Warga Keluhkan Menu MBG di Pasar Sentral III Mimika Dinilai Seperti Makanan Hewan
Keluhan tersebut disampaikan warga di kawasan belakang Hotel Cartens, Kabupaten Mimika
Papuanewsonline.com - 21 Agu 2026, 22:26 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Mimika, -
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Pasar Sentral III, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, menuai keluhan dari warga penerima manfaat. Menu yang disalurkan dinilai tidak layak konsumsi dan tidak memenuhi standar gizi, terutama untuk kelompok balita.
Keluhan tersebut disampaikan warga di kawasan belakang Hotel Cartens, Kabupaten Mimika.
"Menu MBG di sini macam makanan hewan. Tidak ada gizinya. Anak bayi umur 0-5 tahun dikasih isi kacang," ungkap salah satu warga di Timika, Jumat (21/8/2026).
Warga menyebut, menu yang diberikan kepada anak usia 0-5 tahun berupa kacang goreng merupakan tindakan memalukan.
Sementara itu, dokumentasi yang diterima redaksi pada hari yang sama menunjukkan menu berupa nasi putih, ayam goreng berbumbu, dan tahu goreng yang disajikan dalam wadah nampan stainless.
Program MBG di wilayah Pasar Sentral III diketahui dilaksanakan oleh Yayasan Lintas di bawah koordinasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasar Sentral III.
Redaksi Papuanewsonline.com telah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak SPPG Pasar Sentral III melalui petugas lapangan atas nama Ima, namun Ia menolak memberikan keterangan.
Ima selaku Petugas lapangan menolak memberikan keterangan substantif terkait komposisi menu dan standar gizi, dan mengarahkan awak media untuk melakukan konfirmasi resmi di kantor.
"Saya ini hanya petugas lapangan, Pak. Bukan hak saya bicara. Kalau mau jelas datang ke kantor, ketemu kepala SPPG kami," ujarnya.
Saat dimintai tanggapan terkait keluhan warga soal kelayakan menu, petugas tersebut kembali menegaskan agar konfirmasi dilakukan secara langsung ke pimpinan.
"Begini saja Pak, kalau memang Bapak mau datang kami tunggu sekarang. Karena kami ada kantor di sini. Kalau mau mempertanyakan segala halnya dengan real, Bapak datang ketemu dengan kepala SPPG di sini," lanjutnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala SPPG Pasar Sentral III dan pihak Yayasan Lintas selaku pelaksana program MBG belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut.
Warga berharap ada evaluasi dan transparansi dari pemerintah daerah serta penanggung jawab program MBG di Kabupaten Mimika. Mengingat sasaran program adalah anak sekolah dan balita, warga meminta adanya pengawasan ketat terhadap kualitas, kandungan gizi, dan kesesuaian menu dengan kelompok usia penerima.
Redaksi masih membuka ruang hak jawab bagi pihak SPPG Pasar Sentral III, Yayasan Lintas, dan instansi terkait untuk memberikan klarifikasi resmi.
Penulis: Hendrik
Editor. : Of