleksi tingkat provinsi di Merauke, sehingga dilanjutkaan ke semifinal yang dilakukan secara daring mewakili provinsi Papua Selatan. Kemudian kami mengirim video untuk dinilai bersama dengan pewakilan 38 Provinsi. Puji Tuhan, kami berhasil ikut grand final dan bisa mengharumkan nama Asmat dan Papua Selatan,” tuturnya.Yang membuat kami bangga adalah, Kata Rahajaan, anak anak ini bisa bersama peserta dari provinsi lain dalam satu panggung. Bukan hanya itu, Asmat bisa menepis anggapan buruk tentang papua hari ini.Dengan penuh haru, Rahajaan pun mengungkapkan rasa terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Asmat, Dinas Pendidikan dan warga Asmat yang telah mendukung hingga dipuncak kemenangan.“Kami bersyukur karena kami sampai disini itu, tanggungjawab dan dukungan penuh dari Pemerintah kabupaten Asmat melalui dinas pendidikan, tidak ada dari tempat lain,” Pungkasnya. (PNO-12)
19 Agu 2023, 14:11 WIT
Gelar Lomba CC dan Pidato Bahasa Inggris , Dinas Pendidikan Asmat Pacu Motivasi Belajar Siswa
Papuanewsonline.com, AGATS
- Dalam tahun 2023, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat melalui Bidang Pendidikan
dasar secara berturut turut menggelar lomba cerdas cermat (LCC) dan Lomba
pidato bahasa inggris dalam memperingati Hari pendidikan nasional dan Hari
Ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Ada puluhan sekolah yang yang
berpartisipasi sebagai peserta dalam ajang ini, baik SD, SMP maupun SMA Negeri
maupun Swasta di kabupaten Asmat. Untuk lomba cerdas cermat hanya diikuti oleh
SD dan SMP. Sedangkan Lomba Pidato Bahasa Inggris diikuti oleh SMA dan SMK di
Kota Agats. Kepala bidang pendidikan dasar,
Antonius Sutiyanta mengatakan, kegitan ini dilakukan untuk memupuk dan
memotivasi siswa untuk terus mencintai ilmu pengetahuan sekaligus menimba
pengalaman dari sekolah lain. “Kita ingin meningkatkan
partisipsi siswa SMA dan SMK dalam Bahasa inggris. Karena kita tahu bahwa Asmat
merupakan daerah wisata sehingga perlu mempersiapkan siswa siswa untuk menjadi
guide. untuk cermat, kita juga ingin meningkatkan bakat dan minat siswa siswa
tingkat SD, SMP untuk mengasa, memacu, melatih sekolah yang satu dengan yang
lain untuk saling menimba ilmu dan pengalaman,” jelas Kabid Dikdas kepada
wartawan, Kamis (17/08/23). Anton mengaku kegiatan semacam
ini akan rutin dilakukan pada hari besar kenegaraan. “Kami tetap fokus pada mata
lomba, dan mungkin yang perlu ditingkatkan adalah partisipasi sekolah,”
ujarnya. Ia berharap kegiatan ini dapat
melatih siswa untuk meningkatkan kemampuannya dalam berbagai bidang ilmu
pengetahuan.
“Dengan kita memberi kesempatan
ini dapat memacu mereka untuk giat belajar. bagi yang menang jangan sombong dan
tetap renda hati. Bagi yang kalah jangan berkecil hati, itu hanya kemenangan
yang tertunda,” pungkasnya. (Petter Letsoin)
18 Agu 2023, 20:09 WIT
Bentangkan Kain Merah Putih 5.000 Meter di Atas Rawa, Pemkab Mappi Catat Rekor Dunia MURI
Papuanewsonline.com, MAPPI
– Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik
Indonesia, Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan berhasil mencatatkan rekor
pembentangan kain Merah Putih sepanjang 5.000 meter atau 5 kilometer di atas
rawa. Ini dicatatkan dalam Museum Rekor
Dunia Indonesia(MURI) sebagai pembentangan kain Merah Putih terpanjang di dunia
yang dilakukan di atas rawa tepatnya di sepanjang Kali Obaa pada Jumat
(18/8/2023). Proses pembentangan disaksikan
Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si dan Direktur
Operasional MURI, Yusuf Ngadri, Forkopimda dan diikuti ribuan warga Kabupaten
Mappi serta ASN, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat, pelajar dan
masyarakat umum. Direktur Operasional MURI, Yusuf
Ngadri mengatakan, ini merupakan kali pertama pembentangan kain Merah Putih
terpanjang yang dilakukan di atas rawa. "Kami sudah cek secara langsung
tadi dan yang kami catatkan adalah pembentangan kain Merah Putih terpanjang di
atas rawa,"ungkapnya. Ia mengatakan memang pembentangan
kain merah putih terpanjang sudah sering dilakukan di beberapa lokasi, seperti
di tebing, sawah, jalan raya, jembatan, gunung dan pantai. Tetapi untuk di rawa
baru pertama kali dan itu dilakukan oleh Kabupaten Mappi yang dijuluki Kota
Sejuta Rawa. Untuk dicatatkan dalam MURI,
dilakukan pengukuran oleh MURI mulai dari titik nol sampai titik 5 kilometer
dan dinyatakan sesuai. "Ini sebagai Rekor Dunia MURI karena di belahan
dunia lain belum pernah ada pembentangan sang saka merah putih terpanjang di
atas rawa. Kami mencatat ini sebagai rekor dunia MURI,"ungkapnya. Ia memuji prosesi pelaksanaan
pembentangan yang diikuti dengan penuh antusias dan tertib oleh masyarakat di
Kabupaten Mappi. Apalagi yang dibentangkan adalah kain Merah Putih sebagai
kebanggaan Indonesia dimana warnanya memiliki nilai filosifis. Sehingga
keterlibatan masyarakat Mappi merupakan wujud manifestasi rasa nasionalisme dan
sebagai bentuk dukungan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu menurut Yusuf, yang
terlihat adalah semangat gotong royong berkonstribusi untuk membuat sesuatu
yang luar biasa. Ia berharap seemoga ini memotivasi dan semangat untuk
membangun Kabupaten Mappi. Sementara itu Pj Bupati Mappi,
Michael R. Gomar, S.STP., M.Si menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada
panitia dan seluruh maayarakat Mappi yang telah menyukseskan pelaksanaan
kegiatan tersebut.
"Selamat dan sukses kepada
kita semua atas raihan prestasi penghargaan
REKOR MURI pembentangan kain Merah Putih sepanjang 5.000 meter di atas
rawa di pinggiran Kali Obaa," pungkasnya. (Redaksi)
18 Agu 2023, 18:42 WIT
Pj. Bupati Mappi Pimpin Pembentangan Bendera Merah Putih Sepanjang 78 Meter, Usai Upacara HUT RI
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si menjadi inspektur
upacara peringatan HUT RI ke 78 Tahun 2023 di Kabupaten Mappi Provinsi Papua
Selatan. Upacara pengibaran bendera Merah
Putih di Kabupaten Mappi berjalan dengan khidmat yang diikuti oleh ribuan orang
mulai dari ASN,TNI,Polri, Pelajar,tokoh agama, tokoh masyarakat, Organisasi
Kemasyarakatan di Kabupaten Mappi dan Peguyupan Otomotif Merauke Sejumlah hal menarik terjadi pada
saat pelaksanaan HUT ke 78 di Kabupaten Mappi mulai prosesi upacara pengibaran
sang saka merah putih hingga sejumlah atraksi yang ditampilkan oleh Pasukan
Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra). HUT RI ke 78 di Kabupaten Mappi
Pj. Bupati Mappi Michael Gomar bertindak sebagai inspektur upacara dan ketua
DPRD Kabupaten Mappi, Benediktus Paliling membacakan teks proklamasi
kemerdekaan. Dimoment yang penuh makna
tersebut Pj. Bupati usai apel upacara HUT RI langsung memimpin pengibaran
bendera merah putih sepanjang 78 meter di lapangan GOR kepi yang ikuti oleh,
ASN,TNI,Polri, Pelajar, Organisasi Kemasyarakat di Kabupaten Mappi dan
Peguyupan Otomotif Merauke. Bendera merah putih yang
membentang sepanjang 78 meter dengan lebar 10 meter tersebut dibentangkan
dengan penuh antusias oleh Pj. Bupati dan semua masyarakat Kabupaten Mappi. Berdasarkan pantuan dilokasi
upacara, suasana sukacita begitu terlihat, ketika anak-anak dan masyarakat
ramai membentangkan bendera sepanjang 78 meter kemudian dilanjutkan dengan
lomba panjat pinang disekitar lapangan upacara. Selanjutkan pada pukul 17.00 WIT,
Pj Bupati Mappi, Michael Gomar kembali bertindak sebagai inspektur upacara pada
apel penurunan bendera merah putih.
Pj Bupati Mappi, menyampaikan ucapan terimakasih
kepada Paskibra,TNI,Polri ASN, pelajar dan semua masyarakat Mappi dimana selama
pelaksanaan upacara HUT RI ke 78 di Kabupaten Mappi berjalan khidmat. (Redaksi)
17 Agu 2023, 22:47 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru