logo-website
Senin, 29 Jun 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Briptu Putri Aisah Lidel Raih Prestasi Gemilang di Akademi Kepolisian Turki Papuanewsonline.com, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh personel Kepolisian Negara Republik Indonesia. Briptu Putri Aisah Lidel, anggota Polda Riau, berhasil meraih peringkat pertama atau Okul Birincisi dalam kelulusan Akademi Kepolisian Turki, setelah menempuh pendidikan intensif selama dua tahun.Upacara wisuda berlangsung pada 23 Juli 2025 di Ankara, Turki, dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Turki, Recep Tayyip Erdoğan. Dalam momen bersejarah tersebut, Presiden Erdoğan secara khusus menyampaikan ucapan selamat dan menyempatkan diri berbincang singkat dengan Briptu Putri Aisah.Keberhasilan Briptu Putri sebagai lulusan terbaik tingkat internasional ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mencerminkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Polri di kancah global.Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian luar biasa tersebut.“Prestasi Briptu Putri Aisah Lidel adalah bukti nyata bahwa personel Polri mampu bersaing secara global. Ini mencerminkan keberhasilan pembinaan dan pengembangan SDM Polri yang unggul, profesional, serta adaptif terhadap dinamika internasional,” ujar Komjen Dedi, Selasa (29/7).Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar prestasi tersebut bisa menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri, terutama generasi muda dan kaum perempuan. “Semoga keberhasilan Briptu Putri dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan tidak ragu mengambil peran penting di tingkat global. Ini juga menunjukkan bahwa perempuan Indonesia punya potensi besar untuk bersinar di level dunia,” tambahnya.Briptu Putri Aisah menjadi simbol keberhasilan Polri dalam pengembangan SDM melalui kolaborasi internasional, sekaligus mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki, khususnya di bidang pendidikan kepolisian. PNO-12 30 Jul 2025, 15:51 WIT
Tindak Tegas Beras Oplosan, Kapolri: 4 Produsen Naik Penyidikan Papuanewsonline.com, Jakarta – Kasus beras oplosan menjadi perhatian serius pemerintah, termasuk Presiden Prabowo Subianto, yang meminta agar dilakukan penanganan menyeluruh dan penindakan tegas. Menindaklanjuti hal itu, Polri bergerak cepat dengan melakukan uji merek beras yang diduga dioplos dan pemeriksaan terhadap para produsen.Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, hasil investigasi Kementerian Pertanian pada 26 Juni 2025 terhadap 212 merek beras di 10 provinsi menunjukkan adanya pelanggaran serius. Dari 232 sampel yang diuji, sebanyak 189 merek dinyatakan tidak sesuai mutu beras."Artinya posisinya berada di bawah standar terkait dengan regulasi yang ditentukan, baik itu beras dalam kemasan premium maupun medium," ungkap Kapolri, Selasa (29/7).Dari hasil pendalaman, ditemukan 71 sampel beras tidak sesuai SNI, 139 sampel tidak sesuai SNI sekaligus dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), serta 3 sampel beras premium tidak sesuai SNI dan berat kemasan tidak sesuai label. Bahkan, terdapat 19 merek beras yang melakukan tiga pelanggaran sekaligus: tidak sesuai SNI, dijual melebihi HET, dan beratnya di bawah standar.Saat ini Polri telah melakukan uji laboratorium terhadap 9 merek beras, di mana 8 merek dinyatakan tidak sesuai standar mutu atau SNI."Sudah ada 16 produsen yang saat ini kita lakukan pemeriksaan, klarifikasi. Dan saat ini kita sudah menaikkan sidik terhadap 4 produsen besar, yakni PT FS, PT WPI, SY, dan SR," jelas Kapolri.Lebih lanjut, Polri sudah memeriksa 39 saksi dan 4 ahli, serta melakukan penggeledahan, penyitaan barang bukti, hingga pemasangan garis polisi di tempat produksi maupun gudang milik produsen.Kapolri menambahkan, sejumlah pengungkapan serupa juga terjadi di beberapa daerah. Polda Riau, misalnya, berhasil mengungkap modus beras reject yang dioplos menjadi beras medium lalu direpacking dan dijual sebagai beras SPHP Bulog. Kasus serupa juga ditangani di Kalimantan Timur, dengan barang bukti sekitar 4 ton beras yang sudah diamankan."Kami berkomitmen menindak tegas praktik beras oplosan ini, karena sangat merugikan masyarakat dan bertentangan dengan instruksi Bapak Presiden agar pangan betul-betul dijaga kualitas dan distribusinya," tegas Kapolri. PNO-12 30 Jul 2025, 15:37 WIT
Sambangi SPN, Wakapolda Maluku Bagikan Pengalaman Sebagai Pendidik Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK., M.H, mengaku pekerjaan sebagai tenaga pendidik (gadik) sangat mulia.Hal ini disampaikan Wakapolda saat memberikan motivasi kepada seluruh personel Sekolah Polisi Negara (SPN) di Aula Faisal Heluth, SPN Polda Maluku, Selasa (29/7/2025).Saat memberikan pengarahan kepada personel SPN, hadir Kepala SPN Polda Maluku, Kombes Pol. Romi Agusriansyah, beserta seluruh pejabat utama dan Gadik SPN.Wakapolda mengaku telah menyampaikan kepada Karo Rena Polda Maluku untuk mengusulkan anggaran renovasi bangunan di SPN. "Saya juga sudah menyampaikan langsung ke Stamarena Kapolri untuk membantu agar pengajuan anggaran untuk SPN Polda Maluku dapat disetujui," ungkapnya.Brigjen Imam menegaskan kunjungannya bukan sekadar formalitas. "Saya tidak mau terkesan pejabat polda datang ke SPN hanya buka dan tutup pendidikan saja. Saya tidak muluk-muluk, saya datang untuk bersilaturahmi dan melihat langsung kondisi di sini," tambahnya.Menurut Wakapolda tugas seorang gadik sangat mulia. "Pekerjaan gadik itu sangat mulia. Saya juga pernah menjadi gadik. Ingat, dalam ajaran Islam, amalan yang tidak terputus saat kita meninggal adalah Amal Jariyah, Ilmu yang Bermanfaat, dan Anak Sholeh. Tugas rekan-rekan sebagai Gadik ini menyentuh langsung 'Ilmu yang Bermanfaat' dan Insya Allah menjadi 'Amal Jariyah' yang pahalanya tidak akan pernah putus," ucapnya.Kunjungan yang diakhiri dengan dialog interaktif ini meninggalkan kesan mendalam, tidak hanya karena pesan spiritualnya, tetapi juga karena adanya bukti nyata upaya pimpinan dalam memperjuangkan perbaikan fasilitas demi kemajuan pendidikan Polri di Maluku.Sebelumnya, Kepala SPN Polda Maluku Kombes Pol. Romi Agusriansyah, S.IK melaporkan beberapa kondisi terkini, termasuk kondisi bangunan SPN yang berdiri sejak 1960 dan belum pernah direnovasi. Ia juga menyampaikan laporan mengenai pemenuhan kuota didik."Kami melaporkan terkait kuota didik. Dari kuota yang dianggarkan 91 orang, yang masuk pendidikan adalah 71 orang. Sehingga terdapat kekurangan 20 Orang, dimana kebutuhan kaporlap dan perlengkapan lainnya untuk kelebihan tersebut telah kami kembalikan ke Mabes Polri," jelas. PNO-12 29 Jul 2025, 18:34 WIT
Tantang Risiko, SAR Timika Latihan Evakuasi di Ruang Terbatas Papuanewsonline.com, Timika – Tidak semua misi penyelamatan dilakukan di ruang terbuka. Beberapa justru terjadi di lokasi sempit, pengap, dan gelap—itulah yang dihadapi Tim SAR Timika dalam latihan kesiapsiagaan evakuasi di ruang terbatas (confined space) yang digelar di Tower SAR Timika, Selasa (29/7/2025). Latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari penguatan keterampilan teknis dan mental seluruh personel SAR dalam menangani misi-misi berisiko tinggi. Lokasi sempit seperti gorong-gorong, ruang bawah tanah, terowongan, atau reruntuhan bangunan bisa jadi perangkap maut—baik bagi korban maupun tim penyelamat—jika tidak diantisipasi dengan persiapan matang. Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., menegaskan bahwa latihan ini penting untuk menjamin keselamatan dan ketangguhan personel di lapangan. “Keselamatan personel adalah prioritas utama. Setiap langkah harus terukur, prosedural, dan memberi dampak positif bagi misi penyelamatan. Tim juga harus kompak, tidak boleh ada yang bergerak sendiri,” tegasnya dalam pengarahan. Dalam latihan ini, para personel mensimulasikan evakuasi korban dari ruang sempit menggunakan peralatan khusus seperti tali statis, tripod, harness, hingga alat komunikasi radio khusus dalam ruangan tertutup. Mereka juga diuji untuk tetap tenang dalam tekanan, minim cahaya, dan ruang terbatas oksigen. Protokol keselamatan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) diterapkan dengan ketat selama latihan. Tujuannya jelas: menyiapkan Tim SAR Timika menghadapi skenario penyelamatan paling kompleks sekalipun. Latihan ini menegaskan komitmen Basarnas Timika untuk selalu siaga dan sigap dalam menjawab panggilan darurat, terutama di wilayah Papua yang memiliki tantangan geografis tinggi.Dengan keterampilan yang terus diasah dan kekompakan yang terjaga, SAR Timika siap bergerak cepat dan tepat demi menyelamatkan nyawa dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. (Jidan)   29 Jul 2025, 18:02 WIT
Polda Maluku Apresiasi Sosialisasi Penguatan Koperasi dan Mitigasi Penyalahgunaan Anggaran Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi penguatan koperasi dan mitigasi penyalahgunaan anggaran.Apresiasi disampaikan Kepala SPKT Polda Maluku, Kompol Hendrik A. Rumsory, S.Sos, saat mewakili Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol. Ronald Reflie Rumondor, S.I.K., M.Si, mengikuti kegiatan secara daring dari Ruang Vicon Lantai 2 Polda Maluku, Senin, 28 Juli 2025.Kegiatan yang dipimpin Kepala Analisa dan Evaluasi (Ka Anev) Presisi Mabes Polri ini berfokus pada beberapa agenda strategis, yaitu "Sosialisasi Pendataan dan Asistensi Koperasi Desa Merah Putih, Mitigasi Penyalahgunaan Anggaran, serta Sosialisasi Respon Cepat".Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui pengembangan koperasi di tingkat desa. Program Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu fokus utama sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berdaya saing.Sosialisasi ini juga membahas penguatan sistem respon cepat (quick response) dalam menanggapi setiap laporan atau permasalahan yang timbul di masyarakat. Hal ini sejalan dengan program Transformasi Polri menuju Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) yang digagas oleh Kapolri.Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi daring di Mapolda Maluku antara lain Kasubdit Ekonomi Direktorat Intelkam Polda Maluku, perwakilan dari Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus, serta perwakilan dari Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Maluku.Selain itu, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh para pejabat utama di tingkat kewilayahan. Tampak hadir para Wakapolres/ta, Kabag Ops, Kasat, dan Ka SPKT dari seluruh Polres/ta jajaran Polda Maluku di wilayah masing-masing.Kehadiran lengkap para pejabat utama di lingkungan Polda Maluku beserta seluruh jajaran Polres ini menunjukkan komitmen dan keseriusan untuk menindaklanjuti arahan dari Mabes Polri dan mengimplementasikannya secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Maluku, demi terwujudnya keamanan, ketertiban, serta kesejahteraan masyarakat."Kami memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini. Polda Maluku siap mendukung program tersebut," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.IK. PNO-12 29 Jul 2025, 10:07 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Ungkap Keterlibatan Kelompok KKB Dalam Kasus Penganiayaan dan Pembunuhan Papuanewsonline.com, Yahukimo - Satgas Ops Damai Cartenz berhasil melakukan interogasi terhadap seorang pria bernama Wanggol Sobolim (22), yang diduga kuat terlibat dalam dua tindak pidana berat di Kabupaten Yahukimo, yakni penganiayaan terhadap Agustinus Lambi dan pembunuhan terhadap La Jahari pada 2 Mei 2025 silam. Interogasi dilakukan pada Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 18.05 WIT dipimpin langsung oleh Aipda Harianto Sitompul, S.H.Wanggol Sobolim merupakan warga Distrik Dekai, Yahukimo. Dalam pemeriksaannya, ia menyebut dirinya telah bergabung dengan kelompok KKB yang menamakan dirinya Batalyon Sisibia sejak tahun 2022 dan merupakan pelaku utama dari dua aksi kriminal yang menewaskan warga sipil.Dari hasil interogasi, diketahui bahwa, pada 30 Januari 2025, Wanggol menjadi pelaku tunggal pembunuhan terhadap La Jahari di kawasan Jalan Gunung, Yahukimo. Sedangkan pada tanggal 2 Mei 2025, ia bersama dua rekannya, Ben Sobolim dan Kasimbi Silak, melakukan penyerangan terhadap Agustinus Lambi, sopir mobil pengangkut galon air, di kawasan Perumahan Sosial Jalan Poros Logpon KM 4. Aksi ini didahului oleh konsumsi minuman keras, lalu dilanjutkan dengan pelemparan batu, penikaman korban, dan perampasan telepon genggam. Setelah melakukan penganiayaan, pelaku melarikan diri ke Kali Braza untuk bersembunyi.Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi oleh Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa hasil interogasi ini merupakan bukti bahwa pendekatan hukum tetap menjadi fokus utama dalam menjaga stabilitas dan keadilan di Papua.“Kami akan terus mendalami keterlibatan pihak lain yang disebutkan dalam pemeriksaan ini, dan memastikan seluruh pelaku kejahatan terhadap warga sipil diadili sesuai hukum. Tidak ada tempat bagi kekerasan di Tanah Papua. Keadilan harus ditegakkan,” tegas Brigjen Faizal.Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa keberhasilan ini harus disambut dengan dukungan masyarakat.“Kami terus berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah hukum yang kami ambil. Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut melaporkan aktivitas mencurigakan dan mendukung terciptanya situasi damai di Yahukimo dan sekitarnya,” ujarnya.Dengan adanya pengakuan terbuka dari Wanggol Sobolim dan proses hukum yang terus berjalan, Satgas Ops Damai Cartenz kembali menegaskan bahwa komitmen untuk melindungi masyarakat Papua dari aksi kekerasan tetap menjadi prioritas utama. Penegakan hukum akan terus dikedepankan untuk menciptakan wilayah yang aman dan kondusif di seluruh Tanah Papua. PNO-12 29 Jul 2025, 09:53 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT