logo-website
Sabtu, 11 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Mathius Fakhiri Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Papua: Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Pemda Papuanewsonline.com, Jayapura — Konsolidasi politik Partai Golkar di Tanah Papua semakin solid. Dalam suasana penuh semangat kekeluargaan dan persatuan, Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri, yang kini menjabat Gubernur Papua, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua untuk masa bakti 2025–2030. Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Papua, yang digelar di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura, Jumat (17/10/2025). Keputusan aklamasi diambil setelah seluruh peserta Musda menyatakan dukungan bulat kepada Fakhiri tanpa melalui proses pemungutan suara—sebuah bentuk kepercayaan dan penghargaan terhadap kepemimpinan serta rekam jejaknya. Kemeriahan dan rasa haru menyelimuti ruang sidang saat Fakhiri secara resmi menerima bendera Partai Golkar dari pimpinan sidang. Para kader dari sembilan kabupaten/kota se-Papua berdiri memberikan tepuk tangan panjang sebagai simbol dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru ini. Dalam sambutannya, Mathius D. Fakhiri, yang akrab disapa MDF, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan besar yang diberikan kepadanya. “Saya menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada DPP Partai Golkar atas kepercayaan dan bimbingannya, serta kepada seluruh DPD se-Papua atas dukungan dan doa yang luar biasa,” ucap Fakhiri penuh haru di hadapan para peserta Musda. MDF juga menekankan bahwa kepercayaan ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan amanah politik untuk menggerakkan roda partai agar semakin dekat dengan rakyat Papua. Dalam arahannya, Fakhiri menegaskan bahwa Partai Golkar harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. “Golkar bukan hanya pilar politik, tetapi juga mitra pemerintah daerah dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Kita harus hadir di tengah rakyat, mendengar aspirasi mereka, dan menghadirkan solusi bagi masa depan Papua yang lebih baik,” tegasnya. Ia menyebutkan, sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik adalah kunci dalam mempercepat pembangunan, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat, dan infrastruktur pedesaan. Menutup sambutannya, Fakhiri mengajak seluruh kader untuk memperkuat solidaritas dan kerja nyata di tingkat akar rumput. “Mari kita jadikan Musda ini sebagai awal baru untuk membuktikan bahwa Partai Golkar Papua siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Papua yang damai, maju, dan sejahtera,” seru MDF disambut tepuk tangan para kader. Ia menegaskan, jabatan yang diembannya bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh kader untuk menjaga marwah dan arah perjuangan partai berlambang pohon beringin itu.       Penulis: Jid Editor: GF 19 Okt 2025, 14:41 WIT
Pemprov Papua Mantapkan Peran Linmas sebagai Garda Terdepan Keamanan dan Ketertiban Daerah Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas) sebagai ujung tombak dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Pembentukan Satgas Linmas tingkat Provinsi Papua, yang digelar di Kota Jayapura, Kamis (16/10/2025). Acara yang dihadiri oleh perwakilan Satpol PP, unsur Linmas kabupaten/kota, dan perwakilan daerah otonomi baru ini menjadi momentum penting bagi Pemprov Papua untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi antarwilayah dalam membangun sistem perlindungan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan. Pelaksana Tugas Asisten III Setda Papua, Triwarno Purnomo, yang hadir mewakili Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Matius Fakhiri, menyampaikan bahwa Linmas memiliki fungsi vital dalam menjaga stabilitas keamanan dan menjadi bagian integral dari sistem pelayanan publik di akar rumput. “Bapak Gubernur sangat berharap kegiatan ini diikuti dengan serius oleh seluruh peserta, karena Linmas bukan hanya penjaga keamanan lingkungan, tetapi juga penyelamat masyarakat di saat bencana dan kondisi darurat lainnya,” ujar Triwarno. Ia menegaskan, kehadiran Satgas Linmas di tengah masyarakat harus mampu menciptakan rasa aman, serta menjadi simbol kedisiplinan dan kesiapsiagaan di setiap wilayah Papua. Pemerintah provinsi bertekad memperkuat kapasitas personel Linmas agar memiliki kemampuan tanggap darurat dan koordinasi yang lebih baik dengan instansi terkait. Dalam Rakortek tersebut, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Provinsi Papua, Omri I. Rumbino, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan Linmas di seluruh kabupaten/kota, termasuk wilayah daerah otonomi baru (DOB). “Rakortek ini menjadi wadah bagi kita semua untuk memperkuat koordinasi dan menyusun mekanisme kerja yang lebih terarah. Kami ingin memastikan bahwa urusan perlindungan masyarakat berjalan efektif, sinergis, dan berkesinambungan,” tutur Omri. Ia menambahkan, penguatan Linmas akan mencakup sembilan kabupaten/kota dan beberapa DOB di Papua, dengan fokus pada pembinaan, peningkatan kapasitas personel, serta penyediaan sarana pendukung. Setiap Linmas diharapkan memiliki kemampuan menghadapi potensi bencana, konflik sosial, dan tantangan keamanan yang berbeda di tiap daerah. Lebih lanjut, Omri menegaskan bahwa Linmas adalah garda terdepan pelayanan publik di tingkat bawah. Mereka tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga berperan penting dalam evakuasi bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, dan membantu aparat keamanan dalam situasi darurat. “Mereka adalah ujung tombak di lapangan. Karena itu, peningkatan kapasitas dan pembinaan berkelanjutan menjadi prioritas kami. Dengan Linmas yang kuat, maka fondasi keamanan masyarakat Papua juga akan semakin kokoh,” tegasnya. Kegiatan Rakortek ini juga menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah daerah dan aparat kewilayahan untuk menyamakan persepsi tentang pentingnya peran Linmas dalam menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Suasana kebersamaan dan semangat pelayanan publik terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Para peserta tampak antusias mengikuti paparan dan diskusi, membahas berbagai strategi untuk memperkuat sistem perlindungan masyarakat di wilayah masing-masing. Penulis: Jid Editor: GF   19 Okt 2025, 14:34 WIT
Mimika Color Run II Penuhi Eme Neme Yauware dengan Warna dan Semangat Papuanewsonline.com, Timika — Suasana penuh semangat dan warna-warni menyelimuti halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Sabtu pagi (18/10/2025). Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati area untuk mengikuti Mimika Color Run (MCR) II yang digelar bersamaan dengan kegiatan Car Free Day. Mengusung tema “Coloring Eme Neme Yauware – Running for Mimika Rumah Kita”, kegiatan ini bukan hanya ajang lari biasa, tetapi juga perayaan gaya hidup sehat dan kebersamaan masyarakat Mimika yang kian berkembang. Sejak pukul 06.00 WIT, peserta sudah berdatangan dengan busana olahraga berwarna putih, siap dihujani serbuk warna-warni yang jadi ciri khas Color Run. Musik enerjik dan instruktur zumba dari KORMI Mimika mengawali pagi dengan semangat luar biasa, membuat suasana semakin meriah. Tak hanya masyarakat umum, pejabat daerah pun ikut larut dalam euforia. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, turut hadir membuka kegiatan secara resmi. Keduanya bahkan ikut berjalan santai bersama peserta sambil menyapa masyarakat, menandakan bahwa olahraga kini menjadi simbol persatuan dan semangat positif di Mimika. “Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tapi wadah membangun konektivitas antarwarga. KORMI bukan sekadar komunitas hiburan, tapi bagian dari aliran darah kehidupan sehat masyarakat Mimika,” ujar Habel Taime, Ketua KORMI Kabupaten Mimika, dalam sambutannya. Menurut Habel, Mimika Color Run II menjadi bukti bahwa masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya hidup sehat. Ia mengajak semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua, untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian. “Mari kita jadikan Mimika Color Run bukan hanya sekadar lomba lari, tetapi gerakan budaya hidup sehat dan simbol kebersamaan kita. Dengan semangat ini, Mimika akan terus maju sebagai rumah yang sehat, bahagia, dan kuat,” tambahnya. MCR II juga menjadi momentum mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkuat identitas daerah. Warna-warni yang beterbangan di udara bukan hanya simbol keceriaan, tetapi juga representasi keberagaman yang harmonis di Kabupaten Mimika. Acara ini terselenggara atas dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga, RSUD Kabupaten Mimika, serta sejumlah sponsor seperti BNI, Pocari Sweat, dan perusahaan lokal lainnya. Lebih dari seribu peserta turut ambil bagian dalam ajang ini — dari pelajar, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum. Mereka bukan hanya berlari, tetapi juga menari, bernyanyi, dan menebar energi positif sepanjang kegiatan. Warna-warna cerah di udara berpadu dengan tawa riang peserta menciptakan panorama yang menakjubkan di jantung Kota Timika. Banyak warga menyebut kegiatan ini sebagai salah satu perayaan paling meriah di peringatan HUT ke-29 Kabupaten Mimika. Mimika Color Run II menegaskan komitmen daerah ini untuk terus mendorong gaya hidup sehat, membangun solidaritas masyarakat, dan memperkuat citra Mimika sebagai daerah yang dinamis dan penuh warna. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin Mimika dikenal bukan hanya karena sumber daya alamnya, tetapi juga karena semangat dan kebersamaan warganya,” ujar salah satu panitia dengan bangga. Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize, hiburan musik lokal, dan sesi foto bersama yang menjadi momen puncak penuh tawa dan kebahagiaan. Penulis: Bim Editor: GF   19 Okt 2025, 14:32 WIT
Mimika Color Run II Pecah Warna! Ribuan Warga Tumpah Ruah di Eme Neme Yauware Papuanewsonline.com, Timika — Sabtu pagi (18/10/2025), halaman Gedung Eme Neme Yauware berubah menjadi lautan warna dan tawa. Ribuan warga Mimika, dari anak-anak hingga orang dewasa, tumpah ruah mengikuti Mimika Color Run (MCR) II, sebuah ajang olahraga rekreatif yang sekaligus menjadi perayaan penuh sukacita menyambut Hari Ulang Tahun ke-29 Kabupaten Mimika. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mimika ini menjadi lanjutan dari kesuksesan Mimika Color Run pertama yang digelar pada tahun 2024. Kali ini, antusiasme masyarakat semakin luar biasa — lebih dari seribu peserta sudah memadati area sejak pukul 06.00 WIT, siap berlari, bernyanyi, dan “bermandikan warna.” Diawali dengan senam zumba massal yang dipimpin oleh instruktur dari KORMI Mimika, para peserta tampak bergoyang penuh semangat mengikuti irama musik yang menggelegar di udara pagi Timika. Tak lama setelah itu, taburan bubuk warna-warni mulai beterbangan, disambut sorak-sorai dan tawa peserta yang tak henti-hentinya mengabadikan momen di ponsel mereka. Anak-anak kecil berlari riang bersama orang tua mereka, sementara kelompok muda berpose dengan wajah berlumur warna cerah. “Seru banget! Ini bukan cuma lari, tapi juga hiburan yang bikin kita lupa capek,” ujar Risa, salah satu peserta asal Kelurahan Koperapoka yang datang bersama teman-teman kantornya. Kemeriahan Mimika Color Run II semakin lengkap dengan kehadiran Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Rettob menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata semangat masyarakat Mimika dalam menjaga kebugaran sekaligus mempererat rasa persaudaraan. “Mimika bukan hanya daerah yang kaya sumber daya alam, tapi juga kaya semangat dan kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini, kita tunjukkan bahwa Mimika bisa berwarna, sehat, dan bahagia,” ujar Bupati Rettob disambut tepuk tangan meriah peserta. Kesuksesan Mimika Color Run II tak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga dunia usaha. Kementerian Pemuda dan Olahraga, RSUD Kabupaten Mimika, BNI, Pocari Sweat, dan sejumlah hotel serta perusahaan lokal turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ketua KORMI Mimika menyampaikan bahwa Color Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana memperkuat gaya hidup aktif dan mempererat hubungan antarwarga. “Kami ingin olahraga terasa menyenangkan, bukan beban. MCR ini jadi wadah untuk itu,” ujarnya. Acara yang berlangsung hingga siang hari itu ditutup dengan pembagian doorprize dan penampilan musik dari band lokal yang menambah suasana semakin hidup. Warna-warni bubuk di udara menjadi simbol semangat baru masyarakat Mimika: ceria, sehat, dan kompak dalam keberagaman. “Kami berharap Mimika Color Run bisa menjadi agenda tahunan yang dinanti semua kalangan. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga tentang kebahagiaan dan rasa memiliki terhadap daerah ini,” tutup panitia. Penulis: Bim Editor: GF   19 Okt 2025, 14:25 WIT
Polres Buru Ungkap Kasus Pencurian di Toko Libra, 2 Pelaku Berhasil Ditangkap Papuanewsonline.com, Buru – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Buru berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Toko Libra, Desa Jikumerasa, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Dalam operasi penangkapan yang dilakukan, dua orang pelaku berhasil diamankan dan kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.Kasus ini berawal dari laporan pemilik toko, Agnes Fransiska Karongkon, yang melaporkan bahwa tempat usahanya disatroni maling pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIT. Akibat kejadian tersebut, uang tunai sekitar Rp200 juta raib dari laci kasir setelah pelaku mencongkel pintu masuk toko.“Setelah menerima laporan dari korban, kami langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan intensif. Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi, kami berhasil mengidentifikasi pelaku,” ujar Kasi Humas Polres Buru, Ipda Jaya Permana, dalam keterangannya.Dua pelaku yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial D.A. alias RJ, warga Hative Kecil Gunung Malintang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dan A.S., warga Desa Labuang, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan.Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa kedua pelaku memiliki peran berbeda. Satu pelaku mencongkel pintu dan mengambil uang dari laci kasir, sementara pelaku lainnya bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian.“Kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke-3 dan Ke-4 KUHPidana tentang Pencurian Dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” tegas Ipda Jaya Permana.Saat ini, kedua tersangka telah ditahan di Mapolres Buru. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk memastikan apakah terdapat pihak lain yang turut terlibat dalam aksi kejahatan tersebut.Polres Buru mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan, terutama bagi pelaku usaha yang menyimpan uang tunai dalam jumlah besar.“Kami mengajak masyarakat agar segera melapor ke pihak kepolisian bila melihat aktivitas mencurigakan. Kerjasama masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa,” tambah Ipda Jaya Permana.Dengan terungkapnya kasus ini, Polres Buru menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kamtibmas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Buru.Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan kecepatan respons dan profesionalisme Satreskrim Polres Buru dalam menangani kasus kejahatan konvensional, sekaligus menegaskan peran Polri dalam menjaga keamanan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. PNO-12 19 Okt 2025, 13:07 WIT
Pelaku Tindakan Asusila Anak Diamankan Polisi Papuanewsonline.com, Buru – Kepolisian Resor (Polres) Buru resmi menahan seorang pria berinisial MK alias Aja, atas dugaan tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur. Penahanan dilakukan pada Jumat malam, 17 Oktober 2025 pukul 22.40 WIT, di Ruang Tahanan Polres Buru, setelah penyidik memperoleh bukti permulaan yang cukup serta keterangan dari korban dan sejumlah saksi.Tersangka diketahui berdomisili di Desa Waplau, Kecamatan Waplau, Kabupaten Buru. Kasus ini berawal dari laporan seorang warga bernama Akhlak Insan pada Rabu pagi, 15 Oktober 2025, yang melaporkan dugaan tindak kekerasan seksual terhadap anaknya, SA (4 tahun).Dari keterangan korban kepada orang tuanya, tersangka diduga membujuk korban dengan memberikan makanan ringan lalu mengajaknya masuk ke dalam rumah. Di tempat itulah diduga perbuatan asusila tersebut dilakukan.Mendengar pengakuan sang anak, orang tua korban segera melapor ke Polres Buru. Pihak kepolisian pun bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan tersangka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Berdasarkan hasil penyidikan awal, MK alias Aja diduga melanggar:Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, jo. Pasal 76D Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.Kapolres Buru melalui Kasi Humas Ipda Jaya Permana menegaskan bahwa penahanan terhadap tersangka dilakukan demi kelancaran proses penyidikan dan untuk mencegah kemungkinan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatannya.“Kasus ini menjadi perhatian serius kami. Polres Buru berkomitmen menegakkan hukum secara tegas terhadap setiap bentuk kekerasan seksual, terutama yang melibatkan anak-anak sebagai korban,” ujar Ipda Jaya Permana.Polres Buru juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak kekerasan seksual, agar segera dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Proses penyidikan masih terus berlangsung. Penyidik akan mendalami keterangan tambahan guna mengungkap seluruh fakta dan memastikan korban mendapatkan pendampingan serta perlindungan yang layak.Polres Buru menegaskan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak merupakan extraordinary crime yang akan ditindak secara tegas tanpa kompromi, sejalan dengan komitmen Polri dalam melindungi hak-hak anak dan menjaga rasa aman di tengah masyarakat. PNO-12 19 Okt 2025, 12:56 WIT
Polres Buru Jadi Pelopor Pangan Tangguh, Dukung Petani Lokal Lewat Bantuan Bibit Jagung Papuanewsonline.com, Buru – Kepolisian Resor (Polres) Buru menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional 2025 dengan menyerahkan secara simbolis bibit jagung pipil kepada masyarakat melalui Kepala Desa Awilinan, Malka Aziz, A.Md. Penyerahan berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polres Buru, Sabtu (18/10/2025).Kegiatan ini turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Buru dan Kapolsek Air Buaya. Langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan Polres Buru terhadap upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, dalam sambutannya menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi stabilitas sosial dan ekonomi bangsa.“Polres Buru akan terus berperan aktif dalam mendukung masyarakat melalui program pemberdayaan dan pendampingan di sektor pertanian. Ini adalah bagian dari pengabdian Polri untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” ujar AKBP Sulastri.Sementara itu, Kepala Desa Awilinan Malka Aziz menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan jajaran Polres Buru.“Bibit jagung ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan hasil pertanian dan memperkuat perekonomian desa. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ungkapnya.Acara penyerahan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Buru.Melalui program ini, Polres Buru berharap dapat menjadi motor penggerak bagi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di wilayah Maluku.Langkah Polres Buru ini sejalan dengan program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan stabilitas nasional. PNO-12 19 Okt 2025, 12:49 WIT
Polres SBB Ringkus Dua Pelaku Judi Sabung Ayam Papuanewsonline.com, SBB - Polres Seram Bagian Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik perjudian di wilayah hukumnya. Pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025, Tim Opsnal Polres SBB berhasil menangkap dua orang tersangka berinisial J dan LI dalam operasi tangkap tangan saat melakukan judi sabung ayam.Keduanya diamankan di lokasi sabung ayam yang berada di wilayah Dusun Wael dan Dusun Talaga Piru, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Saat penggerebekan berlangsung, sejumlah rekan tersangka melarikan diri ke dalam hutan. Dari tangan tersangka J dan LI, petugas berhasil menyita barang bukti berupa tiga ekor ayam yang digunakan untuk sabung, uang tunai sebesar Rp. 209.000 yang merupakan sisa dari uang taruhan, serta tujuh unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana pendukung dalam kegiatan perjudian.Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa kedua akan menjalani masa penahanan selama 20 hari di Rutan Polres Seram Bagian Barat, terhitung sejak tanggal 18 Oktober 2025 hingga 6 November 2025. Keduanya dijerat dengan pasal 303 ke-1 dan ke-3, dan/atau pasal 303 ayat (1) dan (2) KUHPidana tentang tindak pidana perjudian, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara serta denda sebesar Rp25 juta.AKBP Andi Zulkifli menegaskan bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam memberantas segala bentuk perjudian di Kabupaten Seram Bagian Barat, khususnya sabung ayam yang semakin marak dan meresahkan masyarakat. Ia juga menyatakan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan operasi penegakan hukum terhadap pelaku perjudian maupun pihak-pihak yang terlibat.Ia turut mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat agar menjauhi segala bentuk praktik perjudian dan tidak memberikan ruang bagi kegiatan-kegiatan yang melanggar hukum.“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Jangan terlibat dalam aktivitas perjudian dalam bentuk apa pun. Apabila mengetahui adanya praktik perjudian atau tindak pidana lainnya, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Peran serta masyarakat sangat penting untuk mendukung terciptanya lingkungan yang tertib dan bebas dari kejahatan,” ujar Kapolres.Polres Seram Bagian Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menciptakan rasa aman, serta menindak tegas setiap pelanggaran hukum demi terciptanya Kabupaten Seram Bagian Barat yang bersih dari praktik perjudian dan tindak kriminal lainnya. PNO-12 19 Okt 2025, 12:39 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT