Gedung Rp118 Juta di Nawaripi Nyaris Jadi, Bukti Membangun dari Kampung ke Kota
Pembangunan Gedung Serbaguna Kampung Nawaripi menggunakan Dana Desa 2026 dan dipersiapkan untuk mendukung aktivitas serta pelayanan masyarakat.
Papuanewsonline.com - 13 Agu 2026, 12:06 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Mimika — Pembangunan Gedung Serbaguna Kampung Nawaripi, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kini hampir rampung. Proyek yang dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026 tersebut menelan anggaran sebesar Rp118.067.462.
Pembangunan gedung tersebut menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kampung Nawaripi dalam memperkuat fasilitas penunjang kegiatan masyarakat sekaligus meningkatkan pelayanan pemerintahan di tingkat kampung.
Kehadiran gedung serbaguna ini juga disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kampung dalam mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika melalui semangat “Membangun dari Kampung ke Kota”.
Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada penyelesaian bangunan secara fisik. Menurutnya, setiap pembangunan harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur di Kampung Nawaripi merupakan bagian dari sistem dan program kerja kampung sebagai perwujudan dukungan terhadap visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Kami berupaya agar pembangunan ini dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Norman, Selasa (12/8/2026).
Ia menilai keberadaan fasilitas tersebut nantinya dapat menunjang berbagai kebutuhan warga. Gedung serbaguna diproyeksikan menjadi ruang yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat maupun mendukung pelayanan pemerintahan kampung.
Norman juga mengajak masyarakat ikut terlibat dalam mengawasi proses pembangunan. Partisipasi warga dinilai penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah ditetapkan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kampung Nawaripi untuk bersama-sama mendukung dan menjaga proses pembangunan. Mari kita kawal bersama agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus kita tingkatkan,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat juga merupakan bagian dari upaya menciptakan tata kelola pembangunan kampung yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pengelolaan pembangunan tersebut diarahkan untuk tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan anggaran kampung.
Dengan hampir selesainya pembangunan, Gedung Serbaguna Kampung Nawaripi diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan warga dan pelayanan pemerintahan kampung.
Pemerintah Kampung Nawaripi berharap fasilitas tersebut tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan dari tingkat kampung.
Editor: OF