Maxim Gelar English Brain Game Perdana di Papua, Pelajar Sorong Antusias Adu Kemampuan
Kompetisi cerdas cermat berbahasa Inggris bertajuk “Maxim Quiz: English Brain Game” untuk pertama kalinya digelar di Tanah Papua
Papuanewsonline.com - 13 Mei 2026, 11:07 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Sorong — Perusahaan layanan transportasi online Maxim bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sukses menggelar kompetisi cerdas cermat berbahasa Inggris bertajuk “Maxim Quiz: English Brain Game” di Kota Sorong. Kegiatan ini menjadi ajang perdana Maxim di Tanah Papua setelah sebelumnya diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Denpasar, Makassar, dan Ambon.
Kompetisi yang berlangsung di Auditorium Balai Pelatihan
Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong tersebut diikuti lebih dari 80
siswa-siswi dari berbagai SMA dan SMK sederajat di Kota Sorong. Para peserta
tampak antusias mengikuti perlombaan yang dirancang untuk mengasah kemampuan
akademik, berpikir kritis, serta keterampilan berbahasa Inggris.
Head of Subdivision Maxim Sorong, Fandi Usman, mengatakan
kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Maxim terhadap dunia pendidikan dan
pengembangan potensi generasi muda di Papua Barat Daya.
“Melalui kompetisi ini, Maxim berupaya menumbuhkan semangat
belajar sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para siswa melalui konsep
perlombaan yang interaktif dan menyenangkan. Maxim percaya bahwa setiap anak
memiliki potensi besar yang dapat berkembang apabila diberikan kesempatan untuk
belajar dan berekspresi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen
perusahaan dalam mendukung generasi muda meraih masa depan yang lebih baik,”
ujar Fandi.
Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, turut
memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kompetisi tersebut. Ia menilai
kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas
pendidikan generasi muda di Papua Barat Daya.
“Papua Barat Daya memiliki potensi besar dari masyarakat hingga keindahan alamnya. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa-siswi di bidang akademik terutama dalam keterampilan bahasa inggris, sangat terhormat Sorong bisa menjadi kota pertama di tanah papua yang berhasil menyelenggarakan Maxim Quiz ini,” ujar Ahmad Nausrau.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari kalangan
pendidik. Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK Sorong, Ester Maji, mengaku bangga
melihat antusiasme dan kemampuan para peserta selama kompetisi berlangsung.
“Kami sangat senang karena ini untuk pertama kalinya digelar
di Kota Sorong dan melihat antusias peserta yang luar biasa. Saya sangat
berharap kedepannya anak-anak di sini bisa terus berkembang dan bisa go
international untuk menunjukan potensi mereka,” ucap Ester.
Ajang “Maxim Quiz: English Brain Game” juga mendapat
dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Dinas
Perhubungan Kota Sorong, serta Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat Daya.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang positif
bagi pengembangan pendidikan dan kreativitas generasi muda Papua.
Selama kompetisi berlangsung, para peserta beradu cepat
menjawab pertanyaan pengetahuan umum dan bahasa Inggris dengan penuh semangat.
Selain menguji kemampuan akademik, perlombaan ini juga melatih peserta untuk
berkomunikasi secara kritis dan terstruktur menggunakan bahasa Inggris.
Dalam kompetisi tersebut, Tim A SMA Averos Kota Sorong
berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua diraih Tim A SMK Negeri 1 Sorong,
sementara Tim B SMK Negeri 1 Sorong menempati posisi ketiga. Para pemenang
mendapatkan hadiah berupa saldo Maxim jutaan rupiah serta berbagai bingkisan
menarik dari pihak penyelenggara.
Ke depan, Maxim berencana terus menghadirkan berbagai
kompetisi dan kegiatan edukatif serupa di lebih banyak wilayah Indonesia,
termasuk kota-kota lain di Papua. Melalui program tersebut, Maxim berharap
semakin banyak pelajar yang mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan
keterampilan, dan membangun semangat berprestasi di tingkat nasional maupun
internasional. (GF)