logo-website
Sabtu, 22 Agu 2026,  WIT

Pulang Bangun Nduga! Ketua Pemuda Kei Desak Pemda Tarik SDM Asli Daerah

Edoardus Rahawadan, mendesak Pemerintah Kabupaten Nduga segera menarik kembali seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) asli Nduga yang saat ini bekerja di luar daerah.

Papuanewsonline.com - 22 Agu 2026, 06:55 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Ketua Pemuda Kei Mimika, Edoardus Rahawadan.

Papuanewsonline.com, Mimika - Ketua Pemuda Kei Mimika, Edoardus Rahawadan, mendesak Pemerintah Kabupaten Nduga segera menarik kembali seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) asli Nduga yang saat ini bekerja di luar daerah.


Desakan itu disampaikan dalam Rilis tertulis yang diterima papuanewsonline.com, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Edoardus, langkah tersebut mendesak dilakukan karena Kabupaten Nduga sangat membutuhkan kehadiran putra-putri terbaiknya untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan dan percepatan kemajuan daerah.

“Prinsipnya sangat jelas: hanya orang Nduga lah yang benar-benar memahami kondisi, budaya, dan tantangan di tanah kelahirannya, sehingga hanya orang Nduga pulalah yang mampu dan paling tepat untuk membangun orang Nduga itu sendiri,” tegas Edoardus Rahawadan.

Investasi Pendidikan Harus Kembali ke Kampung

Dalam pernyataannya, Edoardus menegaskan Kabupaten Nduga tidak boleh kehilangan potensi unggulannya. Ia menyebut Pemda Nduga selama beberapa tahun terakhir telah menggelontorkan anggaran pendidikan yang sangat besar untuk mencetak kader-kader SDM berkompeten.

“Kita harus sadar sepenuhnya: Kabupaten Nduga sama sekali tidak kekurangan SDM. Banyak putra-putri terbaik kita yang pernah dibiayai dan disekolahkan oleh daerah menjadi tenaga profesional, mulai dari pilot, dokter, tenaga kesehatan, hingga lulusan berbagai sekolah kedinasan dan perguruan tinggi —baik yang berada di dalam maupun di luar Papua, bahkan hingga ke luar negeri,” ungkapnya.

Edoardus menilai biaya pendidikan tersebut merupakan investasi jangka panjang dari rakyat dan pemerintah daerah yang hasilnya wajib kembali memberikan manfaat nyata bagi daerah.

“Saat ini, Nduga sedang berjuang membutuhkan SDM-nya sendiri. Nduga sangat membutuhkan perubahan besar. Seluruh generasi muda, seluruh lulusan, dan seluruh tenaga profesional yang merasa pernah dibiayai oleh Pemerintah Daerah Nduga, harus memiliki kesadaran tinggi untuk kembali pulang dan turut serta membangun Nduga,” tambahnya.

Soroti Kearifan Lokal Orang Nduga

Edoardus menyoroti masih banyak putra-putri Nduga yang setelah menamatkan pendidikan justru memilih bekerja dan menetap di kabupaten lain. Padahal pembangunan di kampung halaman masih sangat membutuhkan tenaga ahli.

Ia juga mengutip semangat kearifan lokal:  

“Yang tahu cara menebang pohon besar di hutan Nduga, itu orang Nduga sendiri.  

Yang tahu cara mengolah tanah dan membuat kebun di daerah tebing yang curam dan sulit, itu orang Nduga sendiri.  

Yang memiliki kekuatan fisik dan ketahanan untuk memikul beban berat menggunakan noken di medan sulit, itu orang Nduga sendiri.”

“Ungkapan ini menunjukkan bahwa kehadiran putra daerah bukan hanya soal keahlian akademis, tetapi juga pemahaman mendalam tentang karakter wilayah dan budaya masyarakatnya,” tulis rilis.

Minta Pemda Nduga Buat Langkah Konkret

Ketua Pemuda Kei Mimika berharap Pemkab Nduga merespons usulan ini dengan langkah konkret, mulai dari pendataan dan inventarisasi menyeluruh terhadap SDM asli Nduga yang tersebar di luar daerah, hingga penyusunan kebijakan yang memfasilitasi pengembalian tenaga ahli.

“Anggaran pendidikan yang dikeluarkan oleh rakyat Nduga adalah amanah, adalah titipan masa depan. Kembalilah, bangunlah daerah sendiri, dan buktikanlah bahwa ilmu yang didapat adalah untuk memajukan kampung halaman. Nduga menunggu kalian,” pungkas Edoardus Rahawadan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Nduga belum memberikan tanggapan resmi terkait usulan tersebut.

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE