Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Tim Pengawas Pusinafis Bareskrim Polri Menggelar Pelatihan Penggunaan Sistem Digitalisasi AK-23
Papuanewsonline.com, Jayapura - Bertempat di Ballroom Lantai 2 Hotel Mercure Kota Jayapura, Tim Pengawas Pusinafis Bareskrim Polri menggelar pelatihan penggunaan Sistem Digitalisasi AK-23 Online Tahun Ajaran 2023, Selasa (19/09).Acara ini dihadiri oleh sejumlah personel Reskrimum Jajaran Polda Papua dan dihadiri oleh Wadir Reskrimum Polda Papua, AKBP Syamsurijah S.I.K, serta Kompol Dr. Adek Candra, S.H., M.H bersama Tim Pengawas Pusinafis Bareskrim Polri. Para peserta pelatihan adalah operator pengadaan sistem digitalisasi AK-23 Tahun Ajaran 2023 Jajaran Polda Papua.Wadir Reskrimum Polda Papua, AKBP Syamsurijah S.I.K, yang membuka acara tersebut, memberikan pemahaman penting tentang sistem digitalisasi sebagai alat yang dapat membantu dalam memberikan pelayanan cepat dan akurat kepada seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkannya, dimana hal ini pelayanan pengambilan dan perumusan sidik jari sangat dibutuhkan untuk keperluan SKCK, ASN, BACALEG, dan tujuan lainnya."Sistem digitalisasi adalah sebuah sistem Ticketing untuk para pemohon sidik jari yang terintegrasi secara langsung dengan peralatan intelegasi AK-23. Dengan adanya sistem ini, diharapkan antrian pemohon sidik jari dapat dihindari karena sistem secara otomatis dapat mengatur jumlah pemohon yang dilayani setiap hari kerja." ucapnya.ia menambahkan, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Dengan adanya sistem digitalisasi, masyarakat dapat mengakses perekaman sidik jari untuk keperluan sehari-hari seperti pembuatan SKCK, SIM, dan lainnya tanpa harus mengantri secara formal di tempat pendaftaran.“Selain manfaat bagi masyarakat, pelatihan ini juga bertujuan mempermudah personel Identifikasi dalam menginput data sidik jari untuk keperluan mendaftar pekerjaan atau keperluan lain yang membutuhkan sidik jari. Dengan demikian, diharapkan bahwa sistem ini akan membawa perubahan positif dalam pelayanan kepolisian di Polda Papua,” pungkas AKBP Syamsurijah.PNO-11
20 Sep 2023, 08:12 WIT
Program Si-Ipar Pacu Kualitas Pendidikan Anak-anak Di Pegunungan Papua
Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023 Polda Papua Wilayah Kabupaten Jayawijaya secara konsisten menggelar Program Si-Ipar (Polisi Pi Ajar) di Asrama Masyarakat Yalimo, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Kegiatan ini terlaksana pada Senin (18/9/2023). Program Si-Ipar di Jayawijaya melibatkan beberapa personel terlatih sebagai pengajar, yakni Ipda Benyamin Tandipayung selaku Kasubsatgas, Aipda Deddy Stevanus S. Sos, Briptu Wahyu Setiawan, Bripda Avrilia Anatje Elisabeth Wagloan, dan Bripda Silvester Pardomuan D. Pone. Mereka merupakan anggota Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz-2023 Polres Jayawijaya.Kegiatan Program Si-Ipar ini diprioritaskan untuk anak-anak yang tidak bersekolah dan tinggal di Asrama Masyarakat Yalimo, Distrik Wamena Kota, Jayawijaya. Pada kesempatan tersebut, Tim Satgas Rasaka Cartenz memberikan materi literasi dan materi lainnya bagi 14 anak binaan. Para anak yang ikut mengikuti Program Si-Ipar di tempat tersebut antara lain, Marlin Kabak, Lalince Sama, Peri Wenda, Peles Gwijangge, Robina Wenda, Kesya Mansenem, Nabince Sama, Paulus Sama, Mariance Sama, Selek Nelambo, Airon Nirigi, Yenius Kabak, Latius Sama dan Pisa Nirigi.Ipda Benyamin Tandipayung, sebagai Kasubsatgas Si-Ipar di Jayawijaya, memaparkan, sebelum memulai kegiatan Si-Ipar, personel Satgas Binmas Noken bersama dengan satgas Humas melakukan konsolidasi awal. “Selama kegiatan berlangsung, personel Satgas Binmas memulai dengan berdoa dan mengabsen anak-anak binaan. Kemudian, mereka menguji kemampuan anak melalui sejumlah soal dan memeriksa tugas PR yang telah diberikan sehari sebelumnya,” ujarnya.Ipda Benyamin menegaskan bahwa materi pembelajaran meliputi berhitung, seperti pengurangan dan penjumlahan, serta menulis. Setelah memberikan tugas PR, mereka mengakhiri sesi belajar dengan doa bersama anak-anak binaan.Dalam Program Si-Ipar, anggota Satgas Binmas berusaha memberikan pengajaran dan dukungan kepada anak-anak binaan di Kampung Kama. Namun, masih ada beberapa anak yang belum optimal menangkap materi pembelajaran karena keterbatasan waktu belajar di tengah kesibukan membantu orangtua berkebun serta berjualan di pasar.“Meskipun demikian, kehadiran anggota Satgas disambut baik oleh masyarakat setempat dan semangat anak-anak binaan untuk mengikuti kegiatan belajar tetap tinggi,” tuturnya.Ia berharap, Program Si-Ipar Polri memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di daerah tersebut. Selain itu, program ini dapat membantu mereka dalam persiapan mengikuti ujian paket A.Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. mengatakan, Program Si Ipar yang terus dilakukan secara rutin memacu motivasi dan semangat anak-anak di wilayah tersebut untuk meningkatkan kemampuan belajar mereka. Program ini sangat bermanfaat terutama bagi anak yang tidak mendapatkan layanan pendidikan dengan baik.“Program yang digagas Ops Rasaka Cartenz 2023 merupakan salah satu upaya membantu pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan. Diketahui kualitas IPM di Kabupaten Jayawijaya masih rendah yakni dengan angka 58,03," paparnya.PNO-11
18 Sep 2023, 20:24 WIT
Kapolda Maluku Berikan Penghargaan Kepada Guru Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Lotharia Latif, memberikan penghargaan kepada tiga orang guru pelopor keselamatan berlalu lintas.Guru pelopor keselamatan berlalu lintas (teacher pioneer of traffic safety) sendiri, merupakan program Kapolda Maluku yang telah dicanangkan sejak September 2022. Pada tanggal 20 September 2022 lalu, sebanyak 60 orang guru SD se-provinsi Maluku mengikuti pelatihan guru pelopor keselamatan berlalu lintas di Ambon.Tiga guru pelopor keselamatan berlalu lintas yang mendapatkan penghargaan dari 35 orang yang masuk nominasi penilaian diantaranya Irma Adi Surya Kalauw, guru SD Inpres 43 Ambon; Salima Tuharea, guru SD Alfatah Ambon; Feronika A M Malwewan, guru SD Negeri 66 Ambon."Penghargaan sudah kita berikan kepada tiga orang guru pelopor keselamatan berlalu lintas saat digelarnya kegiatan gathering kampus dan komunitas otomotif basudara manise pada Jumat (15/9/2023)," kata Kapolda, Minggu (17/9/2023).Kapolda mengatakan, program yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas sejak usia dini.Penghargaan yang diberikan setelah melalui beberapa sistem penilaian. Diantaranya dilihat dari keaktifan para guru dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas kepada anak didiknya yang dilaporkan setiap hari.“Mengapa guru, karena gurulah yang melahirkan banyak orang-orang hebat. Mulai dari Presiden, Menteri, Kapolri, Pangdam, Kapolda dan pejabat-pejabat lainnya, semua berhasil karena didikan guru,” kata Kapolda.Guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi bangsa yang unggul termasuk dalam tertib berlalu lintas kepada para siswanya.“Saya sampaikan kepada Ditlantas Polda Maluku untuk dapat membuat kegiatan-kegiatan nyata yang bisa membawa manfaat secara konkrit, tidak seremonial atau katakanlah formalitas, tapi betul-betul dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, Kapolda pun memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para guru di Maluku.“Tugas kita semua adalah menjaga generasi muda agar tidak menjadi korban dalam kecelakaan lalu lintas,” pintanya.Di sisi lain, Irjen Latif mengaku, terdapat empat faktor yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Diantaranya faktor manusia, kendaraan, jalan dan lingkungan.“Dari empat faktor penyebab kecelakaan lalu lintas itu yang paling tinggi dan dominan adalah faktor manusia. Maka tepatlah program ini kita lakukan,” jelasnya.Untuk diketahui, sistem penilaian yang diterapkan kepada guru pelopor berlalu lintas yaitu: 1. Mengirimkan laporan pelaksanaan kegiatan setiap minggu melalui email Subdit Kamsel Ditlantas dan WA Grup Guru Sebagai Pelopor Keselamatan Berlalu lintas.2. Subdit Kamsel melaksanakan penilaian kegiatan dengan kriteria 4K :a. Komitmen untuk menjadi Guru Pelopor Keselamatan Berlalu lintas,b. Kosisten di dalam melaksanakan kegiatan secara rutin,c. Konsekuen dalam memberikan materi kepada siswa dan melaporkan secara rutin,d. Kontinyu melaksanakan kegiatan dengan penuh tanggung jawab.Terpisah, Irma Adi Surya Kalauw, guru SD Inpres 43 Ambon, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kapolda Maluku atas penghargaan yang didapatkan."Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada bapak Kapolda yang memberikan penghargaan kepada guru-guru, karena selama saya menjadi guru selama 18 tahun ini tidak pernah ada program semacam ini dari Polda," ungkap Irma. Program guru pelopor berlalu lintas, kata Ibu Irma sangat bermanfaat bagi guru maupun anak-anak. Sebab, selama ini pihaknya kurang mengenal banyak lambang rambu-rambu lalu lintas dan fungsinya."Dari program ini kita bisa tau lambang-lambang rambu-rambu lalu lintas, karena yang kita tau hanya lampu merah dan beberapa lainnya saja," cetusnya. Ibu Irma pun menyinggung terkait pelatihan yang didapat sejak 20 September 2022 lalu. Ia mengaku materi yang didapatkan dari para pemateri sangat baik dan telah diimplementasikan kepada anak-anak."Materi yang kami dapat juga sangat bagus jika disampaikan kepada anak. Materi kami dapatkan dari Lantas maupun Jasa Raharja. Jadi menurut saya pribadi program ini sangat bagus," katanya. Tak hanya itu, Irma mengaku anak-anak yang mendapat pembelajaran terkait lalu lintas sangat bersemangat. "Kita buat miniatur rambu-rambu lalu lintas dengan anak-anak, pada akhirnya mereka juga bisa tau rambu ini fungsinya untuk ini dan itu. Kita juga buat miniatur taman lalu lintas, dan anak-anak dari kelas 1 sampai kelas 3 sangat senang. Jadi terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Kapolda, karena saya juga tidak tau akan mendapatkan penghargaan ini," pungkasnya. (PNO-12)
18 Sep 2023, 07:24 WIT
Syukuran dan Silaturahmi 2 Tahun Pengabdian Angkatan ke-50 Sekolah Inspektur Polisi Polda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam suasana penuh kehangatan, Sabtu (16/09), Hotel Fox Jayapura menjadi saksi perayaan Syukuran dan Silaturahmi dalam rangka memperingati 2 tahun pengabdian Angkatan ke-50 Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Wira Satya Adhipradana Angkatan Polda Papua. Dengan tema "Terus Mengabdi untuk Negeri Indonesia Maju," kegiatan ini dihadiri oleh Kabag Binkar Biro SDM Polda Papua, AKBP Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P dan seluruh personel Polda Papua Angkatan ke-50 SIP.Sebagai Ketua Wira Satya Adhipradana (WSA), Ipda Daniel Z. Rumpaidus, S.H., M.H, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada Kapolda, Wakapolda, dan Pejabat Utama Polda Papua atas dukungan mereka yang memungkinkan pelaksanaan acara ini.Ia juga memohon bimbingan dan arahan sebagai First Line Supervisor yang bertanggung jawab mengawasi dan mengendalikan operasional tingkat pertama dalam Kepolisian, untuk memastikan pelaksanaan tugas sesuai dengan harapan pimpinan.Selain itu, perwakilan Wakapolda Papua, Kabag Binkar Biro SDM Polda Papua, AKBP Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas kehadiran semua peserta dalam acara ini tanpa kurang sedikitpun. "Saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan Perwira Angkatan ke-50 Sekolah Inspektur Polisi Polda Papua. Semoga dengan bertambahnya usia dalam pengabdian, kita semua menjadi lebih baik, menjadi contoh dan suri tauladan bagi anggota kita," ujarnya.Ia juga menjelaskan arti dari nama Angkatan ke-50 Sekolah Inspektur Polisi, yaitu Wira Satya yang berarti gagah, berani, dan setia, serta Adhipradana yang mengacu pada kebijaksanaan. "Kami berharap rekan-rekan menjadi perwira yang berani dan bijaksana dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, serta mampu menjalankan tugas pokoknya dengan memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat," tambahnya.AKBP Cahyo Sukarnito juga menyoroti tantangan di era sekarang, yang bergerak menuju era 4.0 dan bahkan 5.0. Tantangan tersebut menuntut peningkatan kemampuan dan adaptasi terhadap teknologi modern. Ia mengingatkan para perwira untuk menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas, dengan moto "No viral, no justice," sebagai sindiran dari masyarakat agar Polri lebih profesional dan sigap dalam penegakkan hukum.Sambutan yang ia berikan, juga mencakup pesan tentang pentingnya solidaritas dan kompak dalam menjalankan tugas, serta menjaga keutuhan di internal organisasi. “Saya perlu menekankan pentingnya agar tidak terjerumus dalam politik praktis, menjaga integritas, dan selalu berinovasi dalam mendukung tugas Polri dengan memanfaatkan media yang ada saat ini,” tutup Kabag Binkar.PNO-11
17 Sep 2023, 14:35 WIT
Program Polisi Pi Ajar Latih Kemampuan Literasi Anak Putus Sekolah Di Jayawijaya
Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Peran Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023 Polda Papua Wilayah Kabupaten Jayawijaya dalam memberikan pendidikan bagi anak-anak yang tidak bersekolah semakin nyata. Mereka secara konsisten melaksanakan Program Si-Ipar (Polisi Pi Ajar) di Asrama Masyarakat Yalimo, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Jumat (15/09/2023).Kegiatan ini melibatkan beberapa personel terlatih sebagai pengajar, termasuk Ipda Benyamin Tandipayung selaku Kasubsatgas, Aipda Deddy Stevanus S. Sos, Briptu Wahyu Setiawan, Bripda Avrilia Anatje Elisabeth Wagloan, dan Bripda Silvester Pardomuan D. Pone. Mereka adalah anggota Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz-2023 Polres Jayawijaya.Program Si-Ipar ini diprioritaskan untuk anak-anak yang tidak bersekolah dan tinggal di Asrama Masyarakat Yalimo, Distrik Wamena Kota, Jayawijaya. Tim Satgas Rasaka Cartenz memberikan berbagai materi kepada 16 anak binaan mereka, termasuk materi berhitung, pengurangan dan penjumlahan, serta menulis.Sebelum memulai kegiatan Si-Ipar, personel Satgas Binmas Noken bersama dengan satgas Humas melakukan konsolidasi awal. Mereka memulai kegiatan dengan berdoa dan mengabsen anak-anak binaan. Selanjutnya, anak-anak diuji kemampuan mereka melalui sejumlah soal dan diberikan pengecekan tugas PR yang telah diberikan sehari sebelumnya.Para anak yang ikut serta dalam Program Si-Ipar di tempat tersebut antara lain, Marlin Kabak, Lalince Sama, Peri Wenda, Peles Gwijangge, Robina Wenda, Kesya Mansenem, Nabince Sama, Nabi Sama, Paulus Sama, Peles Gwijangge, Mariance Sama, Selek Nelambo, Airon Nirigi, Yenius Kabak, Latius Sama dan Pisa Nirigi.Bripda Avrilia Anatje Elisabeth Wagloan, salah satu pengajar, menekankan bahwa meskipun ada beberapa anak yang mengalami kendala dalam menangkap materi karena keterbatasan waktu dan kesibukan membantu orangtua bekerja atau berjualan di pasar, semangat anak-anak untuk belajar tetap tinggi.Program Si-Ipar Polri diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di daerah tersebut, serta membantu mereka dalam persiapan mengikuti ujian paket A.Kabid Humas Polda Papua, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. menjelaskan bahwa Program Si Ipar yang terus dilaksanakan secara rutin membantu memacu motivasi dan semangat anak-anak di wilayah tersebut untuk meningkatkan kemampuan belajar mereka. Program ini menjadi sangat bermanfaat terutama bagi anak-anak yang tidak mendapatkan layanan pendidikan yang memadai.“Program yang digagas Ops Rasaka Cartenz 2023 merupakan salah satu upaya membantu pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan. Kabupaten Jayawijaya memiliki IPM yang masih rendah, yaitu dengan angka 58,03," tambahnya. (PNO-12)
17 Sep 2023, 09:52 WIT
Kapolda Maluku Merasa Bangga Kepada Polisi Cilik Dari Pulau Buru Yang Menjadi Juara Lomba
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, merasa bangga saat menyaksikan atraksi dari anak-anak yang menjadi juara lomba peragaan polisi cilik di Gedung Plaza Presisi di Kota Ambon, Jumat (15/9/2023).Sebanyak 34 orang anak-anak usia dini itu jauh-jauh datang dari kabupaten Buru menggunakan kapal, transportasi laut. Mereka menjadi juara lomba peragaan polisi cilik, mewakili Polres Pulau Buru, dari 11 kabupaten/kota se Maluku.Kapolda juga menyempatkan waktu untuk berbincang dengan mereka. Tampak puluhan anak-anak merasa senang bisa berada di Ambon."Saya sangat bangga dan memberikan penghargaan dan apresiasi kepada anak-anak ini. Inilah calon-calon generasi muda kita ke depan," kata Kapolda.Irjen Latif mengajak semua pihak terkait, termasuk para orang tua agar dapat menjaga dan mendidik anak-anak secara baik."Jaga mereka, dan jaga disiplin mereka. Saya harap anak-anak ini bisa menginspirasi bagi yang lainnya," harapnya.PNO-11
15 Sep 2023, 19:13 WIT
Kapolda Papua Pimpin Pembekalan Dan Pelatihan Bagi Pegawai Negeri Di Lingkungan Polri, Polda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., memimpin kegiatan pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi pegawai negeri di lingkungan Polri Polda Papua. Acara ini digelar dengan sukses di Ball Room Hotel Horison Kota Jayapura pada hari Rabu (13/09/2023), dihadiri oleh 88 peserta yang segera memasuki masa purna tugas di wilayah Papua dan sekitarnya.kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H, para Pejabat Utama Polda Papua, Motivator dari Jakarta, Bpk. H. Mulyadi Mukromi, Pimpinan Bank BTPN Jayapura, Bpk. Leonardo Letsoin, Kepala Kancab PT. ASABRI Jayapura, Bpk. Charlis Belson, S.Sos dan Ketua Pengurus Purnawirawan Polri Daerah Papua, AKBP (purn) Rudolof Prawar.Dalam sambutannya, Kapolda Papua menekankan bahwa pangkat tertinggi dalam pengabdian di Polri tidak hanya terwujud saat seseorang meraih pangkat jenderal. Menurutnya, puncak prestasi sejati terletak pada kemampuan seseorang untuk mencapai garis finish dari perjalanan pengabdian mereka dengan perasaan senang dan bahagia."Oleh karena itu, menghadapi masa purna tugas, ada tiga hal yang harus diperhatikan secara esensial, yaitu investasi dalam kesehatan, kesejahteraan, dan ibadah," ungkap Kapolda.Selain itu, Kapolda Papua juga memberikan pesan kepada para peserta yang segera memasuki masa purna tugas agar menjadi teladan dan ikon perubahan yang positif di tengah masyarakat."Teruslah berkontribusi untuk kemajuan institusi Polri dengan memberikan saran, masukan, dan pemikiran yang positif dan bermanfaat. Jangan pernah berhenti untuk peduli dan menjaga nama baik Polri," tegasnya.Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri juga mendorong peserta untuk memanfaatkan pelatihan dan pembekalan ini secara maksimal, dengan harapan mereka dapat memberikan manfaat yang signifikan dengan menghasilkan karya berkualitas dan membuka peluang lapangan kerja."Selamat mengikuti pelatihan keterampilan purna tugas ini, semoga apa yang disampaikan hari ini akan berguna bagi rekan-rekan sekalian," pungkas Kapolda Papua, mengakhiri acara dengan semangat. (PNO-12)
14 Sep 2023, 08:15 WIT
Program Polisi Pi Ajar Terus Tingkatkan Literasi Generasi Muda Kabupaten Dogiyai
Papuanewsonline.com, Dogiyai – Satuan Tugas Binmas Ops Rasaka Cartenz Polda Papua terus berkomitmen untuk memajukan generasi muda dengan meningkatkan kemampuan literasi melalui Program Polisi Pi Ajar (Si Ipar) di Provinsi Papua Tengah. Hal ini terealisasi dalam pelaksanaan Si-Ipar pada Selasa (12/09/23) di Kampung Kimipugi, Distrik Kigamani, Kabupaten Dogiyai.Program Si-Ipar mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat sekitar. Hal ini ditunjang semangat tinggi anak-anak di Distrik Kigamani menjadi indikator keberhasilan program ini. Mereka kini menjadi binaan dari Satuan Tugas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023.Salah satu cerita inspiratif datang dari Since, seorang anak berusia 8 tahun di Distrik Kigamani. Meskipun tidak memiliki akses formal ke pendidikan, hal tersebut tidak menghentikan semangatnya untuk belajar. Selama tujuh bulan terakhir, Since telah mengikuti Program Si-Ipar yang dipimpin oleh personel Binmas dengan tekun.Since mulai dari dasar, belajar mengenal huruf abjad dan angka. Namun, dengan tekad dan usaha keras, kini ia mampu menulis dan berhitung. Ini adalah bukti nyata bahwa Polri berhasil memberdayakan anak-anak di wilayah terpencil Papua."Polisi yang mengajar saya dengan sangat sabar. Berkat bimbingan mereka, kini saya bisa menulis dan menghitung. Terima kasih, bapa polisi. Saya semakin semangat untuk terus belajar," ungkap Since.Bripda Fadli Disastra, seorang pengajar dari Satuan Tugas Binmas Wilayah Dogiyai, mengungkapkan bahwa Since adalah contoh dari banyak murid yang memiliki semangat belajar yang luar biasa."Program Si Ipar akan terus berlanjut dengan harapan anak-anak di Distrik Mapia menjadi terampil dalam membaca, menulis, dan berhitung," ungkapnya.Program ini tidak hanya berfungsi untuk memotivasi anak-anak dalam belajar dan mengisi waktu luang mereka, tetapi juga membangun hubungan yang erat antara anak-anak dan polisi."Kami berharap, melalui pelaksanaan rutin Program Si Ipar ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Dogiyai akan meningkat. Hal ini juga akan berdampak positif pada peningkatan kualitas generasi muda Papua yang cerdas," tutur Bripda Fadli.Program Si Ipar, yang dikelola oleh Satuan Tugas Binmas Ops Rasaka Cartenz, bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kabupaten Dogiyai pada tahun 2022 masih memiliki IPM yang rendah, yaitu di bawah 60, sehingga program ini menjadi sangat penting.Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menegaskan bahwa Program Si Ipar yang dijalankan secara konsisten bertujuan untuk memacu semangat belajar anak-anak di wilayah tersebut, terutama yang belum mendapatkan akses pendidikan dengan optimal."Kami berharap bahwa melalui kegiatan ini, potensi dan kemajuan yang dimiliki oleh anak-anak dapat terstimulasi dengan baik, memberikan manfaat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun masa depan mereka," pungkas Kasatgas Humas.Dengan semangat dan komitmen seperti ini, program Si Ipar terus menjadi harapan bagi anak-anak di wilayah Dogiyai untuk membangun masa depan yang lebih cerah. (PNO-12)
13 Sep 2023, 19:51 WIT
Tingkatkan Budaya Literasi, Polres Nabire Distribusikan Buku Kepada Yayasan Difabel Yatim Piatu
Papuanewsonline.com, Nabire – Polres Nabire dalam rangka Polri Peduli Budaya Literasi mendistribusi buku kepada Yayasan Peduli Difabel Yatim Piatu bertempat di Kelurahan Kalibobo Nabire, Selasa (2/09/2023).Dalam kegiatan ini di ikuti oleh Kapolres Nabire yang di wakili oleh Kasat Lantas Polres Nabire AKP Jusman Mori, S.I.K., M.M., Kasubbagbinkar Bag SDM Ipda I Wayan Sudarsana, S. Sos, Kasipropam Iptu Muhammad Mudassir, S.Sos, Kanitregident Sat Lantas Ipda Erwin R. Mangallo, S.H., gabungan personil serta Satlantas dan Bag SDM Polres Nabire.Kegiatan pendistribusian buku ini dengan tema “Polri Peduli Budaya Literasi Distribusi Buku Sampai Pelosok Nusantara”, seperti Panti Asuhan, Sekolah–sekolah yang sangat membutuhkan."Pada kesempatan hari ini kami Polres Nabire mendistribusikan buku kepada Yayasan Peduli Difabel dalam rangka Polri Peduli meningkatkan budaya literasi di indonesia. Kami sangat peduli terhadap pendidikan anak usia dini dan agar dapat mencerdaskan bangsa dengan membaca buku pada anak usia dini” ucap AKP Jusman.Sementara itu, Ketua Yayasan Peduli Difabel Maria Yeti mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Polres Nabire yang telah mendistribusikan buku kepada Pihak Yayasan.“Saya selaku ketua Yayasan Peduli Difabel Nabire mengucapkan terimakasih kepada Pihak Polres Nabire karena dalam hal ini telah menyalurkan bantuan berupa buku kepada kami pihak Yayasan agar dapat membantu adik adik kami dalam belajar, semoga Polres Nabire semakin baik dalam pelayanan kepada masyarakat kedepannya dan semakin berkah dalam pelaksanaan tugasnya," pungkas Maria Yeti (PNO-12)
12 Sep 2023, 20:01 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru