logo-website
Senin, 10 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Wujudkan Kamtibmas Di Tanah Kenambay Umbay, Polri Dan Pemerintah Gelar Dialog Interaktif Papuanewsonline.com, Jayapura - Bertempat di stasiun RRI Papua, telah dilaksanakan kegiatan dialog interaktif dengan tema "Wujudkan Kamtibmas di Tanah Kenambay Umbay".Dalam dialog yang digelar pada, Kamis (3/8/2023) tersebut hadir sebagai narasumber PJ Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo S, STP., M.Si., dan Wakapolres Jayapura, Kompol Joni Samonsabra, SH., MH.Dalam penyampaiannya, Wakapolres Jayapura menjelaskan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Jayapura. “Pada triwulan pertama dari Januari hingga Maret, dan April hingga Juli, terdapat sekitar 243 kasus kejahatan pada triwulan kedua angka tersebut meningkat menjadi 304 kasus,” jelasnya.Dalam kasus narkotika, lanjut Wakapolres, pada triwulan pertama terdapat 11 kasus, dan pada triwulan kedua mengalami penurunan menjadi 5 kasus. “Sedangkan untuk laka lantas, pada triwulan pertama terdapat 47 kasus, dan pada triwulan kedua naik menjadi 55 kasus. Penanganannya dilakukan baik melalui proses hukum maupun penyelesaian dengan jalur kekeluargaan,” tambah Kompol Joni.Sementara itu, PJ Bupati Jayapura, menyampaikan bahwa Kabupaten Jayapura terdiri dari 19 Distrik, 139 Kampung, dan 5 kelurahan, yang sangat luas. Fokus utama adalah pelayanan dan komunikasi yang dibangun dari komunikasi tingkat daerah hingga tingkat kampung. “Kabupaten Jayapura telah melakukan kegiatan turun ke Kampung hingga berkantor di Distrik untuk mendekatkan pelayanan dan memastikan pelayanan yang diberikan dapat diawasi langsung,” kata Triwarno.Selain itu, Kabupaten Jayapura juga melakukan pertemuan melalui Program Colo Sagu, melibatkan Tokoh Masyarakat, Agama, Usaha Kecil, serta peserta Pemilu untuk menciptakan sinergitas dalam menjaga Kamtibmas. “Menjelang peringatan HUT ke-78 nanti, Kabupaten Jayapura juga melakukan rangkaian persiapan seperti hiburan dan lomba-lomba bernuansa merah putih serta memberdayakan dan meningkatkan kreativitas UMKM, serta melakukan aktivitas wisata pulang kampung dan kunjungan di kampung dan distrik untuk memastikan persiapan paskibraka dan screening berjalan lancar,” tutupnya. (PNO-12) 03 Agu 2023, 11:49 WIT
Gadik Satgas Yonif 122 Tingkatkan Motivasi Belajar Anak-Anak Di Kampung Kibay Papuanewsonline.com, Keerom - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Statis RI-PNG Yonif 122/Tombak Sakti Pos Kali Asin berikan tenaga didik (Gadik) anak-anak murid SD Inpres tepatnya Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (01/08/2023).Kegiatan tersebut bertujuan mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat perbatasan yaitu bidang pendidikan, dimana para prajurit TNI dari satuan Batalyon asal Sumatera Utara turut membantu mengajar anak-anak Sekolah Dasar (SD) Inpres Kibay, Hal tersebut disampaikan Danpos Kali Asin Letda Inf Gatot Hananto pada rilis tertulisnya. (2/8/2023)."Materi yang disampaikan juga bervariasi, namun sasaran utamanya adalah membentuk karakter, melatih kedisiplinan dan meningkatkan wawasan kebangsaan anak-anak didik,” sambungnya.Seperti penekanan Dansatgas Mayor Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat yang membutuhkan bantuan di tiap-tiap pos masing-masing.Tabitha Masbaitubum S.Pd, (54) Tahun Kepala Sekolah SD Inpres Kibay mengucapkan terima kasih atas tenaga didik yang sudah diberikan, sehingga menjadi motivasi yang tinggi bagi anak-anak SD Inpres Kibay.“Semoga pengetahuan dan wawasan yang disampaikan anggota Satgas dapat meningkatkan disiplin dan motivasi anak didik kami dalam meraih cita-citanya,” tuturnya.Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan tertib tampak antusias anak-anak mengikuti jam belajar yang diberikan oleh personil satgas, dikutip dari Penerangan Satgas Yonif 122/Tombak Sakti. (PNO-12) 02 Agu 2023, 21:18 WIT
Dari Hasil Pemeriksaan Data Kartu Keluarga, Korban Penganiayaan Di Ambon Berusia 18 tahun Papuanewsonline.com, Ambon - Penyidikan kasus penganiayaan di Talake, Kota Ambon, yang menyebabkan korban RRS meninggal dunia terus digencarkan penyidik Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, yang dibackup Polda Maluku.Berdasarkan hasil pengembangan pemeriksaan data kependudukan dari Kartu Keluarga (KK) yang diberikan orang tua, Almarhum ternyata berusia 18 tahun, bukan 15 tahun sebagaimana awal informasi yang diperoleh."Dari hasil pengembangan kasus dan alat bukti pendukung ditemukan dari data kependudukan kartu keluarga korban yang kami terima korban lahir tanggal 08 Mei 2005. Sehingga korban saat ini sudah berusia 18 tahun, 2 bulan, 22 hari," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat di Ambon, Rabu (2/8/2023).Dari bukti kependudukan yang ditemukan tersebut, yang kemudian menjadi dasar Polri tidak menerapkan Undang-Undang Perlindungan Anak, dalam penanganan kasus itu."Namun Polri akan terus mengembangkan agar bisa diterapkan pasal yang tepat dengan ancaman yang seberat-beratnya, tapi juga harus tetap sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku," ungkapnya.Kapolda Maluku, tambah Ohoirat, juga turut berduka cita atas kematian korban. Ia berharap tidak ada lagi kasus-kasus serupa di Maluku, khususnya di kota Ambon."Bapak Kapolda juga menyampaikan turut duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan berharap jangan ada lagi kekerasan yang seperti ini di masyarakat, sehingga perlu ada sangsi yang berat untuk pelaku sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.Untuk diketahui, Almarhum diketahui dianiaya oleh AT. Penganiayaan itu menyebabkan korban meninggal dunia. Pelaku AT sudah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di rumah tahanan Polresta Ambon. (PNO-12) 02 Agu 2023, 21:03 WIT
Hadiri Pergelaran Batik Nusantara, Presiden: Batik Adalah Wajah Dan Kehormatan Indonesia Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi kepada para pelaku batik di seluruh Tanah Air yang terus berkreasi menciptakan dan memproduksi serta menggunakan batik sebagai karya adiluhur bangsa Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya saat membuka Gelaran Batik Nusantara pada Rabu, 2 Agustus 2023, di Senayan Park Mall, Jakarta."Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengrajin batik, kepada desainer batik, kepada pengusaha batik, kepada para pecinta batik, para pemakai batik yang selama ini terus dan telah berkreasi menciptakan dan memproduksi dan menggunakan batik sebagai karya adiluhur bangsa kita Indonesia," ujar Presiden.Presiden menuturkan bahwa batik sangat istimewa, tidak saja karena keindahannya tetapi juga karena makna dan filosofi yang terkandung didalamnya. "Batik adalah wajah kita, batik adalah kehormatan kita," ungkap Presiden.Presiden turut menjelaskan bahwa batik juga telah menciptakan banyak lapangan kerja hingga memberikan penghasilan serta kehidupan bagi jutaan rakyat Indonesia. Bahkan, berdasarkan laporan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita nilai dan perputaran dari industri batik di Tanah Air terus meningkat."Saya melihat setelah pandemi ini insyaallah kenaikannya akan lebih tinggi lagi," tutur Presiden.Presiden pun berharap momentum kebangkitan ekonomi yang dimiliki Indonesia dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membangkitkan batik nusantara. Selain itu, perekonomian nasional juga diharapkan dapat tumbuh dengan baik di masa mendatang."Saya mengajak kepada para pengrajin, desainer, pengusaha, pecinta batik, dan seluruh masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan momentum kebangkitan ekonomi kita ini sebaik-baiknya untuk terus mengembangkan batik yang kita miliki dengan mengeksplorasi desain, motif, dan warna yang selalu ada yang baru setiap tahunnya agar batik semakin beragam dan menarik,"Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo dalam peresmian tersebut adalah Ibu Wury Ma'ruf Amin, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ibu Siti Faridah Pratikno, Ketua Pelaksana Gelar Batik Nusantara Diana Santosa, dan Ketua Yayasan Batik Indonesia Gita Pratama. (PNO-12) 02 Agu 2023, 20:29 WIT
Indonesia Kembali Membaik, Presiden Ajak Masyarakat Bersyukur Jaga Toleransi Dan Saling Menghargai Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas situasi ekonomi pascapandemi Covid-19 yang dapat terkendali dan kembali pulih. Presiden menuturkan bahwa nikmat yang patut disyukuri tersebut juga dapat tercapai berkat kerja keras dan gotong royong seluruh komponen bangsa dan lapisan masyarakat.Demikian disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan 78 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 1 Agustus 2023."Tentu saja tidak lepas dari ketangguhan, kegigihan, kesabaran, tawakal kita bersama dalam menghadapi tantangan. Dan di mana akar dari semua itu adalah kepercayaan kita kepada Allah Swt., kita berserah diri dan juga berikhtiar," ucap Kepala Negara.Kepala Negara menyebut bahwa situasi di Tanah Air yang telah kembali normal saat ini patut disyukuri karena sejumlah negara di dunia masih mengalami krisis energi dan krisis pangan."Seperti tadi yang disampaikan oleh Bapak Wakil Presiden dibarengi lagi dengan krisis energi, dibarengi lagi dengan krisis pangan di mana-mana. Karena ada tambahan lagi setelah Covid ada krisis ekonomi ditambah lagi perang di Ukraina," tuturnya.Presiden pun mengingatkan kembali bahwa pada saat pandemi Covid-19, seluruh lapisan masyarakat saling membantu dan bekerja bergotong royong bersama-sama. Presiden menyebut, hal tersebut telah dilewati dan patut disyukuri."Kita ingat saat Covid semua bekerja bergotong royong. Yang sakit ada yang dikirimi makanan, saya ingat itu. Yang sakit diisolasi tapi tetangganya mengirim buah-buahan. Inilah berkat gotong royong seluruh lapisan masyarakat, Covid bisa kita atasi," ujar Presiden.Lebih lanjut, Presiden menuturkan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk mewujudkan kehidupan beragama yang baik. Presiden pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, sikap toleransi dan saling menghargai dalam kehidupan masyarakat."Marilah kita terus merawat kerukunan kita, merawat toleransi kita, sikap saling menghormati, sikap saling menolong agar bangsa ini dapat menjadi bangsa yang bersatu, bangsa yang maju, bangsa yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur," tuturnya. (PNO-12) 02 Agu 2023, 20:10 WIT
Presiden Jokowi Zikir dan Doa Bersama Peringati HUT Ke-78 Kemerdekaan RI Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo menghadiri acara zikir dan doa kebangsaan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 1 Agustus 2023. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa zikir dan doa kebangsaan yang dilaksanakan merupakan bentuk rasa syukur atas anugerah Allah Swt., sehingga dapat terlepas dari situasi pandemi Covid-19."Alhamdulillahirabbilalamin puji dan syukur kehadirat Allah Swt., kita bisa hadir kembali di zikir dan doa kebangsaan pada malam hari ini. Sungguh tadi sudah disampaikan oleh Bapak Wakil Presiden bahwa anugerah Allah Swt. yang luar biasa bahwa kita bisa lepas dari Covid-19," ujar Presiden.Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam tausiahnya mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bersatu dan saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. "Kita mohon kepada Allah supaya diberikan inayah, inayah menghadapi tantangan yang akan datang, kuncinya adalah kita bersatu. Mari kita wujudkan sikap tawadu, saling mencintai di antara sesama kita, sikap tarahum saling menyayangi di antara kita," ucap Wapres Ma'ruf Amin.Acara zikir kebangsaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustaz Wahyu Andi Saputra. Selanjutnya, K.H. Musthofa Aqiel Siradj sebagai ketua penyelenggara menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya zikir dan doa kebangsaan dengan situasi yang lebih semarak."Kami para kiai, para pesantren dan semuanya matur nuwun, sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden yang menginstruksikan, mengagendakan zikir. Zikir merupakan rangkaian tasyakur kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 1 Agustus di Istana Negara," tuturnya.Zikir kebangsaan dipimpin oleh K.H. Munif Zuhri. Sementara Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya memimpin doa kebangsaan dengan didampingi oleh lima tokoh lintas agama.Dalam acara tersebut turut hadir Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.Selain itu tampak hadir pula Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Miftachul Akhyar, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Umum Pengurus Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.Adapun tokoh lintas agama yang hadir antara lain, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Gomar Gultom, Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Agustinus Heri Wibowo, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia Tanuwibowo, dan Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Philip K. Widjaja. (PNO-12) 02 Agu 2023, 19:44 WIT
Polres Yahukimo Lakukan Penyelidikan Terkait Kasus Penganiayaan Di Jln. Statistik Dekai Papuanewsonline.com, Jayapura - Polres Yahukimo saat ini tengah menangani kasus penganiayaan terhadap seorang warga bernama Matius Ropa hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Jln. Statistik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.Kabid Humas Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom membenarkan peristiwa tersebut saat ditemui oleh awak media, Rabu (2/8).Kabid Humas menjelaskan bahwa kejadian itu diketahui sekira pukul 11.15 WIT oleh personel melalui HT bahwa ada seorang warga yang menjadi korban penganiayaan, sehingga dengan cepat personel bergeser ke TKP.“Saat personel di perjalanan menuju TKP, kemudian mendapat informasi bahwa korban telah di bawa menuju RSUD Dekai oleh seorang saksi yakni RM (47),” ujarnya.AKBP Arief Kristanto, S.H., S.I.K., M.Si selaku Kapolres Yahukimo menambahkan bahwa pada tubuh korban ditemukan tujuh luka akibat benda tajam. Sayangnya, ketika korban tiba di rumah sakit, keadaannya sudah sangat kritis dan nyawa tidak dapat diselamatkan.“Ketika personel tiba di TKP, pelaku tidak ditemukan. Oleh karena itu, mereka sedang melakukan penelusuran dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari tahu kronologi kejadian secara lebih mendalam,” ucapnya.Dalam proses olah TKP, personel menemukan beberapa barang bukti antara lain berupa satu buah bilah parang tanpa gagang, satu buah sarung sangkur berwarna hitam, satu buah sendal merk Ando berwarna hitam hijau dengan bercak darah, satu buah batang kayu, satu lembar baju berwarna hitam dengan corak merah putih dan bercak darah, satu lembar celana panjang training berwarna hitam, serta satu lembar dalaman pria berwarna hitam.“Selanjutnya, saksi-saksi akan diperiksa untuk memberikan keterangan yang lebih jelas mengenai kejadian tersebut. Selain itu, sebuah Laporan Polisi (LP) juga telah dibuat dan dilaporkan kepada pimpinan,” terang Kapolres.AKBP Arief manyampaikan, pihaknya akan melanjutkan penyelidikan untuk mencari keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui identitas pelaku. Mereka juga akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur. PNO-11 02 Agu 2023, 19:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT