Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Polri Lakukan Olah TKP Kebakaran di Kampung Yoka
Papuanewsonline.com, Jayapura – Pada Kamis (4/7), Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah di Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Kebakaran ini diduga dilakukan oleh sekelompok massa.Olah TKP tersebut dipimpin oleh Iptu Ade Jodi Harmawan, S.T bersama tiga personel Bid Labfor Polda Papua lainnya. Iptu Ade menjelaskan bahwa kegiatan ini mencakup pengamatan umum, pemotretan dan dokumentasi, pemeriksaan tingkat kerusakan dan arah penjalaran api, serta penentuan lokasi api pertama kebakaran (LAPK). Selain itu, tim juga melakukan pencarian dan pengumpulan sampel barang bukti serta mengumpulkan data dari keterangan saksi-saksi."Dari hasil pemeriksaan olah TKP, kami dapat menyimpulkan bahwa lokasi api pertama kebakaran pada rumah pertama berasal dari ruang tamu, sedangkan pada rumah kedua berasal dari ruang keluarga," ungkap Iptu Ade Jodi Harmawan.Lebih lanjut, Iptu Ade menambahkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan abu arang yang telah diambil sebagai sampel. “Sampel tersebut akan dianalisis menggunakan Gas Chromatography Mass Spectrometer (GCMS) untuk menentukan ada tidaknya kandungan bahan bakar di lokasi api pertama kebakaran,” tambahnya.Kebakaran yang terjadi ini mengejutkan masyarakat setempat dan menimbulkan kerugian material yang signifikan. Warga Kampung Yoka berharap agar pihak berwenang dapat segera mengungkap penyebab kebakaran dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.Polri berkomitmen untuk menyelidiki kasus ini hingga tuntas dan memastikan keamanan serta ketertiban di wilayah tersebut. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang untuk mempercepat proses penyelidikan.Dengan adanya olah TKP yang mendetail dan pemeriksaan lanjutan, diharapkan penyebab kebakaran dapat segera terungkap dan langkah-langkah pencegahan dapat diambil guna mencegah insiden serupa di masa mendatang. (PNO-12)
05 Jul 2024, 19:11 WIT
Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Berbagi Kasih di Kota Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura – Ny. Juliati Sigit Prabowo, Ketua Umum Bhayangkari beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja di Kota Jayapura pada Rabu (3/7), didampingi oleh Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Eva Mathius Fakhiri. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bhayangkari dalam menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-72 tahun 2024.Di Kompleks Auri Angkasa dan Kampung Nelayan Dok VIII, Ny. Juliati Sigit Prabowo menyelenggarakan bakti sosial dengan membagikan sembako, karpet, peralatan sekolah, jala nelayan, dan coolbox. Selain itu, juga dilakukan bakti kesehatan seperti pemberian kursi roda kepada penyandang disabilitas dan sunatan massal untuk masyarakat."Dalam kesempatan ini, kami dari Pengurus Pusat Bhayangkari merasa sangat senang dapat berkunjung ke Tanah Papua untuk memberikan bantuan sosial dan kesehatan kepada masyarakat," ujar Ny. Juliati dalam sambutannya.Ketua Umum Bhayangkari juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga yang telah menyambut kunjungannya dengan antusias. "Kami memberikan sedikit bantuan ini dengan harapan dapat membantu meringankan beban dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.Komitmen Bhayangkari untuk mendukung masyarakat dan program-program kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban juga disampaikan dalam kesempatan tersebut. "Kami selalu siap membantu masyarakat dan berkolaborasi dengan kepolisian untuk memastikan kondisi yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat," papar Ny. Juliati.Masyarakat Kota Jayapura merespon positif kegiatan bakti sosial dan kesehatan yang diselenggarakan oleh Bhayangkari. Mereka mengapresiasi kehadiran dan perhatian Bhayangkari dalam meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan sosial di komunitas mereka.Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan, Bhayangkari terus menunjukkan perannya sebagai mitra dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik. Semoga kebersamaan antara Bhayangkari dan masyarakat terus terjalin kuat, untuk kebaikan bersama dan kesejahteraan yang lebih baik di masa depan. (PNO-12)
05 Jul 2024, 17:37 WIT
Tingkatkan Kepedulian Sosial, Bhayangkari Bagikan Bantuan di Papua Pegunungan
Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada Kamis (04/07) pagi. Dalam kunjungan ini, ia didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Eva Mathius Fakhiri bersama rombongan melaksanakan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan di Halaman Gereja Baptis, Walani, Distrik Wesaput.Sebanyak 2000 paket sembako, 310 paket lengkap alat sekolah, 30 paket bantuan untuk anak stunting, kacamata untuk masyarakat usia 40 tahun ke atas, serta Alkitab dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bhayangkari Peduli dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari Ke-72. Dalam kegiatan tersebut, tenaga medis seperti dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, dan tim analis turut serta memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.Pj. Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Velix Vernando Wanggai, S. IP, M. PA, menyambut langsung kedatangan Ketua Umum Bhayangkari dengan hangat. "Selamat datang di rumah kami, Wamena, Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Kedatangan ibu menjadi tambahan semangat untuk kami. Terima kasih atas pelayanan Polri di tanah kami," ucapnya.Selain itu, tokoh pemuda Gereja Baptis Walani, Sepi Wanimbo, mewakili jemaat Gereja Baptis Walani, juga menyampaikan apresiasinya. "Kami berterima kasih atas kehadiran ibu Kapolri beserta rombongan. Kami berharap agar jajaran Polri dapat lebih meningkatkan keamanan sehingga aktivitas pendidikan, pelayanan gereja, dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lancar," ungkapnya.Dalam acara tersebut, Ketua Umum Bhayangkari juga meninjau langsung prosesi adat bakar batu yang disiapkan oleh masyarakat untuk menyambut kedatangannya di Jayawijaya. Prosesi adat ini merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penyambutan hangat dari masyarakat setempat.Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat di Papua Pegunungan, tetapi juga memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat setempat. Diharapkan melalui kegiatan ini, Polri dan Bhayangkari dapat terus berkontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat di daerah-daerah terpencil. (PNO-12)
05 Jul 2024, 17:19 WIT
Diterjang Badai, Kapal KM. Artomoro 2 Tenggelam Di Perairan Timor Leste
Papuanewsonline.com, NTT – Insiden tenggelamnya Kapal KM. Artomoro 2 jenis kapal besi dengan bobot muatan 637 GT yang ditumpangi 16 kru kapal saat mengangkut bahan bangunan, pada kamis sore (30/06) kapal tersebut berlayar dari pelabuhan Flores Propinsi NTT dengan tujuan Kabupaten Bade Propinsi Papua Selatan, kapal mengalami musibah diterjang badai dan gelombang ketika berada di selat Timor antara pulau Atauro (Negara Timor Leste) dengan pulau Lirang (Negara Republik Indonesia) pada Selasa (02/07) sekitar pukul 11.00 Wita, akibat insiden tersebut kapal terbalik dan tenggelam sementara ke 16 crew kapal berupaya menyelamatkan diri.Sesuai informasi yang dihimpun diketahui para kru kapal diselamatkan oleh petugas Polisi perairan Republik Demokratic Timor Leste (RDTL), Marine Timor Leste, Imigrasi Timor Leste bersama Walikota Atauro dengan menumpang kapal patroli, sejumlah 10 ABK ditampung di Pos UPM Pulau Atauro sedangkan 5 ABK lainnya dirawat di Rumah Sakit Atauro, untuk 1 orang ABK dinyatakan hilang terbawa arus dan masih dilakukan pencarian.Dari rincian jumlah 15 crew kapal yang selamat dengan identitas antara lain : Suhardi (Nakhoda), Ahmad Taukorohman, Mahadin, La Ode Muhamad Hafis, Derek Nunumete, Muhamad Irland, David Surya Perdana, I Ketut Harmono, Nofa Triswana, Paskalis Agung Hurek Makin, Rivaldi Ega Pratama, Ujang Rizki, Thomas Adi Sastra, Muhamad Rehan Dwi Putra Arrosaq dan Melkianus M. Supit, sedangkan 1 ABK yang hilang an. Purwanto.Upaya pencarian terus dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Wetar Barat maupun aparat TNI–Polri diantaranya Plh. Camat Corneles Makati, Dan Posal BKO Pulau Lirang Lettu Ardana bersama 2 anggota, Syahbandar Pulau Lirang Jhon Lela Dara, Kapospol Pulau Lirang Bripka Oktovianus, Bhabinkamtibmas Bripda A. Malau dan Babinsa Praka Reno Kakisina dengan menyusuri pesisir pantai Desa Ustutun bersama warga namun belum membuahkan hasil.Korban Purwanto terdampar ditepi pantai dan ditemukan oleh warga nelayan asal kota Mametang Kotamadya Atauro yang baru pulang melaut sekitar pukul 03.00 Wita pada Kamis subuh (04/07/2024), berita tersebut dilaporkan ke Pos UPM Pulau Atauro dan ditangani oleh Kepolisian setempat, jenasah korban akhirnya dibawa dan disemayamkan di Rumah Sakit Atauro.Terkait hal tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Kapolsek Wetar Ipda Giovani B. M. Toffy, S.H saat dikonfirmasi mengatakan, adanya kejadian tenggelamnya kapal KM. Artomoro 2 di Selat Timor antara pulau Atauro (Negara Timor Leste) dengan pulau Lirang (Negara RI) merupakan sebuah fenomena alam yang tidak dapat dipungkiri, insiden tersebut kiranya sebagai pelajaran kepada kita untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktifitas di laut apalagi saat ini dengan kondisi cuaca laut yang ekstrim.“Informasi insiden tenggelamnya kapal KM. Artomoro 2 maupun peristiwa penemuan jenasah 1 ABK yang hilang tersebut kami dapatkan melalui koordinasi dengan Plh. Camat Wetar Barat Corneles Makati maupun pihak terkait lainnya, sebagai anggota Polri kami berkewajiban mengupayakan pencarian terhadap korban di pesisir pantai pada wilayah hukum kami namun korban berhasil ditemukan oleh warga Negara Timor Leste (RDTL) di pesisir pantai pulau Aturo. “ ujar Kapolsek Menurutnya, insiden tersebut dapat terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain keadaan cuaca dilaut yang ekstrim/buruk dimana dipengaruhi oleh tingginya gelombang dan bertiup angin yang kencang, sementara itu kecelakaan laut diduga dapat dipicu karena adanya Over Capacity (Kelebihan muatan) sehingga menyulitkan kapal untuk melakukan manuver guna menghindar dari hantaman gelombang.“Sesuai hasil koordinasi kami dengan Plh. Camat Wetar Barat Corneles Makati diketahui bahwa pada pukul 09.00 Wita jenasah korban Purwanto dan 15 ABK lainnya akan di evakuasi oleh aparat Kepolisian Timor Leste dari pulau Atauro menuju ke Kedutaan Besar RI di Dili Timor Leste dengan menggunakan Kapal Cepat. “ tutup Kapolsek. (PNO-12)
05 Jul 2024, 13:55 WIT
Pencarian Hari Ketiga Korban Hilang, Dipimpin Kasat Pol Air Polres Buru
Papuanewsonline.com, Buru - Kasat Pol Air Polres Buru AKP Abdulrahman Sambas Pimpin Operasi pencarian Revan Wali, yang hilang di Sungai Waeapo pada hari Kamis, tanggal 4 Juli 2024, memasuki hari ketiga.Revan Wali, pelajar SMP berusia 13 tahun, dilaporkan hilang saat ia dan teman-temannya beraktivitas di sungai tersebut. Menurut keterangan Randi Rumbia, saksi mata kejadian, seekor buaya muncul dan menyerang Revan tidak lama setelah mereka mulai turun mandi di sungai.Pada hari ke-3 ini Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, diantaranya Personil Polsek Waeapo, Sat Pol Air Polres Buru, Basarnas, BPBD, dan masyarakat setempat, dengan jumlah personil gabungan mencapai lebih dari 70 orang. Pencarian dimulai dari Muara Sungai Waeapo di Desa Kaki Air, Kecamatan Kayeli, berlanjut ke Dusun Baman, Desa Ohilahin, Kecamatan Lolongguba namun karena Kondisi cuaca yang buruk, dengan hujan lebat dan banjir besar, menghambat operasi pencarian hari ke-3 ini.Meski menggunakan speed boat dan longboat, tim pencari mengalami kesulitan menjangkau lokasi tertentu karena arus sungai yang kencang dan adanya pohon-pohon yang turut hanyut terbawa arus sungai.Upaya pencarian intensif dari pagi hingga sore hari belum membuahkan hasil, korban Revan Wali belum juga ditemukan dan untuk mengantisipasi terjadinya bencana lainnya akibat keadaan Cuaca Ekstrim, Tim telah melakukan himbauan kepada warga setempat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan potensi banjir yang lebih besar.Karena kondisi alam yang tidak menunjang maka Operasi pencarian hari ke-3 dihentikan dan akan dilanjutkan lagi pada esok hari dengan harapan kondisi cuaca yang lebih baik.Pencarian di Sungai Waeapo merupakan tugas yang menantang mengingat variasi kedalaman dan keberadaan satwa liar seperti buaya.Sarana prasarana yang digunakan untuk menunjang proses pencarian diantaranya speed boat C3, long boat milik warga, mobil operasional Sat Polairud dan Basarnas serta 10 buah life jacket untuk keamanan personil pencari.Kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi dan banjir di Sungai Waeapo mengakibatkan luapan air hingga ke pemukiman warga. Kendala teknis seperti arus sungai yang kencang dan banyaknya rintangan berupa pohon hanyut, membuat area pencarian menjadi lebih sulit dijangkau. Keadaan ini menuntut kesiapsiagaan dan kehati-hatian ekstra dari tim pencari dan masyarakat setempat. (PNO-12)
05 Jul 2024, 13:47 WIT
Pangdam Tanjungpura Terima Kunjungan Tenaga Ahli Utama KSP
Papuanewsonline.com, Kubu Raya - Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., menerima kunjungan Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Kepresidenen (KSP). Bertempat di Lobby Kehormatan, Gedung A Makodam XII/Tpr.Pangdam didampingi Kasdam XII/Tpr, Irdam XII/Tpr, Kapoksahli Pangdam XII/Tpr, para Asisten Kasdam XII/Tpr dan Kapendam XII/Tpr. Sedangkan Tenaga Ahli Utama Kedeputian V hadir diantaranya Mufti Makaarim, Ade Irfan Pulungan, Hilmi Kartasasmita dan Rosechand Guilaume. Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Ade Rizal Muharram mengatakan, kunjungan Tenaga Ahli Utama Kedeputian V di Makodam XII/Tpr kali ini adalah dalam rangka silaturahmi serta kajian Wilayah perbatasan Negara."Kedatangan Tenaga Ahli Utama KSP selain silaturahmi juga untuk diskusi dan mengumpulkan data terkait politik, hukum, pertahanan, keamanan, dan hak asasi manusia di wilayah Kodam XII/Tpr," kata Kolonel Inf Ade Rizal Muharram. (PNO-12)
05 Jul 2024, 13:39 WIT
Rayakan Hut Bhayangkara Ke-78, Polres SBB Gelar Lomba Karaoke
Papuanewsonline.com, Seram Bagian Barat - Syukuran HUT Bhayangkara ke 78 Polres Seram Bagian Barat pada hari Selasa 2 Juli 2024, benar-benar merangkul potensi lokal yang ada. Para tamu undangan disuguhkan penampilan juara lomba karaoke yang diselenggarakan Polres Seram Bagian Barat pada hari Jumat 28 Juni 2024 yang lalu. Justin Hetario sang juara membawakan lagu soundtrack film The Greatest Showman yang berjudul Never Enough dan mendapatkan tepuk tangan meriah dari para tamu undangan. Putra asli daerah SBB tersebut tampil total dengan dukungan tata pencahayaan dan efek visual layaknya sedang menyelenggarakan konser.Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK yang menginisiasi syukuran HUT Bhayangkara dan lomba karaoke menyampaikan bahwa bumi Saka Mese Nusa punya potensi sumber daya manusia yang luar biasa “Banyak bakat-bakat penyanyi, pemusik, paduan suara, penari yang membutuhkan kesempatan untuk berkarya. Disinilah Polres SBB memberikan dukungan dengan memberikan panggung kepada mereka untuk dapat tampil dihadapan bapak penjabat bupati, dandim, kajari, para OPD serta tamu undangan yang lain. Mudah-mudahan setelah ini mereka bisa mendapatkan lebih banyak dukungan dan kesempatan untuk berkarya” ujarnya. Syukuran yang berlangsung di aula lantai 3 kantor bupati SBB ini juga dimeriahkan dengan tarian pahlawan Christina Martha Tiahahu, dan lagu-lagu kebangsaan dengan iringan Chef Robert Band.Dalam kata sambutannya Pj. Bupati SBB, Dr. Achmad Jais Ely menyampaikan bahwa sesuai dengan tema HUT Bhayangkara, “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas", Kapolres SBB berpikir out of the box.“Beliau berinovasi sambil melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai penjaga keamanan ketertiban di tanah Saka Mese Nusa ini” katanya. Lebih lanjut Pj Bupati menitipkan pesan kepada kepala dinas pariwisata yang turut hadir agar para pemenang lomba karaoke, pengisi acara maupun bakat-bakat lain menjadi binaan pemda bersama dengan Polres SBB. “Dan pada saat ini dengan bangga saya sampaikan bahwa Bapak Kapolres adalah agent of innovation” katanyaDi antara tamu undangan yang hadir terlihat Pj. Bupati SBB, Dr. Achmad Jais Ely, Sekda Laverne A. Tuasuun, Dandim 1513/SBB, Letkol Inf. Rudolf G. Paulus, Kepala Kejari SBB, Wakapolres Kompol La Udin Taher, para PJU Polres SBB, Pimpinan OPD, para camat, kepala desa, pemimpin agama dan tokoh masyarakat (PNO-12)
04 Jul 2024, 15:29 WIT
Akibat Provokasi PT SIM Tutup, Masyarakat dan Karyawan Lokal Kena Dampak
Papuanewsonline.com, Seram Bagian Barat - Permasalahan antara PT Spice Islands Maluku (SIM) dengan masyarakat Pelita di Kawa, juga di Desa Nuruwe dan Desa Waesamu, tak kunjung tuntas. Akibatnya, PT SIM menyatakan diri tutup terhitung tanggal 1 Juli 2024 karena belum ada kepastian tentang kegiatan operasional di lapangan, sementara PT SIM sudah mendapatkan semua perijinan dari pemerintah dan instansi yang berwenang dan juga sudah melaksanakan kewajibannya untuk pemda dan masyarakat yang dilibatkan bekerja untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.Penutupan Perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, khususnya budidaya pisang abaka ini telah resmi diberitahukan kepada Penjabat Bupati Seram Bagian Barat, Dr. Achmad Jais Ely melalui surat Pemberitahuan Penutupan dan atau Penghentian Kegiatan secara menyeluruh PT Spice Islands Maluku dengan nomor 084/Spin_Legawl/2024 tanggal 27 Juni 2024.Pasca ditutupnya PT SIM sebanyak 520 orang karyawan yang merupakan anak asli Seram terpaksa dirumahkan atau kehilangan pekerjaan. Tak hanya itu, program CSR seperti beasiswa pendidikan hingga di tingkat perguruan tinggi di Jakarta, tidak dilanjutkan dan itu sangat disayangkan serta merugikan masyarakat yang dilibatkan dalam usaha yang mengangkat kesejahteraan untuk masyarakat.Dampak lainnya yang dirasakan akibat penutupan perusahaan adalah biaya hidup para karyawan. Pinjaman bank, biaya sekolah dan kebutuhan keluarga terhenti.Terkait persoalan laporan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan karyawan PT SIM pada 20 Oktober 2023 lalu, pihak keluarga korban telah melakukan pencabutan perkara pada 27 Juni 2024 dan sudah diselesaiakn dengan baik , tetapi malah masih ada orang dan kelompok yang terus memprovokasi untuk mengganggu operasional usaha PT SIM dan masyarakat setempat.Mereka yang mencabut perkara yaitu La Ahmad, ayah kandung Almarhum La Riswandi selaku korban dari terlapor Romi Nelson Benjamin Manuputty, karyawan PT SIM. Kemudian La Basar dan Ode Alfi selaku korban penganiayaan dari Wawan Ely, karyawan PT SIM.La Randi, adik kandung Almarhum La Riswandi, korban penganiayaan mengaku tidak lagi mempermasalahkan atau melanjutkan perkara tersebut. "Kami telah membuat surat pencabutan perkara ke pihak Kepolisan (Polres SBB) karena kami telah melakukan perdamaian secara kekeluargaan dengan pelaku, dan saat ini kami telah menerima bantuan dari PT SIM," kata La Randi yang didampingi ayahnya La Amat.Bahkan, Ia mengaku pihaknya tidak pernah memberi kuasa kepada siapapun dalam proses perkara ini. "Kami mohon kepada masyarakat agar memahami dan memaklumi serta tidak mempermasalahkan permasalahan karena kami keluarga telah mengiklaskan kepergian Almarhum sebagai satu ujian dari Tuhan Yang Maha Kuasa," jelasnya.Terpisah, Ketua Saniri Negeri Lohiatala, Yandro Somae, menyampaikan dukungannya atas kehadiran PT SIM di SBB yang beroperasi di Desa Lohiatala, Desa Nuruwe, Desa Hatusua dan Desa Kawa."Harapan kami dengan adanya kehadiran Perusahan pisang abaka dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga masyarakat bisa beroperasi dalam pekerjaan di perusahan tersebut," ungkapnya.Ketua Saniri sangat berharap adanya perhatian khusus dari Pemkab SBB dan para pemangku kepentingan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dengan PT SIM. Menurutnya, kehadiran PT SIM dapat mengurangi tingkat kriminal, kemiskinan dan juga penganguran di Kabupaten SBB dan beberapa desa yang terdampak."Kami berharap semoga PT SIM dapat beroperasi sehingga ekonomi masyarakat bisa stabil dan bisa bekerja kembali," harapnya.Senada dengan Ketua Saniri Negeri Lohiatala, Pejabat Negeri Kawa, Ril Ely, juga menyampaikan dukungannya atas kembali beroperasinya PT SIM Abaka. Kehadiran perusahaan, kata Ril Ely, untuk menciptakan dan membuka lapangan pekerjaan di desa Kawa dan pada umumnya di SBB. Termasuk meliputi Desa Nuruwe, Desa Lohiatala."Karena dengan adanya PT SIM Abaka angka pengangguran di bumi Saka Mese Nusa ini sangat berkurang, karena ada oknum-oknum yang tidak bertangung jawab dan sengaja membuat permasalahan sengketa lahan maka PT SIM Abaka menghentikan operasi dan membuat angka pengangguran akan bertambah di negeri Kawa pada umumnya di SBB," ungkapnya.Dengan bertambahnya angka pengangguran, masyarakat juga semakin susah, "dan saya selaku pemerintah negeri Kawa sekali lagi mengatakan saya sangat mendukung untuk PT SIM Abaka beropersai lagi di Desa Kawa," pungkasnya.Para ketua Saniri tersebut sangat menyayangkan adanya perorangan yang memprovokasi dan mengatasnamakan masyarakat tanpa adanya koordinasi dengan para saniri dan berharap agar aparat penegak hukum memprosesnya secara hukum. (PNO-12)
04 Jul 2024, 15:20 WIT
Kapolda Papua Hadiri Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan Di Kabupaten Sentani
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., turut hadir dalam kegiatan Ibadah Syukur dalam rangka HUT Ke-2 Tahun Papua Rumah Doa Segala Bangsa, Rabu (03/07).Kegiatan Ibadah Syukur ini berlangsung di Stakin, Jl. Raya Kemiri Gg STAKIN Polomo, Hinekombe, Kec. Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, dan turut dihadiri oleh Pj. Walikota Jayapura, Christian Sohilait, ST., M.Si, Ketua FKUB Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk, M. Th, Uskup Jayapura, Mgr. Dr. Yanuarius Teofilus Matopai You, serta Para Jemaat yang hadir dalam kegiatan Ibadah Syukur tersebut.Pada sambutannnya Asisten Bidang Pemerintahan Provinsi Papua, Yohanes Walilo, S.Sos., M.Si., yang mengatakan, hari ini seperti yang kita saksikan di rumah doa ini, kita bersama Pendeta dalam rangka HUT ke 2 tahun, dan dalam kesempatan ini saya ingin sampaikan bahwa dalam momentum yang kita perjuangkan demi keadilan dan keamanan antara semua warga terkhusus di Provinsi Papua.“Apresiasi yang tinggi kepada pendeta dan semua tim yang mempunyai inisiatif untuk membangun rumah doa ini yang mana sekarang sudah 2 tahun, dan kami berharap selalu ada untuk semua jemaat demi membangun relasi kepada seluruh umat,”sambut Yohanes Marino.Di waktu yang sama Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya sangat bangga yang mana ada sebuah catatan dari Pendeta bahwa pada tahun 70an sudah mulai melakukan inisiasi untuk membangun rumah doa ini.”Sesuai dengan tujuan rumah doa ini untuk kedamaian kerukunan antar umat, bangsa, ras dan agama, saya yakin ini dilakukan dengan tulus, dan semoga dengan dibangunnya Rumah Doa ini bisa menjadi berkah buat kita semua,”ucapnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa perbedaan bukanlah permasalahan, harapan saya agar terus melakukan kontribusi dalam membangun kesatuan antar tokoh agama demi mewujudkan perdamaian di tanah Papua.“Mulai dari PON, Covid, dan Pemilu, dan itu semua pasti ada campur tangan Tuhan melalui kerja sama antara Polda Papua bersama FKUB yang selalu berdoa dan bekerja untuk kebaikan tanah Papua,”ujar Kapolda Papua.Dan diakhir sambutannya Kapolda Papua mengucapkan terimakasih karena selama ini telah mendukung kami melalui doa sehingga Polri dapat bekerja atas kuasa Tuhan dengan baik.“Yang mana dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif, saya mengajak seluruh umat beragama untuk saling bergandeng tangan untuk mensukseskan Pemilukada yang akan datang nantinya,”tutup Kapolda. (PNO-12)
04 Jul 2024, 15:02 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru