logo-website
Kamis, 23 Jul 2026,  WIT

KAI Resmi Terima 54 Lokomotif Baru, Dorong Kapasitas Logistik Sumatra Selatan

Penambahan 54 lokomotif CC205 memperkuat angkutan logistik Sumatra Selatan sekaligus meningkatkan efisiensi dan daya saing nasional.

Papuanewsonline.com - 22 Jul 2026, 21:34 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Papuanewsonline.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyelesaikan proses penerimaan 54 unit lokomotif baru tipe CC205 yang diproduksi oleh Progress Rail untuk memperkuat layanan angkutan logistik di wilayah Sumatra Selatan. Penyerahan resmi seluruh armada tersebut berlangsung di Jakarta Railway Center, Rabu (22/7/2026), sebagai bagian dari upaya modernisasi sarana perkeretaapian nasional.

Seluruh lokomotif yang tergabung dalam seri 25 dan 26 itu akan ditempatkan di Divisi Regional III Palembang. Pengiriman dilakukan secara bertahap sejak Agustus 2025 hingga Mei 2026 guna mendukung peningkatan kapasitas angkutan komoditas, terutama batu bara dan hasil industri lainnya di wilayah Sumatra Selatan.

Lokomotif CC205 dilengkapi teknologi traksi arus bolak-balik dengan mesin berkekuatan 2.200 tenaga kuda. Selain itu, sarana ini dibekali berbagai fitur keselamatan modern, seperti sistem pemantauan kondisi masinis, deteksi hambatan di lintasan, serta pemantauan performa lokomotif secara berkelanjutan selama 24 jam.

Hasil uji operasional menunjukkan satu unit lokomotif CC205 mampu menarik hingga 60 gerbong dalam satu rangkaian. Kemampuan tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional karena satu lokomotif baru dapat menggantikan peran dua lokomotif generasi sebelumnya, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan perjalanan kereta.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan penambahan armada ini merupakan langkah strategis untuk menjawab meningkatnya kebutuhan angkutan logistik di Sumatra Selatan. "Penguatan ini meliputi sumber daya manusia, prosedur kerja, hingga kinerja sarana itu sendiri," ujarnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 305 personel telah mengikuti pelatihan khusus untuk mengoperasikan dan merawat lokomotif baru tersebut. Selain memperoleh jaminan perawatan selama dua tahun, KAI juga menerima program alih teknologi agar mampu mengelola armada secara mandiri, andal, dan lebih efisien.

Sementara itu, perwakilan Progress Rail, Colin Kerelchuk, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan KAI. Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya mencakup penyediaan lokomotif, tetapi juga penguatan kompetensi teknis dalam mendukung operasional jangka panjang. KAI sendiri menargetkan kapasitas angkutan logistik meningkat secara bertahap hingga sekitar 85 juta ton per tahun sesuai kesiapan infrastruktur dan kebutuhan pasar.

Modernisasi armada ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas logistik nasional, memperlancar distribusi komoditas, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatra Selatan dan berbagai wilayah lainnya.

Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE