Prabowo Terima Wamen Perang AS Elbridge Colby Di Istana Merdeka
Pertemuan di Jakarta membahas penguatan kerja sama pertahanan, keamanan kawasan, stabilitas Indo-Pasifik, hingga hubungan ekonomi kedua negara.
Papuanewsonline.com - 13 Agu 2026, 08:37 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Menteri Perang Amerika Serikat untuk Urusan Kebijakan, Elbridge Colby, bersama delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat. Kedua pihak membahas sejumlah langkah untuk memperkuat hubungan bilateral serta kemitraan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Presiden Prabowo menyambut langsung kedatangan Colby di Istana Merdeka. Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk bertukar pandangan mengenai berbagai isu strategis.
Pembahasan mencakup peningkatan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan. Selain itu, kedua pihak turut membicarakan stabilitas kawasan Indo-Pasifik serta berbagai kepentingan bersama yang berkaitan dengan hubungan kedua negara.
Aspek ekonomi dan geopolitik juga menjadi bagian dari pembicaraan. Kerja sama yang saling menguntungkan dinilai penting untuk terus memperkuat hubungan Indonesia dan Amerika Serikat di tengah perkembangan situasi global.
Usai pertemuan, Elbridge Colby menyampaikan apresiasinya karena dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Ia menyebut pembicaraan yang berlangsung antara dirinya dan Presiden Prabowo berjalan secara terbuka dan produktif.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Diskusi kami sangat produktif dan terbuka,” ujar Colby kepada awak media setelah pertemuan.
Colby juga menyampaikan optimisme pemerintah Amerika Serikat untuk terus meningkatkan hubungan dengan Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki posisi penting sebagai salah satu mitra strategis Amerika Serikat di kawasan.
Ia menegaskan bahwa hubungan kedua negara perlu dibangun berdasarkan prinsip saling menghormati, penghormatan terhadap kedaulatan, serta kepentingan bersama.
“Pemerintah Amerika Serikat optimistis untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia yang berlandaskan pada prinsip saling menghormati, kedaulatan, dan kepentingan bersama,” kata Colby.
Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat sendiri telah berlangsung selama lebih dari tujuh dekade. Dalam perkembangannya, hubungan tersebut terus diperluas hingga menjadi kemitraan strategis komprehensif yang mencakup berbagai sektor.
Pertemuan di Istana Merdeka tersebut menjadi salah satu momentum untuk mempererat komunikasi dan kerja sama kedua negara. Penguatan hubungan dinilai penting dalam menghadapi dinamika keamanan dan geopolitik di kawasan Indo-Pasifik.
Menutup keterangannya, Colby menyampaikan penghargaan atas kesempatan kembali berkunjung ke Indonesia. Ia berharap hubungan persahabatan antara Jakarta dan Washington dapat semakin kuat pada masa mendatang.
“Saya merasa terhormat dapat berkunjung ke Indonesia, negara yang indah dengan peran penting di dunia. Kami berharap hubungan Indonesia dan Amerika Serikat semakin erat ke depannya,” tutup Colby.
Editor: OF