logo-website
Jumat, 03 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polres Jayapura Tangani Kasus Kebakaran Pasar Baru Sentani Papuanewsonline.com, Jayapura – Personel Polres Jayapura saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait laporan tentang peristiwa Kebakaran yang terjadi di Pasar Phara Sentani (Pasar Baru) Sentani, yakni Gedung Blok B dan C serta Bangunan Lapak Pedagang Bagian Belakang, Kab. Jayapura.Peristiwa ini terjadi pada Senin (02/12/2024) dini hari, dan dari peristiwa Kebakaran tersebut, Pemerintah Kab. Jayapura dan pedagang yang berjualan di Pasar Prahara Sentani mengalami kerugian materil.Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay S.I.K., menjelaskan kronologi yang telah diambil dari keterangan para saksi, Hj. IMA (58) menerangkan bahwa awal mula dirinya mengetahui kejadian kebakaran tersebut ini dari anaknya yang juga mempunyai lapak di Pasar Phara Sentani, dan menurut informasi, awal mula api berasal dari lapak bagian belakang Blok C yang kemudian merambat ke Blok B, adapun api cepat merambat dikarenakan lapak-lapak tersebut terbuat dari kayu."Lia (40) menjelaskan bahwa sekitar pukul 02.30 Wit, saat itu dirinya sedang berada dirumah, namun tiba-tiba Ia mendapatkan telpon dari keponakannya yang memberitahukan bahwa pasar Phara Sentani terbakar,” jelas Kapolres.Lebih lanjut Muh. Erdin (25) yang merupakan pedagang di lokasi kebakaran tersebut menjelaskan bahwa pada saat itu dirinya sedang tidur di lapak Pasar Phara Sentani, namun saat itu tiba-tiba ibunya membangunkannya dan memberitahukan ruko kebakaran sehingga Ia pun langsung bangun, serta melihat kebakaran yang mana kebakaran tersebut berawal dari ruko yang merupakan gudang jarang terbuka, kemudian api tersebut menyebar melalui tenda-tenda yang tergantung dan kemudian merembes ke lapak miliknya saat itu.“Milka Rante (51) yang juga merupakan pedagang di lokasi kejadian menerangkan bahwa saat itu dirinya bangun sekitar jam 02.30 Wit untuk mempersiapkan jualan kue kering, dan saat itu Ia mendengar bunyi Klutuk-Klutuk, kemudian Ia membuka pintu dan melihat bahwa api sudah menyala dari salah satu ruko jalan masuk blok B dan Blok C, setelah itu dirinya keluar dan berteriak api-api, dan bergegas untuk menyelamatkan diri” tambah Kapolres.Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, agar untuk tetap menjauh dari lokasi TKP saat ini dikarenakan masih ada sisa–sisa bara api, dan mengungkapkan bahwa untuk saat ini belum ada BB yang diamankan dari TKP tersebut, dan saat ini masih didatakan jumlah lapak jualan yang terbakar, serta terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab terjadinya kebakaran. PNO-12 03 Des 2024, 08:03 WIT
Kapolres Buru dan dandim 1506 Bubarkan Masa Dengan Humanis Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru Akbp Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M. dan Dandim 1506 Namlea Letkol Inf.Mohamad Tamami S.sos mengambil langkah tegas namun tetap humanis dalam membubarkan massa saat berlangsungnya rapat rekapitulasi suara di PPK Kecamatan Waelata. Pendekatan humanis ini menunjukkan komitmen aparat keamanan untuk menjaga ketertiban tanpa menimbulkan konflik atau kekerasan.Tindakan tersebut biasanya dilakukan untuk memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan tertib, terutama di tengah situasi yang berpotensi memanas. Pendekatan humanis juga mencerminkan kepedulian aparat terhadap hak-hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam batas-batas yang tidak mengganggu kepentingan umum.Konsentrasi massa di PPK Kecamatan Waelata yang berawal dari desakan pendukung salah satu pasangan calon (paslon) untuk membuka kotak suara TPS 17 mencerminkan dinamika yang sering terjadi dalam proses rekapitulasi suara. Situasi ini kemungkinan dipicu oleh ketidakpuasan atau kecurigaan terhadap hasil penghitungan suara di TPS tersebut.Desakan seperti ini biasanya muncul karena adanya dugaan ketidaksesuaian data, kekeliruan administrasi, atau upaya untuk memastikan transparansi proses pemilu. Namun, upaya semacam ini sering kali menimbulkan tensi yang dapat berkembang menjadi kerumunan massa.Tindakan Kapolres Buru Akbp Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M. dan Dandim 1506 Namlea Letkol Inf.Mohamad Tamami S.sos yang membubarkan massa secara humanis menunjukkan pendekatan profesional dalam menangani situasi ini, mengutamakan penyelesaian damai tanpa kekerasan. Membuka kotak suara hanya dapat dilakukan berdasarkan aturan yang telah ditetapkan, seperti melalui keputusan resmi KPU atau Panwaslu, untuk memastikan keabsahan proses pemilu tetap terjaga. PNO-12 02 Des 2024, 19:03 WIT
LLDIKTI Lakukan Visitasi di Universitas Timika Guna Penambahan Prodi Ilmu Komputer Papuanewsonline.com, Mimika- Demi menunjang peningkatan mutu layanan Pendidikan tinggi di Universitas Timika serta sebagai syarat dalam pendirian Universitas yang mana wajib memiliki 5 Program Studi (Prodi) di Universitas Timika akan ditambahkan satu Prodi Baru yaitu Ilmu Komputer. Untuk itulah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah 14 melakukan Visitasi ke Universitas Timika pada Sabtu (30/11/2024) guna melihat langsung kelengkapan dokumen, tenaga pendidik dan kependidikan serta Sarana dan Prasarana yang disiapkan Universitas Timika.Hadir dalam visitasi tersebut antara lain : Eko Yuni Susilo (Kepala Pokja Kelembagaan), Akhmad A. Natsir dan Alvi B. Sitepu mewakili LLDIKTI wilayah 14. Sedangkan dari Universitas Timika antara lain : Yotam Tsolme (Sekretaris Yayasan PAMAT), Rukmini Marapil (Wakil Rektor I merangkap Plt.Koorprodi Ilmu Komunikasi), Suraya Madubun (Wakil Rektor II), Kalfin Arung (Koorpridi Agribisnis), Kartika Dewi Dayoh (Koorprodi Psikologi), perwakilan dosen dari 4 Prodi di Universitas Timika serta Tenaga Kependidikan lainnya. Dalam sambutannya mewakili Rektor Universitas Timika, Rukmini Marapil menyampaikan ucapan syukur dan rasa terima kasih dari segenap civitas akademika UTI atas progress yang telah berjalan selama kurang lebih 2 tahun belakangan ini. Dimana Universitas Timika berupaya keras untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan manajemen secara internal sehingga secara perlahan-lahan mendapatkan kepercayaan yang begitu besar dari LLDIKTI dalam pengembangan dan pertumbuhan kampus yang merupakan satu-satunya Universitas di kabupaten Mimika. Menurut Eko Yuni Susilo sebagai Kepala Pokja di LLDIKTI wilayah 14 turut mengapresiasi kemajuan dari Universitas Timika yang pada akhirnya mampu mempersiapkan penambahan satu (1) Program Studi baru yaitu, Ilmu Komputer sebagai salah satu syarat dalam pendirian Universitas yang harus memiliki 5 Program Studi (Prodi).  “Kehadiran kami disini untuk melihat secara langsung persiapan Universitas Timika, baik itu dosen-dosennya, sarana dan prasarana serta dokumen penunjang lainnya Lebih lanjut Eko Susilo berharap dalam waktu dekat Universitas Timika dapat segera menyiapkan penambahan lagi Prodi Baru untuk melengkapi yang sudah ada, yaitu Prodi Agribisnis, Psikologi, Ilmu Komunikasi dan Ilmu Komputer. “Ini wajib ditindaklanjuti untuk segera mengajukan satu lagi Prodi baru, kalau bisa secepatnya. Kami juga berharap pihak UTI dapat memperhatikan segala persyaratan yang diminta agar disiapkan dan diunggah secepatnya. Baik itu progress terkait Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Sarana Prasaran serta dokumen pendukung lainnya, ujar Eko Susilo. (Redaksi) 02 Des 2024, 15:52 WIT
Pilkada Aman dan Lancar, Kapolda Maluku: Ucapkan Terima Kasih Atas Partisipasi Masyarakat Papuanewsonline.com, Ambon - Pesta demokrasi, pemilihan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) secara serentak tahun 2024 telah berlangsung aman, damai dan lancar di provinsi Maluku.Terkait kondusifitas keamanan hingga saat ini, Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si menyampaikan terima kasih dan apresiasianya kepada semua pihak terkait, khususnya masyarakat. "Pilkada serentak di Maluku telah berlangsung aman dan lancar. Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas dukungan dan partisipasinya, sehingga sampai saat ini situasi tetap aman terkendali," kata Kapolda Irjen Eddy Tambunan, Minggu (1/12/2024).Kapolda mengatakan, pemilihan calon gubernur-wakil gubernur Maluku, calon bupati-wakil bupati dan calon walikota-wakil walikota di 11 kabupaten/kota yang berjalan aman dan lancar, menandakan tingkat kedewasaan masyarakat."Masyarakat Maluku semakin dewasa dan cerdas dalam berdemokrasi, ini terlihat dari sejak awal sampai berakhirnya pemilihan kepala daerah tidak terjadi hal-hal yang menonjol yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya.Pilkada, lanjut Kapolda telah berakhir. KPU saat ini sedang menjalankan tugasnya. Siapapun kandidat kepala daerah yang ditetapkan terpilih, harus diterima secara legawa."Siapapun calon kepala daerah yang ditetapkan kita harus terima karena itulah pilihan masyarakat. Apabila ada yang tidak terima dengan keputusan KPU, gunakan prosedur hukum yang sudah ditentukan, jangan malah memprovokasi masyarakat yang pada akhirnya harus berurusan dengan hukum," ajaknya.Kepada seluruh elemen masyarakat, Kapolda mengaku Pilkada telah usai. Mari menjalankan rutinitas seperti sedia kala. Jangan karena perbedaan pilihan pada Pilkada kemarin, kemudian merusak persaudaraan dan kedamaian di bumi Maluku."Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi semua komponen masyarakat sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban di Maluku aman dan terkendali sampai saat ini," pungkasnya. PNO-12 02 Des 2024, 08:04 WIT
Warga Kelanungin Sambut Gembira Baju Gratis Satgas Habema Papuanewsonline.com, Puncak – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Raider 323/Buaya Putih Kostrad, salah satu Satuan Jajaran Komando Operasi HABEMA di Papua, tengah melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Mobil RI-PNG, di wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Pada hari Sabtu, (30/11/2024), Satgas Yonif 323 Kostrad, khususnya Pos Gome pimpinan Lettu Inf Galang, melaksanakan Patroli dengan cara mengunjungi dan menyapa warga di wilayah Kampung Kelanungin, Distrik Gome.Komandan Satgas Yonif 323 Kostrad, Letkol Inf Tri Wiratno, menitipkan pesan kepada para Prajurit yang akan melaksanakan tugas patroli pada hari Sabtu tersebut. Pesannya, agar Prajurit TNI dapat memanfaatkan waktu penugasan untuk hal-hal positif, bukan sekedar melaksanakan tugas pengamanan wilayah saja. Letkol Inf Tri Wiratno tersebut rupanya langsung dijawab dengan inisiatif dan kreativitas para Prajurit TNI yang melaksanakan tugas Patroli, khususnya dengan cara melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dan membagikan baju gratis kepada anak-anak yang dijumpainya sepanjang rute Patroli.Dengan tetap mengedepankan aspek pengamanan Patroli, ketika berpapasan dengan warga, para Prajurit Satgas Yonif 323 Kostrad mengajak berkomunikasi dan disambut gembira oleh para warga Kelanungin. Dalam Komsos tersebut, pembagian baju gratis disambut gembira oleh anak-anak dan para orangtua yang mendampingi. Merasa diperlakukan layaknya saudara dekat, seorang Mama Papua, bernama Marta Otimuka mengucapkan terima kasih atas perhatian dari prajurit Satgas.“Terima kasih baju gratis untuk anak kami, Komandan 323. Tuhan memberkati," ucapnya gembira.Terpisah, Panglima HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan pelaksanaan kegiatan, mengapresiasi inisiatif Satgas Yonif 323 Kostrad yang menggelar Patroli dengan melaksanakan Komsos di Kampung Kelanungin."Kegiatan ini merupakan upaya TNI melaksanakan Komsos inklusif dalam rangka mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua," ungkapnya. PNO-12 02 Des 2024, 07:53 WIT
Wacana Pengalihan Polri Ke Kemendagri atau TNI Dinilai Ahistoris Papuanewsonline.com, Jakarta – Wacana untuk mengembalikan Polri di bawah kendali Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau bahkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali mengemuka di ruang publik. Gagasan ini menuai kontroversi dan dinilai bertentangan dengan prinsip reformasi institusi keamanan yang telah berlangsung sejak era reformasi.Pitra Nasution, S.H., M.H. seorang praktisi hukum, menegaskan bahwa ide tersebut tidak hanya ahistoris, tetapi juga bertentangan dengan realitas peningkatan kinerja dan kepercayaan publik terhadap Polri. Menurutnya, keberadaan Polri sebagai institusi independen di bawah Presiden justru menjadi kunci keberhasilan reformasi yang selama ini diupayakan.“Hasil berbagai survei menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Ini membuktikan bahwa reformasi Polri telah membawa hasil positif. Polri harus tetap berada di bawah kendali Presiden untuk menjaga independensi dan profesionalismenya, tanpa intervensi politik yang bisa melemahkan fungsi utama penegakan hukum,” ujar Pitra Nasution, Minggu (1/12).Pitra menambahkan, mengembalikan Polri di bawah Kemendagri atau TNI dikhawatirkan dapat membuka kembali ruang intervensi politik yang mencederai prinsip netralitas institusi. Menurutnya, Polri sebagai institusi sipil bersenjata dirancang untuk melayani kepentingan masyarakat sipil, bukan sebagai perpanjangan dari struktur kekuasaan tertentu.“Kita sudah belajar dari sejarah bahwa dualisme fungsi keamanan sipil dan militer sering menciptakan kekacauan struktural. Menghidupkan kembali model tersebut sama saja membawa Indonesia mundur ke masa lalu yang penuh dengan ketidakpastian hukum dan instabilitas institusi,” tegasnya.Lebih jauh, Pitra juga menyoroti potensi terganggunya supremasi hukum jika Polri dipindahkan ke bawah Kemendagri atau TNI. Ia mengingatkan bahwa reformasi institusi keamanan, termasuk Polri, adalah hasil perjuangan panjang yang tak boleh disia-siakan.“Peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri adalah indikator keberhasilan reformasi yang harus kita jaga bersama. Menggoyahkan struktur yang sudah mapan hanya akan merusak kepercayaan yang telah dibangun dengan susah payah,” kata Pitra.Sebagai masyarakat yang peduli pada demokrasi dan supremasi hukum, Pitra mengajak publik untuk bersikap kritis terhadap wacana ini. Menurutnya, mempertahankan Polri sebagai institusi independen di bawah kendali Presiden adalah langkah terbaik untuk memastikan profesionalisme, netralitas, dan keberlanjutan reformasi institusi.“Usulan untuk mengubah struktur Polri ini tidak hanya tidak relevan, tetapi juga bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi yang selama ini kita perjuangkan bersama,” pungkasnya. PNO-12 02 Des 2024, 07:44 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT