logo-website
Sabtu, 22 Agu 2026,  WIT

PLBN Yetetkun di Boven Digoel Jadi Lumbung Cuan Baru Papua

Kawasan perbatasan di Boven Digoel justru berpotensi menjadi pusat uang baru. Kehadiran Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun dinilai bukan hanya soal penjagaan wilayah, tapi kunci pembuka kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Papuanewsonline.com - 21 Agu 2026, 08:20 WIT

Papuanewsonline.com/ Ekonomi

PLBN Yetetkun di Boven Digoel

Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Selama ini dianggap sebagai ujung negara, kini kawasan perbatasan di Boven Digoel justru berpotensi menjadi pusat uang baru. Kehadiran Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun dinilai bukan hanya soal penjagaan wilayah, tapi kunci pembuka kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Hal itu ditegaskan Staf Ahli Bupati Boven Digoel Bidang Ekonomi dan Keuangan, Jeffri Nirahua. Menurutnya, posisi PLBN Yetetkun yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini (PNG) adalah harta karun yang belum digarap maksimal.


"Hubungan perdagangan antara kedua negara memiliki peluang yang saling menguntungkan. Ini harus dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan," ujar Jeffri, Rabu (19/8/2026).

Jeffri menjelaskan, PLBN Yetetkun tidak boleh hanya dipandang sebagai pos pemeriksaan orang dan barang. Kawasan ini punya magnet ekonomi yang luar biasa. Perputaran barang dan jasa akan semakin kencang, dan di situlah peluang pendapatan baru bagi warga lokal terbuka lebar.

Masyarakat Indonesia di sekitar Yetetkun punya peluang besar untuk menjadi pemasok kebutuhan warga PNG, mulai dari produk sembako hingga komoditas unggulan lokal, tentunya sesuai aturan perdagangan lintas batas yang berlaku.


Namun, Jeffri mengingatkan, semua harus dilakukan secara tertib dan legal. Jangan sampai semangat mencari cuan justru melanggar regulasi.

"Semangat kemerdekaan harus menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berkembang dan membangun daerah, termasuk melalui penguatan ekonomi di kawasan perbatasan," tegasnya, mengaitkan momentum HUT ke-81 RI.

Pemkab Boven Digoel sendiri kini mendorong penuh agar masyarakat mengubah mindset: PLBN Yetetkun bukan sekadar pintu keluar-masuk, tapi etalase dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dengan dukungan infrastruktur yang terus dibangun, peningkatan kapasitas pelaku UMKM lokal, dan pengelolaan perdagangan yang profesional, Yetetkun diyakini akan menjadi motor penggerak ekonomi Boven Digoel.

"Tujuannya jelas, keberadaan PLBN harus berdampak nyata: pendapatan warga naik, lapangan usaha terbuka, dan kesejahteraan masyarakat perbatasan benar-benar terangkat," pungkasnya.

Perbatasan kini bukan lagi halaman belakang Indonesia, tapi beranda depan yang menghasilkan.

Penulis: Muhtar

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE