logo-website
Jumat, 10 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polda Papua Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Penanaman Jagung Serta Tanaman Tumpang Sari Papuanewsonline.com, Jayapura – Polda Papua telah melaksanakan kegiatan peninjauan lahan ketahanan pangan yang akan ditanami jagung, serta tanaman tumpang sari. Kegiatan ini dipimpin oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Pol. Jeremias Rontini, S.I.K., M.H., pada Rabu (15/01/2025).Kegiatan ini diikuti oleh Para PJU Polda Papua, Para Anggota Polres dan Polsek Jajaran, Sdr. Kadir, Ketua Forum Komunikasi Doa Bangsa, serta Para Anggota Kelompok tani Agro Makmur.Irwasda Polda Papua menyampaikan bahwa peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan berbagai aspek yang diperlukan untuk mendukung program penanaman jagung secara serentak. Tim mengevaluasi kondisi tanah di lahan yang telah dipilih untuk memastikan kesuburannya, sehingga dapat mendukung pertumbuhan jagung maupun tanaman tumpeng sari secara optimal.“Peninjauan ini penting untuk memastikan seluruh persiapan berjalan lancar, termasuk pemilihan lahan yang subur dan siap tanam,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa selain kondisi lahan, kesiapan pupuk juga menjadi perhatian utama dalam peninjauan ini. Pupuk yang akan digunakan harus memenuhi standar kualitas dan tersedia dalam jumlah memadai. Tim juga memeriksa peralatan pertanian, seperti cangkul dan mesin tanam, untuk memastikan tidak ada hambatan dalam proses penanaman dan perawatan tanaman.“Dengan persiapan yang matang, kami optimis program ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambah Irwasda.Irwasda Polda Papua juga menegaskan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Papua dalam mendukung program ketahanan pangan daerah. Penanaman jagung serta tanaman tumpeng sari secara serentak diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat.“Langkah ini merupakan bagian dari upaya sinergis Polda Papua dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, dan Masyarakat diharapkan turut mendukung program ini demi kesejahteraan bersama,” pungkas Kombes Pol. Jeremias. PNO-12 17 Jan 2025, 19:11 WIT
Polri Tetapkan PT AJP dan FH Sebagai Tersangka TPPU Judi Online Papuanewsonline.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri menetapkan korporasi PT AJP dan seorang individu berinisial FH sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari tindak pidana perjudian online. Penyidik juga berhasil menyita uang senilai Rp 103,27 miliar yang tersebar di 15 rekening bank.Brigjen Pol. Helfi Assegaf, Dirtipideksus Bareskrim Polri, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (16/1), menyampaikan bahwa pemberantasan perjudian online ini menjadi bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk menegakkan hukum secara kolaboratif demi terciptanya perekonomian inklusif menuju Indonesia Emas 2045."Kasus ini menjadi atensi khusus Presiden Prabowo, yang sangat serius dalam upaya pemberantasan perjudian online dan tindak pidana pencucian uang. Penetapan tersangka terhadap PT AJP dan FH dilakukan setelah penyidik mendapatkan dua alat bukti yang sah," ujar Brigjen Helfi Assegaf.PT AJP, perusahaan properti yang mengelola Hotel Aruss di Semarang, diduga menerima aliran dana hasil perjudian online melalui rekening FH, yang juga menjabat sebagai komisaris perusahaan tersebut. Dana tersebut berasal dari rekening penampungan hasil perjudian online yang dikelola oleh platform seperti Dafabet, Agen 138, dan judi bola."PT AJP digunakan untuk menampung uang hasil judi online, yang kemudian dialihkan menjadi investasi pembangunan dan pengelolaan Hotel Aruss. Modus ini bertujuan menyamarkan asal-usul uang agar terlihat berasal dari sumber yang sah," jelas Brigjen Helfi.Selama periode 2020-2022, PT AJP menerima dana sekitar Rp 40,56 miliar dari lima rekening penampungan. Uang tersebut digunakan untuk membangun hotel dan menjalankan operasionalnya, sementara keuntungan dari hotel itu kembali mengalir ke rekening PT AJP dan FH.FH dan PT AJP dikenakan pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU serta KUHP. FH terancam hukuman 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar. Sementara itu, PT AJP sebagai korporasi menghadapi ancaman denda hingga Rp 100 miliar.Dalam proses penyidikan, Polri menyita uang senilai Rp 103,27 miliar dari 15 rekening milik FH dan PT AJP di Bank BCA. Penyidik menemukan aliran dana dari rekening penampungan judi online yang dikelola oleh individu berinisial OR, RF, MG, dan KB."Penyitaan ini merupakan langkah awal untuk memutus aliran dana ilegal dari perjudian online dan menyelamatkan aset negara dari tindak pidana ekonomi," tegas Brigjen Helfi Assegaf.Brigjen Helfi menegaskan, pemberantasan perjudian online dan pencucian uang ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo untuk menciptakan perekonomian yang bersih dan berkeadilan. "Polri berkomitmen melaksanakan tugas ini dengan profesional dan berkolaborasi dengan instansi terkait untuk membangun Indonesia yang lebih baik," pungkasnya. PNO-12 17 Jan 2025, 19:03 WIT
Kapolda Papua Tinjau Posko Satgas Pam Amole Pt. Freeport Indonesia Pos MP 39 Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si, dengan didampingi Dir Pamobvit Polda Papua, Kombes Pol. Dede Alamsyah, S.I.K. telah mengunjungi serta meninjau Posko Satgas Pam Amole Pt. Freeport Indonesia Pos MP 39, Sabtu (11/01/2025).Kegiatan tersebut bertempat di Osko Satgas Pam Amole Pt. Freeport Indonesia Pos MP. 39, Kab. Mimika, Provinsi Papua Tengah, dan turut dihadiri oleh Danops Amole 2025, Kombes Pol. Jamen Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H., Dansatgas Pam Objek Vital Amole 2025, AKBP Suwinto, S.I.K., S.H., serta Pers Satgas Pam Amole Pt. Freeport Indonesia Pos MP 39.Dalam arahannya, Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si, menyampaikan kepada seluruh personel yang bertugas dalam pengamanan Satgas Amole 2025 di MP 39, bahwa dirinya ingin mengawali amanat ini dengan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi kepada mereka semua.“Tugas yang kalian emban bukanlah tugas yang ringan, melainkan tugas mulia yang menjadi bagian dari tanggung jawab besar kita sebagai penjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Saya mengerti bahwa situasi di lapangan penuh dengan tantangan, baik fisik maupun mental, oleh karena itu, saya minta kalian tetap menjaga semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas ini,” ujarnya.Kapolda Papua juga berpesan agar selalu senantiasa menjaga kekompakan dalam setiap aspek pelaksanaan tugas, karena keberhasilan dalam menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada keahlian individu, tetapi juga pada kerja sama tim yang solid.“Jadikan rekan-rekan kalian, baik dari Polri maupun TNI, sebagai saudara, kita semua berada di sini bukan sebagai individu yang terpisah, tetapi sebagai satu kesatuan keluarga besar yang memiliki tujuan yang sama, serta hindari segala bentuk perselisihan atau kesalahpahaman yang dapat mengganggu keharmonisan tim,” tambah Kapolda.Tidak lupa Kapolda juga tekankan pentingnya menjaga kesehatan selama bertugas. Tugas ini menuntut stamina dan mental yang prima, sehingga semuanya harus menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan mengelola stres dengan baik.“Kita adalah garda terdepan yang menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI, jangan pernah ragu untuk melangkah dengan penuh keyakinan bahwa apa yang kita lakukan adalah demi kebaikan Bersama, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi kita semua dalam setiap langkah dan tugas yang kita jalankan” pungkasnya. PNO-12 12 Jan 2025, 21:26 WIT
Polisi Serahkan Tersangka Dan Barang Bukti Ke Jaksa Penuntut Umum Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Keerom satuan sat reskrim melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti perkara tindak pidana kepada Kejaksaan negeri jayapura. Sabtu (11/01/2025)Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 11 / XI / 2024 / SPKT / POLRES KEEROM / POLDA PAPUA, tanggal 07 November 2024, Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.DIK / 92. a / XI / 2024 / Reskrim, tanggal 11 November 2024, Surat Perintah Tugas : SP.GAS / 92.b / XI /2024 / Reskrim, tanggal 11 November 2024, dan Surat Pemberitahuan Dimulainya penyidikan Nomor : SPDP / 74.a / XI / 2024 / Reskrim, tanggal 14 November 2024.Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, S.H., S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H. menyampaikan bahwa telah di laksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti ke kantor Kejaksaan Negeri Jayapura dan telah dilakukan penelitian oleh Jaksa Penuntut Umum MOHAMMAD ARIFIN, S.H dan di nyatakan Perkara Pidana Sudah Lengkap (P21). "Tersangka dan barang bukti kasus perkara tindak pidana dimuka umum secara bersama-sama dan melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dan pengerusakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana dan 406 KUHPidana Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1e KUHPidana, kami serahkan kepada kejaksaan negeri jayapura dan dilanjutkan dengan penelitian oleh jaksa penuntut umum dan juga berkas dinyatakan lengkap,” kata kasat reskrimTersangka yang diserahkan ke jpu berinisial BSRK dan YT, saat ini YT sudah menjadi tahanan Jaksa dan BSRK masih diamankan dirumah tahanan negara polress keerom. PNO-12 12 Jan 2025, 20:37 WIT
Bentrok Antar Pemuda di Ambon, Kapolda Ajak Masyarakat Jangan Mau Diadu Domba Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si mengajak masyarakat kota Ambon agar jangan mau diadudomba oleh orang tak bertanggung jawab dengan isu yang dapat menyebabkan perpecahan antar sesama orang basudara.Ajakan tersebut disampaikan menanggapi peristiwa bentrokan yang terjadi di kawasan Tugu Trikora Ambon yang dikait-kaitkan dengan isu SARA. Padahal, bentrok yang terjadi dini hari tadi murni keributan antar pemuda yang berawal dari minum mabuk dan ngebut-ngebutan di jalan raya."Masyarakat jangan lagi mau diadudomba atau mau diprovokasi oleh isu yang dihembuskan dari orang yang tidak bertanggung jawab," pinta Kapolda saat Rapat Konsolidasi dan Koordinasi Forkopimda Maluku terkait peristiwa bentrokan warga di kawasan tugu Trikora Ambon, Minggu dini hari (14/1/2025).Rapat dengan Forkopimda Maluku yang dilaksanakan di Aula Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease ini dihadiri Pj. Gubernur Maluku, Sadali Ie, Kasdam XV/Pattimura, Kabinda Maluku, Danrem 151/Binaiya, Kapolresta Ambon, seluruh Pejabat Utama Polda, para Asisten Kodam Pattimura, Kadensus 88 AT Polri Wilayah Maluku, dan seluruh pimpinan agama Wilayah Maluku, tokoh masyarakat, tokoh adat serta Ketua RT yang terlibat kejadian bentrokan."Kami meminta seluruh masyarakat Maluku agar situasi yang sudah kondusif pasca bentrok di kawasan tugu Trikora Ambon ini agar dapat dipertahankan," tambah Kapolda.Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengaku akan kembali mendirikan pos Pengamanan (PAM) yang akan diisi personel TNI - Polri dan juga perwakilan dari tokoh masyarakat. Ini dilakukan agar dapat bersama-sama menjaga keamanan dan memantau situasi."Kami dari Kepolisian akan melakukan penegakan hukum terhadap siapapun yang melakukan kekerasan atau menjadi pemicu permasalahan yang terjadi pada minggu dini hari di kawasan tugu Trikora Ambon," tegas Kapolda.Kepada personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan Humas Polda Maluku diminta untuk melakukan patroli Cyber secara intensif. "Kami meminta agar lakukan Cooling Sistem agar situasi kembali sejuk dan masyarakat tidak lagi terprovokasi," harapnya.Sementara itu, Pj. Gubernur Maluku, Sadali Ie, berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi membagikan video bentrokan tersebut di media sosial."Video kejadian bentrok agar jangan lagi di sher ke media sosial karena hal tersebut akan memperpanjang ketakutan terhadap masyarakat dan bisa memperpanjang permasalahan," pintanya.Atas nama pemerintah provinsi Maluku, Pj. Gubernur Maluku juga menyampaikan terima kasih kepada aparat TNI Polri yang sudah bertindak cepat dalam mengantisipasi meluasnya bentrok di kawasan tugu Trikora Ambon."Kami meminta kepada seluruh masyarakat Maluku untuk menjadi agen perdamaian di Maluku ini sehingga apabila ada terjadi permasalahan maka masyarakat dapat cepat meredamnya," ajak Sadali.Pj Gubernur kembali menegaskan bahwa persoalan yang terjadi bukan permasalahan agama, tetapi antar sekelompok pemuda. Adapun biaya korban yang luka akibat kejadian tersebut akan di tanggung oleh Pemprov. "Jangan mudah terprovokasi dengan isu yang dapat memecah belah dengan tetap menjaga kebersamaan hidup orang basudara," ajaknya. PNO-12 12 Jan 2025, 20:31 WIT
Satgas Damai Cartenz-2025 Gelar Patroli Pulihkan Keamanan di Yalimo Papuanewsonline.com, Yalimo - Satgas Damai Cartenz-2025 bersama Polres Yalimo dan TNI melaksanakan patroli di Kampung Hobakma, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, pada Jumat (10/1). Langkah ini diambil sebagai respons atas insiden penembakan yang menewaskan dua warga sipil pada 8 Januari 2025 yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aske Mabel.Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengungkapkan bahwa patroli ini bertujuan untuk memulihkan stabilitas keamanan di wilayah tersebut dan mencegah terulangnya aksi serupa.“Selain patroli, kami juga melaksanakan pengejaran terhadap KKB Aske Mabel yang diduga sebagai pelaku penembakan. Pengawasan di perbatasan Kabupaten Yalimo juga diperketat dengan pemeriksaan kendaraan keluar-masuk untuk mencegah potensi ancaman lainnya,” ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.Di tempat terpisah, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan jika mengetahui keberadaan pelaku penembakan.  “Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam membantu aparat keamanan menjaga situasi tetap kondusif. Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum dan memberikan rasa aman bagi warga Kabupaten Yalimo,” tambah Kombes Pol. Yusuf Sutejo.Operasi patroli gabungan ini diharapkan mampu mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat serta mengantisipasi aksi kekerasan lebih lanjut oleh kelompok bersenjata. PNO-12 12 Jan 2025, 20:24 WIT
Gandeng PB ISSI, Tour of Kemala Jaring Bibit Unggul Atlet Papuanewsonline.com, Jakarta - Tour of Kemala 2025 yang diselenggarakan di Yogyakarta menghadirkan kompetisi bersepeda dengan menggandeng PB ISSI. Dalam salah satu kategori, terdapat klasifikasi criterium 2,28 Km.“Pada event Tour of Kemala yang ketiga ini kita mengadakan kelar baru. Kelas criterium sudah resmi kita masukkan dalam lomba skala besarnya. Itu adalah mengakomodir kebutuhan dari PB ISSI yang agak sulit untuk mencari atlet sebagai regenerasi,” jelas Ibu Arni Agung Setya selaku Ketua Koordinator Lapangan Tour Of Kemala Bhayangkari 2025 di Kompleks GBK, Jakarta, Sabtu (11/1/25).Ditambahkan Vice Director PB ISSI, Pratomi Adi, rute yang akan dilewati para peserta akan menyajikan pemandangan indah dan tantangan. Terdapat dua rute, yakni 123 Km dan 55 Km.Ia menjelaskan, untuk dua rute itu akan dimulai dari Jogja Expo Center (JEC) di waktu yang sama. Sehingga, peserta hanya bisa memilih salah satu saja.Dijelaskannya, dari Jogja Expo Center (JEC) ke arah barat Jalan Kota Baru. Kemudian ke kanan ke arah Jalan Supeno sampai Pojok Beteng ke arah Jalan Bantul. “Di Jalan Bantul kita akan berpisah di dekat Masjid Agung Bantul. Untuk rute 55 kita akan lurus ke arah Palbapang, kemudian rute 123 kita akan belok ke kanan, ke arah Bendungan Kamijoro lewat Goa Selarong. Kita akan lewat ke arah Pantai Depok, kita akan lewat Pantai Gelagah,” ujarnya.Sementara itu, Anggota Koordinator Lapangan Tour Of Kemala Yogyakarta 2025, Brigjen. Pol. Sambodo Purnomo Yogo, menjelaskan bahwa seluruh peserta kompetisi diasuransikan.“Kita berupaya meningkatkan dari sisi keamanan baik dari pengamanan rute maupun untuk para peserta sendiri itu begitu mendata mereka sudah otomatis kita asuransikan. Sehingga bila terjadi hal yang tidak kita inginkan bisa segera ter-cover dan bisa segera ditangani dengan baik,” ungkap Brigjen. Pol. Sambodo yang juga Karo Jemengar Stamarena Polri itu. PNO-12 12 Jan 2025, 20:19 WIT
Polda Maluku Ungkap Kasus TPPO di Masohi, Tiga Pelaku Diamankan Papuanewsonline.com, Masohi - Aparat Unit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku, berhasil mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terjadi Diamond Billiar & Karaoke, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Namaleo, Kecamatan Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.Dari pengungkapan kasus ini, tim berhasil mengamankan tiga terduga pelaku yang merupakan pengelola tempat hiburan tersebut, Rabu (8/1/2025). Tiga terduga pelaku yang telah diamankan di kantor Ditreskrimum Polda Maluku di kota Ambon yaitu berinisial RAR (23 Tahun), AW (36), dan BI (40).Ketiga terduga pelaku diamankan berdasarkan Surat Perintah: Sprin/01/I/RES.1.24./2025, tanggal 2 Januari 2025, dan Laporan Polisi Nomor: LP/A/1/I/2025/SPKT.DITKRIMUM/POLDA MALUKU, tanggal 9 Januari 2025.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.IK., M.H, menjelaskan, pengungkapan kasus berawal saat Kanit Resmob bersama anggota berangkat dari Kota Ambon menuju Maluku Tengah."Saat tiba anggota unit Resmob kemudian melakukan Lidik lokasi yang diduga menjadi tempat yang mempekerjakan anak di bawah umur, yaitu Daimond Billiar & Karaoke," kata Kombes Areis, Jumat (10/1/2025).Ketika melakukan pemeriksaan di Diamond Billiar & Karaoke, tim penyelidik menemukan dua orang anak di bawah umur, yang dipekerjakan di tempat tersebut. Mereka yaitu berinisial DIP (15 tahun) dan MR (16)."Tim Resmob kemudian mengamankan dua orang korban dan tiga orang yang berperan sebagai pemilik tempat kerja, penanggung jawab di tempat kerja, serta perekrut ke dua korban," jelasnya.Kombes Areis mengaku saat ini dua korban dan tiga terduga pelaku, telah diamankan dan dibawah ke Kantor Ditreskrimum untuk dilakukan proses lebih lanjut."Ketiga pelaku sementara telah diamankan, dan kasus TPPO ini masih terus dalam penyelidikan," pungkasnya. PNO-12 11 Jan 2025, 14:40 WIT
Kapolda Papua Kerahkan Satgas Ops Damai Cartenz Kejar Pelaku Kekerasan Bersenjata di Yalimo Papuanewsonline.com, Jayapura – Aksi kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap dua warga sipil di Yalimo, Papua Pegunungan, pada 8 Januari 2025, memicu respons cepat dari pihak kepolisian. Kapolda Papua, Irjen. Pol. Patrige Renwarin, telah mengerahkan personel yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz untuk memburu para pelaku penembakan tersebut.Aksi kekerasan bersenjata terjadi di Yalimo, Papua Pegunungan, mengakibatkan dua warga sipil menjadi korban. Pelaku penembakan diduga berasal dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Insiden tersebut terjadi pada 8 Januari 2025. Peristiwa ini berlangsung di wilayah Yalimo, Papua Pegunungan.Polisi melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku, menjaga keamanan masyarakat, dan mencegah aksi teror lebih lanjut. Kapolda Papua mengerahkan Satgas Operasi Damai Cartenz untuk membantu mengungkap pelaku, melakukan pendalaman, dan menegakkan hukum terhadap kelompok-kelompok yang terlibat.Kapolda Papua, Irjen. Pol. Patrige Renwarin, menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami identitas pelaku untuk memastikan apakah mereka berasal dari kelompok lokal di Yalimo atau kelompok baru yang datang dari luar wilayah tersebut.“Kami sengaja mendatangkan Satgas Operasi Damai Cartenz agar kasus ini dapat diungkap lebih cepat dan hukum dapat ditegakkan terhadap kelompok-kelompok yang meresahkan masyarakat,” ujar Kapolda. Hingga saat ini, operasi masih terus berjalan untuk memastikan situasi keamanan di Yalimo kembali kondusif. PNO-12 11 Jan 2025, 14:32 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT