logo-website
Minggu, 05 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Bupati Boven Digoel Soroti Rumah Guru yang Terbengkalai di Kouh: Anggaran Harus Tepat Sasaran Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menyampaikan kekecewaannya setelah melihat kondisi puluhan rumah guru di SMP YPPGI Kouh yang kini hancur dan tidak dimanfaatkan. Rumah-rumah tersebut dibangun untuk mendukung tenaga pengajar, namun sebagian besar dari bangunan itu tidak pernah ditempati.Saat melakukan peninjauan langsung di kawasan SMP YPPGI Kouh, Bupati Roni Omba mendapati bahwa sekolah tersebut hanya memiliki empat orang guru. Namun jumlah rumah yang dibangun jauh lebih banyak, dengan dua unit yang masih terpakai sementara sisanya telah lama terbengkalai tanpa pemeliharaan.“Saya sangat miris melihat kondisi ini. Ini adalah pemborosan anggaran yang tidak bisa diterima. Kita harus memastikan bahwa anggaran yang digunakan untuk pembangunan rumah guru digunakan dengan efektif dan efisien,” tegas Bupati Roni Omba di lokasi peninjauan.Kondisi bangunan yang tidak difungsikan ini menimbulkan keprihatinan mendalam, mengingat ada sejumlah distrik lain yang masih sangat membutuhkan fasilitas rumah guru namun belum bisa dipenuhi karena keterbatasan anggaran. Situasi tersebut, menurut Roni Omba, menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengawasan pada pembangunan sebelumnya.Dalam kesempatan itu, Bupati Roni Omba menyampaikan bahwa bangunan yang telantar tersebut seharusnya dapat dialihkan untuk kebutuhan masyarakat setempat daripada dibiarkan rusak tanpa manfaat. Ia menilai pemanfaatan yang tepat justru dapat memberikan dampak sosial lebih baik.“Kalo bisa biar masyarakat yang tinggal. Ini akan lebih bermanfaat daripada rumah-rumah ini terbengkalai dan tidak digunakan,” ujarnya.Bupati juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang pada proyek-proyek pembangunan fasilitas pendidikan lainnya. Menurutnya, setiap pembangunan harus mempertimbangkan kebutuhan riil agar anggaran pemerintah digunakan secara efektif dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.Kunjungan tersebut sekaligus menjadi evaluasi bagi dinas terkait untuk memperbaiki sistem perencanaan pembangunan agar lebih tepat sasaran. Pemerintah daerah disebutkan akan melakukan pendataan ulang untuk memastikan tidak ada lagi fasilitas publik yang terbengkalai akibat kesalahan perencanaan.Dengan peninjauan ini, Bupati Roni Omba menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui fasilitas yang layak, terencana, dan digunakan sesuai kebutuhannya. Penulis: Hendrik Editor: GF 29 Nov 2025, 04:43 WIT
Bupati Boven Digoel Tinjau Progres Pembangunan Puskesmas Kawagit Papuanewsonline.com, Boven Digoel— Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, melakukan peninjauan langsung ke Distrik Kawagit untuk melihat perkembangan pembangunan Puskesmas yang saat ini sedang dikerjakan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga setempat.Dalam peninjauan tersebut, Bupati Roni Omba menegaskan harapannya agar pembangunan fasilitas kesehatan tersebut dapat segera rampung. Ia menyebut bahwa keberadaan Puskesmas akan sangat penting bagi masyarakat Kawagit yang selama ini membutuhkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan memadai.“Saya berharap pembangunan Puskesmas ini dapat selesai secepatnya dan memberikan pelayanan kesehatan lebih baik,” ujar Bupati Roni Omba saat berada di lokasi pembangunan.Pemerintah daerah memandang pembangunan Puskesmas Kawagit sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan terutama di wilayah pedalaman. Dengan hadirnya fasilitas ini, masyarakat tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pemeriksaan maupun penanganan medis dasar.Kunjungan Bupati juga menjadi momen penting untuk memastikan bahwa seluruh tahapan pembangunan dilakukan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat. Pemerintah menginginkan agar fasilitas tersebut tidak hanya selesai, tetapi juga berfungsi optimal ketika mulai digunakan nantinya.Bupati Roni Omba menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap pembangunan Puskesmas akan terus diberikan hingga prosesnya selesai sepenuhnya. Ia menekankan perlunya pengawasan rutin agar progres tidak terhambat dan harapan masyarakat Kawagit dapat segera terwujud.“Kami akan terus memantau dan mendukung pembangunan ini agar dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Roni Omba.Dengan peninjauan ini, pemerintah daerah berharap bahwa pembangunan Puskesmas Kawagit dapat diselesaikan tepat waktu dan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Distrik Kawagit serta wilayah sekitar. Penulis: HendrikEditor: GF 29 Nov 2025, 04:40 WIT
Polda Maluku Jamin Fun Run Budaya Berlangsung Aman Papuanewsonline.com, Malteng - Untuk menjamin kelancaran dan keamanan kegiatan Fun Run Budaya di Desa Lonthoir, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Jumat (28/11/2025), pengamanan dilaksanakan personel Kepolisian secara profesional dan humanis.Pengamanan Fun Run Budaya yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Heritage Festival Banda 2025 ini dipimpin langsung oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku dan jajaran setempat.Kehadiran para pejabat Polri menegaskan komitmen Polda Maluku dalam mendukung kegiatan promosi budaya dan pariwisata daerah.PS Kaur Prodok Subbid PID Bid Humas Polda Maluku, Ipda M. Luhukay, S.AP, menyatakan, seluruh personel yang bertugas telah diinstruksikan untuk mengedepankan pelayanan yang Profesional, Modern, dan Terpercaya (Promoter), khususnya dengan pendekatan humanis kepada seluruh peserta dan masyarakat.“Apresiasi kami berikan kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas pengamanan dengan sangat baik," kata Ipda M. Luhukay di sela-sela kegiatan. Kegiatan Fun Run Budaya berjalan lancar, aman, dan tertib. Fokus utama pengamanan adalah memastikan sterilitas rute lari, pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan pertolongan pertama jika dibutuhkan oleh peserta. "Kegiatan berjalan aman dan lancar, sesuai arahan Bapak Kapolda, setiap personel wajib mengedepankan sikap humanis, sehingga kehadiran Polri dapat dirasakan sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat,” jelasnya.Dengan pengamanan yang terkoordinasi antara personel Ops Heritage Festival dan Polsek Banda, kegiatan Fun Run Budaya yang melintasi jalur bersejarah Desa Lonthoir dapat diselesaikan dengan sukses tanpa adanya hambatan yang berarti."Keberhasilan pengamanan ini menjadi indikator kesiapan Polri dalam mengamankan seluruh rangkaian Heritage Festival Banda 2025, demi mendukung pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan pelestarian budaya," jelasnya.Untuk diketahui, para Pejabat Utama Polda Maluku yang hadir dalam kegiatan sekaligus meninjau proses pengamanan yaitu Direktur Samapta (Dir Samapta), dan Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pam Obvit) Polda Maluku. Turut hadir Kapolsek Banda dan Personel Polsek Banda. PNO-12 28 Nov 2025, 21:29 WIT
Polri Kirimkan Bantuan Personel dan Logistik untuk Korban Bencana Alam di Sumut Papuanewsonline.com, Sumut - Gelombang bencana alam melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara sejak 24 hingga 27 November 2025. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara merilis data terkini yang menunjukkan sebanyak 311 kejadian bencana terjadi dalam kurun waktu tersebut, terdiri dari 127 tanah longsor, 162 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Bencana ini tersebar di 17 kabupaten/kota dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.Dari seluruh kejadian, tercatat 228 korban, dengan rincian 46 orang meninggal dunia, 11 luka berat, 85 luka ringan, serta 86 warga masih dalam pencarian. Sementara itu, jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 10.000 orang, dengan Kota Medan menjadi wilayah dengan pengungsian terbanyak, yakni 6.782 jiwa. Beberapa daerah juga melaporkan kondisi terparah, seperti Kota Sibolga dengan 59 korban jiwa, termasuk 46 yang masih hilang, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 99 korban jiwa, serta Kabupaten Mandailing Natal yang mencatat lebih dari 1.400 warga mengungsi.Dalam upaya menanggulangi situasi tersebut, Polri telah mengerahkan 1.754 personel dari berbagai satuan, mulai dari Polres jajaran, Brimob, Ditsamapta, hingga tim Dokkes dan logistik. Di lapangan, Korps Brimob Polda Sumut melakukan operasi SAR, evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta mendirikan posko darurat dan dapur lapangan. Ditsamapta turut membantu patroli tanggap bencana, distribusi logistik, hingga memberikan trauma healing bagi warga terdampak. Bid TIK menyediakan layanan komunikasi darurat dan internet Starlink untuk mendukung koordinasi, sementara Dokkes Polri menangani layanan kesehatan dan pemantauan sanitasi pengungsian. Ditlantas mengatur rekayasa lalu lintas serta mengawal ambulans dan distribusi bantuan. Di sisi lain, Bhayangkari Daerah Sumut mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, selimut, pakaian, kasur lipat, dan perlengkapan bayi ke wilayah yang paling terdampak.Polda Sumut juga mencatat adanya penambahan wilayah terdampak, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Tanah Karo, Tebing Tinggi, dan Batu Bara, seiring curah hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari terakhir.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa Polri berkomitmen memberikan respon cepat dan maksimal dalam penanganan bencana ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja tanpa henti untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, pengamanan lokasi, dan penyaluran bantuan. “Prioritas Polri adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan darurat dapat terpenuhi,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. PNO-12 28 Nov 2025, 21:13 WIT
Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri Wujudkan Indonesia Emas 2045 Papuanewsonline.com, Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025).Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. "Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam amanatnya. Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. "Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing," ujar Sigit. Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. "Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ucap Sigit.Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI."Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, 'TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara'," tutur Sigit. Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas," tutup Sigit. PNO-12 28 Nov 2025, 21:04 WIT
Kapolri Komitmen Dukung Kesetaraan Gender Polri di UN Women 'HeForShe' Movement Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit menggaungkan komitmen yang kuat terkait dengan mewujudkan kesetaraan gender di institusi Polri. Menurutnya, Polwan memiliki kesempatan yang sama dengan Polki (polisi laki-laki) dalam menjalankan tugas sebagai personel di Korps Bhayangkara.  Hal tersebut ditegaskan Sigit dalam acara Penganugerahan Polri Award In Support For UN Women 'HeForShe' Movement 2025 di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis, 27 November 2025. "Kegiatan hari ini adalah bentuk komitmen kuat kami, institusi Polri, untuk terus mendukung kesetaraan gender. Khususnya ruang bagi seluruh Polwan untuk memberikan warna dan menempatkan Polwan setara dengan peran rekan-rekan yang dari Polki," kata Sigit. Komitmen melakukan kesetaraan gender, kata Sigit, memang diperlukan kolaborasi, sinergisitas dan dukungan seluruh pihak. Sigit juga menyinggung bahwa, komitmen itu merupakan semangat untuk terus meningkatkan pelayanan prima dari Polri kepada masyarakat. Menurut Sigit, Polwan merupakan ujung tombak Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan, perempuan, dan anak. "Sekaligus ini juga menjadi bagian dari kami untuk terus bisa memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat-masyarakat, kelompok-kelompok rentan, yang tentunya perlu mendapatkan pelayanan secara khusus, dan hanya bisa dilakukan oleh para Polwan," ujar Sigit. Lebih dalam, Sigit kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kesetaraan gender di institusi Polri. Dengan adanya hal ini, Sigit meminta kepada seluruh jajaran Kapolda untuk berkomitmen terkait isu persamaan serta peningkatan pelayanan. "Mudah-mudahan kami institusi Polri, terus bisa meneruskan apa yang menjadi komitmen kami, untuk mendukung kesetaraan gender di Institusi Polri. Juga memberikan pelayanan yang terbaik, pelayanan yang terus bisa ditingkatkan. Untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat, perempuan, anak dan kelompok rentan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, pelayanan khusus dan ini tentunya menjadi tekad dari institusi kami," papar Sigit. PNO-12 28 Nov 2025, 20:33 WIT
UN Women Apresiasi Komitmen Polri dalam HeForShe Awards 2025 Papuanewsonline.com, Jakarta - Country Representative and Liaison to ASEAN UN Women Indonesia, Ulziisuren Jamsran, memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas komitmennya dalam mewujudkan kesetaraan gender melalui penyelenggaraan Polri Award in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi doorstop usai kegiatan penganugerahan di Jakarta.Kepolisian Negara Republik Indonesia menyelenggarakan Polri Award in Support of UN HeForShe Movement 2025 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, sebagai bentuk apresiasi kepada para pimpinan kepolisian yang dinilai berperan dalam mendorong kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, serta kepemimpinan inklusif di satuan kerjanya masing-masing.Dalam keterangannya, Ulziisuren menilai Polri menunjukkan kemajuan signifikan dalam mendorong budaya institusi yang lebih inklusif dan responsif terhadap perempuan serta kelompok rentan. Ia menyebut langkah Polri ini tidak hanya berdampak positif di internal organisasi, tetapi juga berkontribusi mempercepat pembangunan sosial di Indonesia.“Terima kasih atas nama Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan secara khusus atas nama UN Women. Keberhasilan besar dalam peluncuran HeForShe ini patut diapresiasi. Dengan menampilkan contoh nyata bagaimana kepolisian bekerja bersama masyarakat, mendukung perempuan, lansia, dan anak-anak. kita dapat membantu negara berkembang jauh lebih cepat. HeForShe merupakan bagian penting dari reformasi, perubahan budaya institusional, dan pembangunan negara,” ujarnya.Kegiatan HeForShe Awards 2025 diselenggarakan oleh Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap pemberdayaan Polisi Wanita (Polwan). Ajang ini melibatkan para kepala satuan kerja (kasatker) dan kepala satuan wilayah (kasatwil) sebagai peserta penilaian.Senior Polwan RI Irjen Arradina Zessa Devy menjelaskan bahwa program ini merupakan kolaborasi Polri dengan UN Women Indonesia dalam kerangka gerakan global HeForShe, sebuah gerakan solidaritas yang mengajak laki-laki menjadi mitra setara perempuan serta agen perubahan untuk kesetaraan gender.Pelaksanaan penghargaan ini juga bertepatan dengan Hari Jadi ke-77 Polwan RI, sehingga menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen Polri dalam pengarusutamaan gender dan pembentukan budaya institusi yang lebih setara dan inklusif.Dengan penyelenggaraan penghargaan ini, Polri berharap praktik kepemimpinan yang responsif gender dapat terus meningkat di seluruh satuan kerja dan wilayah, serta menginspirasi institusi lain untuk turut memperkuat prinsip kesetaraan dan inklusivitas. PNO-12 28 Nov 2025, 20:04 WIT
APBD Mimika 2026 Rp.5,6 Triliun Disahkan: Rakyat Dijanjikan Kesejahteraan Papuanewsonline.com, Mimika — Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026 senilai Rp 5.644.590.782.243,00. Pengesahan dilakukan melalui Rapat Paripurna IV Masa Sidang III DPRK Mimika pada Kamis (27/11/2025), yang dihadiri seluruh delapan fraksi. Seluruh fraksi sepakat untuk mengesahkan RAPBD tanpa catatan dan menetapkannya sebagai Peraturan Daerah.Ketua DPRK Mimika, Primus Natikaperayau, menyampaikan apresiasi kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta seluruh OPD yang telah menyiapkan, mempresentasikan, dan menanggapi setiap masukan dari dewan. Ia menilai kerja kolaboratif tersebut menjadi landasan penting dalam memastikan APBD dapat disusun secara komprehensif dan akuntabel.Primus juga menyampaikan terima kasih kepada tim badan anggaran dan seluruh fraksi yang telah menjalankan fungsi budgeting serta pengawasan dengan optimal. Proses pembahasan RAPBD, menurutnya, dilakukan secara intensif, terbuka, dan konstruktif untuk memastikan aspirasi masyarakat Mimika terakomodasi dengan baik.Melalui pandangan umum, jawaban pemerintah, serta pembahasan di tingkat komisi dan badan anggaran, seluruh fraksi menyampaikan berbagai masukan yang dianggap mencerminkan kebutuhan masyarakat Mimika. Primus menegaskan bahwa pandangan fraksi bukan sekadar formalitas, tetapi wujud kesepakatan politik yang mengikat lembaga legislatif dan eksekutif.Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, turut memberikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRK Mimika atas energi, pemikiran, dan koreksi yang diberikan selama penyusunan RAPBD 2026. Ia menegaskan bahwa penyusunan anggaran tetap mengacu pada nota kesepakatan kebijakan umum anggaran serta prioritas plafon anggaran sementara tahun 2026.Emanuel menambahkan bahwa kebijakan anggaran yang disepakati bukan sekadar hitungan angka, melainkan komitmen bersama untuk memperkuat kebijakan daerah yang berpihak pada masyarakat. Fokus utamanya adalah pemerataan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Mimika.Primus Natikaperayau kembali menekankan bahwa APBD 2026 harus benar-benar memberi dampak nyata bagi rakyat. Ia menyebut prioritas anggaran diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, pemerataan pembangunan di seluruh wilayah, serta peningkatan kualitas layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.Setelah disetujui di tingkat kabupaten, APBD Mimika 2026 akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk dilakukan evaluasi sebelum penetapan final. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh substansi anggaran sesuai regulasi dan kebijakan pemerintah yang berlaku.Dengan rampungnya seluruh proses penyusunan APBD tepat waktu, pemerintah daerah menargetkan seluruh program dan kegiatan dapat dimulai pada Januari 2026. Harapannya, implementasi cepat ini dapat mempercepat realisasi pembangunan serta memperkuat manfaat anggaran bagi masyarakat Mimika. Penulis: JidEditor: GF 28 Nov 2025, 02:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT