Bikin Bangga! Siswa Siswi Di Asmat Torehkan Prestasi Pada Ajang FLS2N Tingkat Nasional
Keberhasilan anak-anak ini tidak terlepas dari Kegigihan dan kerja keras dari para pelatih.
Papuanewsonline.com - 19 Agu 2023, 14:11 WIT
Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya
Papuanewsonline, Asmat - Belum usai Indonesia membahasa sosok Juan Paulinus Damianus Faya, Putra Asmat yang menjadi Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2023, Publik kembali dikagetkan dengan prestasi putra putri Asmat yang menorehkan kemengaan di kanca nasional dalam ajak FLS2N (festival dan Lomba Seni Siswa Nasional). Kegiatan itu diselenggarakan Oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) di Jakarta (14 – 19/ 08/ 23).
Putra dan Putri kebanggaan itu adalah Helena Kamiripi, Arland Melkianus Wamrauw, Marsel Juan Chris Desnam yang merai medali emas kategori tari Kreasi penyanyi terbaik yang berasal dari SMP Negeri 2 Agats. Sedangkan untuk jenjang SD berhasil memperoleh medali perak kategori seni Tari dengan Kostum dan tatarias terbaik. Mereka adalah Rumaldus Yosep Yamu, Yerubal Putra K Ekpiwi dan Glen Steward Lubak Talaut dari SD YPPGI Agats.
Keberhasilan anak anak ini tidak terlepas dari Kegigihan dan kerja keras pelatih Markus batlayeri, Kristianus Rahajaan, Triantoro Bambang Sadewo, dan Bripka Feri Yarona yang bernaung di sanggar Seni Yalmasu – Merauke. Dan juga Petrus Febrianz Ohoitimur, Satria y.j Tiwow, Antonius Amsogorom, Apolonius Rahajaan, Wulan y. A, Ros Kerengjob. Hal itu ditunjukan dengan usaha mengkolaborasi musik, busana, gerak, dan properti dengan baik.
Kristianus Rahajaan, pelatih kontigen Asmat menjelaskan, seleksi tersebut dilakukan secara berjenjang, mulai dari seleksi tingkat provinsi hingga tingkat nasional.
“Kami berhasil juara saat seleksi tingkat provinsi di Merauke, sehingga dilanjutkaan ke semifinal yang dilakukan secara daring mewakili provinsi Papua Selatan. Kemudian kami mengirim video untuk dinilai bersama dengan pewakilan 38 Provinsi. Puji Tuhan, kami berhasil ikut grand final dan bisa mengharumkan nama Asmat dan Papua Selatan,” tuturnya.
Yang membuat kami bangga adalah, Kata Rahajaan, anak anak ini bisa bersama peserta dari provinsi lain dalam satu panggung. Bukan hanya itu, Asmat bisa menepis anggapan buruk tentang papua hari ini.
Dengan penuh haru, Rahajaan pun mengungkapkan rasa terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Asmat, Dinas Pendidikan dan warga Asmat yang telah mendukung hingga dipuncak kemenangan.
“Kami bersyukur karena kami sampai disini itu, tanggungjawab dan dukungan penuh dari Pemerintah kabupaten Asmat melalui dinas pendidikan, tidak ada dari tempat lain,” Pungkasnya. (PNO-12)