Pembentukan Panitia Paskah Oikumene 2023 Di Mimika Abaikan Pemuda, Ini Kata GMKI Dan GAMKI
Papuanewsonline.com - 26 Feb 2023, 11:54 WIT
Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya
Papuanewsonline.com, Mimika- Pembentukan panitia perayaan Paskah Oikumene tahun 2023 di Kabupaten Mimika di dominasi oleh para pendeta, sedangkan Pemuda- Pemudi yang menjadi corong Gereja tidak dilibatkan, padahal pada tahun-tahun sebelumnya Pemuda Gereja selalu terdepan yang dikordinir langsung oleh GAMKI.
Mantan Sekretaris Pemuda Oikumene, Apress Noya menjelaskan bahwa tahun-tahun sebelumnya kegiatan Paskah dikoordinir langsung oleh PPO dan GAMKI bersama dengan seluruh Pemuda Gereja yang ada di Kabupaten Mimika, namun pada tahun 2023 struktur Panitia didominasi oleh para pendeta.
" Mengapa pada Paskah tahun 2023 ini pemuda Gereja tidak dilibatkan, seharusnya PGGM (Persekutuan Gereja-Gereja Mimika) jeli melihat hal ini, karena pemuda Gereja adalah motor penggerak ini yang harus dipahami secara baik," ujar Apress Noya di Timika, Sabtu (25/2/2023).
Senyor GAMKI ini meminta agar struktur komposisi dibenahi agar pemuda Gereja dilibatkan yakni, PAM GKI, PP GPI, pemuda KINGMI, Pemuda Katolik dan Pemuda Denominasi gereja lainnya di Kabupaten Mimika.
Penyesalan yang sama juga disampaikan Ketua GMKI Cabang Mimika, Richard Arthur Tutu.
" Kami kaget dengan beredarnya struktur panitia paskah tahun 2023 yang dikeluarkan oleh PGGM karena, lebih didominasi oleh pendeta-pendeta," ungkap Richard.
Lanju Richard, pada tahun-tahun sebelumnya pemuda Gereja selalu menjadi motor pengerak, dan dipercayakan dalam event dimaksud namun pada 2 tahun terakhir, pemuda Gereja disisihkan.
" Sebernarnya ada apa dengan pemuda Gereja…! Bukannya pemuda Adalah tulang punggung Gereja sebagai penerus Masa depan Gereja, kok perayaan Oikumene yang sakral seperti ini tidak melibatkan kami Pemuda dan Pemudi Gereja," kesal Richard.
Sementara itu, Pengurus GAMKI Kabupaten Mimika, Silas Wopari berharap agar PGGM kedepan lebih memberikan ruang bagi pemuda Gereja agar terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang sifatnya oikumene yang di laksanakan di kabupaten mimika..
" Ini merupakan hal yang sangat penting karena pemuda gereja harus di kasi kesempatan untuk tampil sekaligus sebagai bagian dari pelayanan bersama, karena Pemuda adalah Tulang Punggung Gereja," Pungkasnya.(Stefi)