logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Plt Bupati Mimika Kembali Diadili Besok Di Pengadilan Tipikor Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura- Majelis hakim pada pengadilan Tipikor Jayapura  akan kembali menggelar  sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan serta pengelolaan Pesawat  dan helicopter Pemkab Mimika, dengan menghadirkan terdakwa Johanes Rettob dan Silvi Herawaty, Selasa  tanggal 6 Juni 2023, besok.Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob dan Direktur Asian One Air, Silvi Herawaty kembali diadili duduk dikursi pesakitan,  setelah pada sidang pertama kedua terdakwa belum dapat hadir, karena sakit.Jadwal sidang Selasa besok dengan agendan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum dibenarkan, Humas Pengadilan Negeri Jayapura Zaka Talapaty. " Benar, sesuai jadwal sidang perkaranya Selasa tanggal 6 besok, semoga terdakwa hadir besok ya," ujar Humas PN Jayapura, Zaka Talapaty secara singkat melalui pesan singkat Via Whatsapp, Senin (5/6/2023).Diketahui Sebelumnya, Zaka juga membenarkan bahwa  Kedua terdakwa atas nama Johanes Rettob dan  Silvi Herawaty, dinyatakan sakit, jadi pada sidang pertama tidak dapat hadir, sehingga majelis hakim menunda  Sidang selama 2 (dua) minggu, sampai hari Selasa tanggal 6 Juni 2023 dengan Agenda Sidang yang sama yaitu Pembacaan Surat Dakwaan dari JPU.Kata Zaka,  Sidang Kasus Tindak Pidana Korupsi dengan Nomor Perkara Nomor Perkara 8 /Pid.Sus-TPK / 2023 / Pn.Jap dengan Terdakwa An. SILVI HERAWATY dan Nomor Perkara 9 /Pid.Sus-TPK / 2023 / Pn.Jap dengan Terdakwa An. JOHANNES RETTOB, S.Sos, MM, sesuai jadwal, disidangkan pada Selasa 6 Juni 2023.Terpisah diketahui, Walaupun dengan status terdakwa korupsi, namun hingga kini, Johanes Rettob masih menjalankan roda Pemerintahan sebagai Plt Bupati Mimika, sehingga Kejaksaan Tinggi Papua meminta Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk agar berkordinasi dengan Mendagri Tito Carnavian untuk memberhentikan Johanes Rettob dari jabatanya sebagai Plt Bupati Mimika. Karena Johanes Rettob saat ini berstatus terdakwa korupsi.Surat  Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Witono SH.Mhum ini, bernomor: B-844/Ft.1/22023, tertanggal  11 Mei 2023.Begini kutipan surat Kejati Papua, kepada Pj Gubernur Papua Tengah yang diterima Media ini, Jumat (12/5/2023).Yth. Pj. Gubernur Papua Tengah Di Nabire. Sehubungan dengaan penuntutan perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pengadaan dan Operasional Pesawat Terbang Cessna Grand Caravan C 208B EX dan Helikopter Airbus H-125 pada Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2015 s/d 2022 atas nama terdakwa Johannes Rettob, S.Sos., M.M., Plt. Bupati Mimika, bersama ini kami sampaikan sebagai berikut : 1. Bahwa berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dan ditambah terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 83 ayat : - Kepala daerah dan/ atau wakil kepala daerah diberhentikan sementara tanpa melalui usulan DPRD karena didakwa melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun, tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, makar, tindak pidana terhadap keamanan negara, dan/ atau perbuatan lain yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia. - Kepala daerah dan/ atau wakil kepala daerah yang menjadi terdakwa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberhentikan sementara berdasarkan register perkara di Pengadilan. -Pemberhentian sementara kepala daerah dan/ atau wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilakukan oleh Presiden untuk Gubernur dan/ atau Wakil Gubernur serta oleh Menteri untuk bupati dan/ atau wakil bupati atau wali kota dan/ atau wakil walikota. 2. Bahwa saudara Johannes Rettob, S.Sos., M.M., Plt. Bupati Mimika, saat ini berstatus sebagai terdakwa yang didakwa melakukan tindak pidana korupsi berdasarkan register perkara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Klas IA Jayapura Nomor : 8/Pid.SusTPK/2023/PN Jap tanggal 09 Mei 2023. 3. Bahwa terdakwa Johannes Rettob, S.Sos., M.M., Plt. Bupati Mimika yang masih aktif memimpin daerah dan tidak dilakukan penahanan, sehingga diduga menggerakkan massa, membuat opini di media sosial, gerilya mencari dukungan politik dan pembenaran atas perbuatannya, menekan saksi dan ahli, serta melakukan serangkaian upaya untuk menggagalkan proses penuntutan yang sedang berjalan. 4. Bahwa demi tegaknya hukum dan keadilan, agar informasi ini kiranya dapat disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri di Jakarta untuk menentukan sikap selanjutnya.Demikian kami laporkan untuk menjadi maklum. Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono, S.H., M.Hum. Tembusan : 1. Yth. Jaksa Agung RI di Jakarta;2. Yth. Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta;3. Yth. Jampidsus Kejaksaan Agung RI di Jakarta; 4. Yth. Jamwas Kejaksaan Agung RI di Jakarta;Editor: Piter 05 Jun 2023, 11:47 WIT
Hadiri Kirab Pemilu 2024 Kapolda Maluku: Peran Stakeholder bantu amankan dan sukseskan Pemilu Papuanewsonline.com, Maluku - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Lotharia Latif, menghadiri kegiatan Kirab Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024. Kegiatan yang diselenggarakan KPU Provinsi Maluku ini dihelat di depan monumen Gong Perdamaian Dunia, Kota Ambon, Minggu (4/6/2023).Dengan mengusung tema  "Pemilu Sarana Integrasi Bangsa", kirab turut dihadiri Gubernur Maluku, Kasdam XVI/Pattimura, Forkopimda, Ketua KPU Provinsi Maluku, Penjabat Wali Kota Ambon, para stakeholder dan partai politik.Pada kegiatan kirab pemilu yang bertujuan untuk mensosialisasikan pelaksanaan pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang tersebut, Kapolda Maluku, juga turut menandatangani Deklarasi Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa."Hari ini kami menghadiri kirab pemilu tahun 2024 yang digelar oleh KPU, maupun Pemerintah di kota Ambon," kata Kapolda Maluku Lotharia Latif.Pelaksanaan kirab pemilu 2024 hari ini menandakan wilayah provinsi Maluku telah siap untuk menggelar pesta demokrasi lima tahunan tersebut."Kami Polda Maluku dan Polres jajaran siap mengamankan dan mensukseskan Pemilu tahun 2024," katanya.Pemilu 2024 akan berjalan aman, damai dan lancar, kata Kapolda, tergantung dari peran serta para stakeholder, semua elemen masyarakat, termasuk partai-partai politik selaku peserta pemilu."Kami harapkan adanya kerjasama semua komponen masyarakat, stakeholder, termasuk partai-partai politik untuk menjaga stabilitas kamtibmas demi mensukseskan pemilu yang berkualitas dan bermartabat," pintanya. (PNO-12) 05 Jun 2023, 07:27 WIT
Berikan Pemeriksaan Gratis Tim Keladi Sagu Tangani Penderita Hipertensi Dan ISPA Di Kabupaten Puncak Papuanewsonline.com Puncak - Personel Operasi Satgas Rasaka Cartenz Polda Papua melaksanakan pelayanan kesehatan gratis menjadi fokus Program Keladi Sagu di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (3/6/2023). Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep, berperan aktif sebagai tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat setempat. Pelaksanaan Program Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna Diri atau disingkat Keladi Sagu di Kampung Kago dengan metode pemeriksaan masyarakat secara langsung di rumahnya masing-masing. Beberapa masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan antara lain, Erson Tabuni (48 tahun) yang menderita penyakit hipertensi, sedangkan Merlina Tabuni (30 tahun) dan Milona Alom (29 tahun) dengan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). "Hasil dari pelayanan kesehatan yang diberikan oleh anggota Satgas Keladi Sagu menunjukkan bahwa masyarakat  mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit ISPA dan hipertensi," papar Bripda Muhammad Satrio Adi. Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menjelaskan bahwa tim kesehatan Program Keladi Sagu memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Puncak. Benny menambahkan bahwa Program Keladi Sagu bertujuan untuk membantu masyarakat Kabupaten Puncak mencapai peningkatan signifikan dalam Indeks Pembangunan Manusia. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) hingga akhir tahun 2022, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, masih termasuk dalam kategori IPM yang rendah yakni di bawah angka 60. Upaya pemberian pelayanan kesehatan oleh personel satgas Binmas diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan masyarakat setempat dan berkontribusi pada peningkatan kondisi kesehatan dan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Puncak.(PNO-11)   04 Jun 2023, 17:54 WIT
Ciptakan Perubahan Si Ipar Bersama Anak-Anak Belajar Sambil Berekreasi Papuanewsonline.com, Jayapura - Pelaksanaan Operasi Rasaka Cartenz Wilayah Polresta Jayapura Kota Satgas Si-Ipar pada Sabtu (3/6/2023) berbeda dengan rutinitas seperti biasanya. Anak-anak berekreasi di Pantai Pasir II Holtekamp, Kota Jayapura, setelah mengikuti kegiatan belajar membaca, menulis dan berhitung. Lima anak binaan Program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) sangat senang dan antusias ketika Kasat Binmas Polresta Jayapura Kota, AKP Heru Pramono, selaku Kasubsatgas Si-Ipar Ops Rasaka Cartenz Wilayah Polresta Jayapura Kota untuk berekreasi di Pantai Pasir II. Lima anak ini dengan latar belakang putus sekolah sesuai sasaran Program Si-Ipar. Turut mendampingi mereka adalah Aipda Nurdin Makuasang, Aipda Djufri, S.H, Bripka Frans A. Michael, dan Bripka Fajar yang selama ini tergabung dalam Satgas Si-Ipar Operasi Rasaka Cartenz Wilayah Polresta Jayapura Kota. AKP Heru menuturkan, pihaknya sengaja membawa suasana baru dalam proses belajar yakni sambil berekreasi di pantai. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak merasa gembira dan tetap semangat mengikuti Program Si-Ipar. "Mudah-mudahan upaya kami untuk mencerdaskan anak-anak ini diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Anak-anak kurang beruntung dalam menimba ilmu pendidikan bila dibandingkan dengan anak-anak seumurannya," ujarnya.AKP Heru menambahkan, sambil bermain pihaknya juga mengajak anak-anak untuk bernyanyi menyanyikan lagu-lagu nasional serta menghafalkan Pancasila serta menjelaskan setiap makna setiap sila. "Sambil bermain di pantai, kami dan anak-anak menikmati makanan dengan suasana kekeluargaan. Kami sangat terharu karena bisa membahagiakan anak-anak di tengah pelaksanaan tugas pelayanan bagi masyarakat," ucap AKP Heru.Diketahui Program Si Ipar merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan. Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah pengetahuan. khusus untuk Provinsi Papua yang kini terdiri dari Kota Jayapura dan delapan kabupaten lainnya dengan tingkat IPM berkategori sedang.Kota Jayapura merupakan ibu kota Provinsi Papua. Kota Jayapura merupakan satu-satunya daerah di empat provinsi wilayah Papua yang angka IPM mencapai kategori tinggi yakni 80,10. Salah satu penyebab rendahnya IPM di Papua adalah masalah putus sekolah. Berdasarkan data Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua pada tahun 2022 mengungkapkan, angka putus sekolah di Papua dari jenjang SD, SMP hingga SMA mencapai 407.546 orang. (PNO-12) 04 Jun 2023, 16:51 WIT
Gencarkan Kegiatan Belajar, Polisi Pi Ajar Bina Anak-Anak Di Pegunungan Bintang Papuanewsonline.com, Jayapura – Kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Papua Pegunungan belumlah merata karena beberapa faktor. Kabupaten Pegunungan Bintang termasuk salah satu wilayah di Papua Pegunungan dengan IPM yang tercatat masih rendah yakni di bawah angka 60.Oleh karena itu, Polri turut mengambil peran dalam meningkatkan IPM di wilayah Papua Pegunungan dengan terus menggencarkan Program Si Ipar (Polisi Pi Ajar). Program ini dilaksanakan Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023 di Kabupaten Pegunungan Bintang. Satgas Binmas yang dipimpin Iptu Jufri Rambu, S.Sos bersama personelnya menggelar Si Ipar yang membina 31 anak-anak di Jalan Aldom, Distrik Oksibil, Jumat (2/6/2023) siang.Anak-anak terlihat sangat ceria dan antusias mengikuti Program Si Ipar. Mereka mengikuti kegiatan belajar yang diberikan oleh personel Satgas Binmas sekitar 60 menit.Iptu Jufri mengatakan, pihaknya  memberikan bahan ajaran dasar berupa cara membaca alfabet, gabungan huruf, menulis abjad maupun angka serta menghitung memakai fasilitas-fasilitas sederhana seperti poster dan alat tulis yang dibagikan kepada anak-anak.“Anak-anak mengikuti kegiatan belajar dengan aktif. Hal ini memacu kami selaku pengajar bersemangat membagikan ilmu kepada generasi muda di Kabupaten Pegunungan Bintang. Kami sangat terharu dengan semangat belajar mereka,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa proses pembelajaran juga diselingi dengan bermain serta bernyanyi bersama. Tujuannya agar membangun suasana yang penuh keceriaan agar anak-anak tidak mudah merasa jenuh.“Kami akan melaksanakan kegiatan ini secara rutin guna meningkatkan kemampuan belajar anak-anak ini. Kami berharap Program Si Ipar ini dapat memotivasi generasi muda di Pegunungan Bintang agar rajin belajar demi meraih cita-citanya,” ujar Iptu Jufri.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan Program Si Ipar akan terus digencarkan guna memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak di wilayah tersebut untuk meraih cita-cita mereka.“Harapannya melalui kegiatan ini dapat mendongkrak kemajuan dan potensi yang mereka miliki sehingga dapat bermanfaat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan nantinya,” tutup Kasatgas Humas. (PNO-12) 03 Jun 2023, 17:49 WIT
Polda Papua Dan TNI Mengamankan Pengungsi Di Komplek Nogolait Papuanewsonline.com, Jayapura – Warga Komplek Nogolait, Kampung Kenyam yang sebelumnya melakukan pengungsian di Sekolah Dasar Negeri 1 Kenyam kini telah berangsur kembali ke kediamannya masing-masing.Diketahui sebelumnya terdata 162 warga melakukan pengungsian akibat adanya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata beberapa hari lalu sehingga membuat ketakutan ditengah masyarakat dan memilih untuk meninggalkan rumahnya.Kembalinya para pengungsi tersebut turut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dirinya ditemui oleh awak pers di Media Center, Sabtu (3/6).Kabid Humas menyebutkan bahwa masyarakat yang kembali ke Komplek Nogolait diantar dan di kawal langsung oleh aparat gabungan serta Pemerintah Daerah guna memastikan keamanan warga masyarakatnya.“Kembalinya masyarakat tersebut dipimpin oleh Brigjen Pol Gatot Hariwibowo S.I.K., M.A.P selaku Danpas III Korbrimob Polri dengan menggunakan 5 Truk dari SD Negeri 1 Kenyam Menuju Komplek Nogolait,” ucapnya.Menurutnya, hal ini juga menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Aparat Keamanan yang dibantu Pemerintah Daerah untuk menjamin keselamatan warga masyarakat di Kampung Nogolait sehingga mau untuk kembali ke kediamannya.Selain itu, ditempat berbeda Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Panelewen menambahkan, situasi dan kondisi keamanan di Distrik Kenyam hingga kini berjalan kondusif pasca kontak tembak yang terjadi sebelumnya.“Dengan kembalinya para pengungsi, tentunya kami selaku aparat gabungan baik dari TNI maupun Polri akan lebih meningkatkan keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Nduga guna menghindari adanya gangguan dari Kelompok bersebrangan sehingga kembali membuat ketakutan di tengah masyarakat,” tegasnya. (PNO-12) 03 Jun 2023, 17:23 WIT
Tim Keladi Sagu Lakukan Pelayanan Kesehatan Di Mimika Timur Papuanewsonline.com, Timika – Kepolisian Republik Indonesia tidak henti-hentinya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat. Pelayanan bagi masyarakat tidak hanya dalam segi keamanan namun kini juga melalui pelayanan dalam bidang kesehatan.Hal tersebut dibuktikan oleh Personel Binmas yang tergabung dalam Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 Wilayah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang tengah menggelar program Keladi Sagu (Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna) kepada masyarakatnya.dr. Audio Bhaskara Titalessy bersama 2 rekannya yakni Bripka Wiwik Ismail dan Bripda Liga Kriagil Nur Pramesti, S.Kep., Ns (Operator) memeriksa masyarakat yang memiliki keluhan kesehatan pada Jumat (2/6/2023). Masyarakat yang diperiksa tim kesehatan Keladi Sagu bertempat tinggal di sepanjang Jalan Pomako, Distrik Mimika Timur. Sebanyak 10 orang yang melaporkan gangguan kesehatannya kepada personel tim Keladi Sagu. Tercatat sebanyak 4 Pasien yang menderita penyakit seperti infeksi saluran pernapasan (ISPA), penyakit kulit dan malaria. Pasien bernama Dermina Otakeau (50) dan Tn. Resardo (43) menderita penyakit kulit. Sementara pasien bernama Marianan Pirnua (46) menderita ISPA dan pasien bernama Dernis sakit Malaria.“Kami telah melakukan pemeriksaan dan memberikan obat-obatan unuk dikonsumsi penderita ISPA dan malaria. Kami akan terus memonitor kondisi empat warga ini secara rutin hingga mereka sembuh,” ujar Audio.Audio memaparkan, kondisi kesehatan masyarakat di Kabupaten Mimika pada umumnya sudah cukup baik. Akan tetapi masih terdapat masyarakat di wilayah pedalaman Mimika yang kurang mendapatkan pelayanan kesehatan sehingga Polri turut membantu untuk mengatasi masalah tersebut.“Kami terus menelusuri pemukiman warga di wilayah Mimika. Tujuannya dapat mengobati pasien yang menderita penyakit kulit, ISPA, malaria dan stunting,” kata Audio. Ia pun menambahkan, terdapat dua penyakit yang paling sering ditemukan di tengah masyarakat di Kabupaten Mimika. Kedua penyakit ini adalah ISPA dan malaria. Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan kegiatan keladi sagu ini sudah menjadi kegiatan rutin yang terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya kesehatan masyarakat Papua.“Pihaknya juga berharap masyarakat tidak sungkan untuk melakukan pengecekan kesehatan, sehingga jika ada gangguan kesehatan bisa diantisipasi sejak dini,” ucap Kasatgas Humas.Ia menambahkan, program Keladi Sagu merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang kesehatan.“Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah umur panjang dan hidup sehat. Khususnya di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, termasuk salah satu daerah dengan kategori IPM sudah cukup tinggi yakni diatas 70 berdasarkan data BPS pada akhir tahun 2022,” tutupnya. (PNO-12) 03 Jun 2023, 16:56 WIT
Kapolda Maluku Perintahkan Polresta Ambon Selidiki Dan Tangkap Pelaku Pencurian Papuanewsonline.com, Maluku - Trend kasus pencurian barang di dalam mobil yang terparkir di ruas-ruas jalan, dengan modus para pelaku memecahkan kaca, saat ini sangat meresahkan warga di Ambon.Terkait maraknya kasus kejahatan itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, telah memerintahkan Direktur Reskrimum Polda Maluku dan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, untuk mengejar dan menangkap para pelaku."Untuk kasus pencurian barang di dalam mobil saya sudah perintahkan Direskrimum dan Kapolresta Ambon untuk kejar dan tangkap para pelaku yang sangat meresahkan warga saat ini," kata Kapolda Maluku Lotharia Latif, Sabtu (3/6/2023).Di samping aparat kepolisian yang tengah mengusut kasus pencurian barang berharga di dalam mobil, Kapolda juga menghimbau warga untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di daerah masing-masing."Kami menghimbau agar siskamling di masing-masing wilayah terus ditingkatkan dan bersinergi dengan aparat keamanan setempat," pintanya.Irjen Latif mengaku selama ini polri terus melakukan patroli baik terbuka maupun tertutup di beberapa titik rawan kejahatan di Ambon. Keterbatasan lahan garasi hingga para pemilik mobil memarkirkan mobilnya dengan menitipkan di jalan atau di toko-toko yang memiliki lahan parkir, kata Kapolda, saat ini menjadi masalah baru. Pasalnya, para pencuri kini menjadikan keterbatasan lahan parkir itu sebagai sasaran kejahatan."Sebaiknya bila memungkinkan, dapat dipasang kamera-kamera CCTV tersembunyi untuk pencegahan dan suatu saat diperlukan bila terjadi kasus pencurian tersebut, bisa digunakan," pintanya.Irjen Latif mengaku pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap berbagai kejahatan yang terjadi. Kecepatan pengungkapan berbagai kasus juga sangat ditentukan dari informasi-informasi warga dan bukti yang ada."Kami juga berharap agar masyarakat sepenuhnya dapat dilindungi dari potensi menjadi korban kejahatan," harapnya.Terkait dengan maraknya kasus pencurian barang berharga di dalam mobil ini, Irjen Latif menduga dilakukan oleh para pelaku spesialis, dan memiliki jaringa "Pelaku kejahatan ini pasti ada jaringannya. Dan saya juga sudah memerintahkan personel untuk kejar dan tangkap mereka. Bila ada yang melawan petugas, sikat dan lumpuhkan saja secara terukur," tegasnya. (PNO-12) 03 Jun 2023, 16:24 WIT
Merawat Tradisi NU, Thaha Alhamid Ziarah Ke Makam MGR Johanes P Saklil Papuanewsonline.com, Timika- Merawat tradisi Nahdlatul Ulama (NU), Sekjen Presidium Dewan Papua (PDP) Thaha Alhamid berziarah ke makam yang Muliah Mgr. Yohanes Philipus Saklil.Pr, di Keuskupan Timika, Sabtu (3/6/2023). Thaha Alhamid yang juga Tokoh Inspiratif Papua ini, selain melayat sekaligus mengikuti prosesi pemakaman sahabatnya Thom Beanal, Ia juga menyempatkan diri berziarah ke makam tokoh agama Katolik Mgr. Yohanes Philipus Saklil,Pr. Dan makam beberapa Pastor di halaman Keuskupan Timika. Pantauan Papuanewsonline.com, sebelum mengikuti prosesi pemakaman Sahabatnya, Thaha Alhamid tokoh muslim Papua yang juga (Sekjen PDP) Ditemani Pdt Herman Awom (Ketua Exofficio), Wenan Watory (Wakil sekjen) dan Pater John Jonga,  berziarah ke makam yang muliah Mgr. Johanes P Saklil, Pr. Selain makam Uskup Johanes P Saklil, di pemakaman ini, juga terdapat makam Pastor Yakobus Mote dan Pastor Natalis Gobay yang merupakan salah satu anggota Tim 100. "Yang Muliah Mgr. Uskup Johanes P Saklil dan Para Pastor ini merupakan tokoh Agama Katolik di tanah Papua, sehingga untuk mengenang jasah-jasah mereka bagi masyarakat Papua, hari ini kita menyempatkan waktu untuk berziarah di makam mereka," ujar Aba Thaha. Kata Aba Thaha Alhamid, Ziarah ini juga bagian dari  merawat tradisi NU. Diketahui, Thaha Alhamid, Theys Hiyo Eluay, Thom Beanal, Herman Awom, Don Flassy dan John Mambor, mendirikan ( PDP) Presidium Dewan Papua. Dari kisah Perjuangan Para Tokoh Inspiratif Papua ini, dimulai pada akhir tahun 1999 melalui Musyawarah Besar Papua yang mana menghasilkan berdirinya  Presidium Dewan Papua yang diketuai Theys Hiyo Eluay dan Sekjen Thaha Al Hamid yang juga Pimpinan Sidang pada saat itu. Kehadiran Presidium Dewan Papua (PDP) bersamaan dengan  terbentuknya Tim 100 yang merumuskan berbagai Persoalan dan Penyelesaiannya di Papua.dimana mereka berkesempatan berdialog langsung dengan Presiden Gus Dur saat itu,  Setelah dilakukan Kongres Papua di tahun yang sama, disepakatilah Otonomi Khusus sebagai solusi politik bagi masyarakat Papua. Sehingga dengan giginya perjuangan para tokoh Papua ini, maka lahirlah UU  Otsus sebagai solusi di Tanah Papua. (PNO-05) 03 Jun 2023, 10:48 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT